<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-3829887201707294304</id><updated>2012-02-16T18:46:56.404-08:00</updated><category term='TERAPI SALAT TAHAJUD MENYEMBUHKAN BERBAGAI PENYAKIT'/><title type='text'>KONSULTASI DOKTER ONLINE</title><subtitle type='html'>herbal untuk kanker atau hipnoterapi bisa hubungi drlizasfyn@gmail.com pemesanan dan konsultasi dapat ke 085722169957</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://drlizakedokteran.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drlizakedokteran.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>dr.  Hj.  Liza 4121969</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04865769703659526517</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/Sg-63miWKjI/AAAAAAAAA7I/TaDsOAHogF0/S220/liza+rafi+4ever.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>79</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3829887201707294304.post-4451001894193326727</id><published>2010-05-15T21:19:00.000-07:00</published><updated>2010-05-16T00:09:59.122-07:00</updated><title type='text'>Hypnoterapi dengan Sholat</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/S--Z-2HOHwI/AAAAAAAABGc/DWm06_5TDVc/s1600/image013.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 194px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/S--Z-2HOHwI/AAAAAAAABGc/DWm06_5TDVc/s320/image013.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5471761377235181314" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tahukah anda bahwa sholat yang khusu' adalah hipnoterapi hati dan fisik. bila anda melakukan dengan baik, anda fokus, anda menghayati isi sholatnya dan dilakukan dengan tenang, gelombang otak anda yang tadinya beta (waspada, risau) akan menjadi rileks (alfa) bahkan theta sehingga kata kata yang terdengar ditelinga anda bahwa Allah maha besar, Maha penyayang, dan menberi anda jalan yang lurus, akan masuk sebagai belief sistem alam bawah sadar anda, dan anda akan benar benar menjalankan hidup ini dengan lebih optimis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bila Ali dapat dicabut pedangnya yang menusuknya ketika sholat, Ali sholat dalam keadaan khusu' sehingga tidak merasakan pedang yang tercabut dari tubuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang ahli ibadah bernama Isam bin Yusuf, dia sangat warak dan sangat khusyuk solatnya. Namun dia selalu khuatir kalau-kalau ibadahnya kurang khusyuk dan selalu bertanya kepada orang yang dianggapnya lebih ibadahnya, demi untuk memperbaiki dirinya yang selalu dirasakan kurang khusyuk. &lt;br /&gt;Pada suatu hari, Isam menghadiri majlis seorang abid bernama Hatim Al-Isam dan bertanya : "Wahai Aba Abdurrahman, bagaimanakah caranya tuan solat?" &lt;br /&gt;Hatim berkata : "Apabila masuk waktu solat aku berwudhu' zahir dan batin." &lt;br /&gt;Isam bertanya, "Bagaimana wudhu' zahir dan batin itu?" &lt;br /&gt;Hatim berkata, "Wudhu' zahir sebagaimana biasa, iaitu membasuh semua anggota wudhu' dengan air. Sementara wudhu' batin ialah membasuh anggota dengan tujuh perkara :- &lt;br /&gt;1. bertaubat &lt;br /&gt;2. menyesali dosa yang dilakukan &lt;br /&gt;3. tidak tergila-gilakan dunia &lt;br /&gt;4. tidak mencari / mengharap pujian orang (riya') &lt;br /&gt;5. tinggalkan sifat berbangga &lt;br /&gt;6. tinggalkan sifat khianat dan menipu &lt;br /&gt;7. meninggalkan sifat dengki &lt;br /&gt;Seterusnya Hatim berkata, "Kemudian aku pergi ke masjid, aku kemaskan semua anggotaku dan menghadap kiblat. Aku berdiri dengan penuh kewaspadaan dan aku bayangkan Allah ada di hadapanku, syurga di sebelah kananku, neraka di sebelah kiriku, malaikat maut berada di belakangku, dan aku bayangkan pula bahwa aku seolah-olah berdiri di atas titian 'Sirratul Mustaqim' dan aku menganggap bahwa solatku kali ini adalah solat terakhirku, kemudian aku berniat dan bertakbir dengan baik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap bacaan dan doa dalam solat kufaham maknanya, kemudian aku ruku' dan sujud dengan tawadhu', aku bertasyahhud dengan penuh pengharapan dan aku memberi salam dengan ikhlas. Beginilah aku bersolat selama 30 tahun." &lt;br /&gt;Apabila Isam mendengar, menangislah dia kerana membayangkan ibadahnya yang kurang baik bila dibandingkan dengan Hatim&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3829887201707294304-4451001894193326727?l=drlizakedokteran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/4451001894193326727'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/4451001894193326727'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drlizakedokteran.blogspot.com/2010/05/hypnoterapi-dengan-sholat.html' title='Hypnoterapi dengan Sholat'/><author><name>dr.  Hj.  Liza 4121969</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04865769703659526517</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/Sg-63miWKjI/AAAAAAAAA7I/TaDsOAHogF0/S220/liza+rafi+4ever.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/S--Z-2HOHwI/AAAAAAAABGc/DWm06_5TDVc/s72-c/image013.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3829887201707294304.post-666029015188261356</id><published>2010-05-15T21:09:00.000-07:00</published><updated>2010-05-15T21:18:36.570-07:00</updated><title type='text'>self hipnosis mengobati mental dan hati</title><content type='html'>Pernahkan anda mengalami musibah yang amat dasyat, misalnya tertabrak sehingga seumur hidup harus berada di kursi roda, atau kandung kencing anda harus diangkat sehingga anda harus kencing lewat selang yang ditaru diperut dan air seni anda ditampung di kantong plastik yang direkatkan di perut anda?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kiamatkan kah anda? jawabnya tidak, karena ada pasien saya yang hidupnya selalu optimis tak pernah keliatan sedih, walaupun harus kencing di plastik yang direkatkan diperut, dan harus diganti 3 kali sehari. dia tetap bekerja, punya warung kecil dijalanan, dari hanya 1 warung jadi 4 warung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lance Armstrong misalnya… Atlet sepeda, mengalami sebuah mimpi buruk yang bisa dialami oleh seorang manusia, vonis kanker. Ketika dokter memvonisnya dengan kanker prostat stadium 3. Saat itu, ia merasa bahwa ini adalah sebuah mimpi buruk yang menjadi kenyataan, ketika semua cita-citanya dirasakannya hancur berkeping keping. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kiamat. Itu yang dirasakan oleh seorang Lance Armstrong… tapi tangis dan penyesalan hanya bertahan sebentar, ia memutuskan untuk menjalani hidupnya, berobat bukan sebagai orang sakit, tetapi sebagai seseorang yang masih memiliki harapan. Inilah yang membuat proses kemoterapinya mengalami kemajuan pesat. &lt;br /&gt;Saat-saat penantiannya, ditengah rasa sakit dan terapinya, dia berbaring di tempat tidurnya dan di dalam pikirannya melatih performanya dalam bersepeda. Dia membayangkan dirinya sendiri melalui semua proses yang terjadi. Dia membayangkan melihat tubuhnya mengayuh sepeda; dia merasakan sentuhan tangannya memegang stang sepedanya. Dia membayangkan semua performanya secara sempurna – melihat dirinya sendiri di dalam pikirannya, melalui semua maneuver-manuver sepedanya dengan baik, lengkap, dan percaya diri. Ia melihat dirinya sendiri sebagai seorang pemenang, yang melalui garis finish sebagai orang pertama. &lt;br /&gt;Hasil dari semua itu? Sebuah performa yang sempurna, ditunjukkan dengan kemenangannya dalam Tour de Franc 7 kali berturut-turut, segera setelah dokter menyatakan kesembuhannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda jangan takut akan musibah dan cobaan, anda bisa merasakan sedih, tapi jangan belarut-larut, fokuskan diri pada masa depan, jangan pada penyakit atau musibah, cam kan dalam hati bahwa hidup anda begitu berharga buat diri dan keluarga, maupun orang lain.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3829887201707294304-666029015188261356?l=drlizakedokteran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/666029015188261356'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/666029015188261356'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drlizakedokteran.blogspot.com/2010/05/self-hipnosis-mengobati-mental-dan-hati.html' title='self hipnosis mengobati mental dan hati'/><author><name>dr.  Hj.  Liza 4121969</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04865769703659526517</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/Sg-63miWKjI/AAAAAAAAA7I/TaDsOAHogF0/S220/liza+rafi+4ever.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3829887201707294304.post-8909483975088412348</id><published>2010-05-15T20:36:00.002-07:00</published><updated>2010-05-16T01:36:42.585-07:00</updated><title type='text'>CARA MELAKUKAN SELF HIPNOTERAPI SENDIRI</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/S--uSWe96vI/AAAAAAAABHI/59DwhEvjPRw/s1600/skala+trance1.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 250px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/S--uSWe96vI/AAAAAAAABHI/59DwhEvjPRw/s400/skala+trance1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5471783702574787314" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SELF HIPNOTIS GAMPANG KOK&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. carilah waktu rileks anda, atau anda merilekskan diri. &lt;br /&gt;2. diam lah sejenak fokus pada pikiran anda.&lt;br /&gt;3. anda bisa menutup mata atau membukanya. bila anda berada di ruang tertutup bisa dilakukan dengan mata tertutup. atau anda berada dikeramaian, anda bisa tetap membuka mata anda.&lt;br /&gt;4. Anda sedang cemas, kawatir, anda baru saja mendengar berita yang mengagetkan anda, anda sedih, anda berada di tempat umum, maka anda sebaiknya menenangkan diri dan hati anda, cari tempat yang bisa merilekskan hati dan pikiran anda. kemudian pusatkan pikiran anda. diam lah sejenak. pastikan anda mengatakan pada diri anda, bahwa Tuhan selalu berada di dekat anda. atau Lahaula wala kuata illa billa alihil ajim bila anda Islam.&lt;br /&gt;5. ambil nafas dalam tahan 3 detik. hembuskan,lakukan minimal 5 kali, ambil nafas dalam dapat menurunkan gelombang otak anda dari beta ke alfa, dari gelombang otak kewaspadaan, ke gelombang rileks. atau anda mengambil wudhu, dengan air anda bisa menjadi lebih rileks, air dapat menurunkan gelombang otak anda, andapun menjadi lebih tenang.&lt;br /&gt;6. Bila anda telah menarik nafas dalam dan menghembuskannya, rilekskan tubuh anda, rasakan bahwa leher anda dan posisi anda telah rileks, bisa dalam keadaan duduk, bisa juga sedang berbaring. duduk dan berbaringlah dengan rileks. bila anda sedang berada dirumah, bisa anda lakukan dalam kamar, atau setelah sholat, atau ketika berzikir. rasakan lemas pada leher, lemas pada kaki, lemas pada tangan, rileks dan anda merasa nyaman&lt;br /&gt;7. bersyukurlah dengan segala apapun yang telah anda terima dari Tuhan. anda bersyukur bahwa anda masih mempunyai kehidupan yang luar biasa, panca indra yang baik, keluarga yang memperhatikan anda, anda mempunyai teman dan sahabat, anda masih bisa menghirup udara ini dengan gratis, bersyukurlah, karena bersyukur akan membuat hati anda tenang&lt;br /&gt;8. setelah bersyukur, katakan dalam hati anda, bahwa Tuhan tidak akan memberi anda dan keluarga cobaan yang melebihi kemampuan, katakan itu berkali kali, dan mohonlah kemudahan, bila anda islam, anda bisa membaca surat Alquran Albaqarah ayat 286.&lt;br /&gt;9. bayangkan anda berada disuatu tempat yang amat membuat bahagia, bayangkan, rasakan dan kecap, bahwa kebahagian pada hati anda saat itu benar benar datang dan dapat anda rasakan, bila anda mengulang perasaan bahagia itu , perbesar terus, dan letakkan tangan anda didada ketika rasa bahagia itu telah hadir dan benar benar telah hadir saat itu dihati anda. ini yang disebut anchor.&lt;br /&gt;10. kemudian bila anda telah selesai menghipnotis diri anda, pelan pelan anda kembali membuka mata anda dan ucapkan syukur.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3829887201707294304-8909483975088412348?l=drlizakedokteran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/8909483975088412348'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/8909483975088412348'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drlizakedokteran.blogspot.com/2010/05/cara-melakukan-self-hipnoterapi-sendiri.html' title='CARA MELAKUKAN SELF HIPNOTERAPI SENDIRI'/><author><name>dr.  Hj.  Liza 4121969</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04865769703659526517</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/Sg-63miWKjI/AAAAAAAAA7I/TaDsOAHogF0/S220/liza+rafi+4ever.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/S--uSWe96vI/AAAAAAAABHI/59DwhEvjPRw/s72-c/skala+trance1.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3829887201707294304.post-1150978594072156524</id><published>2010-05-15T20:36:00.001-07:00</published><updated>2010-05-16T00:04:48.477-07:00</updated><title type='text'>BELAJAR HIPNOTIS..........Mengapa Harus bayar mahal??</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/S--YyIJ1yoI/AAAAAAAABGU/Vdj5p0hH96c/s1600/0.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/S--YyIJ1yoI/AAAAAAAABGU/Vdj5p0hH96c/s320/0.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5471760059228080770" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Hipnotis adalah kehidupan sehari hari.. Mahal Belajarnya…aja...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa  harus membayar  mahal hypnosis, padahal kita kerap kali berada pada saat terhipnosis dalam kehidupan sehari hari, contohnya  ketika anda sedang mendengar lagu kemudian anda hanyut didalamnya, itu juga sudah trance (terhipnotis), ketika anda menonton tv atau film dan anda menangis ikut sedih, anda sedang menari, latihan pernafasan, anda sudah trance atau terhipnotis. Anda berdoa sampai menitik air mata, anda loncat-loncat ketika mendengar lagu metal Rock. anda sholat, anda berzikir, anda tahajud, anda puasa. anda bermain game. anda sedang melakukan ritual baik itu keagamaan atau ritual lainnya, semua sedang dalam keadaan gelombang otak alfa (rileks). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Narkotika, alkohol adalah obat yang dapat menyebabkan trance yang tidak alami, karenanya bila mengkonsumsi obat-obat terlarang atau miras maka anda hanya mendapat rileks sesaat, tapi membuat anda kecanduan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa banyak orang tertarik pada dunia hipnotis, itu karena kita sebagai manusia biasa yang batas pengetahuannya hanya melihat di tv saja, merasa takjub dengan yang namanya bisa menguasai orang lain, bisa membuat orang lain mengikuti keinginan kita, rasanya kok superior sekali. Padahal tidak semua orang dapat dengan mudahnya di hipnotis, kalau anda tidak percaya dengan si penghipnotis atau belief system anda yakin dengannya, maka apapun yang disuruhnya, anda akan melakukannya,  namun bila anda tidak mau, maka andapun tak akan mudah terhipnotis. Anda percaya dan anda yakin maka anda dengan tidak sadar diri akan melakukan apa yang dikatakan oleh penghipnotis tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belief system atau yakin dan percaya, amat penting dalam kehidupan seorang anak manusia, ketika dia yakin dengan apa yang ada dalam alam bawah sadarnya maka dia akan menjalankan apa yang dia yakini kebenarannya, walaupun ada kebenaran yang diyakini benar tapi tidak benar pada orang lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belief system membuat anda melakukan hal-hal yang tidak pada tempatnya bila anda bertemu dengan orang-orang yang tidak bisa dipertanggung jawabkan keimanannya, anda bisa saja melakukan ritual mandi di sumur diguyur kembang 7 rupa, disuruh mendapatkan ayam hitam. Bahkan melakukan ritual porno dengan si dukun, itu karena anda yakin bahwa si dukun akan dapat memberi jalan terhadap keinginan anda. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belief system inilah yang terbangun dalam alam bawah sadar, bila anda yakin bahwa Pencipta dunia dan akherat adalah Tuhan yang maha Esa , anda tak akan pernah dating kepada para normal atau dukun dukun yang menurut anda sakti. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tubuh kita sendiri adalah rangkaian penciptaan yang amat luar biasa, dia bisa melakukan apapun yang anda suruh dan anda rasakan. Bila anda yakin bahwa anda sakit, maka tubuhpun akan membuat anda sakit, bila anda yakin anda bisa maka keyakinan bahwa anda bisa, akan membuat anda sukses.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa kita harus menguatkan belief sistem kita, atau keyakinan kita, karena disanalah semuat perbuatan kita bermula.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3829887201707294304-1150978594072156524?l=drlizakedokteran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/1150978594072156524'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/1150978594072156524'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drlizakedokteran.blogspot.com/2010/05/belajar-hipnotismengapa-harus-bayar.html' title='BELAJAR HIPNOTIS..........Mengapa Harus bayar mahal??'/><author><name>dr.  Hj.  Liza 4121969</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04865769703659526517</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/Sg-63miWKjI/AAAAAAAAA7I/TaDsOAHogF0/S220/liza+rafi+4ever.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/S--YyIJ1yoI/AAAAAAAABGU/Vdj5p0hH96c/s72-c/0.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3829887201707294304.post-6153349308992387800</id><published>2009-12-29T22:34:00.000-08:00</published><updated>2010-05-16T01:44:18.760-07:00</updated><title type='text'>HIPNOSIS DAN KESEHATAN</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/S--wAnWeGCI/AAAAAAAABHQ/HwThvfXjVRE/s1600/gelombang+otal.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 250px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/S--wAnWeGCI/AAAAAAAABHQ/HwThvfXjVRE/s400/gelombang+otal.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5471785596888160290" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hipnosis modern adalah ilmu yang telah lama berkembang sejak abad 19, di Indonesia hipnosis masih termasuk ilmu yang salah kaprah karena dianggap dapat membuat orang lupa diri dan melakukan hal-hal yang aneh. padahal hipnotis yang ada di televisi hanya bagian dari ilmu hipnosis yang disebut stage hipnosis atau hipnosis untuk entertaiment dan pertunjukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kedokteran hipnosis disebut hypnotherapy, hipnoterapi dianggap dapat menstimulir otak untuk melepaskan neurotransmiter, zat kimia yang terdapat di otak, encephalin dan endhorphin yang berfungsi untuk meningkatkan mood sehingga dapat merubah penerimaan individu terhadap sakit atau gejala fisik lainnya. mengobati depresi, psikosomatik, anxietas, phobia, trauma akibat musibah, tsunami, gempa dll&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hipnotis sendiri adalah seni berkomunikasi, dengan tehnik yang sistematis, sehingga bisa memasukkan suatu sugesti ke alam bawah sadar manusia. dengan hipnosis kita dapat merubah pikiran dan prilaku negatif,membangun percaya diri, membangkitkan motivasi, dan menyembuhkan trauma seperti trauma akibat musibah, trauma ketakutan atau fobia, dan penyakit psikis yang muncul pada gejala fisik (psikosomatik).Sekarang ini hipnosis dipakai dalam upaya mengurangi rasa takut melahirkan sehingga ibu hamil siap menghadapi kelahirannya dengan tenang dan percaya diri (Hipnobirthing). Pelatihan-pelatihan yang sedang menjamur di kota-kota besar dari untuk meningkatkan percaya diri, motivasi, quantum learning, quantum teaching, semuanya bermuara pada hipnosis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bagaimana hipnosis bekerja, adalah ketika kita sedang rilex dan tenang, dimana gelombang otak kita dapat turun dari beta ke alfa dan theta. kondisi tenang, rilex bisa didapat ketika kita sedang menonton tv, zikir, doa, sholat, meditasi. Hipnosis bekerja ketika fokus dan dalam kondisi kondisi konsentrasi penuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/S--tYoeiIcI/AAAAAAAABHA/TjlwRc1RIZA/s1600/PIKIRAN+MANUSIA.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 250px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/S--tYoeiIcI/AAAAAAAABHA/TjlwRc1RIZA/s400/PIKIRAN+MANUSIA.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5471782710972391874" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kondisi gelombang otak manusia yang di teliti dengan alat EEG&lt;br /&gt;* Beta ( 14 - 25 Hz)(normal);&lt;br /&gt;Atensi, kewaspadaan, kesigapan, pemahaman, kondisi yang lebih tinggi diasosiasikan dengan kecemasan, ketidaknyamanan, kondisi lawan/lari&lt;br /&gt;* Alpha (8 – 13 Hz)(meditatif);&lt;br /&gt;Relaksasi, pembelajaran super, fokus relaks, kondisi trance ringan, peningkatan produksi serotonin, kondisi pra-tidur, meditasi, awal mengakses pikiran bawah sadar (unconscious)&lt;br /&gt;* Theta (4 – 7 Hz)(meditatif);&lt;br /&gt;Tidur bermimpi (tidur REM/Rapid Eye Movement), peningkatan produksi catecholamines (sangat vital untuk pembelajaran dan ingatan), peningkatan kreatifitas, pengalaman emosional, berpotensi terjadinya perubahan sikap, peningkatan pengingatan materi yang dipelajari, hypnogogic imagery, meditasi mendalam, lebih dalam mengakses pikiran bawah sadar (unconscious)&lt;br /&gt;* Delta (0,5 – 3 Hz)(tidur dalam);&lt;br /&gt;Tidur tanpa mimpi, pelepasan hormon pertumbuhan, kondisi non fisik, hilang kesadaran pada sensasi fisik, akses ke pikiran bawah sadar (unconscious) dan memberikan sensasi yang sangat mendalam ketika diinduksi dengan Holosinc&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa contoh kondisi Hipnosis, contohnya ketika sedang zikir kita meneteskan air mata, ketika kita memdengar lagu kita hanyur didalamnya,ketika kita membaca novel ataupun menonton film kita ikut larut didalamnya dan membuat kita ikut menangis, ikut benci pada tokoh jahat, ikut emosi sampai teriak-teriak. kita sholat sambil menangis, dan merasakan ketenangan yang luar biasa ketika sholat. inilah hipnosis, inilah kondisi kita sehari-hari, jadi itulah ilmu yang kita anggap ilmu yang mistik, padahal bukan mistik bukan magic, hipnosis ilmu modern, dan dipakai di luar negeri. Pendidikan hipnosis di America sudah sampai taraf doktoral atau s3.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Neuro Linguistic Program (NLP). merupakan suatu metodologi yang dikembangkan oleh John Grinder bersama Richard Bandler pada tahun 1970-an. Jurnal Modern Psychology menyatakan “NLP may be the most powerful vehicle for change in existence”.NLP mengajarkan hipnosis. mengunakan kekuatan kata untuk mempengaruhi tingkah laku manusia agar lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata-kata yang ada dalam Al-Quran merupakan kata-kata hipnosis yang dapat mempengaruhi jiwa dan prilaku kita bila dengan keyakinan dan kesadaran kita masuk dalam alam bawah sadar kita secara terus menerus, begitulah hipnosis bekerja, sugesti harus diberi berulang-ulang, tidak harus dalam keadaan tidur, tapi bisa dalam waking hipnosis atau mata terbuka, orang tua memberi nasehat setiap hari tampa lelah keanaknya setiap waktu adalah bagian hipnosis yang berulang ulang diberikan agar masuk ke alam bawah sadar dan mempengaruhi prilakunya samapai dewasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata kata positif akan mempengaruhi tingkah laku seseorang karena ia masuk ke alam bawah sadar, anak anak mempunyai kondisi gelombang otak alfa sehingga kita harus menggunakan kata kata yang kongkrit, dan bukan abstrak. anak harus diajak bermain ketika kita memotivasi mereka belajar. ikut bermain didalamnya membuat anak akan mudah menangkap pelajaran yang kita inginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hipnosis dapat kita lakukan sendiri disebut self hipnosis,Self Hypnosis adalah:&lt;br /&gt;Membuka gerbang pikiran bawah sada ,Berbicara dengan pikiran bawah sadar sesuai dengan “bahasa”yang dipahaminya bagaimana hal tersebut kita lakukan ...mudah sekali. carilah waktu yang rilex, biasanya ketika akan tidur, ketika sholat tahajud, ketika berdoapun bisa,caranya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. pilih waktu misalnya anda mau tidur, atau anak anda mau tidur (bila anda ingin menghipnosis anak)&lt;br /&gt;2. tutup mata anda, rilekskan leher, tangan, kaki, badan, katakan dalam hati bahwa mata anda, leher anda, badan, kaki, tangan telah lemas&lt;br /&gt;3. ambil nafas dalam pelan dan hembuskan lewat hidung, berulang kali, bisa dengan zikir, bisa dengan mengucapkan Allah, berulang ulang tiap nafas dalam , awalnya dengan terdengar, lama lama dalam hati&lt;br /&gt;4. bayangkan dan lihat dengan jelas dalam pikiran anda, anda berada disuatu tempat yang anda kenal dan anda merasa damai didalamnya, rasakan, lihat, dengar, begitu nyata anda disitu, rasakan kenikmatannya.&lt;br /&gt;5. setiap hembusan nafas anda katakan dalam hati, terima kasih Allah atas hembusan nafas ini, setiap kesempatan hidup dan detik hidup yang kau berikan padaku, terima kasih Allah akan kemudahan nafas ini, akan nikmat kehidupan yang kau berikan padaku dan keluargaku. kadang betapa aku tidak bersyukur padaMu, ya Allah ampuni aku.&lt;br /&gt;6. rasakan hembusan nafas dalam, sadari hdembusan nafas itu, dan rasakan sebuah sinar yang berasal dari alam semesta masuk dalam tubuh anda, rasakan dia berjalan kedalam pembuluh darah seperti oksigen, cahaya Allah melebur kalam setiap sel-sel tubuh anda memberi pencerahan, memberi kesembuhan, memberi kasih, memberi ketenangan, memberi kedamaian, memberi keindahan, Allah maha Baik memberi sinar yang menyusup mengalir di setiap detak jantung dan aliran darah.&lt;br /&gt;7. bila anda sedang menghipnotis anak katakan kata kata positif seperti anakku engkau anak yang sholeh, pintar, sholeha, bijaksana, disayang guru dan teman, Allah memberi mu banyak kemudahan, mudah bersekolah, mudah mendapat teman, jadilah anak yang dibanggakan mama dan papa ya nak, menjadi anak yang disayang Allah.&lt;br /&gt;8. bila anda sedang hamil, katakan selalu, aku akan melahirkan dengan mudah, Tuhan yang maha besar akan memudahkanku melahirkan mu anakku, aku akan selalu menjagamu dan memberimu yang terbaik, sering seringlah berbicara dengan bayi kita dan rasakan gerakannya dalam perut.&lt;br /&gt;9. bila anda sedang sedih, maka katakan dalam hati bahwa Allah tidak akan memberikan cobaan melebihi kemampuan umatnya, Allah selalu memjaga umatnya, tidak tidur dan selalu dekat, lebih dekat dengan urat leher.&lt;br /&gt;10. bila anda ingin menguruskan badan maka bayangkan anda tiap hari selalu berolah raga dengan semangat, makan buah dan sayur yang banyak, anda sudah mempunyai badan yang langsing, anda melakukan pola hidup sehat, menjauhi ngemil2. anda terus pikirkan bahwa anda sudah langsing, anda semangat berolah raga. dan katakan bahwa hidup anda selalu bahagia, anda selalu damai, anda mempunyai badan sehat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;semua dilakukan dengan membayangkan betapa tenangnya anda, betapa bahagianya anda, betapa anda memjadi manusia yang penuh optimis, damai, visualkan apa yang anda bayangkan, dengan seutuhnya, begitu nyata dalam pikiran anda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;selamat mencoba. rasakan setiap malam rasakan hasilnya dalam beberapa waktu, pasti anda akan merasa lebih yakin, lebih bahagia.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3829887201707294304-6153349308992387800?l=drlizakedokteran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/6153349308992387800'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/6153349308992387800'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drlizakedokteran.blogspot.com/2009/12/hipnosis-dan-kesehatan.html' title='HIPNOSIS DAN KESEHATAN'/><author><name>dr.  Hj.  Liza 4121969</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04865769703659526517</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/Sg-63miWKjI/AAAAAAAAA7I/TaDsOAHogF0/S220/liza+rafi+4ever.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/S--wAnWeGCI/AAAAAAAABHQ/HwThvfXjVRE/s72-c/gelombang+otal.JPG' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3829887201707294304.post-6664458199932536503</id><published>2009-09-26T18:53:00.000-07:00</published><updated>2009-09-26T22:32:51.292-07:00</updated><title type='text'>TIPS MENJAGA KESEHATAN SELAMA HAJI by dr Hj. Liza (Cirebon)</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/Sr7J9KlJpQI/AAAAAAAABFs/zPKjlYp85AM/s1600-h/Mekkah12.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/Sr7J9KlJpQI/AAAAAAAABFs/zPKjlYp85AM/s320/Mekkah12.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5385964257031070978" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;alhamdulillah sebentar lagi pemberangkatan haji tahun 2009 akan mulai, saya sendiri telah dua kali menjadi dokter kloter, tahun 2001 dan 2008. artikel ini saya buat berdasarkan pengalaman saya sebagai petugas kesehatan. mendampingi 450 jamaah adalah kesempatan indah yang saya dapat dari Allah sebagai amanah, jadi sebelum berangkat kita petugas haji mendapatkan pelatihan, yang diselenggarakan oleh depkes dan depag.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;SARAN UNTUK PETUGAS KESEHATAN&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;1. &lt;em&gt;&lt;strong&gt;Sebelum berangkat sebaiknya memngecek data jamaah &lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;setelah anda mendapat daftar kloter. berapa banyak usila, jamaah resiko tinggi. sehingga sebagai petugas kesehatan kita dapat mempersiapkan segala sesuatu dan mempunyai gambaran kondisi jamaah kita sebelum kita berangkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. &lt;strong&gt;Datanglah pada pertemuaan kloter &lt;/strong&gt;yang diadakan oleh depag, sehingga sebagai petugas anda dapat bertatap muka dengan jamaah anda dan memberikan nasehat sebelum berangkat, apa saja persiapan yang harus di persiapkan jamaah kloter anda sebelum berangkat, terutama masalah kesehatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. &lt;em&gt;&lt;strong&gt;Persiapan diri, pengetahuan, baik preventif penyakit &lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;yang sekarang sedang terjadi . misalnya sekarang ini merebak flu babi atau swine flu, maka persiapkan diri dan jamaah anda untuk mencegah sedini mungkin bagaimana preventif diri terhadap penyakit seperti( memakai masker, memcuci tangan, menjaga kebersihan,dan berobat ke dokter kloter bila ada gejala dan keluhan sakit, minum yang cukup, makan yang berimbang, vitamin, imunisasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. biasanya &lt;em&gt;&lt;strong&gt;masalah udara dan lingkungan &lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;yang sangat berbeda dari pada di Indonesia, seperti udara dingin dan kering mempengaruhi kesehatan jamaah seperti batuk yang tidak sembuh-sembuh, dermatitis karena kekeringan pada kulit akibat kelembaban udara yg rendah. mimisan. sebaiknya jamaah selalu diingatkan memakai masker setiap keluar penginapan, dan minum air walaupun tidak haus minimal 2 liter sehari. Memakai cream kulit /minyak zaitun, jangan terlalu capek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. petugas yang selalu &lt;strong&gt;&lt;em&gt;memberikan nasehat &lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;kepada jamaahnya kapanpun, dimanapun, membuat jamaah menjadi tenang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. &lt;em&gt;&lt;strong&gt;ingatkan jamaah &lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;yang sering mabok perjalanan minum anti mabok perjalanan 1-1/2 jam sebelum berangkat, baik sejak berangkat dari daerah, naik pesawat, atau tiap perjalanan jauh naik bis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. &lt;strong&gt;jagalah posko kesehatan bergantian, dan keliling kamar setiap hari bergantian&lt;/strong&gt;, bawalah obat dari rumah, kadang obat tertentu tidak ada di sana, contohnya kita gak bisa dapet kloramfenikol di sektor, padahal ada pasien yang alergi sama antibiotik manapun, cuma bisa minum kloramfenikol. obat antibiotik juga suka kurang disana. sehingga baik baiklah bicara dengan jamaah, bahwa memang antibiotik kadang habis sebelum kita amprah, tapi memang kejadian disana kadang susah juga diprediksi, ada kloter yang obatnya banyak terus,ada yang habis terus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. &lt;strong&gt;&lt;em&gt;selama dipesawat&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;, terutama untuk jemaah usia diatas 50 tahun untuk mengerakan badan ditempat 5 menit minimal setiap 1 jam, gerakan seperti berdiri, lengan dipinggang, gerakan kekiri kekanan, gerakan leher, agar tidak terjadi pengumpalan darah, yang menyebabkan kematian, bisa juga 3 hari sebelum berangkat, disarankan minum aspilet 1 kali satu tablet perhari dan 3 dari setelah sampai. begitu juga mau pulang. dan ingatkan pada jamaah agar jangan sampai air di wc jangan sampai membasahi lantai toilet pesawat. karena pasti banyak jamaah yang baru kali ini naik pesawat, berkeliling di pesawat minimal 1 jam sekali, karena kadang banyak jamaah yang enggan kekamar mandi atau minta minum , atau yang tiba-tiba sakit. obat dipesawat telah tersedia, minta pada kru pesawat, catat setelah pemakaian, dan kembalikan lagi setelah kita akan turun. catat juga berapa jamaah yang berobat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. &lt;em&gt;&lt;strong&gt;jangan lupa lapor &lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;setiap anda sampai ditempat, lapor diembarkasi, lapor dibandara, lapor di bandara saudi, lapor di madinah, di mekah, dan rujuk pasien yang tidak dapat anda tangani sendiri. laporan setiap hari kesektor bergantian. lebih baik bawa tensi dan stetoskop sendiri, ketika disana kebetulan alat tersebut rusak, sampai disektor kita kembalikan, tapi tidak pernah dapet yang baru, untung bawa sendiri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. sebagai petugas, ingatkan KBIH agar jangan membawa jamaahnya untuk  melempar jumroh pada waktu afdol atau siang hari, karena pasti penuh dan bisa mengundang kecelakaan. apalagi kalau tenda nya jauh dari tempat melempar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. kita bekerja sama sebaiknya dengan KBIH disana, agar tidak terjadi dualisme kepemimpinan, karena ada saat-saat rawan, seperti ketika mengatur kamar, mengatur tempat penginapan, jangan sampai bentrok. tempat penginapan ada yang bagus, ada juga yang jelek, kadang satu kloter juga terbagi 2 sampai 3 penginapan, dari 3 ada yang bagus ada juga yang jelek. jadi bekerja sama dan kompak, agar tugas disana jadi lebih mudah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. Atur visit ke jamaah, dan karena dengan terpisah pisahnya penginapan, kita kadang jadi repot, penginapan ada yang 2 km, ada yang sampai 5 km terpisah, jadi kerjasama dengan kepala rombongan, beri nomor hp kita (pake nomor arab saudi aja biar murah). jadi kalau ada apa-apa kita bisa langsung menangani, atau kerjasama juga dengan dokter yang ada ditempat penginapan yang lain. tapi kita tetap harus visit tiap hari, enak juga visit, pengalaman kemarin saya visit bawa ransel isi obat, dari jam 8 sampai jam 3 sore, selama visit, kita pasti  silaruh rahmi kekamar kamar jamaah, sekalian periksa sekalian ngobrol2 kecil (nasehat) dan yang pasti kenyang, namanya juga bertamu, kan pasti disuguhi, capek sih heheh berat badan turun 5 kg (SENENGNYA BISA LEBIH LANGSING kalau di tanah air mana bisa turun ) biar capek tapi puas.mudah mudahan setiap langkah ini dapat menghapus dosa kita. amin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. &lt;strong&gt;sebagai petugas kita letakan kewajiban melayani jamaah diatas kepentingan beribadah sendiri &lt;/strong&gt;ke mesjid, karena kehadiran disana adalah melayani jamaah, bagi saya dan petugas perawat yang lain, tawaf dan sai kita adalah berkeliling visit jamaah, walaupun sebagai petugas saya sendiri masih banyak kekurangan, kita sabar saja . ke mesjid antar petugas lebih baik giliran saja,jangan memaksakan diri. lakukan ibadah terutama yang wajib saja. pahala ibadah kita adalah bila jamaah kita sehat dan dapat menjalankan ibadah hajinya dengan sempurna. insyaAllah dobel pahala kita, amin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;SARAN BAGI JAMAAH DAN PETUGAS&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. &lt;strong&gt;BEROLAH RAGA &lt;/strong&gt;minimal 3 kali seminggu, jalan kaki, karena ibadah haji seperti tawaf memerlukan waktu minimal 1 jam, dan sai pun demikian, banyaknya orang yang berkumpul di masjidil haram Sehingga tawaf dilakukan pelan-pelan dan jangan terlalu ngotot untuk mendekati ka'bah, semakin tawaf mendekat ke ka'bah maka putaran walaupun makin kecil tapi lebih berdesak desakan, jadi sebaiknya cari tempat yang agak lapang, biarlah agar lama tapi tidak berdesak desakan, kasihan pada jamaah yang tua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.&lt;strong&gt; OBAT &lt;/strong&gt;, bawalah obat yang biasa diminum ditanah air, seperti obat darah tinggi, bila anda punya darah tinggi, obat diabetes, bila anda memang mengidap penyakit diabetes melitus atau kencing manis, OBAT jantung, vitamin, asma. sebanyak bilangan anda berada di tanah suci, karena obat yang tersedia di kloter tidak semua nya cocok dengan obat yang biasa anda minum di tanah air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. &lt;strong&gt;Penghalang HAID&lt;/strong&gt;. bagi wanita yang masih menstruasi bisa mengkonsumsi obat anti haid, mintalah pada dokter anda, biasanya obat diminum sebelum berangkat setelah haid sebelumnya, sehingga obat bisa dibeli antar 40 sampai 50 biji, cukup mahal memang, tapi juga ada efek sampingnya. Pada beberapa jamaah walaupun telah meminum obat penghalang haid tetap saja spoting atau keluar darah sedikit, sedikit, bila itu terjadi bisa dosis obat ditambah, atau dihentikan bila terus terusan spoting.&lt;br /&gt;tapi menurut saya pribadi, bila tidak pernah mengkonsumsi obat KB seperti suntik atau pil , kemungkinan spoting lebih besar. jadi bila haid terjadi bukan pada saat tawaf ifadoh atau tawaf umrah lebih baik biarkan saja haid terjadi secara alami, karena itu lebih baik dari pada spoting terus, dan membuat ibadah jadi kacau. IBADAH HAJI YANG HARUS SUCI HANYALAH TAWAF SAJA, jadi walaupun anda sedang haid, anda tetap wajib berada di arafah, di mina, di muzdalifah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. &lt;strong&gt;Masalah makanan,ibadah haji adalah ibadah jiwa dan fisik &lt;/strong&gt;sehingga, kesehatan harus kita jaga dengan benar, makan harus selera , agar kita disana tidak lemas, karena tidak nafsu makan . bawalah makanan yang kering tahan seperti abon, kripik tempe, ikan asin, kacang goreng, dll. sehingga bila makanan yang disediakan di arafah dan mina tidak terasa enak dimulut, anda bisa menambahkan rasa ke makanan anda. selama di arafah, mina dan madinah, pemerintah menyediakan makanan, tapi pemasaknya dari negara lain yang cita rasanya aneh dimulut kita. kadang sebagai dokter, obat untuk pasien tidak hanya obat, tapi ikan asin bisa jadi obat, karena ada seorang jamaah yang tidak mau makan sehingga keluarga jadi cemas, makanan yang dibawa dari tanah air keburu habis dimakan tetangga dikamar, makanan di mina , arafah gak selera, serba daging, gak ada rasa. akhirnya karena kebetulan saya bawa ikan asin, dan beliau suka,akhirnya ikan asin saya berikan ke jamaah saya, dan sembuhlah dia dari selera tidak nafsu makan. segarlah..........hehehe ikan asin bisa jadi obat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. selama di tanah suci &lt;strong&gt;jangan terlalu capek &lt;/strong&gt;terutama bila umur sudah diatas 50 tahun, jangan memberatkan diri dengan umroh setiap hari. pada beberapa bimbingan haji ada yang mengadakan umroh tiap hari setelah pulang dari mina, selama 7 hari berturut-turut. bila anda membawa orang tua, janganlah orang tua ditinggal sendirian  apalagi bila orang tua anda sedang sakit, lebih baik bergantian menjaga.&lt;br /&gt;karena tidak semua jamaah yang sakit, dirawat di sektor, bila bisa ditangani dipenginapan, biasanya pasien tidak dirawat. saya sendiri beberapa kali mengimfus pasien di arafah, penginapan, akibat muntah berat dan dehidrasi sedang. biasanya setelah 2 kolf dan diberi ranitinidine injeksi, pasien bisa segar kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. bagi orang tua yang sudah diatas 60 tahun bila tidak dapat melempar jumrah dengan alasan sakit, dapat digantikan biasanya tidak perlu bayar. dan petugas haji biasanya akan menolong jamaah yang sudah tua. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi untuk &lt;strong&gt;tawaf wajib dan sai tidak dapat diwakilkan&lt;/strong&gt; , walaupun sedang di rawat di rumah sakit, pasien kita harus dibawa untuk ditawafkan dengan kursi roda atau ditandu, jadi biasanya kita sebagai dokter mengawal jamaah yang dirawat tadi dengan ambulans ke masjidil haram dan mengawal selama di bawa dengan kursi roda selama dia tawaf dan sai. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. &lt;strong&gt;identitas &lt;/strong&gt;yang anda pakai sebagai gelang jangan pernah dilepas walaupun sedang mandi sekalipun, karena petunjuk itu adalah identitas dari mana berasal dan tempat anda menginap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Handphone berkamera tidak boleh masuk ke mesjid nabawi, tapi bisa masuk di masjidil haram, tapi kamera tidak dapat dibawa masuk mesjid nabawi atau masjidil haram. bila ketauan masuk mesjid nabawa kita bawa handphone berkamera, maka kita wajib lapor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. bila anda wanita jangan terlalu ngotot mencium hajar aswad, karena biasanya tempat itu berdesakan dan banyak laki-laki, ibadah kita akan berkurang amalannya bila kita memaksakan diri mencium hajar aswad, carilah waktu kosong dan jangan memaksakan diri, biasanya suka terjadi kecelakaaan kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. tempat yang afdool untuk berdoa, adalah di hijir ismail, raudah di mesjid nabawi, multazam. tapi tempat-tempat tersebut biasanya sesak sekali, dan antri.&lt;br /&gt;untuk itu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. bila akan berdoa di raudah di mesjid nabawi, untuk wanita hanya ada setelah subuh sampai jam 11 siang, dan setelah ishya. sampai jam 11 malam. antri dan lama. jadi sabar menjadi kunci utama. jangan mendorong dorong, ikuti aturan, biasanya wanita dikelompokan berdasarkan negara, agar kita jangan desak desakan dengan wanita yang ukuran tubuhnya besar seperti afrika dan turki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. katanya bila ingin sholat seperti dalam ka'bah sholatlah di hijir ismail, tapi tempatnya sulit dijangkau dan berdesak desakan, saya pernah menemukan orang yang berantem di hijir ismail, seorang ibu memukul kepala wanita yang sedang sujud karena dia mau sholat tapi tempatnya gak muat. jadi bila ingin sholat di hijir ismail bawalah teman untuk berjaga ketika kita sholat, dan bergantian menjaga. biasanya untuk masuk ke hijir ismail kita harus pelan-pelan mutar. jangan menyerobot masuk memotong tawaf orang , karena bisa memnyesakkan dada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11.&lt;strong&gt; ANTRI jangan berebutan&lt;/strong&gt;, di arafah perbandingan kamar mandi dengan jamaah itu jauh dari ukuran, sehingga kita harus antri kamar mandi, terutama di arafah, wanita tidak boleh wudu terlihat aurat, sehingga wudu juga harus di dalam kamar mandi, sehingga antri lah...dengan sabar, untuk orang tua bawalah kursi kecil yang bisa dibeli di dekat mesjid, harganya murah hanya 10 real dan kursi kecil ini juga tidak berat, bisa dibawa bawak. antri terjadi terutama saat mau sholat, sehingga kalau mau gak antri pakai kamar mandi setelah sholat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. &lt;strong&gt;Jangan belanja macam-macam &lt;/strong&gt;apalagi melebihi koper yang disediakan oleh pemerintah, karena bila ada koper lain, koper tersebut tidak boleh dibawa pulang naik pesawat, jadi akan dibawa kemudian hari, dari pada sedih karena oleh-oleh yang kita beli tidak bisa pulang bareng kita, mendingan jangan beli macam-macam melebihi koper yang ada. karena biasanya koper tambahan akan dikirim kemudian setelah semua jamaah haji dipulangkan, bisa 2 bulan kemudian sampai dirumah. atau mungkin bila anda percaya dengan kargo disana, ada yang sudah mengirim barang dan air zamzam ketika baru sampai di mekah, karena biasanya air zamzam tidak bisa dikirim lewat udara, tapi lewat laut, jadi mereka mengirim ketika baru sampai, diharapkan setelah 40 hari ibadah , kargo air zamzam sampai juga dengan kapal laut. sehingga ketika pulang , air zamzam dan oleh-oleh sudah sampai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. &lt;strong&gt;Jaga Emosi&lt;/strong&gt;, ini yang paling sulit, saya sendiri juga kadang kalau udah capek, gak bisa tahan juga, tapi kita sama-sama mengingatkan diri. berapa kali saya melihat orang berantem, ada yang ketika berebut bis di terowongan pulang dari mesjid, ada yang di hijir ismail, jadi sabarlah dan selalu mengucap istigfar. Emosi terjadi dimana-mana karena apapun yang dilakukan bersamaan dengna banyak orang pasti harus antri, masuk lift antri, makan antri, masuk mesjid antri, ke wc antri, ke raudoh antri, jadi..................sabar dan istigfar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14. &lt;strong&gt;sediakan uang receh &lt;/strong&gt;, biasanya walaupun naik bis gratis, kadang supir bis suka minta sodaqoh ya siapin aja 2 real lah untuk setiap naik bis gratis, gak apa-apa kan mereka juga pendatang yang mencari sesuap nasi, dan jam kerja nya juga panjang. kalau naik taxi lebih mahal loh, belum bahayanya. perempuan jangan sendiri naik taxi , harus ada laki-lakinya, walaupun perempuan anda 5 orang, kejadian pemerkosaan sering terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15. &lt;strong&gt;WC DI masjidil haram dan nabawi &lt;/strong&gt;jauh di pelataran jadi kalau mau masuk mesjid, mendingan yang pengen buang air jangan ditahan-tahan, biasakan, saling menunggu teman. jadi setelah didalam gak usah keluar-keluar lagi, kalau batal wudu pakai aja air zamzam. bila kita sedang ihram, wudu ditempai zamzam tapi jangan perlihatkan aurat untuk wanita, jadi tangan dan kaki diguyur dengan zamzam tampa membuka kaos kaki, atau lengan baju kita, karena saat ihram walaupun wanita tidak boleh wudu terlihat aurat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16. &lt;strong&gt;Sediakan plastik kantong air 5 lt yang tebal untuk bawa zamzam &lt;/strong&gt;ketika pulang, dirigen air 5 liter gak boleh masuk mesjid, jadi bawa aja plastik kantong air yang tebal tadi , dan bisa dipakai lagi berkali-kali kan , selama disana kita perbanyak minum zamzam, biar sehat selalu. Jangan minum soda , nanti jadi sering batuk. sediakan platik untuk sendal, supaya sendal bisa kita bawa ke mesjid, karena kalau ditaru diluar dijamin pastilebih sering hilangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17. &lt;strong&gt;Perbanyak makan buah dan memakai krim kulit&lt;/strong&gt;. belilah minyak zaitun atau krim body disana, kerena krim di sini tidak sesuai dengan kelembaban disana, jadi setiap hari pakai cream seperti minyak zaitun, vaselin agar kulit tidak pecah-pecah, gatal dan kering.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18. &lt;strong&gt;kEAMANAN ,jangan memakai kompor dalam kamar,&lt;/strong&gt; memasak di dapur yang disediakan, dan jagalah tempat penginapan agar selalu bersih, kalau perlu beli pengki, sapu alat pel, bareng bareng dikamar, patungan. kalau bisa patungan beli riee cooker (100 REAL), ember (10-20 REAL) biar dipake bareng bareng. matikan lampu dan ac bila keluar penginapan, jangan lupa kunci juga dibawak, kadang pencurian sering terjadi di penginapan. tapi juga jangan bawa uang banyak banyak keluar penginapan, sering juga terjadi hilang uang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;19. &lt;strong&gt;Makanan &lt;/strong&gt;jadi juga dijual oleh para TKW, cari yang bersih dan tertutup. biasanya dijual 1 atau 2 real. biasanya kita masak nasi aja (beras bawa dari tanah air 5 liter), lauk yang murah beli dengan mereka. biasanya sayur 1 real , ayam atau ikan 2-3 real, nasi 1 real, bakwan 1 real.pop mie 2 real, (1 real 2500- 3000 rupiah) sekali makan antar 3 sampai 5 real, sehari mungkin bisa 15 real. kecuali makan di restoran, harganya lebih mahal pasti. bakso 5-7 real, nasi goreng 5-10 real. jadi silahkan pilih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;20. &lt;strong&gt;Berangkat dengan muhrim &lt;/strong&gt;,Bagi jamaah yang sudah tua umur diatas 70 tahun sebaiknya jangan berangkat sendiri, karena amat tinggi resikonya, beberapa kali saya menemukan jamaah yang sudah tua ditinggal sendiri dalam kamar. lalu karena sudah tua dan agak pikun, akibatnya ketika jatuh tidak ada yang melihat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;21. Bila ada jamaah yang harus dipulankan dulu atau dipulangkan belakangan, karena alasan kesehatan, jangan cemas, biasanya telah ada petugas sana yang akan mengatur pemulangan, sehingga tidak akan ada jamaah yang terlantar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;22. sim cart Handphone , agar komunikasi lebih gampang belilah kartu telpon di arab saudi, selain lebih murah, bicara lebih murah, apalagi sms, perbandingannya bisa 5 kali lipat, jadi ya beli aja disana. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;23. minum lah madu dan habatussaudah selama disana ataupun ditanah air agar daya tahan tubuh kita baik, jadi gak gampang sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;akhirul kata , tidak ada gading yang tak retak, sebagai petugas saya dan teman teman juga banyak kekurangan, belajar dari pengalaman yang sudah-sudah mudah-mudahan kesalahan yang telah terjadi bisa menjadi pelajaran bagi kita semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;selamat menjalankan ibadah haji, banyaklah istigfar, kita jalankan ibadah haji dengan iklash dan sabar, isyaAllah jadi haji yang mabrur, amin ya robbal alamin&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3829887201707294304-6664458199932536503?l=drlizakedokteran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/6664458199932536503'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/6664458199932536503'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drlizakedokteran.blogspot.com/2009/09/tips-menjaga-kesehatan-selama-haji-by.html' title='TIPS MENJAGA KESEHATAN SELAMA HAJI by dr Hj. Liza (Cirebon)'/><author><name>dr.  Hj.  Liza 4121969</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04865769703659526517</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/Sg-63miWKjI/AAAAAAAAA7I/TaDsOAHogF0/S220/liza+rafi+4ever.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/Sr7J9KlJpQI/AAAAAAAABFs/zPKjlYp85AM/s72-c/Mekkah12.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3829887201707294304.post-246412888242934894</id><published>2009-09-20T04:31:00.000-07:00</published><updated>2009-09-20T04:34:23.745-07:00</updated><title type='text'>jurnal untuk kedokteran</title><content type='html'>1. Behavioral and Brain Sciences&lt;br /&gt;http://www.bbsonline.org/&lt;br /&gt;BBS ini merupakan jurnal ilmu kognitif yang cukup terkenal. Situs ini memberikan akses penuh gratis artikel yang dipublikasikan sejak 1993.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Bioline International&lt;br /&gt;http://www.bioline.org.br/&lt;br /&gt;Publisher non-profit jurnal biomedis online ini memiliki berbagai artikel penelitian dari negara-negara berkembang seperti Brazil, Cuba, India, Indonesia, Kenya, South Africa, Uganda dan Zimbabwe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. BioMed Central&lt;br /&gt;http://www.biomedcentral.com/&lt;br /&gt;Publisher online artikel sains di berbagai area penelitian medis dan biologi ini menyediakan akses online gratis ke berbagai artikel penelitian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Brain&lt;br /&gt;http://brain.oxfordjournals.org/&lt;br /&gt;Jurnal neurology dari oxford ini bisa diakses gratis untuk artikel yang telah dipublikasikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Cerebral Cortex&lt;br /&gt;http://cercor.oxfordjournals.org/&lt;br /&gt;Artikel full-teks dari oxford ini membahas tentang neuroscience atau ilmu neurologi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Directory of Open Access Journals&lt;br /&gt;http://www.doaj.org/&lt;br /&gt;Jurnal-jurnal disini terkategorisasi dan menyediakan link yang bisa anda pilih sendiri ke berbagai subyek jurnal ilmiah dan sains perguruan tingga dengan kualitas tinggi yang disediakan gratis dan full-text.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Electronic Journal of Human Sexuality&lt;br /&gt;http://www.ejhs.org/&lt;br /&gt;Artikel jurnal berkualitas yang direview oleh pembaca disini membahas berbagai aspek hubungan seksual manusia, yang disediakan oleh Institute for Advanced Study for Human.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. First Monday&lt;br /&gt;http://www.firstmonday.org/&lt;br /&gt;Jurnal tentang internet dan infrastruktur informasi global ini periodik muncul bulanan dan anda juga bisa mendapatkannya lewat e-mail.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Free Medical Journals&lt;br /&gt;http://www.freemedicaljournals.com/&lt;br /&gt;Banyak sekali daftar jurnal medis atau kedokteran disini yang menyediakan akses full-text gratis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. HHMI Bulletin&lt;br /&gt;http://www.hhmi.org/bulletin/&lt;br /&gt;Majalah yang terbit 3 bulan sekali ini menyediakan berbagai artikel perkembangan di bidang penelitian biomedis dan pendidikan sains.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. JournalServer&lt;br /&gt;http://journalserver.org/&lt;br /&gt;Perpustakaan digital yang berbasis di oxford ini memiliki banyak koleksi jurnal perguruan tinggi terbaik di dunia yang bisa diakses penuh pada berbagai bidang studi, termasuk ekonomi, psikologi, dsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. Nature and Science&lt;br /&gt;http://www.sciencepub.net/&lt;br /&gt;Jurnal akademik internasional dan ilmu sosial ini menyediakan publikasi, paper atau makalah, database dan template.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. The Proceedings of The National Academy of Sciences Online&lt;br /&gt;http://www.pnas.org/&lt;br /&gt;Mulai tahun 2002 artikel ilmiah yang dipublikasikan online sebelum di-print hanya bisa diakses dengan pendaftaran berbayar, tetapi artikel yang telah dipublikasikan dan diprint bisa diakses gratis. Termasuk semua artikel sebelum tahun 2002.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14. Public Library of Science (PLoS)&lt;br /&gt;http://www.plos.org/&lt;br /&gt;Organisasi ilmuwan non-profit ini berkomitmen untuk menjadikan literatur medis, sains dan ilmiah lainnya bisa diakses bebas oleh siapa saja. Disini anda bisa menemukan arsip-arsip penelitian, berbagai jurnal di berbagai bidang studi termasuk e-print online.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15. Science &amp; Technology Review&lt;br /&gt;http://www.llnl.gov/str/&lt;br /&gt;Paper dan makalah penelitian sains dan teknologi full teks disini tersedia mulai tahun 1995 hingga saat ini dan dipublikasikan oleh Lawrence Livermore National Laboratory.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3829887201707294304-246412888242934894?l=drlizakedokteran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/246412888242934894'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/246412888242934894'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drlizakedokteran.blogspot.com/2009/09/jurnal-untuk-kedokteran.html' title='jurnal untuk kedokteran'/><author><name>dr.  Hj.  Liza 4121969</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04865769703659526517</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/Sg-63miWKjI/AAAAAAAAA7I/TaDsOAHogF0/S220/liza+rafi+4ever.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3829887201707294304.post-830440486109822825</id><published>2009-07-18T00:44:00.000-07:00</published><updated>2009-07-18T01:59:53.675-07:00</updated><title type='text'>awas flu babi merebak di dunia</title><content type='html'>&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Atasi influenza dengan jinten hitam atau habatus saudah dan madu. influenza kita tahu disebabkan oleh virus. virus mengganggu kestabilan daya tahan tubuh manusia, sehingga timbul gejala pusing, pegel2, hidung tersumbat, batuk, pada flu burung atau flu babi ditambah letargi, diare, sampai pada kematian. jadi sebagai ajuvan , untuk memcegah influenza, selain selalu menjaga kebersihan, mencuci tangan , menutup hidup dan mulut ketika bersin, tidak memakan daging babi, dan tidak mengunjungi daerah seperti amerika, dan negara lain yang sedang mewabah flu babi, kita ikhtiar dengan madu, dan habatus saudah seperti jaman nabi, karena habatus saudah dan madu dapat meningkatkan kekebalan tubuh kita, kalau tidak dari sekarang kembali ke herbal dan natural madu, kapan lagi? (dr liza)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/SmGHHtpU_PI/AAAAAAAABBA/OG1rCJlDbTQ/s1600-h/595120013-58725350.gif"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5359713598129372402" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/SmGHHtpU_PI/AAAAAAAABBA/OG1rCJlDbTQ/s320/595120013-58725350.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://http://id.wikipedia.org/wiki/Flu_babi"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;color:#000000;"&gt;flu babi/swine influenza&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;SURABAYA, KOMPAS.com — Flu babi yang menular ke manusia berpotensi berkembang di Indonesia. Namun, hampir dapat dipastikan keganasan flu babi Meksiko di bawah flu unggas yang telah mewabah di Indonesia.&lt;br /&gt;Kepala Laboratorium Flu Unggas Universitas Airlangga CA Nidom mengatakan, flu babi sebenarnya sudah lazim. Penyakit dengan virus H1N1 di Indonesia sudah ada sejak dulu. Subtipe di Indonesia atau H1N1 klasik tidak berbahaya. "H1N1 tipe Meksiko yang dikenal sebagai flu babi sekarang inilah yang berbahaya," katanya di Surabaya, Selasa (28/4).&lt;br /&gt;Berdasarkan riset Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat, H1N1 tipe Meksiko diduga kuat gabungan flu unggas, flu babi, dan flu manusia. Virus kemungkinan berubah di tubuh babi.&lt;br /&gt;"Sejak 2005, saya sudah melontarkan hipotesis ini. Saya sudah khawatir ini bakal terjadi. Akhir tahun lalu saya kembali mengingatkan potensi bahaya ini. Namun, sebagian kalangan masih menentang," ujarnya.&lt;br /&gt;Virus yang berubah di tubuh babi lebih mungkin menular ke manusia. Pasalnya, manusia dan babi sama-sama mamalia yang cenderung memiliki kesamaan. Sebaliknya, flu unggas tidak bisa langsung ke manusia.&lt;br /&gt;"Secara teoretis, virus di unggas tidak bisa langsung ke mamalia seperti manusia. Harus ada perantara mamalia lain dan itu kemungkinan besar babi," katanya.&lt;br /&gt;Di tubuh babi, virus mengalami perubahan dengan dua pola. Pola pertama berupa adaptasi. "Kalau ini terjadi, dampaknya tidak terlalu berbahaya karena tidak ada perubahan struktur virus," ujarnya.&lt;br /&gt;Pola kedua berupa penyusunan ulang virus. Berdasarkan pola ini, virus bisa berkembang menjadi gabungan flu babi, flu unggas, dan flu manusia. "Jika menyimak penjelasan di AS, ada kemungkinan reassortan (penyusunan ulang)," ujarnya.&lt;br /&gt;Jika hal itu terjadi, tidak tertutup kemungkinan flu babi bisa berkembang di Indonesia. Salah satu pendukungnya adalah banyaknya peternakan ayam dan babi yang berdekatan. "Sejak flu unggas merebak, saya sudah mengemukakan pentingnya menata ulang peternakan," tuturnya.&lt;br /&gt;Namun, di sisi lain, keganasan H1N1 tipe Meksiko tidak seperti H5N1. Dari sekitar 1.500 kasus di seluruh dunia, baru 150 berakhir dengan kematian. "Virus ini cepat menyebar, tetapi daya rusaknya rendah. Sebaliknya H5N1 lambat menyebar. Namun, daya rusaknya amat tinggi," ujarnya.&lt;br /&gt;Kurang dari sebulan, H1N1 tipe Meksiko sudah menjangkiti ribuan orang. Sementara dalam tiga tahun, kasus H5N1 hanya tercatat sekitar 300 kasus di seluruh dunia. "Saya khawatir kalau hasil penyusunan ulang menghasilkan virus cepat menular dan daya rusaknya tinggi. Syukur sejauh ini belum menunjukkan tanda ke sana," ujar Nidom.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a class="image" title="Babi dapat menampung virus flu yang berasal dari manusia maupun burung, memungkinkan virus tersebut bertukar gen dan menciptakan galur pandemik." href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Sow_with_piglet.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;Flu babi (&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;a title="Bahasa Inggris" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Inggris"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;Inggris&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;:Swine influenza) adalah kasus-kasus &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;a title="Influensa" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Influensa"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;influensa&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt; yang disebabkan oleh virus &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;a title="Orthomyxoviridae" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Orthomyxoviridae"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;Orthomyxoviridae&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt; yang &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;a title="Endemik" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Endemik"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;endemik&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt; pada populasi &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;a title="Babi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Babi"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;babi&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;. Galur virus flu babi yang telah diisolasi sampai saat ini telah digolongkan sebagai &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;a class="new" title="Influenzavirus C (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Influenzavirus_C&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;Influenzavirus C&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt; atau subtipe genus &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;a class="mw-redirect" title="Influenzavirus A" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Influenzavirus_A"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;Influenzavirus A&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Flu_babi#cite_note-0"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;[1]&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;a class="internal" title="Perbesar" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Sow_with_piglet.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;Babi dapat menampung virus flu yang berasal dari manusia maupun burung, memungkinkan virus tersebut bertukar gen dan menciptakan galur pandemik.&lt;br /&gt;Flu babi menginfeksi manusia tiap tahun dan biasanya ditemukan pada orang-orang yang bersentuhan dengan babi, meskipun ditemukan juga kasus-kasus penularan dari manusia ke manusia.&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Flu_babi#cite_note-1"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;[2]&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;Gejala virus termasuk demam, disorientasi, kekakuan pada sendi, muntah-muntah, dan kehilangan kesadaran yang berakhir pada kematian&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Flu_babi#cite_note-2"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;[3]&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt; Flu babi diketahui disebabkan oleh virus influenza A subtipe &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;a class="new" title="H1N1 (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=H1N1&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;H1N1&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Flu_babi#cite_note-Iowa-3"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;[4]&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;a class="new" title="H1N2 (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=H1N2&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;H1N2&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;,&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Flu_babi#cite_note-Iowa-3"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;[4]&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;a class="new" title="H3N1 (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=H3N1&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;H3N1&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;,&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Flu_babi#cite_note-4"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;[5]&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;a class="new" title="H3N2 (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=H3N2&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;H3N2&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;,&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Flu_babi#cite_note-Iowa-3"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;[4]&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt; and &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;a class="new" title="H2N3 (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=H2N3&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;H2N3&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;.&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Flu_babi#cite_note-5"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;[6]&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;Di &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;a title="Amerika Serikat" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Amerika_Serikat"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;Amerika Serikat&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;, hanya subtipe H1N1 lazim ditemukan di populasi babi sebelum tahun 1998. Namun sejak akhir Agusuts 1998, subtipe H3N2 telah diisolasi juga dari babi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;Asal mula&lt;br /&gt;Pada 5 Februari 1976, tentara di &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;a class="new" title="Fort Dix, Amerika Serikat (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Fort_Dix,_Amerika_Serikat&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;Fort Dix&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;, &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;a title="Amerika Serikat" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Amerika_Serikat"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;Amerika Serikat&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt; menyatakan dirinya kelelahan dan lemah, kemudian meninggal dunia keesokannya. &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;a title="Dokter" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Dokter"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;Dokter&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt; menyatakan kematiannya itu disebabkan oleh virus ini sebagaimana yang terjadi pada tahun &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;a title="1918" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1918"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;1918&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;. Presiden kala itu, &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;a title="Gerald Ford" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gerald_Ford"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;Gerald Ford&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;, diminta untuk mengarahkan rakyatnya disuntik dengan vaksin, namun rencana itu dibatalkan.&lt;br /&gt;Pada 20 Agustus 2007, virus ini menjangkiti seorang warga di pulau Luzon, Filipina. &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Flu_babi#cite_note-6"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;[7]&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;a id="Tanda_dan_gejala" name="Tanda_dan_gejala"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;Tanda dan gejala&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;a class="image" title="Gejala utama virus flu babi pada manusia.[8]" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Symptoms_of_swine_flu.svg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a class="internal" title="Perbesar" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Symptoms_of_swine_flu.svg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;Gejala utama virus flu babi pada manusia.&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Flu_babi#cite_note-7"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;[8]&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;Menurut Pusat Pengawasan dan Pencegahan Penyakit di Amerika Serikat, gejalan influensa ini mirip dengan influensa. Gejalanya seperti demam, batuk, sakit pada kerongkongan, sakit pada tubuh, kepala, panas dingin, dan lemah lesu. Beberapa penderita juga melaporkan buang air besar dan muntah-muntah.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Flu_babi#cite_note-8"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;[9]&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;Dalam mendiagnosa penyakit ini tidak hanya perlu melihat pada tanda atau gejala khusus, tetapi juga catatan terbaru mengenai pasien. Sebagai contoh, selama wabah flu babi 2009 di AS, CDC menganjurkan para dokter untuk melihat "apakah jangkitan flu babi pada pasien yang di diagnosa memiliki penyakit pernapasan akut memiliki hubungan dengan orang yang di tetapkan menderita flu babi, atau berada di lima negara bagian AS yang melaporkan kasus flu babi atau berada di &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;a title="Meksiko" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Meksiko"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;Meksiko&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt; dalam jangka waktu tujuh hari sebelum bermulanya penyakit mereka." &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Flu_babi#cite_note-CDCguideHD-9"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;[10]&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;a class="mw-redirect" title="Diagnosa" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Diagnosa"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;Diagnosa&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt; bagi penetapan virus ini memerlukan adanya uji makmal bagi contoh pernapasan.&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Flu_babi#cite_note-CDCguideHD-9"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;[10]&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;a id="Pergantian_nama" name="Pergantian_nama"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;Pergantian nama&lt;br /&gt;Penamaan jenis penyakit ini dianggap salah oleh berbagai kalangan, karena telah membuat salah tafsir masyarakat - bahwa babi dapat menularkan penyakit ini kepada manusia. Untuk itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengganti nama penyakit ini dengan Influensa A (H1N1) mulai &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;a title="30 April" href="http://id.wikipedia.org/wiki/30_April"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;30 April&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;a title="2009" href="http://id.wikipedia.org/wiki/2009"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;2009&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt; lalu.&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Flu_babi#cite_note-10"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;[11]&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;a id="Lihat_pula" name="Lihat_pula"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a id="Rujukan" name="Rujukan"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;Rujukan&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Flu_babi#cite_ref-0"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;^&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;a class="external text" title="http://www.vetscite.org/publish/articles/000041/print.html" href="http://www.vetscite.org/publish/articles/000041/print.html" rel="nofollow"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;Veterinary Sciences Tomorrow&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt; article Swine influenza: a zoonosis by Paul Heinen dated 15 September 2003 says "Influenza B and C viruses are almost exclusively isolated from man, although influenza C virus has also been isolated from pigs and influenza B has recently been isolated from seals."&lt;br /&gt;'&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Flu_babi#cite_ref-1"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;^&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;a class="external autonumber" title="http://www.cnn.com/2009/HEALTH/04/25/swine.flu/index.html" href="http://www.cnn.com/2009/HEALTH/04/25/swine.flu/index.html" rel="nofollow"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;[1]&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt; Richard Besser in article More cases of swine flu reported; WHO warns of 'health emergency by Mayra Cuevas, Ann Curley, Caleb Hellerman, Elaine Quijano and Susan Candiotti dated 25 April 2009&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Flu_babi#cite_ref-2"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;^&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt; "&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;a class="external text" title="http://www.cnn.com/2009/HEALTH/04/25/swine.flu/index.html" href="http://www.cnn.com/2009/HEALTH/04/25/swine.flu/index.html" rel="nofollow"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;World Health Organization: Swine flu could spread globally&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;", CNN.com. Diakses pada 2009-04-25.&lt;br /&gt;^ &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Flu_babi#cite_ref-Iowa_3-0"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;a&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Flu_babi#cite_ref-Iowa_3-1"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;b&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Flu_babi#cite_ref-Iowa_3-2"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;c&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;a class="external free" title="http://www.vetmed.iastate.edu/departments/vdpam/swine/diseases/chest/swineinfluenza/" href="http://www.vetmed.iastate.edu/departments/vdpam/swine/diseases/chest/swineinfluenza/" rel="nofollow"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;http://www.vetmed.iastate.edu/departments/vdpam/swine/diseases/chest/swineinfluenza/&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt; Swine Diseases (Chest) - Swine Influenza], &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;a class="new" title="Iowa State University (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Iowa_State_University&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;Iowa State University&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt; College of Veterinary Medicine&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Flu_babi#cite_ref-4"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;^&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;a class="external text" title="http://www.eurekalert.org/pub_releases/2006-11/asfm-tft111706.php" href="http://www.eurekalert.org/pub_releases/2006-11/asfm-tft111706.php" rel="nofollow"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;eurekalert&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt; Tips from the Journals of the American Society for Microbiology - Novel H3N1 Swine Influenza Virus Identified in Pigs in Korea&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Flu_babi#cite_ref-5"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;^&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;a class="external text" title="http://www.pnas.org/content/104/52/20949.full" href="http://www.pnas.org/content/104/52/20949.full" rel="nofollow"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;PNAS&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt; Published online before print December 18, 2007, doi: 10.1073/pnas.0710286104 PNAS December 26, 2007 vol. 104 no. 52 20949-20954&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Flu_babi#cite_ref-6"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;^&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;a class="external text" title="http://www.bharian.com.my/Current_News/BH/Sunday/Mutakhir/20090426100045/Article/" href="http://www.bharian.com.my/Current_News/BH/Sunday/Mutakhir/20090426100045/Article/" rel="nofollow"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;WHO bimbang flu babi merebak&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Flu_babi#cite_ref-7"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;^&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;a class="external text" title="http://www.cdc.gov/swineflu/key_facts.htm" href="http://www.cdc.gov/swineflu/key_facts.htm" rel="nofollow"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;Centers for Disease Control and Prevention &gt; Key Facts about Swine Influenza (Swine Flu)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt; Diakses pada 27 April 2009&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Flu_babi#cite_ref-8"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;^&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;a class="external text" title="http://www.cdc.gov/swineflu/swineflu_you.htm" href="http://www.cdc.gov/swineflu/swineflu_you.htm" rel="nofollow"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;Swine Flu and You&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;. &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;a class="new" title="CDC (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=CDC&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;CDC&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;. Diakses pada 2009-04-26&lt;br /&gt;^ &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Flu_babi#cite_ref-CDCguideHD_9-0"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;a&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Flu_babi#cite_ref-CDCguideHD_9-1"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;b&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt; Centers for Disease Control and Prevention. &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;a class="external text" title="http://www.cdc.gov/swineflu/HAN/042609.htm" href="http://www.cdc.gov/swineflu/HAN/042609.htm" rel="nofollow"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;CDC Health Update: Swine Influenza A (H1N1) Update: New Interim Recommendations and Guidance for Health Directors about Strategic National Stockpile Materiel&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;. Health Alert Network. Diakses pada April 27, 2009&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Flu_babi#cite_ref-10"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;^&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;a class="external text" title="http://internasional.kompas.com/read/xml/2009/05/01/07263364/selamat.tinggal.flu.babi" href="http://internasional.kompas.com/read/xml/2009/05/01/07263364/selamat.tinggal.flu.babi" rel="nofollow"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;Selamat Tinggal Flu Babi!&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;, situs Kompas, &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3829887201707294304-830440486109822825?l=drlizakedokteran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/830440486109822825'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/830440486109822825'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drlizakedokteran.blogspot.com/2009/07/awas-flu-babi-merebak-di-dunia.html' title='awas flu babi merebak di dunia'/><author><name>dr.  Hj.  Liza 4121969</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04865769703659526517</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/Sg-63miWKjI/AAAAAAAAA7I/TaDsOAHogF0/S220/liza+rafi+4ever.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/SmGHHtpU_PI/AAAAAAAABBA/OG1rCJlDbTQ/s72-c/595120013-58725350.gif' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3829887201707294304.post-6587948399712330313</id><published>2009-06-06T02:45:00.001-07:00</published><updated>2009-06-06T03:15:29.899-07:00</updated><title type='text'>RUMAH SAKIT DAN PASIENNYA.....MENGAPA HARUS BERAKHIR DI MEJA HIJAU? PRITA.....</title><content type='html'>Rasanya melihat perkembangan kasus prita yang berseteru dengan rumah sakit internasional omni sangat memperihatinkan, seharusnya hal ini bisa diselesaikan dengan cara kekeluargaan. keluhan ibu Prita yang tadinya hanya berupa email kepada teman temannya malah menjadi BUMERANG  dan menyeret ibu 2 anak ini ke meja hijau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila saja ada komunikasi yang baik , tidak akan ada komplain dari pasien terhadap rumah sakit tempat nya dirawat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika seorang pasien datang ke UGD ,dengan keluhan utama, tidak serta merta dokter dapat menyimpulkan diagnosa pasti, karena memerlukan beberapa rangkaian pemeriksaan, sedangkan ketika seseorang dokter memutuskan pasiennya dirawat, pasti dengan pertimbangan medis dan dokter biasanya tidak serta merta pula dapat menyimpulkan dengan pasti diagnosa pasien, karena nya dikedokteran ada yang disebut different diagosis. dengan diagnosa tambahan kemungkinan. sehingga pasien ketika dirawat, harus memdapatkan penjelasan perkembangan penyakitnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CONTOH: BAGAIMANA KITA MENGHADAPI PASIEN DI UGD,DOKTER HARUS MENJELASKAN, BU" KEMUNGKINAN IBU MENDERITA.....,TAPI BELUM DIKETAHUI PASTI, KARENANNYA KITA HARUS MELAKUKAN SERANGKAIAN PEMERIKSAAN LEBIH LANJUT, SEBAIKNYA IBU DIRAWAT. DAN BILA MEMANG BESOK MEMBAIK, IBU BISA PULANG.DENGAN GEJALA YANG IBU RASAKAN KEMUNGKINAN ADA BEBERAPA DIAGNOSA,KARENANYA SEBAIKNYA IBU DIRAWAT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai contoh,demam pada seseorang bisa disebabkan oleh demam berdarah, thipoid,tonsilitis, infeksi parotitis (gondongan), trauma. karenanya anamnesa secara benar dan lengkap kita dapat memilah dari banyak penyakit menjadi beberapa different diagnosa saja. semuanya bergantung pada komunikasi kita kepada pasien,menjawab keraguan hati mereka dan memberikan ketenangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah menjadi keharusan kita sebagai dokter menghormati keinginan pasien untuk mendapatkan informasi sejelas-sejelasnya atas pengobatan dan pemeriksaan yang didapat pada pasien, baik itu tujuan penyuntikan, obat apa saja,efek sampingnya, prosedur pemeriksaannya, apa yang dirasakan pasien bila ia mendapatkan obat tersebut atau tindakan yang dikenakan kepadanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebetulnya kita semua harus berbenah diri terhadap kinerja kita, keharusan kita lebih komunikatif terhadap pasien, bersikap lebih arif dalam menerima kritikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;email ibu Prita disebarkan oleh yang tak bertanggung jawab, padahal hanya keluhan hati semata seorang pasien, tapi akhirnya menyingung sebuah rumah sakit besar.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3829887201707294304-6587948399712330313?l=drlizakedokteran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/6587948399712330313'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/6587948399712330313'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drlizakedokteran.blogspot.com/2009/06/rumah-sakit-dan-pasiennyamengapa-harus.html' title='RUMAH SAKIT DAN PASIENNYA.....MENGAPA HARUS BERAKHIR DI MEJA HIJAU? PRITA.....'/><author><name>dr.  Hj.  Liza 4121969</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04865769703659526517</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/Sg-63miWKjI/AAAAAAAAA7I/TaDsOAHogF0/S220/liza+rafi+4ever.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3829887201707294304.post-4504196488965534878</id><published>2009-06-06T02:35:00.000-07:00</published><updated>2009-06-06T02:43:56.008-07:00</updated><title type='text'>AWAS PENYAKIT MULUT TANGAN DAN KAKI...BILA ANDA SEKELUARGA BARU JALAN JALAN DARI LUAR NEGERI</title><content type='html'>AWAS PENYAKIT MULUT TANGAN DAN KAKI, YANG SEDANG MEREBAK DI DUNIA, TERUTAMA DI CINA, SINGAPORE , MALAYSIA,VIETNAM, DEPKES MELAKUKAN ANTISIPASI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENYAKIT karena virus ini walaupun dapat sembuh sendiri, tapi juga dapat membawa kematian bila menyerang otak (meningitis), sehingga indonesia mulai mengantisipasi semua kemungkinan penyakit ini berjangkit dimasyarakat indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hand, food, and mouth. Penyakit yang disebabkan Enterovirus 71 (E-71) berjangkit sejak tahun lalu,DI CINA telah menewaskan 34 anak-anak dan menginfeksi 24.932 anak lainnya di Provinsi Ahui di bagian selatan China. Di provinsi ini tempat kasus pertama dan paling parah dilanda penyakit ini. Kasus lainnya terdapat di kota Zhejiang dan kota Guangdong. Bahkan kasus serupa juga ditemukan di Singapura, Malaysia dan Vietnam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu sebabnya, penyakit EV 71 tidak hanya menjadi perhatian serius pemerintah China. Negara di dunia juga terus mengamati perkembangan penyakit yang menyerang anak-anak itu. Tidak terkecuali, Pemerintah Indonesia telah mewaspadai dan memonitor rumah sakit – rumah sakit serta meminta agar segera melapor ke dinas kesehatan setempat jika terdapat kasus &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dr. Nyoman Kandun, penyakit KTM disebabkan oleh Enterovirus, Coxsackie virus atau Echovirus. Penyakit ini berbeda dengan penyakit kuku dan mulut pada binatang. Gejalanya diawali demam (38-39 derajat celcius), nafsu makan turun dan nyeri menelan. Timbul vesikel dan ruam (melepuh kemerahan yang kecil dan merata) di dalam mulut. Juga di lidah, gusi atau pipi bagian dalam. Vesikel mudah pecah dan menjadi luka di mulut yang menyebabkan anak tidak mau makan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyakit EV-71dapat dicegah. Karena itu masyarakat diminta meningkatkan kebersihan pribadi dengan mencuci tangan dengan air dan sabun sebelum makan, sesudah buang air besar. Tutup mulut dan hidung ketika batuk dan bersin. Pisahkan alat makan, alat kebersihan pribadi dan pakaian termasuk kaus kaki dan sepatu penderita. Masyarakat diingatkan untuk segera berobat ke dokter bila mengalami gejala seperti penyakit EV 71, kata dr. Nyoman Kandun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Infeksi Kaki, Tangan dan Mulut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dr. Widodo Judarwoto, Sp. A., dari RS Bunda Jakarta, menyatakan penyebab penyakit KTM yang paling sering pada pasien rawat jalan adalah coxsackie A 16, sedangkan yang memerlukan perawatan penyebabnya adalah enterovirus 71 karena keadaannya lebih berat atau dengan komplikasi sampai berakibat kematian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyakit ini sangat menular dan sering terjadi dalam musim panas. KTM adalah penyakit umum yang biasa terjadi pada kelompok masyarakat yang sangat padat dan menyerang anak-anak usia 2 minggu sampai 5 tahun. Orang dewasa umumnya kebal terhadap enterovirus, ujar dr. W. Judarwanto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gejala yang dianggap berat adalah hiperpireksia (suhu lebih dari 39 derajat celcius) atau demam tidak turun-turun, denyut jantung sangat cepat, sesak, nafsu makan dan minum berkurang, muntah atau diare dengan dehidrasi, badan sangat lemah, kesadaran turun atau kejang-kejang. Bayi atau anak usia dibawah 5 tahun yang timbul gejala berat harus dirujuk ke rumah sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komplikasi yang dapat terjadi pada penyakit itu adalah infeksi selaput otak atau meningitis (aseptik meningitis, meningitis serosa atau non bakterial), infeksi otak atau encefalitis (bulbar), infeksi otot jantung atau miokarditis, paralisis akut flasid (kelumpuhan), infeksi paru atau pneumonia.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;www.depkes.go.id&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3829887201707294304-4504196488965534878?l=drlizakedokteran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/4504196488965534878'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/4504196488965534878'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drlizakedokteran.blogspot.com/2009/06/awas-penyakit-mulut-tangan-dan-kakibila.html' title='AWAS PENYAKIT MULUT TANGAN DAN KAKI...BILA ANDA SEKELUARGA BARU JALAN JALAN DARI LUAR NEGERI'/><author><name>dr.  Hj.  Liza 4121969</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04865769703659526517</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/Sg-63miWKjI/AAAAAAAAA7I/TaDsOAHogF0/S220/liza+rafi+4ever.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3829887201707294304.post-1868637655253105338</id><published>2009-05-16T22:29:00.000-07:00</published><updated>2009-05-16T23:07:47.250-07:00</updated><title type='text'>PSIKOFARMAKA DAN PSIKOSOMATIK</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/Sg-pjw_nY9I/AAAAAAAAA6w/S7x3YZ7c8K8/s1600-h/doa6.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/Sg-pjw_nY9I/AAAAAAAAA6w/S7x3YZ7c8K8/s200/doa6.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5336670515369567186" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;PSIKOFARMAKA DAN PSIKOSOMATIK &lt;br /&gt;RESUME DARI: INTERNA UI S. Budihalim, D. Sukatman, E. Mudjaddid&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terapi penyakit psikosomatik pada dasarnya harus dilakukan dengan beberapa cara. Komponen-komponen yang harus dibedakan, ialah: &lt;br /&gt;1. Terapi somatic &lt;br /&gt;Hanya bersifat somanya saja dan pengobataN ini bersifat simtomatik&lt;br /&gt;2. Psikoterapi dan sosioterapi &lt;br /&gt;Pengobatan dengan memperhatikan factor psikisnya atau kepribadian secara keseluruhan. &lt;br /&gt;3. Psikofarmakoterapi &lt;br /&gt;Pengobatan psikosomatik dengan menggunakan obat-obat psikotrop yang bekerja pada sistem saraf sentral. &lt;br /&gt; 3 golongan senyawa psikofarmaka:&lt;br /&gt;1. obat tidur (hipnotik)&lt;br /&gt;2. obat penenang minor&lt;br /&gt;3. obat penenang mayor (neuroleptik)&lt;br /&gt;4. antidepresan &lt;br /&gt; Efek samping yang timbul dari penggunaan obat-obat psikofarmaka: &lt;br /&gt;a. Mudah terjadi ketergantungan psikologis dan fisis, mungkin terjadi ketergantungan obat. &lt;br /&gt;b. Depresi atau kehilangan sifat menahan diri dapat terjadi, yang akhirnya dapat menimbulkan kekacauan piker (confusion). &lt;br /&gt;c. Semua depresan system saraf sentral merupakan kontraindikasi pada payah paru (asma, emfisema, dispnea oleh sebab-sebab lain).&lt;br /&gt;d. Gangguan psikomotorik &lt;br /&gt;e. Lekas marah, kegelisahan dan anksietas serinng terjadi bila obat dihentikan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hipnotik &lt;br /&gt;Sebaiknya diberikan dalam jangka waktu pendek, 2-4 minggu cukup, walaupun sering timbul insomnia pantulan (rebound), bila pengobatan dihentikan. Oleh karena itu obat diberikan hanya beberapa malam saja tiap minggu. &lt;br /&gt;Yang dianjurkan senyawa-senyawa benzodiazepin berkhasiat pendek:&lt;br /&gt;- Nitrozepam (Dumolid, Mogadon)&lt;br /&gt;- Flurazepam (Dalmadorm)&lt;br /&gt;- Triazolam (Halcion)&lt;br /&gt;Pada insomnia dengan kegelisahan (anksietas), senyawa-senyawa fenotiazin akan menolong:&lt;br /&gt;- Tioridazin (melleril)&lt;br /&gt;- Prometazin (Phenergan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Obat Penenang Minor (Minor Tranquillizer) &lt;br /&gt;Diazepam (valium) digunakan untuk anksietas, agitasi, spasme otot, delirium tremens hingga pada epilepsy. Pengobatan dengan benzodiazepin hanya diberikan pada anksietas hebat, dan max. 2 bulan sebelum dicoba dihentikan. Karena berkumulasinya benzodiazepin berkhasiat panjang, hingga khasiat obat berkurang (habituation). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Obat Penenang Mayor (Mayor Tranquillizer, Neuroleptics)&lt;br /&gt;Payah otak (brain failure) menimbulkan gangguan-gangguan kelakuan berupa rasa takut, penderitaan batin, atau menimbulkan kegelisahan, keluyuran, kegaduhan, agresi hingga kekerasan karena halusinasi dan khayalan. Hal ini bisa diatasi dengan menggunakan sedatif walaupun pemberian sedatif tidak dianjurkan karena sering timbul imobilitas. &lt;br /&gt;Yang paling sering digunakan ialah senyawa fenotiazin dan butirofenon: &lt;br /&gt;- Klorpromazin (largactil)&lt;br /&gt;- Tioridazin (melleril)&lt;br /&gt;- Haloperidol (serenace, haldol)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Antidepresan &lt;br /&gt;Gejala-gejala psikosomatik sering ditemukan pada depresi. Sebaliknya depresi sering merupakan komplikasi penyakit fisis. &lt;br /&gt;Yang dinjurkan ialah senyawa-senyawa trisiklik dan tetrasiklik:&lt;br /&gt;- Amitriptilin (Laroxyl)&lt;br /&gt;- Imipramin (Tofranil)&lt;br /&gt;- Mianserin (Tolvon)&lt;br /&gt;- Maprotilin (Ludiomil)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Obat-obat harus dimulai dengan dosis kecil yang kemudian ditingkatkan. &lt;br /&gt; Golongan benzodiazepin umumnya bermanfaat pada gangguan anksietas, namun pada anksietas menyeluruh (Generalized Anxiety Disorder- GAD) obat pilihannya ialah buspiron. Tapi pada awal pengobatan dikombinasikan dengan benzodiazepin. Pada anksietas panik obat pilihannya ialah alprazolam namun ada beberapa penelitian anksietas panik dapat diobati dengan antidepresan golongan SSRI (Selective Serotonin Re-uptake Inhibitor). &lt;br /&gt; Obbesive Compulsive Disorder (OCD) ialah varian gangguan cemas namun obat yang efektif untuk gangguan ini adalah golongan antidepresan misalnya klomipramin maupun golongan SSRI seperti sertralin, paroksetin, fluoksetin, dan sebagainya. Fobia juga varian gangguan cemas dan berespons baik pada pengobatan antidepresan. Misalnya fobia social (social phobia) membaik dengan pemberian moklobemid (golongan RIMA-Reversible Inhibitory Monoamine Oksidase type A). Gangguan campuran anksietas-depresi juga memberikan perbaikan dengan obat-obat antidepresan. &lt;br /&gt; Beberapa obat antidepreasan yang baru seperti telah di sebut di atas antara lain: &lt;br /&gt;- golongan SSRI : sertralin, paroksetin, fluoksetin, fluvoksamin &lt;br /&gt;- Golongan RIMA : moklobemid &lt;br /&gt;- Tianeptine &lt;br /&gt; Penggunaan psikofarmaka hendaknya bersama-sama dengan psikoterapi yang efektif sehingga hasilnya akan lebih baik.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3829887201707294304-1868637655253105338?l=drlizakedokteran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/1868637655253105338'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/1868637655253105338'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drlizakedokteran.blogspot.com/2009/05/psikofarmaka-dan-psikosomatik.html' title='PSIKOFARMAKA DAN PSIKOSOMATIK'/><author><name>dr.  Hj.  Liza 4121969</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04865769703659526517</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/Sg-63miWKjI/AAAAAAAAA7I/TaDsOAHogF0/S220/liza+rafi+4ever.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/Sg-pjw_nY9I/AAAAAAAAA6w/S7x3YZ7c8K8/s72-c/doa6.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3829887201707294304.post-4181252183179080664</id><published>2009-05-16T22:27:00.002-07:00</published><updated>2009-05-16T23:11:48.480-07:00</updated><title type='text'>BEBERAPA PENGERTIAN-PENGERTIAN KEDOKTERAN</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/Sg-qgkyzGbI/AAAAAAAAA64/MR08DHP2VfE/s1600-h/doaku+untuk+mu.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/Sg-qgkyzGbI/AAAAAAAAA64/MR08DHP2VfE/s200/doaku+untuk+mu.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5336671560066603442" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;BEBERAPA PENGERTIAN-PENGERTIAN KEDOKTERAN&lt;br /&gt;1. Malaria :&lt;br /&gt;Penyakit yang di sebabkan oleh plasmodium di tularkan melalui nyamuk genus anopheles biasanya berwujud sebagai demam berkala (Febris intermittens) demam terus menerus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Toxoplasmosis&lt;br /&gt;Keadaan yang terjadi akibat infeksi toxoplasma gondii yang tersebar luas di dalam pada manusia. Penyakit dapat terjadi secara kongenital karena penularan pasca lahir manifestasi infeksi congenital adalah ikterus, hepatosplenomegali, korienitis, kejang-kejang, hidrosefalus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Shock&lt;br /&gt;Adalah kegagalan peredaran darah yang di tandai dengan menurunnya tekanan darah dan gejala2 umum lainnya. Disebabkan oleh beberapa hal, di antarnya:&lt;br /&gt;- alergi&lt;br /&gt;- anafilaksis&lt;br /&gt;- apopleksia&lt;br /&gt;- asma&lt;br /&gt;- gangguan jantung &lt;br /&gt;- perdrahan&lt;br /&gt;- sengatan arus listrik&lt;br /&gt;- trauma fisik dan psikis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. demam&lt;br /&gt;adalah suhu tuibuh yang lebih tinggi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. psikogenik&lt;br /&gt;adalah di sebabkan oleh keadaan jiwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. asidosis&lt;br /&gt; adalah keadaan patologis akibat penimbunan asam atau kehilangn alkali dalam tubuh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7.pneumonitis&lt;br /&gt;Adalah radang akut paru setempat tanpa gejala2 toksemia, pneumonia ringan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. asma &lt;br /&gt; adalah keadaan di tandai dengan sesak nafas berulang, diiringi rasa nyeri pada mata.&lt;br /&gt; - bronchitis : radang cabang2 tenggorokan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. edema paru&lt;br /&gt; penimbunan cairan secaraberlebihan di dalam jkaringan tubuh pada paru2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. kontusio paru&lt;br /&gt;memar atau cedera pada paru tanpa ada kerusakan luar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. inhalasi gas racun&lt;br /&gt;menghirup udara ata uap lain kedalam paru2 yang mengndung gas racun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. aspirasi benda asing&lt;br /&gt; pemindahan cairan atau gas asing dari suatu rongga dengan alat penghisap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. regurgitasi aorta&lt;br /&gt; aliran balik dari darah aorta kedalam ventrikel kiri akibat insufiensi katup semilunar aorta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. stenosis aorta &lt;br /&gt; penyempitan orifisium aorta jantung atau aorta dekat katup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14. paten ductus arteriotus&lt;br /&gt; pembukaan nurmen aabnormal yang menetap dalam ductus arteriosus setelah lahir mengalirkan darah dari aorta ke arteri pulmonalis dan juga mensirkulasikan kembali darah arteri melalui paru2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15. kardiomegali&lt;br /&gt; hipertropi jantung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16. pericarditis&lt;br /&gt; radang katup jantung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17. perforasi ulcus&lt;br /&gt; ulcus ( kerusakaan total) yang mengenai seluler ketebalan organ atau dinding organ  yang membentuk lubang pada ke2 permukaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18. pangkreatitis akut&lt;br /&gt; radang pada pancreas hemorgacic&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;19. kolik ginjal &lt;br /&gt; kolik karena batu ginjal dan terlepas dari piala ginjal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;20. ileus obstruksi&lt;br /&gt; penyumbatan pada usus halus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;21. kolelitis&lt;br /&gt; peradangan pada saluran usus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;22. apendisitis.&lt;br /&gt; Peradangan pada apendiks.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;23. tukak peptis&lt;br /&gt; tukak selaput lender kerongkongsn, lambung  atau usus 12jari karena khasiat getah lambung yang asam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;24. gastroenteritis&lt;br /&gt; peradangn pada lambung dan usus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;25. esofasitis&lt;br /&gt; peradangan pada esophagus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;26. gonococacemia&lt;br /&gt; adanya gonocacus dalam darah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;27. gonoccus&lt;br /&gt; mikro organiosme dari spesies necosemia gonorhocae yang menyebabkan gonurea.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;28. gonorrhea&lt;br /&gt; infeksi yang di sebabkan oleh neisenia gonorhoeae yang di tularkan melalui hubungan seks.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;29. lepfospirasis&lt;br /&gt; infeksi oleh laptuspina ditularkan melalui anjing bisa menyebabkan meningiktis limposie, hepatic, dan nefritis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;30. glomerulo nefritis dalam&lt;br /&gt; jenis nefritis yang di tandai oleh peradangan lambung impuler dalam glomerolus ginjal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;31. extra systole&lt;br /&gt; ada idema atau penambahan bunyi jantung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;32. bradiarrtymia&lt;br /&gt; brady cardia yang di sertai dengan ineguleritas pd irama jantung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;33. bradyCARDIA&lt;br /&gt; irama jantung yang melambat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;34. takicardial&lt;br /&gt; mempercepat denyut jntung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;35. apendisitis&lt;br /&gt; radang umbai cacing usus buntu disebabkan oleh masuk nya benda asing kedalam usus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;36. peritonitis.&lt;br /&gt; Radang selaput perut dalam rongga panggul, di sebakan oleh masuk nya benda asing kedalam usus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;37. pelvis.&lt;br /&gt; Panggul, bagian rangka berupa gelang di bentuk oleh tulang usus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;38. kolesistis akut&lt;br /&gt; reaksi inflamasi akut dinding kandung empedu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;39. bilier&lt;br /&gt; suatu keadan di mana saluran empedu tidak terbentuk atau tidak berkembang secara normal.&lt;br /&gt;-penyebabnya: perkembangan abnormal dari saluran empedu di dalam maupun di luar hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;40. hepatis viral akut&lt;br /&gt; hepatis viral memberi suatu spektum tanda-tanda klinis manefestasi laboratirium yang luas ini dapat berkisar menurut parah nya penyakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;41. malaria berat (malaria perniosisa)&lt;br /&gt; suatu penyakit akut dan bisa menjadi kronik, disebabkan protozoa yang hidup intrasel, genus plasmodium.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;42. cirrhosis hepatis (sirosis hati)&lt;br /&gt; keaddan penyakit yg sudah lanjut di mana fungsi hati sudah sangat terganggu akibat banyak nya jaringan ikat di dalam hati. Penyakit ini dapat terjadi karena virus hepatits b dan c yang berkelanjutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;43. ginjal kronik &lt;br /&gt; penyebab nya adalah paa tahap2 awal perjalanan penyakit ginjal/gagal ginjal, sebenarnya belum ada kegagalan pada fungsi ginjaltersebut.&lt;br /&gt;#. Dialisis peritoneal&lt;br /&gt;     Proses membuang zat2 beracun dalam tubuh dengn mempergunakan cairan yang di masukan melaului selang khusus (kateter).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;44. parkinson&lt;br /&gt; gangguan gerakan dengan penyebab yang tidak di ketahui, terutama menyerang neuron2 berpigmen yang mengandung DOPamin dari pars kompakta substansi nigra.&lt;br /&gt;Penyebab nya, oleh gejala bradikinesia yang timbul secara lambat, tonus otot yang meningkat, dan termor istirahat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;45.mEningitis tubErkolosis&lt;br /&gt;Penyakit ini di mulai dengan akut,subakut, dan kronik dengan demam, mudah kesal obstripasi dan muntah2.&lt;br /&gt;Tanda2: apatis, reflek pupil yang melambat, reflek tendon yang melemah.&lt;br /&gt;Pemeriksaan fisik: ditemukan tanda2 perangsangan maningeal seperti kaku kuuk dan lainnya, suhu badan naik, turun, nadi lambat, dan gangguan saraf otak seringkali NIII dan N VII.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;keracunan golongan barbiturat&lt;br /&gt; adanya ulkus2 dangkal di daerah vena surper visial karena tercecernya obat kedalam jaringan subkutan.&lt;br /&gt;Biasanya keracunan golongan ini mencapai 6% terutama bila di gunakan preperat2 barbiturat dengan masa kerja sedang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tirotoksikosis&lt;br /&gt; Keadaan akibat hipr fungsi kelenjar tiroid.&lt;br /&gt; Penderita sering gugup, panik banyak keringat, tidak tahan udara panas, sering berdebar2 dan merasa lemah, nafsu makn bertambah tetapi berat badan makin turun. Mungkin juga didapat keluhan pada mata, kaki bengkak(miksedema pretibial)hiperdevekasi an diare.&lt;br /&gt;Pemeriksaan: nadi yg cepat dan kuat, tekanan nadi bertambah, kelenjar gondokmembesar dan mungkin di sertai bising kulit menjadi hangat dan halus, tipis dan bertambah lembab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;.gagal ginjal akut&lt;br /&gt; Penurunan fungsi ginjal secara tiba2 yang biasanya tetapi tidak seluruhnya, reversible.&lt;br /&gt;Di klasifikasikan dalam 3 kelompok&lt;br /&gt;# para ginjal atau sirkulasi &lt;br /&gt;Akibat&lt;br /&gt;-kurangnya perfusi ginjal dan perbaikan denagn cepat setelah kelainian di perbaiki, misal nya: hipoplemia, hipotensi, penurunan curah jantung, peningkatan viskositas darah&lt;br /&gt;# pasca ginjal atau obstruksi&lt;br /&gt;Akibat&lt;br /&gt;Obstruksi aliran urin. Obstruksi pada kandung kemin, uretra.&lt;br /&gt;# ginjal atau intrinsina pada paremkin&lt;br /&gt;Akibat&lt;br /&gt;Penyakit pada ginjal atau pembuluhnya, obstruksi misal nya, nekrosis tubulan akut, nekrosis kortikae akut.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3829887201707294304-4181252183179080664?l=drlizakedokteran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/4181252183179080664'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/4181252183179080664'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drlizakedokteran.blogspot.com/2009/05/beberapa-pengertian-pengertian_1721.html' title='BEBERAPA PENGERTIAN-PENGERTIAN KEDOKTERAN'/><author><name>dr.  Hj.  Liza 4121969</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04865769703659526517</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/Sg-63miWKjI/AAAAAAAAA7I/TaDsOAHogF0/S220/liza+rafi+4ever.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/Sg-qgkyzGbI/AAAAAAAAA64/MR08DHP2VfE/s72-c/doaku+untuk+mu.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3829887201707294304.post-9138375666786331728</id><published>2009-05-16T20:52:00.000-07:00</published><updated>2009-05-16T20:58:05.256-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TERAPI SALAT TAHAJUD MENYEMBUHKAN BERBAGAI PENYAKIT'/><title type='text'>REVIEW BOOK TERAPI SALAT TAHAJUD MENYEMBUHKAN BERBAGAI PENYAKIT</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/Sg-LL5GlkQI/AAAAAAAAA6Y/7HuLueLxAlM/s1600-h/mekka.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 234px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/Sg-LL5GlkQI/AAAAAAAAA6Y/7HuLueLxAlM/s320/mekka.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5336637119880597762" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;REVIEW BOOK&lt;br /&gt;TERAPI SALAT TAHAJUD MENYEMBUHKAN BERBAGAI PENYAKIT&lt;br /&gt;KARYA DR. MOH. SHOLEH&lt;br /&gt;OLEH : dr.Hj. LIZA Mpd.i&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Doktor lulusan S3  kedokteran Unair menyelesaikan Si tarbiyah dan S2 Psikologi Konseling , melakukan penelitian untuk desertasinya membuktikan bahwa Salat Tahajud mampu menyembuhkan berbagai penyakit. Dalam penelitian beliau dibantu pondon pesantren Hidayahtullah Surabaya dengan mengambil sample sebanyak 19 orang,  kemudian pengambilan darah variable penelitian dilaksanakan sebanyak 3 kali:(1) pada tahap pengkondisian dan sebelum sample menjalankan salat tahajud (2) Setelah sample menjalankan salat Tahajud selama 4 minggu (3) setelah sample melaksanakan salat tahajud selama 8 minggu, Sampel yang diambil dengan Kriteria inklusi: Laki-laki, umur 16-20 tahun, siswa baru, sehat jasmani rohani, tidak pernah menjalankan sholat Tahajud.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Variabel bebas dalam penelitian ini adalah salat tahajud, sedang variable tergantungnya adalah respon ketahanan tubuh imunologik yang diupayakan dapat mencerminkan konsep psikoneuroimunologi. Dengan perincian sebagai berikut: (1) Hormon Neuroendokrin yang terkait stress adalah kortison, (2) Komponen ketahanan tubuh imunologi adalah neutrofil, basofil, eosinofil, monosit, total limfosit, immunoglobulin G, Imunoglobulin M, Imunoglobulin A. Sampel darah diambil dair vena perifer dimana komponen tersebut beredar mengikuti sirkulasi darah dant terjadi interaksi antar sel imun , komponen humoral, sitokin, neurotransmitter dan  hormon.&lt;br /&gt;Adapun dosis salat tahajud dalam penelitian ini meliputi (1) intensitas diartikan sebagai tingkat kualitas kekhusyukan dan keiklasan salat tahajud (merujuk teori GAS: yaitu terpeliharanya homeostasis tubuh setelah subjek melaksanakan salat tahajud secara kuantitas tercermin dengan sekresi kortison dengan rentang 38-690 mmol/L (pagi pukul 6.00-9.00), (2) frekwensi Jumlah rakaat 13 rakaat, kemudian diikuti dengan wirid kalimat thayyibah : Subhhallah, Alhamdulillah, Allahuakbar, Astagfirullah, Allah-humma shalli’ala-Muhammad wa’ala ali Muhammad, La-ila-ha illallah, masing-masing 200 kali, (3) waktu sholat tahajud 2.00-3.00 wib, dijalankan 8 minggu, dengan pertimbangan siswa telah mampu beradaptasi dengan lingkungan yang dianggap asing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelitian ini dirancang untuk mengetahui (1) apakah salat Tahajud dapat menurunkan sekresi hormon kortisol? (2) Apakah salat tahajud dapat meningkatkan respons ketahanan tubuh imunologik. Dan diambilnya kortison sebagai variabel tolak ukur adanya stress dalam tubuh dengan pertimbangan kortisol mempunyai karakteritik pola sekresi  peningkatan dan penurunan yang lambat sehingga mudah diukur, kebalikan dengan hormon stress lainnya seperti kotekolamin yang peningkatannya dan penurunannya spontan sehingga sulit diukur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tubuh manusia diciptakan Allah dengan segala kesempurnaan dan kelengkapan, dengan sistem, stimulus respons yang memungkinkan seorang individu siap beradaptasi dengan lingkungan apapun. Sistem stimulus respons yang cukup berperan dalam alunan keseimbangan dan keindahan irama sistem sirkadian adalah anatomi sistem limbik.dengan bagian utamanya HIPOTALAMUS.. secara visual peranan Hipotalamus kaitannya dengan emosional, adalah sebagai berikut.Stresor (kejadian atau lingkungan yang menyebabkan tegang) menimbulkan Stress (suatu respons), memacu kerja Hipotalamus,  pituitary anterior  korteks adrenal -kortisol. Kortisol mempunyai efek meningkatkan gula darah (glukosa) , meningkatkan curah jantung, (kotekolamin) , meningkatkan tekanan darah (Hipertensi) melalui stimulus renin pada sisten renin angiotensin, menekan sistesis imunoglobulin, menurunkan populasi sel PMN, limfosit , magrofag dalam darah tepi.meningkatnya nafsu makan, insomnia, mengurangi libido.&lt;br /&gt;Hasil penelitian diatas didapat bahwa salat Tahajud berpengaruh terhadap peningkatan respon ketahanan tubuh imunologik. Dari data penelitian menunjukan salat tahajud dapat menurunkan hormon kortison dengan penjelasan sebagai berikut: (a)Salat Tahajud yang dijalankan dengan tepat (Khusuk, kontinyu, ikhlas) bisa menumbuhkan Persepsi dan motivasi positif, respon emosi positif dan memperbaiki coping (mekanisme untuk mengatasi perubahan yang dihadapi apabila berhasil beban berat menjadi ringan)mengurangi reaksi stress.(b) Iklash dapat dibuktikan secara kuantitatif    indikator sekresi hormon kortisol (c) Salat tahajud yang tepat dapat meningkatkan ketahanan tubuh imunologik dan dapat menghilangkan nyeri pasien penyakit kanker.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3829887201707294304-9138375666786331728?l=drlizakedokteran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/9138375666786331728'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/9138375666786331728'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drlizakedokteran.blogspot.com/2009/05/review-book-terapi-salat-tahajud.html' title='REVIEW BOOK TERAPI SALAT TAHAJUD MENYEMBUHKAN BERBAGAI PENYAKIT'/><author><name>dr.  Hj.  Liza 4121969</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04865769703659526517</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/Sg-63miWKjI/AAAAAAAAA7I/TaDsOAHogF0/S220/liza+rafi+4ever.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/Sg-LL5GlkQI/AAAAAAAAA6Y/7HuLueLxAlM/s72-c/mekka.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3829887201707294304.post-7247400465472467410</id><published>2009-05-16T20:48:00.000-07:00</published><updated>2009-05-16T20:51:54.554-07:00</updated><title type='text'>Scientific and medicine  in the Holy Quran:</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/Sg-JsUETyOI/AAAAAAAAA6Q/BwBie4bBmsY/s1600-h/lizasfyn+17.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 319px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/Sg-JsUETyOI/AAAAAAAAA6Q/BwBie4bBmsY/s320/lizasfyn+17.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5336635477851359458" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; Scientists’ Comments on the Scientific Miracles in the Holy Quran:&lt;br /&gt;The following are some comments of scientists1 on the scientific miracles in the Holy Quran.  All of these comments have been taken from the videotape entitled This is the Truth.  In this videotape, you can see and hear the scientists while they are giving the following comments.  (To view the RealPlayer video of a comment, click on the link at the end of that comment.  For a copy of this videotape, please visit this page.) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1)  Dr. T. V. N. Persaud is Professor of Anatomy, Professor of Pediatrics and Child Health, and Professor of Obstetrics, Gynecology, and Reproductive Sciences at the University of Manitoba, Winnipeg, Manitoba, Canada.  There, he was the Chairman of the Department of Anatomy for 16 years.  He is well-known in his field.  He is the author or editor of 22 textbooks and has published over 181 scientific papers.  In 1991, he received the most distinguished award presented in the field of anatomy in Canada, the J.C.B. Grant Award from the Canadian Association of Anatomists.  When he was asked about the scientific miracles in the Quran which he has researched, he stated the following: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“The way it was explained to me is that Muhammad was a very ordinary man.  He could not read, didn’t know [how] to write. In fact, he was an illiterate.  And we’re talking about twelve [actually about fourteen] hundred years ago.  You have someone illiterate making profound pronouncements and statements and that are amazingly accurate about scientific nature.  And I personally can’t see how this could be a mere chance.  There are too many accuracies and, like Dr. Moore, I have no difficulty in my mind that this is a divine inspiration or revelation which led him to these statements.”  (Professor Persaud has included some Quranic verses and sayings of the Prophet Muhammad   in some of his books.  He has also presented these verses and sayings of the Prophet Muhammad   at several conferences. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2)  Dr. Joe Leigh Simpson is the Chairman of the Department of Obstetrics and Gynecology, Professor of Obstetrics and Gynecology, and Professor of Molecular and Human Genetics at the Baylor College of Medicine, Houston, Texas, USA.  Formerly, he was Professor of Ob-Gyn and the Chairman of the Department of Ob-Gyn at the University of Tennessee, Memphis, Tennessee, USA.  He was also the President of the American Fertility Society.  He has received many awards, including the Association of Professors of Obstetrics and Gynecology Public Recognition Award in 1992.  Professor Simpson studied the following two sayings of the Prophet Muhammad  : &lt;br /&gt;{In every one of you, all components of your creation are collected together in your mother’s womb by forty days...}2 &lt;br /&gt;{If forty-two nights have passed over the embryo, God sends an angel to it, who shapes it and creates its hearing, vision, skin, flesh, and bones....}3 &lt;br /&gt;He studied these two sayings of the Prophet Muhammad   extensively, noting that the first forty days constitute a clearly distinguishable stage of embryo-genesis.  He was particularly impressed by the absolute precision and accuracy of those sayings of the Prophet Muhammad  .  Then, during one conference, he gave the following opinion: &lt;br /&gt;“So that the two hadeeths (the sayings of the Prophet Muhammad  ) that have been noted provide us with a specific time table for the main embryological development before forty days.  Again, the point has been made, I think, repeatedly by other speakers this morning: these hadeeths could not have been obtained on the basis of the scientific knowledge that was available [at] the time of their writing . . . . It follows, I think, that not only there is no conflict between genetics and religion but, in fact, religion can guide science by adding revelation to some of the traditional scientific approaches, that there exist statements in the Quran shown centuries later to be valid, which support knowledge in the Quran having been derived from God.”  ( &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3)  Dr. E. Marshall Johnson is Professor Emeritus of Anatomy and Developmental Biology at Thomas Jefferson University, Philadelphia, Pennsylvania, USA.  There, for 22 years he was Professor of Anatomy, the Chairman of the Department of Anatomy, and the Director of the Daniel Baugh Institute.  He was also the President of the Teratology Society.  He has authored more than 200 publications.  In 1981, during the Seventh Medical Conference in Dammam, Saudi Arabia, Professor Johnson said in the presentation of his research paper: &lt;br /&gt;“Summary: The Quran describes not only the development of external form, but emphasizes also the internal stages, the stages inside the embryo, of its creation and development, emphasizing major events recognized by contemporary science.” ) &lt;br /&gt;Also he said: “As a scientist, I can only deal with things which I can specifically see.  I can understand embryology and developmental biology.  I can understand the words that are translated to me from the Quran.  As I gave the example before, if I were to transpose myself into that era, knowing what I knew today and describing things, I could not describe the things which were described.  I see no evidence for the fact to refute the concept that this individual, Muhammad, had to be developing this information from some place.  So I see nothing here in conflict with the concept that divine intervention was involved in what he was able to write.”4  ( &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4)  Dr. William W. Hay is a well-known marine scientist.  He is Professor of Geological Sciences at the University of Colorado, Boulder, Colorado, USA.  He was formerly the Dean of the Rosenstiel School of Marine and Atmospheric Science at the University of Miami, Miami, Florida, USA.  After a discussion with Professor Hay about the Quran’s mention of recently discovered facts on seas, he said: &lt;br /&gt;“I find it very interesting that this sort of information is in the ancient scriptures of the Holy Quran, and I have no way of knowing where they would come from, but I think it is extremely interesting that they are there and that this work is going on to discover it, the meaning of some of the passages.”  And when he was asked about the source of the Quran, he replied: “Well, I would think it must be the divine being.”  ( &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5)  Dr. Gerald C. Goeringer is Course Director and Associate Professor of Medical Embryology at the Department of Cell Biology, School of Medicine, Georgetown University, Washington, DC, USA.  During the Eighth Saudi Medical Conference in Riyadh, Saudi Arabia, Professor Goeringer stated the following in the presentation of his research paper: &lt;br /&gt;“In a relatively few aayahs (Quranic verses) is contained a rather comprehensive description of human development from the time of commingling of the gametes through organogenesis.  No such distinct and complete record of human development, such as classification, terminology, and description, existed previously.  In most, if not all, instances, this description antedates by many centuries the recording of the various stages of human embryonic and fetal development recorded in the traditional scientific literature.”   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6)  Dr. Yoshihide Kozai is Professor Emeritus at Tokyo University, Hongo, Tokyo, Japan, and was the Director of the National Astronomical Observatory, Mitaka, Tokyo, Japan.  He said: &lt;br /&gt;“I am very much impressed by finding true astronomical facts in [the] Quran, and for us the modern astronomers have been studying very small pieces of the universe.  We’ve concentrated our efforts for understanding of [a] very small part.  Because by using telescopes, we can see only very few parts [of] the sky without thinking [about the] whole universe.  So, by reading [the] Quran and by answering to the questions, I think I can find my future way for investigation of the universe.”  ( &lt;br /&gt;7)  Professor Tejatat Tejasen is the Chairman of the Department of Anatomy at Chiang Mai University, Chiang Mai, Thailand.  Previously, he was the Dean of the Faculty of Medicine at the same university.  During the Eighth Saudi Medical Conference in Riyadh, Saudi Arabia, Professor Tejasen stood up and said: &lt;br /&gt;“During the last three years, I became interested in the Quran . . . . From my study and what I have learned from this conference, I believe that everything that has been recorded in the Quran fourteen hundred years ago must be the truth, that can be proved by the scientific means.  Since the Prophet Muhammad could neither read nor write, Muhammad must be a messenger who relayed this truth, which was revealed to him as an enlightenment by the one who is eligible [as the] creator.  This creator must be God.  Therefore, I think this is the time to say La ilaha illa Allah, there is no god to worship except Allah (God), Muhammadur rasoolu Allah, Muhammad is Messenger (Prophet) of Allah (God).  Lastly, I must congratulate for the excellent and highly successful arrangement for this conference . . . . I have gained not only from the scientific point of view and religious point of view but also the great chance of meeting many well-known scientists and making many new friends among the participants.  The most precious thing of all that I have gained by coming to this place is La ilaha illa Allah, Muhammadur rasoolu Allah, and to have become a Muslim.”  ( &lt;br /&gt;After all these examples we have seen about the scientific miracles in the Holy Quran and all these scientists’ comments on this, let us ask ourselves these questions: &lt;br /&gt;n  Could it be a coincidence that all this recently discovered scientific information from different fields was mentioned in the Quran, which was revealed fourteen centuries ago? &lt;br /&gt;n  Could this Quran have been authored by Muhammad   or by any other human being? &lt;br /&gt;The only possible answer is that this Quran must be the literal word of God, revealed byHim.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3829887201707294304-7247400465472467410?l=drlizakedokteran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/7247400465472467410'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/7247400465472467410'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drlizakedokteran.blogspot.com/2009/05/scientific-and-medicine-in-holy-quran.html' title='Scientific and medicine  in the Holy Quran:'/><author><name>dr.  Hj.  Liza 4121969</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04865769703659526517</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/Sg-63miWKjI/AAAAAAAAA7I/TaDsOAHogF0/S220/liza+rafi+4ever.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/Sg-JsUETyOI/AAAAAAAAA6Q/BwBie4bBmsY/s72-c/lizasfyn+17.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3829887201707294304.post-6985129929515444497</id><published>2009-05-16T20:01:00.000-07:00</published><updated>2009-05-16T20:11:56.019-07:00</updated><title type='text'>skizofrenia</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/Sg-AUhQ2NOI/AAAAAAAAA6I/VwM48ofSL8w/s1600-h/lizasfy+madina.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 234px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/Sg-AUhQ2NOI/AAAAAAAAA6I/VwM48ofSL8w/s320/lizasfy+madina.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5336625173472097506" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;resume by dr hj liza 140 366 660&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut www.schizofrenia .com, bahwa gangguan skizofrenia adalah This is a major psychiatric disorder where the patient experiences a multitude of strange symptoms such as loss of contact with reality, false beliefs, false perceptions of sounds and images, abnormal thinking, reduced motivation and flattened affect. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Skizofrenia adalah penyakit gangguan jiwa yang ditandai dengan berbagai gejala seperti hilangnya kontak dengan realitas, penyimpangan kepercayaan, penyimpangan isi pikiran, persepsi pendengaran maupun penglihatan, berkurangnya motivasi dan emosi yang tumpul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Angka prevalensi di dunia menunjukan 1 % dari seluruh penduduk dunia, laki = wanita, pada laki-laki  mulai umur 18-25 tahun sedang wanita biasanya mulai umur 26-45 tahun, dan jarang muncul pada masa anak-anak, bila muncul pada masa anak-anak biasanya mengenai 4-10 anak diantara 10.000 anak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Genetik berperan pada faktor pembawa skizofrenia, walaupun penyebabnya belum diketahui secara pasti, tapi ditemukan ganggual neulogi. Stressor lingkungan yang paling besar adalah broken home, atau broken marrige (www.schizofrenia.com)&lt;br /&gt;The worldwide prevalence is 1%. Both men and women are equally affected with schizophrenia, however it starts earlier in men(peak is from age 18 to 25 years) than in women (peak is between 26 and 45 years of age). It is rare in childhood or early adolescence, but does occur in 4 to 10 children out of 10,000. First degree relatives of schizophrenic patients have a 10-fold higher incidence of schizophrenia than the general population. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Adoption and twin studies have shown that the major factor is the genetic component, but there is a significant environmental component, which is also effective.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;What are the causes for schizophrenia ? &lt;br /&gt;The exact cause is not known, but there is a biological basis. The popular model at present is a vulnerability model, where there is an underlying minimal neurological vulnerability. On top of this come environmental stressors such as a broken marriage, leaving home to go to the army, moving to another town to find work, the loss of a loved one etc. , which then causes the brain metabolism to derail. Often the disease itself can feed into this negative cycle by causing loss of work or relationships and leading to homelessness and poverty. This will then tend to make schizophrenia chronic and very difficult to treat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari beberapa studi penelitian pada otak pasien skizofrenia ditemukan perubahan struktur otak seperti pembesaran system ventricular system, (ada cairan yang mengisi ruang sentral otak). Bagian lain dari otak seperti hippocampus dan temporal lobes lebih kecil namun basal ganglia melebar, hal ini ditemukan dalam MRI. Kortek cerebral pada pasien skizofrenia juga terlihat lebih kecil dari orang normal, dengan PET scan, menunjukan fungsi otak secara visual dengan fungsi glukosa menunjukan abnormal frefrontal menunjukan tidak dalam normal kontrol&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Pada umumnya penyakit jiwa terbagi dalam 2 kategori, yaitu psikosa dan neurosa, bila pada neurosa pasien masih dapat membedakan mana yang realitas dan mana yang bukan realitas tapi pada psikosa pasien sudah menunjukan tanda-tanda kehilangan realitas. Orang awam bilang ”gila”. Maka skizofrenia termasuk gangguan psikosa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut PPDGJ III, Skizofrenia adalah suatu deskripsi sindrom dengan variasi penyebab (banyak belum diketahui) dan perjalanan penyakit tidak bersifat kronis atau deteriorating”) yang luas, serta sejumlah akibat yang tergantung pada perimbangan pengaruh genetik, fisik, dan sosial budaya. Pada umunya ditandai dengan penyimpangan yang fundamental dan karakteristik dari pikiran dan persepsi , serta oleh efek yang tidak wajar (inappropriate) atau tumpul (blunted). Kesadaran yang jernih (clear conciousness) dan kemampuan intelektual biasanya tetap terpelihara, walaupun kemunduran kognitif tertentu dapat berkembang kemudian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gejala penderita skizofrenia antara lain: 1.Delusi ,2.Halusinasi ,3.Cara bicara/berpikir yang tidak teratur , 4.Perilaku negatif, misalkan: kasar, kurang termotivasi, muram, perhatian menurun &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BEBERAPA TIPE SKIZOFRENIA&lt;br /&gt;1. Skizofrenia Paranoid ditandai dengan gejala : deluasi (waham) dan halusinasi  dengan tema curiga, diancam, atau waham kebesaran&lt;br /&gt;2. Disorganized Skizofrenia  ditandai dengan  bicara, dan perilaku ‘tidak nyambung’,   emosi datar atau tidak tepat&lt;br /&gt;3. Skizofrenia. Katatonik ditandai dengan gejala pasien hampir tidak mempunyai respon   terhadap lingkungan, gangguan pada aspek motorik dan verbal&lt;br /&gt;4. UNDIFFERENTIATED Skizofrenia, pasien tidak masuk dalam kategori manapun.&lt;br /&gt;5. Skizofrenia. Residual didapat adanya riwayat minimal 1 episode gejala positif yang  akut tetapi saat ini tidak menampakkan gejala positif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAB II&lt;br /&gt;PEDOMAN DIAGNOSTIK BERDASARKAN PPDGJ III&lt;br /&gt;1. Harus ada sedikitnya satu gejala berikut ini yang amat jelas (dan biasanya dua gejala atau lebih bila gejala-gejala itu kurang tajam atau kurang jelas):&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. - Thought echo = isi pikiran dirinya sendiri yang berulang atau bergema dalam kepalanya (tidak keras) dan isi pikiran ulangan, walaupun isinya sama, namun kualitasnya berbeda, atau&lt;br /&gt;- Thought insertion or withdrawal = isi pikiran yang asing dari luar masuk kedalam pikirannya (insertion) atau isi pikirannya diambil keluar oleh sesuatu dari luar dirinya (Withdrawal) dan&lt;br /&gt;   - Thought broadcasting = isi pikirannya tersiar keluar sehingga orang lain atau umumnya    mengetahuinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. - Delusion of control = waham tentang dirinya dikendalikan oleh suatu kekuatan tertentu dari luar atau&lt;br /&gt;- Delusion of influence = waham tentang dirinya dipengaruhi oleh suatu kekuatan  tertentu dari luar atau&lt;br /&gt;- Delusion of passivity = waham tentang dirinya tidak berdaya dan pasrah terhadap suatu kekuatan dari luar; (tentang dirinya= secara jelas ,merujuk ke pergerakan tubuh/anggota gerak atau kepikiran, tindakan atau penginderaan khusus).&lt;br /&gt;- Delusion perception = pengalaman inderawi yang tidak wajar, yang bermakna sangat khas bagi dirinya , biasanya bersifat mistik dan mukjizat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c.  Halusional Auditorik ;&lt;br /&gt;- Suara halusinasi yang berkomentar secara terus menerus terhadap prilaku pasien .&lt;br /&gt;- Mendiskusikan perihal pasien di antara mereka sendiri (diantara berbagai suara yang berbicara atau&lt;br /&gt;- Jenis suara halusinasi lain yang berasal dari salah satu bagian tubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d.  Waham-waham menetap jenis lainnya, yang menurut budaya setempat dianggap tidak wajar dan sesuatu yang mustahi,misalnya perihal keyakinan agama atau politik tertentu atau kekuatan dan kemampuan diatas manusia biasa (misalnya mampu mengendalikan cuaca atau berkomunikasi dengan mahluk asing atau dunia lain)&lt;br /&gt;Atau paling sedikitnya dua gejala dibawah ini yang harus selalu ada secara jelas:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Halusinasi yang menetap dari panca indera apa saja , apabila disertai baik oleh waham yang mengambang maupun yang setengah berbentuk tanpa kandungan afektif yang jelas, ataupun disertai oleh ide-ide berlebihan (over-valued ideas) yang menetap, atau apabila terjadi setiap hari selama berminggu-minggu atau berbulan-bulan terus menerus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;f. Arus pikiran yang terputus (break) atau yang mengalami sisipan (interpolation) yang berakibat inkoherensia atau pembicaraan yang tidak relevan atau neologisme.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;g. Perilaku katatonik seperti keadaan gaduh gelisah (excitement), posisi tubuh tertentu (posturing) atay fleksibilitas cerea, negativisme, mutisme, dan stupor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;h. Gejala negatif seperti sikap apatis, bicara yang jarang dan respons emosional yang menumpul tidak wajar, biasanya yang mengakibatkan penarikan diri dari pergaulan sosial dan menurunya kinerja sosial, tetapi harus jelas bahwa semua hal tersebut tidak disebabkan oleh depresi atau medikasi neureptika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* adapun gejala-gejala khas tersebut diatas telah berlangsung selama kurun waktu satu bulan atau lebih (tidak berlaku untuk setiap fase nonpsikotik prodromal);&lt;br /&gt;* Harus ada suatu perubahan yang konsisten dan bermakna dalam mutu keseluruhan (overall quality) dari beberapa aspek perilaku pribadi (personal behavior), bermanifestasi sebagai hilangnya minat, hidup tak bertujuan, tidak berbuat sesuatu, sikap larut dalam diri sendiri (self absorbed attitute), dan penarikan diri secara sosial. &lt;br /&gt;Perjalanan Gangguan Skizofrenik dapat diklasifikasi dengan menggunakan kode lima karakter berikut: F20.X0 Berkelanjutan, F20.X1 Episodik dengan kemunduran progresif, F20 X2 episodik dengan kemunduran stabil, F20.X3 Episode berulang , F20. X4 remisi tak sempurna, F20.X5 remisi sempurna, F20.X8. lainnya, F20.X9. Periode pengamatan kurang dari satu tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;F.20 Skizofrenia Paranoid &lt;br /&gt;Pedoman diagnostik &lt;br /&gt;1. Memenuhi kriteria umum diagnosis skizofrenia&lt;br /&gt;2. Sebagai tambahan: &lt;br /&gt;- Sebagai tambahan :&lt;br /&gt;      * Halusinasi dan/ waham arus menonjol;&lt;br /&gt;(a) Suara-suara halusinasi yang mengancam pasien atau memberi perintah, atau halusinasi auditorik tanpa bentuk verbal berupa bunyi pluit (whistling), mendengung (humming), atau bunyi tawa (laughing).&lt;br /&gt;(b) Halusinasi pembauan atau pengecapan rasa, atau bersifat seksual , atau lain-lain perasaan tubuh, halusinasi visual mungkin ada tetapi jarang menonjol.&lt;br /&gt;(c) Waham dapat berupa hampir setiap jenis, tetapi waham dikendalikan (delusion of control), dipengaruhi (delusion of influence) atau passivity (delussion of passivity), dan keyakinan dikejar-kejar yang beraneka ragam, adalah yang paling khas; &lt;br /&gt;• Gangguan afektif, dorongan kehendak dan pembicaraan, serta gejala katatonik secara relatif tidak nyata / tidak menonjol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diagnosa Banding :&lt;br /&gt;- Epilepsi dan psikosis yang diinduksi oleh obat-obatan&lt;br /&gt;- Keadaan paranoid involusional (F22.8) &lt;br /&gt;- Paranoid  (F22.0)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;F20.1  Skizofrenia Hebefrenik&lt;br /&gt;Pedoman Diagnostik&lt;br /&gt;- Memenuhi Kriteria umum diagnosis skizofrenia&lt;br /&gt;- Diagnosis hebefrenik untuk pertama kali hanya ditegakkan pada usia remaja atau dewasa muda (onset biasanya 15-25 tahun).&lt;br /&gt;- Kepribadian premorbid menunjukan yang meyakinkan umumnya diperlukan pengamatan kontinu selama 2 atau 3 bulan lamanya, untuk memastikan bahwa gambaran yang khas berikut ini memang benar bertahan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3829887201707294304-6985129929515444497?l=drlizakedokteran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/6985129929515444497'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/6985129929515444497'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drlizakedokteran.blogspot.com/2009/05/skizofrenia.html' title='skizofrenia'/><author><name>dr.  Hj.  Liza 4121969</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04865769703659526517</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/Sg-63miWKjI/AAAAAAAAA7I/TaDsOAHogF0/S220/liza+rafi+4ever.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/Sg-AUhQ2NOI/AAAAAAAAA6I/VwM48ofSL8w/s72-c/lizasfy+madina.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3829887201707294304.post-2078435549106997463</id><published>2009-05-16T19:50:00.000-07:00</published><updated>2009-07-18T02:16:30.907-07:00</updated><title type='text'>Kloning dalam Islam dan kedokteran</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/SmGSYCfkdXI/AAAAAAAABBI/QlQyVM3hywk/s1600-h/liza+rafi+4ever.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 229px; height: 317px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/SmGSYCfkdXI/AAAAAAAABBI/QlQyVM3hywk/s320/liza+rafi+4ever.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5359725973231400306" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kloning dalam Islam dan kedoktran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;By dr liza 140 366 660 (drlizasfyn@gmail.com)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kloning adalah kemajuan biotehnologi yang cukup mengemparkan dunia ketika lahirlah seekor domba yang diberi nama Dolly, sehingga diangan-angankan bahwa suatu saat kloning juga dapat dipakai untuk melahirkan manusia kloning , yang dihasilkan dari penggandaan gen dan menghasilkan keturunan yang sifat nya sama dengan induknya baik sifat dan hereditas maupun fisiknya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana Islam Melihat masalah Kloning, karena Kloning adalah persoalan kontemporer yang hukumnya sendiri tidak pernah dibicarakan dalam al-Quran maupun Hadist dan ijtihad para ulama Mutaqaddimin. Salah satu jalan yang dapat ditempuh untuk menetapkan hukumnya adalah melalui ijtihad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manfaat positif yang mungkin diperoleh antara lain: (1) kloning dapat membantu pasangan suami-istri yang mempunyai problem reproduksi untuk memperoleh anak, (2) Dengan kloning , para ilmuwan dapat mengobati berbagai macam penyakit akibat rusaknya, beberapa gen yang terdapt dalam tubuh manusia,(3) Kloning memberikan peluang kepada para ilmuwan untuk menentukan karakteristik (fisik dan mental),(4) ilmuwan dapat menentukan silsilah seseorang yang tak dikenal (5) dapat menjadikan sebagai dasar untuk membuktikan pelaku perzinahan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Implikasi negatif (1) Proses penciptaan manusia merupakan hak prerogatif Allah semata (the divine will), dengan mengkloning manusia , berarti telah memasuki dan mengintervensi ranah kekuasaan Allah, (2) para ilmuwan tersebut tidak mempercayai bahwa Allah adalah pencipta yang paling sempurna (ahsan al-Khaliqin), (3) Tuhan telah menciptakan manusia dengan keragaman, kloning manusia bertentangan dengan sunatullah. (partaonan Daulay, 2005 . 92)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjadi hal yang menarik pada poling tahun 2001 oleh CNN, diantara1005 orang amerika yang menganggap kloning manusia adalah ide yang buruk lebih dari 90 persen. Dan hampir 69 persen menganggap itu adalah melawan kehendak Tuhan. Hanya 19 persen pada tahun 1997 yang menganggap tidak melawan kehendak Tuhan dan meningkat pada tahun 2001 , 23 persen menganggap itu tidak melawan perintah Tuhan.  &lt;br /&gt;A 1997-FEB CNN poll conducted among 1,005 American adults has a margin of error of 3%. They found: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;93% felt that cloning humans is a bad idea&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;66% felt that cloning animals, such as sheep, is a bad idea&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;69% are scared of the possibility of cloning humans&lt;br /&gt; 74% believe that human cloning is against God's will; 19% say that it is not.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A subsequent Time/CNN poll, conducted on 2001-FEB found: &lt;br /&gt; 90% felt that cloning humans was a bad idea&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;67% felt that cloning animals, such as sheep, was a bad idea.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;45% believe that it will be possible to clone a human within the next ten years.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;69% believe that human cloning is against God's will; 23% say that it is not.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Dalam kloning therapetik adalah rekayasa genetis untuk memperoleh sel, jaringan , organ dari satu individu tertentu untuk tujuan pengobatan atau perbaikan kesehatan, dari embrio hasil konstruksi DNA sel telur diambil sel-sel bakalnya yang disebut stem cell, Stem cell adalah sel bakal yang dapat berkembang menjadi bermacam-macam jaringan atau organ yang sesuai dengan indukto (rangsangan) yang diberikan. Walaupun berkembang menjadi jaringan yang berbeda, namun sel yang berasal dari stem cell yang sama memiliki sifat genetik yang sama sehingga tidak akan terjadi proses penolakan . dengan kloning therapetik diharapkan dapat membantu pencakokan jaringan yang tidak ada kepastiaannya bila menunggu dari donor manusia lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baru-baru ini ada perusahaan di Amerika yang mengusahakan pembentukan stemcell tampa cloning dari ovum manusia lain atau pun binatang. Jadi stem cell dihasilkan dari cell manusia itu sendiri dari darahnya , untuk pengobatan penyakit jantung koroner.seperti penyakit angina pectoris dengan keluhan nyeri dada , perusahaan ini bernama thera Vitae, yang menjamin tidakadanya usaha mengunakan ovum wanita lain dalam pembentukan stem cell&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iskemi pada jantung disebabkan karena berkurangnya aliran darah dan oksigen kejantung sehingga tidak tercukupinya kebutuhan otot jantung , iskhemia ini muncul bila arteri koronaria menyempit atau tertutup secara penuh sehingga aliran darah dan oksigen yang tersalur ke otot jantung berkurang, timbullah nyeri dada&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TheraVitae is focused on the discovery, development, application, and commercialization of cell-based therapies for the treatment of ischemic heart disease. Cardiac ischemia is the name for lack of blood flow and oxygen to the heart muscle. It is a situation in which the blood flow within a coronary artery is limited to the point where the oxygen needs of the heart muscle cannot be met. Cardiac ischemia occurs when a coronary artery (which delivers oxygen-rich blood to the heart) is either narrowed or completely blocked. As a result of this blockage, blood flow and oxygen delivery to the heart muscle are limited.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAB I&lt;br /&gt;PEMBAHASAN&lt;br /&gt;Kloning secara etimologis  berasal dari kata”clone” yang diturunkan dari kata yunani ”klon” atau potongan, yang dipergunakan untuk memperbanyak tanaman. Kata ini digunakan untuk 2 pengertian: (1) klon sel yang artinya menduplikasi sejumlah sel dari sebuah sel yang memiliki sifat-sifat genetikanya identik, dan (2) Klon gen atau molekular, artinya sekelompok salinan gen yang bersifat identik yang direplikasikan dari satu gen ke gen yang lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditinjau dari cara kerja dan tujuannya, Kloning dapat dibedakan atas 3 macam: Kloning embriologi (embrional cloning), Kloning DNA dewasa (Adult DNA Clonning)/Kloning reproduksi (reproduktive cloning dan Kloning terapetik(therapeutic cloning)&lt;br /&gt;Cloning is the production of one or more individual plants or animals (whole or in part) that are genetically identical to an original plant or animal. Therapeutic Cloning is also called biomedical cloning, and research cloning. It involves the process of somatic cell nuclear transfer in which the nucleus of a cell from a human patient's body is injected into a human ovum which has had its nucleus removed. The goal of therapeutic cloning is to develop organs for transplant that have an identical DNA structure to the organ recipient. It does not involve the attempt to create a newborn. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Kloning adalah usaha memproduksi satu atau lebih individual tanaman atau hewan (keseluruhan atau hanya perbagian saja), yang secara genetika sama dengan induk tanaman atau binatang tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kloning pengobatan (therapeutic cloning adalah disebut juga biomedical cloning yang melibatkan proses somatic sel nucleus yang di suntikan pada ovum seorang wanita yang sudah di angkat nukleusnya, dan Tujuan dari terapi cloning ini adalah untuk mengembangkan organ yang akan ditransplantasikan yang secara genetika /DNA structural nya sama dengan sipenerima transplantasi karena berasal dari sel nya sendiri. Sehingga resiko penolakan organ menjadi kecil karena jaringan dan organ yang ditransplantasikan mempunyai sifat genetik yang sama. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ovum seorang wanita mengandung nucleus (intisel) berisi DNAnya, kemudian  berperan somatic sel yang di transfer ke pada ovum wanita yang mengalami tindakan sebagai berikut:  :  Ovum seorang wanita diambil kemudian , nukleus diangkat diganti dengan sel lain dari wanita tersebut lalu di beri electric shok, mulailah terjadi pembentukan preembrio. Dan preembrio yang terbentuk akan membentuk banyak stemcell , dan stem cell tadi dapat memacu tumbuhnya jaringan atau organ yang dibutuhkan untuk tumbuhnya organ dan jaringan yang ditumbuhkan untuk menyembuhkan berbagai penyakit pasien seperti jantung, parkinson. Stem cell adalah cel manusia yang unik yang secara teori dapat berkembang menjadi macam-macam organ dan bagian tubuh manusia, kemudian jaringan dan organ tersebut di transpalantasikan kepada pasien. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kloning membuktikan bahwa tidak hanya sel kelamin yang dapat bereproduksi, sel somatic (semua sel selain sel kelamin yaitu sel saraf, , sel kulit, sel tulang, sel otot , dsb) juga dapat menghasilkan individu baru asal diimplantasikan ke dalam sel telur yang penuh dengan gizi untuk pertumbuhan embrio. Kedua, sel-sel tubuh kita yang dianggap sebangai sel-sel yang hanya bisa beregenerasi sebagai jenis yang sama dari dirinya sendiri (sel rambut yang membelah diri hanya bisa membentuk sel rambut lainnya) ternyata dapat beregenerasi menjadi berbagai jenis sel lainnya, yang akhirnya menjadi sebuah individu baru yang lengkap. Inilah yang menjadi pemicu berkembangnya penelitian stem cell, sel muda yang dapat berkembang menjadi sel &lt;br /&gt;Cell Therapy &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;TheraVitae utilizes advanced cellular therapy strategies to achieve effective groundbreaking medical treatments. Cell therapy is the treatment of human disease by the transplantation of cells that have been isolated, multiplied and processed outside the body, in order to replace, repair or enhance the function of damaged tissues or organs.,  PENGOBATAN MENGUNAKAN METODE CEL TERAPI , DIMANA CELL YANG TELAH DIISOLASI DARI PASIEN SENDIRI DIOLAH DI LABORATORIUM DITRANSPLANTASIKAN KEMBALI KEDALAM JARINGAN YANG TELAH RUSAK.SEHINGGA JARINGAN ATAU PEMBULUH DARAH YANG RUSAK DAPAT KEMBALI NORMAL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kloning dianggap dapat menolong pasangan yang tidak mempunyai keturunan dicoba berbagai cara, baik publikasi yang menggembar-gemborkan telah lahir seorang bayi perempuan tahun 2002, yang foto bayi maupun ibunya tidak pernah diketahui identitas yang sebenarnya. Apakah ini hanya propaganda untuk menarik investor untuk menanamkan modalnya dalam pengembangan kloning pada manusia. Walahualam. Karena beberapa ilmuwan menyatakan kemungkinan sulit untuk menerapkan kloning pada manusia. Karena untuk melahirkan domba dolly diperlukan 277 sel telur yang akhirnya berhasil menghasilkan satu mahluk hidup, apakah ini sebagai penyelamatan mahluk hidup atau bahkan pemusnahan mahluk hidup?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arthur Caplan, pakar etika kedokteran Universitas Pennsylvania mengatakan, ia ragu Clonaid sukses menciptakan kloning lewat 10 percobaan. Menurut Caplan, percobaan pada hewan umumnya hanya menciptakan satu keberhasilan dalam 400 percobaan. Caplan mengatakan. kloning juga sangat berbahaya Jika Anda melihat apa yang terjadi pada kloning hewan, setengah jumlah hewan hasil kloning mati dalam waktu satu tahun, sementara mereka yang bertahan hidup mengalami gangguan kesehatan. Saya pikir, kloning pada saat ini merupakan jalan menuju penyakit yang abadi. Caplan mengatakan masih dibutuhkan waktu yang lama sebelum bayi kloning yang sehat terlahir. Meski demikian, kelompok Raelian bersikeras mereka telah berhasil dan kelak akan mengajukan bukti ilmiah. Bahkan, tidak beberapa lama kemudian, sekitar pekan pertama Januari 2003, kelompok itu mengaku telah berhasil melahirkan bayi kloning kedua dari pasangan lesbian asal Belanda. Namun, lagi-lagi, tidak ada bukti ilmiah diajukan sehubungan pengakuan itu karena alasan hukum dan pribadi.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya Prinsip Seorang ilmuwan bernama Gurdon mengambil inti sel (nucleus) dari sel telur katak, lalu menggantinya dengan sel usus, hasilnya lahirlah kecebong-kecebong kecil, yang kemudian mati sebelum tumbuh menjadi katak dewasa&lt;br /&gt;Spesies yang berhasil diklon   Kecebong (1952) Ikan (1963) Domba (1996) Monyet , Anak sapi, Kuda ,Dolly sidomba hasil kloning lahir  tanggal 5 Juli 1996 di Roslin Institute, Edinburgh, Skotlandia,  "kloning"  sendiri telah diselidiki dan di teliti dalam  bidang biologi sejak lama , namun baru terkenal dan dikenal orang sejak lahirnya dolly dari induk domba yang berumur 6 yahun. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dolly adalah anak domba yang lahir tanpa kurang suatu apapun, walaupun ia bermula dari sebuah sel telur kosong yang diisi dengan nukleus sel kelenjar susu ibunya.  Dr.Wilmut menamakan domba kecil ini seperti artis Amerika berdada besar Dolly Parton). Dengan demikian, tidak seperti domba normal lainnya yang memiliki separuh informasi genetika si ayah dan separuh dari si ibu, setiap sel di tubuh Dolly menyimpan kode genetis yang sama persis dengan ibunya..Bisa dikatakan Dolly adalah kembar dari si ibu yang terlambat lahir 6 tahun lamanya. (Umur si ibu pada saat itu).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Namun setelah hidup hanya 6 tahun (umur domba biasanya mencapai 11 - 12 tahun), Dolly mati muda disebabkan penyakit paru - paru yang biasanya menyerang domba - domba yang lanjut usia. Dolly juga mengidap penyakit arthritis, mengerasnya sendi - sendi dan engsel tulang , dan  penyakit ini juga biasa ditemukan pada domba yang sudah uzur. Penelitian sesudah kematiannya, menunjukkan bahwa Dolly memiliki telomer yang lebih pendek daripada domba normal seusianya. Telomer adalah bagian yang melindungi ujung- ujung kromosom- bundelan rantai DNA- yang memendek setiap kali sebuah sel membelah, atau boleh dikatakan setiap saat individu itu bertumbuh. Dolly dikloning dari domba yang berusia 6 tahun dan hasil penelitian ini seolah - olah menunjukkan bahwa tubuh Dolly sudah berumur 6 tahun pada saat dilahirkan.&lt;br /&gt;277 adalah jumlah sel telur yang dipakai dalam percobaan ini. Dan satu - satunya yang berhasil hanya hidup singkat. Tidak heran kalau kemudian timbul kalangan yang mati - matian menentang kloning manusia. Bagi mereka ini tidak lain adalah sebuah pembunuhan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 2002 berita tentang "kloning" kembali menggemparkan dunia ketika Dr. Boisselier, anggota Raelians ( sebuah grup religius yang percaya bahwa manusia diciptakan oleh makhluk luar angkasa yang mengkloning dirinya sendiri) mengumumkan bahwa seorang bayi kloning telah lahir dengan selamat, sebagai buah penelitian grupnya akhir tahun 2002 kemarin, Walaupun kemudian tidak pernah ada bukti foto bayi dan ibunya &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun  toleransi etika manusia : menciptakan anak sehat yang gennya didesain sedemikian rupa , sehingga si kakak yang hampir mati karena menderita penyakit beta-thalassaemia (sejenis kanker darah bawaan) dapat diselamatkan dengan transplantasi sumsum tulang belakang dari stem cell embrio adiknya. Suatu kasus yang dimenangkan di pengadilan Inggris bulan April lalu setelah melalui pengadilan selama hampir 1 tahun. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;APA KATA ISLAM TENTANG KLONING&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Professor Abdulaziz Sachedina of the University of Virginia, merujuk pada ayat Alquran surat Al-Mukminun 12-14, bahwa ilmuwan yang mengadakan cloning tidak mempercayai Allah adalah pencipta yang paling sempurna terhadap mahluknya Usaha mengkloning adalah usaha mengingkari kesempurnaan Allah&lt;br /&gt;.QS, 23:12-14” Dan Sesungguhnya kami Telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah..  Kemudian kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim).  Kemudian air mani itu kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu kami bungkus dengan daging. Kemudian kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha sucilah Allah, Pencipta yang paling baik”.&lt;br /&gt;Professor Abdulaziz Sachedina of the University of Virginia quotes Chapter 23, verse 12-14 of the Qur'an. He suggests that "A tenable conclusion, derived by rationally incliinterpreters of the above-cited verse of the Qur'an, suggests that as participants in the act of creating with God, (God being the Best of the creators) human beings can actively engage in furthering the overall well estate of humanity by intervening in the works of nature, including the early stages of embryonic development, to improve human health." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil konferensi tahun 1997 oleh Islamic fiqh mengemukakan pandangan bahwa Allah adalah  pencipta alam semesta , seminar ini menyimpulkan bahwa Kloning manusia itu haram dan Kloning terhadap hewan itu halal , Kloning terhadap manusia itu akan menimbulkan masalah komplek social dan moral.A 1997 conference was organized in Casablanca by The Islamic Fiqh Council. A consensus was reached "that cloning does not bring into question any Islamic belief in any way. Allah is the Creator of the universe but He has established the system of cause-and-effect in this world. Sowing a seed in the ground is the cause but only Allah produces the effect from it in the form of a plant. Similarly cloning is a cause and only through Allah's Will it can produce the effect. Just as the person sowing the seed is not the creator of the resulting plant, so the cloning technician is not the creator of the resulting animal. Allah alone is the Creator and all creation takes place solely through His Will." Most attendees concluded that cloning is permissible for plants and animals, but not humans. "The extension of cloning to human beings would create extremely complex and intractable social and moral problems." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fatwah terakhir, tentang larangan mengkloning manusia dikeluarkan jawatan Kuasa Fatwa Majlis Kebangsaan Malaysia melalui keputusan mudzakarah yang ke 51 pada tanggal 11 maret 2002, menetapkan bahwa : (1) Kloning manusia untuk tujuan apapun adalah haram, karena bertentangan dengan fitrah kejadian manusia, sebagaimana yang ditentukan oleh Allah SWT. (2) penggunaan stem cell dengan tujuan medis sejauh tidak ber tentangan dengan hokum syara diperbolehkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ali Yafie dengan tegas menyatakan bahwa bayi kloning merupakan bayi bermasalah dalam bentuk hukum islam karena bersangkutan dengan:&lt;br /&gt;1. bayi kloning akan dipertanyakan siapa ibu dan bapak syahnya&lt;br /&gt;2. Dalam proses kloning terdapat 3 pihak, I. Perempuan yang diambil sel telurnya, 2. donor pemberi selnya (inti selnya akan mengganti inti sel pertama yang sudah dihancurkan, 3. Ibu pengganti yang rahimnya dipakai untuk menanam embrio yang berasal dari donor, sampai dalat menyelesaikan perkembangannya dan melahirkannya, ketiga pihak itu dipertanyakan status dan hubungannya dalam unit keluarga&lt;br /&gt;3. Proses kloning menggambarkan lahirnya manusua akan mendapat nasab dari mana.&lt;br /&gt;4. Pihak manakah yang bertanggung jawab atas kelanjutan hidup bayi Kloning&lt;br /&gt;5. Apa Maslahat dan kemudaratan dari kloning manusia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kloning berdasarkan Undang-undang perkawinan No. ! tahun 1974 juga bertentangan , karena anak yang syah adalah anak yang lahir dari dalam atau sebagai akibat perkawinan yang syah&lt;br /&gt;KESIMPULAN&lt;br /&gt;Kloning secara etimologis  berasal dari kata”clone” yang diturunkan dari kata yunani ”klon” atau potongan.Kloning adalah usaha memproduksi satu atau lebih individual tanaman atau hewan (keseluruhan atau hanya perbagian saja), yang secara genetika sama dengan induk tanaman atau binatang tersebut. Ditinjau dari cara kerja dan tujuannya, Kloning dapat dibedakan atas 3 macam: Kloning embriologi (embrional cloning), Kloning DNA dewasa (Adult DNA Clonning)/Kloning reproduksi (reproduktive cloning dan Kloning terapetik(therapeutic cloning)&lt;br /&gt;Kloning pengobatan (therapeutic cloning adalah disebut juga biomedical cloning yang melibatkan proses somatic sel nucleus yang di suntikan pada ovum seorang wanita yang sudah di angkat nukleusnya, dan Tujuan dari terapi cloning ini adalah untuk mengembangkan organ yang akan ditransplantasikan yang secara genetika /DNA structural nya sama dengan sipenerima transplantasi karena berasal dari sel nya sendiri. Sehingga resiko penolakan organ menjadi kecil karena jaringan dan organ yang ditransplantasikan mempunyai sifat genetik yang sama. &lt;br /&gt;Arthur Caplan, pakar etika kedokteran Universitas Pennsylvania mengatakan, ia ragu Clonaid sukses menciptakan kloning lewat 10 percobaan. Menurut Caplan, percobaan pada hewan umumnya hanya menciptakan satu keberhasilan dalam 400 percobaan. &lt;br /&gt;Dolly sidomba hasil kloning lahir  tanggal 5 Juli 1996 di Roslin Institute, Edinburgh, Skotlandia,  "kloning"  sendiri telah diselidiki dan di teliti dalam  bidang biologi sejak lama , namun baru terkenal dan dikenal orang sejak lahirnya dolly dari induk domba yang berumur 6 yahun. Dolly adalah anak domba yang lahir tanpa kurang suatu apapun, walaupun ia bermula dari sebuah sel telur kosong yang diisi dengan nukleus sel kelenjar susu ibunya. .Bisa dikatakan Dolly adalah kembar dari si ibu yang terlambat lahir 6 tahun lamanya. (Umur si ibu pada saat itu). Namun setelah hidup hanya 6 tahun (umur domba biasanya mencapai 11 - 12 tahun), Dolly mati muda disebabkan penyakit paru - paru yang biasanya menyerang domba - domba yang lanjut usia. Dolly juga mengidap penyakit arthritis, mengerasnya sendi - sendi dan engsel tulang , dan  penyakit ini juga biasa ditemukan pada domba yang sudah uzur. Penelitian sesudah kematiannya, menunjukkan bahwa Dolly memiliki telomer yang lebih pendek daripada domba normal seusianya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fatwah terakhir, tentang larangan mengkloning manusia dikeluarkan jawatan Kuasa Fatwa Majlis Kebangsaan Malaysia melalui keputusan mudzakarah yang ke 51 pada tanggal 11 maret 2002, menetapkan bahwa : (1) Kloning manusia untuk tujuan apapun adalah haram, karena bertentangan dengan fitrah kejadian manusia, sebagaimana yang ditentukan oleh Allah SWT. (2) penggunaan stem cell dengan tujuan medis sejauh tidak ber tentangan dengan hokum syara diperbolehkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil konferensi tahun 1997 oleh Islamic fiqh mengemukakan pandangan bahwa Allah adalah  pencipta alam semesta , seminar ini menyimpulkan bahwa Kloning manusia itu haram dan Kloning terhadap hewan itu halal , Kloning terhadap manusia itu akan menimbulkan masalah komplek social dan moral. bertentangan dengan hokum syara diperbolehkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3829887201707294304-2078435549106997463?l=drlizakedokteran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/2078435549106997463'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/2078435549106997463'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drlizakedokteran.blogspot.com/2009/05/kloning-dalam-islam-dan-kedokteran.html' title='Kloning dalam Islam dan kedokteran'/><author><name>dr.  Hj.  Liza 4121969</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04865769703659526517</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/Sg-63miWKjI/AAAAAAAAA7I/TaDsOAHogF0/S220/liza+rafi+4ever.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/SmGSYCfkdXI/AAAAAAAABBI/QlQyVM3hywk/s72-c/liza+rafi+4ever.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3829887201707294304.post-1266774965077965394</id><published>2009-05-16T19:30:00.000-07:00</published><updated>2009-07-18T02:24:52.608-07:00</updated><title type='text'>I.Q (INTELLIGENCE QUOTIENT) DAN MANAJEMEN  MENCERDASKAN OTAK APAKAH KITA BISA MENINGKATKAN IQ KITA? JAWABNYA BISA</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/SmGTdrOU3FI/AAAAAAAABBQ/dyo_wkUUccM/s1600-h/sZ8Z-ammyLeyP8Vern5VEQ.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 252px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/SmGTdrOU3FI/AAAAAAAABBQ/dyo_wkUUccM/s320/sZ8Z-ammyLeyP8Vern5VEQ.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5359727169575902290" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;by; Dr Hj Liza (140 366 660/196912042002122002)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemeriksaan intelegensi biasanya digunakan untuk mendeteksi anak yang rendah kecerdasannya untuk ditentukan pendidikan khusus yang sesuai dengannya, awalnya test IQ didesain untuk membandingkan kecerdasannya dibandingkan umurnya, bila kecerdasannya melebihi umurnya maka anak ini disebut smarter (lebih cerdas) dari pada yang normal, dan akan diberi skor yang tinggi, anak yang kepandaian nya dibawah umurnya maka dia akan mendapat nilai skor yang rendah IQ, or Intelligence Quotient, was used to detect persons of lower intelligence, and to detect children of lower intelligence in order to place them in special education programs. The first IQ tests were designed to compare a child's intelligence to what his or her intelligence "should be" as compared to the child's age. If the child was significantly "smarter" than a "normal" child of his or her age, the child was given a higher score, and if the child scored lower than expected for a child of his or her age, the child was given a lower IQ score.( Microsoft® Encarta® Online Encyclopedia 2003)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua orang didunia ini ingin berhasil dalam kehidupannya, walaupun demikian tidak cukup hanya cerdas maupun punya IQ superior, karena pengaruhnya hanya 48 % &amp; selanjutnya lingkunganlah yang mempengaruhi masa depan seorang anak. Tapi olah kecerdasan juga tidak bisa dianggap kecil, otak harus di selalu di beri nutrisi yang baik, diberi stimulasi yang baik. agar bisa berkembang optimal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika lahir seorang bayi telah mempunyai 100 miliar sel otak yang aktif dan 900 miliar sel otak pendukung, setiap neuron mempunyai cabang hinggá 10.000 cabang dendrit yang dapat membangun sejumlah satu kuadrilion (angka 1 diikuti dengan 15 angka nol) koneksi. komunikasi.perkembangan otak pada minggu-minggu pertama lahir diproduksi 250.000 neuroblast (sel saraf yang Belum matang),  kecerdasan mulai berkembang dengan terjadinya koneksi antar sel otak, tempat sel saraf bertemu disebut synapse,  makin banyak percabangan yang muncul, makin berkembanglah kecerdasan anak tersebut, dan kecerdasan ini harus dilatih dan di stimulasi, tampa stimulasi yang baik , potensi ini akan tersia-siakan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Tidak ada istilah anak yang bodoh sebenarnya, yang benar ádalah anak yang Belum memahami suatu konsep, karena belum mendapatkan bimbingan belajar yang optimal . setiap anak punya keunikan sendiri, kadang orang tua hanya menganggap bila anak tidak bisa matemátika itu bodoh, padahal mungkin dia cerdas di pelajaran yang lain. orang tua  menganggap anak yang masuk ke jurusan eksak akan lebih pandai berlogika, dan dengan demikian akan lebih berhasil hidupnya, padahal hal demikian diluar negeri sudah tidak dianggap. Apakah kemudian anak yang masuk jurusan eksak akan lebih berhasil dengan anak yang masuk jurusan bukan eksak. Ya tidak juga. Karena hidup bukan sekedar berlogika saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Menurut Adi wiguna  dalam bukunya apakah IQ anak dapat ditingkatkan, jawabnya ya, karena berdasarkan penelitian IQ itu dapat naik dan Turun, ada metode seperti mendengarkan musik Mozart “ Sonata for Two Pianos in D: dengan hanya mendengarkan dalam 15 menit, maka IQ dapat meningkat sebesar 8 sampai 9 poin.bagaimana  sebuah musik klasik bisa meningkatkan kecerdasan , karena getaran atau frekwensi tertentu yang diterima telinga akan mengaktifkan sel otak, frekwensi yang dapat menrecharge sel otak ini adalah frekwensi 8000 Hz atau 8 KHz, dari penelitian ini bahwa lagu-lagu Mozart Sangat kaya akan frekwensi 8 KHz. Itulah sebabnya kita akan segar setelah mendengarkan musik Mozart. Lagu-lagu seperti heavy metal , akan menguras energi otak sehingga membuat tubuh lelah.(Wiguna, Adi, 2007: 21)&lt;br /&gt; Ned Herrman  melakukan penelitian puluhan tahun terhadap 1000 orang , ia memformulasikan instrumen yntuk menentukan kecenderungan otak seseorang, akhirnya ia membuat pembagian 4 kuadran otak , ia juga membagi 2 komponen utama , korteks otak yang menata fungís-fungsi kognitif, serta limbik sistem yang menata fungís emosi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Structure of the Brain Stem&lt;br /&gt;The brain stem, shown here in colored cross section, is the lowest part of the brain. It serves as the path for messages traveling between the upper brain and spinal cord but is also the seat of basic and vital functions such as breathing, blood pressure, and heart rate, as well as reflexes like eye movement and vomiting. The brain stem has three main parts: the medulla, pons, and midbrain. A canal runs longitudinally through these structures carrying cerebrospinal fluid. Also distributed along its length is a network of cells, referred to as the reticular formation, that governs the state of alertness.&lt;br /&gt;© Microsoft Corporation. All Rights Reserved.&lt;br /&gt;Microsoft ® Encarta ® 2006. © 1993-2005 Microsoft Corporation. All rights reserved.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;Human Brain&lt;br /&gt;Weighing about of 1.3 kg (3 lb) and containing 100 billion neurons, the human brain is a marvel of evolution. Complex interactions between neurons produce psychological processes, including learning, memory, emotion, thinking, and perception.&lt;br /&gt;Oxford Scientific Films/London Scientific Films&lt;br /&gt;Microsoft ® Encarta ® 2006. © 1993-2005 Microsoft Corporation. All rights reserved.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Left and Right Brain Functions&lt;br /&gt;Although the cerebrum is symmetrical in structure, with two lobes emerging from the brain stem and matching motor and sensory areas in each, certain intellectual functions are restricted to one hemisphere. A person’s dominant hemisphere is usually occupied with language and logical operations, while the other hemisphere controls emotion and artistic and spatial skills. In nearly all right-handed and many left-handed people, the left hemisphere is dominant.&lt;br /&gt;© Microsoft Corporation. All Rights Reserved.&lt;br /&gt;Microsoft ® Encarta ® 2006. © 1993-2005 Microsoft Corporation. All rights reserved.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Fungsi Otak kanan dan kiri &lt;br /&gt;Walaupun keliatannya simetris secara struktur, tapi keduanya mempunyai fugsi yang berbeda, bila Otak kiri bertanggung jawab terhadap proses berfikir logis, berdasar realitas, mampu melakukan penafsiran secara abstrak, dan simbolis, cara berfikirnya sesuai untuk tugas tugas verbal, menulis, membaca, menempatkan detail, fakta. Sedangkan cara berfkir otak kanan lebih bersifat acak, tidak teratus,intuitif, holistik, bersifat non verbal, kearah perasaan dan emosi, kesadaran yang berkenaan dengan perasaan (merasakan kehadiran suatu benda atau orang), pengenalan bentuk, pola, musik, kepekaan warna, kreativitas, visualisasi. (Bobbi De Potter,1999, 37 – 38)&lt;br /&gt;Kedua belahan otak penting artinya , orang yang memanfaatkan kedua belah otak ini cenderung seimbang dalam setiap aspek kehidupannya, Belajar dapat dengan mudah bagi mereka karena mereka mempunyai pilihan untuk menggunakan bagian otak yang diperlukan dalam setiap pekerjaan yang mereka hadapi. Emosi yang positif akan mendorong kearah kekuatan otak kearah yang lebih berhasil (Bobbi De Potter, 1999, 38)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Skema pembagian otak yang terbagi menjadi 4 Quadran menurun Herrmann 1996: 162&lt;br /&gt;Taufik Pasiak:2006:19&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAB II&lt;br /&gt;TEST IQ&lt;br /&gt;Test Intelegensi adalah   salah satu test psikologik yang sampai Sekarang masih dianggap valid . Test  ini adalah suatu cara numerik untuk menyatakan taraf intelegensi dengan rumus :&lt;br /&gt; H. I  = Umur Mental         X  100               H.I = hasil bagi intelegensin/IQ&lt;br /&gt;                         Umur kalender&lt;br /&gt;Umur mental didapat pada test intelegensi, umur kalender diambil paling tinggi 15 biarpun sebenarnya lebih, karena dengan test intelegensi yang ada Sekarang sukar untuk mengukur perbedaan intelegensi diatas umur 15 tahun (Maramis,1980: 172).&lt;br /&gt; Retardasi mental hádala keadaan dengan intelegensia yang kurang (subnormal) Sejak masa perkembangan (Sejak lahir atau Sejak masa anak) . Biasanya terdapat perkembangan mental yang kurang secara keseluruhan (seperti juga pada demencia), tetapi gejala utama (yang menonjol) ialah intelegensi yang terbelakang , Retardasi mental disebut juga Oligofrenia (oligo = kurang atau sedikit dan fren = jiwa) atau tuna mental.(Maramis,1980.  386) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; TABEL 1. Pembagian  tingkat-tingkat Intelegensi (Patokan sosial didasarkan atas keadaan masyarakat yang normal).: (Maramis, 1980: 391)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NAMA,IQ/HI,TINGKATPATOKAN SOSIAL,PATOKAN PENDIDIKAN&lt;br /&gt;1.SANGAT SUPERIOR &gt; 130 Tinggi sekali,Bila berguna bagi masyarakat disebut Zeni (Genious)Terlalu pandai untuk sekolah biasa&lt;br /&gt;2.SUPERIOR 110 - 130,TinggiDapat berfungsi biasa, Dapat menyelesaikan PT (perguruan tinggi) dengan mudah &lt;br /&gt;3.NORMAL 86 - 109 Normal Dapat berfungsi biasa Dapat menyelesaikan SLA, agak sukar di PT Keadaan bodoh&lt;br /&gt;4.Bebal  68 - 85 Taraf perbatasan Tidak dapat bersaing dalam mencari nafkah Beberapa kali tidak naik kelas di SD&lt;br /&gt;5.Debilitas (keadaan tolol) 52 – 85  , Retardasi mental ringan Dapat mencari nafkah sederhana dalam keadaan baik Dapat dilatih dan dididik disekolah khusus&lt;br /&gt;6.Imbesilitas (keadaan dungu)36 – 51&lt;br /&gt;7.20 - 35 Ret.men sedang&lt;br /&gt;8. Ret.men berat Mengenal bahaya, tidak dapat mencari nafkah Tidak dapat dididik , dapat dilatih&lt;br /&gt;9.Idiosi (pandir)&lt; 20 Retardasi mental yang sangat berat.Tidak mengenal bahaya , tidak dapat menungurus diri sendiri. Tidak dapat dididik dan tidak dapat dilatih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; TABEL 2. CIRI-CIRI PERKEMBANGAN PENDERITA RETARDASI MENTAL (Maramis, 1980, 392)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAB III&lt;br /&gt;LATIHAN OTAK&lt;br /&gt;OPTIMALISASI FUNGSI DENGAN METODE FRITZ’BRAIN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; TIM POWER BRAIN INDONESIA mengeluarkan buku bagaimana kita dapat melatih otak kita mininal 10 menit dalam sehari selama 30 hari dengan metode Frits”Brain,(2005), antara lain dibab ini akan disebutkan beberapa latihan, yang dilakukan tiap hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Latihan mengolah otak&lt;br /&gt;Hari 1&lt;br /&gt;Latihan asosiasi persamaan&lt;br /&gt;Buatlah asosiasi persamaan dari kata-kata : tiang listrik – ban mobil, (karena keduanya memiliki elemen logam), petunjuk: umur 5 -10 tahun : cukup menjawab 8 jawaban , umur 10 – 15 tahun : cukup dengan 10 jawaban, diatas &gt; 15 tahun , cukup dengan 12 jawaban&lt;br /&gt;Hari 2&lt;br /&gt;Latihan Asosiasi perbedaan, contoh kata-kata: laki-laki , perempuan, pentunjuk sama seperti diatas.&lt;br /&gt;Hari 3&lt;br /&gt;Daya Ingat, hafalkan kata-kata dibawah ini , menghafal 5 menit (umur &gt;15 tahun , 3 menit)  daftar kata-kata seperti meja, pintu, televisi, pensil. Garpu, lagu , buku, baru, rakus, cuka. Petunjuk, umur 5-10 tahun cukup ingat 6 kata, 10- 15 tahun cukup 10 kata,&gt; 15 tahun mengingat 10 kata dalam waktu 3 menit.&lt;br /&gt;Hari 4&lt;br /&gt;Kecerdasan musikal, dengarkan 2 lagu klasikm tulis kesannya terhadap lagu tersebut dalam kalimat panjang tidak lebih dari 5 kata. Contohnya, keduanya sangat menggugah perasaanku.&lt;br /&gt;Hari  5&lt;br /&gt;Keseimbangan otak kiri dan kanan, buatlah gambar seperti contoh berikut dengan ketentuan : - bagi yang biasa menggunakan tangan kanan untuk kegiatan ini gunakan tangan kiri, begitu juga sebaliknya, apabila selesai menggambar dengan ketentuan diatas gambar lagi dengan ke dua tangan diatas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari 6&lt;br /&gt;Koordinasi dan Kecerdasan Kinestetik, untuk melatih koordinasi, lemparkan sehelai kertas yang telah diremas-remas kedalam keranjang sampah dengan jarak 3 meter, tingkatkan atau kurangi jarak untuk menyesuaikan tinggkat kesulitan, Petunjuk, umur 5-10 tahun , jarak kuran gdari 2 meter, umur 10 – 15 tahun , jarak kurang dari 3 meter, umur diatas 15 tahn , jarak keranjang 4 meter.&lt;br /&gt;Hari 7&lt;br /&gt;Kecerdasan Inter dan Intra personal, tuliskan /sebutkan 5 orang nama teman-teman and a beserta sifat-sifat baik mereka.&lt;br /&gt;Hari 8&lt;br /&gt;Asosiasi persamaan, buatkan asosiasi persamaan antara kata-kata : globe (bola dunia) , kue donat. petunjuk: umur 5 -10 tahun : cukup menjawab 8 jawaban , umur 10 – 15 tahun : cukup dengan 10 jawaban, diatas &gt; 15 tahun , cukup dengan 12 jawaban&lt;br /&gt;Hari 9&lt;br /&gt;Asosiasi perbedaan, buatlah asosiasi ini dengan kata-kata, garpu, sendok, Pentunjuk sama seperti diatas.&lt;br /&gt;Hari 10&lt;br /&gt;Daya ingat, sama seperti petunjuk diatas, hari ke-3, tapi menggunakan gambar.&lt;br /&gt;Hari 11&lt;br /&gt;Kecerdasan musikal dan kecerdasan logis matematika, dengan mendengar lagu klasik (khususnya mozart), saat mendengar lagu, lakukan pengurangan didalam pikiran anda contoh 100-7=93, 93-7=86, sampai tidak dapat dikurangi lagi, kemudian tulis kesan anda dengan 5 kata.&lt;br /&gt;Latihan ini akan berulang dilakukan sampai 30 hari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B.TEORI LATIHAN&lt;br /&gt;1. Asosiasi persamaan dan perbedaan ditujukan untuk meningkatkan fungsi kreativitas otak dan kecerdasan verbal, fungsi ini penting dilatih tiap hari, sehingga otak selalu berfikir, jawaban yang lucu juga tidak dilarang selama masih ada logikanya. Jangan takut berimajinasi. &lt;br /&gt;2. Daya Ingat, merupakan hal yang penting bagi semua orang, bahkan keluhan dari kebanyakan  adalah masalah daya ingat yang menurun, latihan ini akan menguji daya ingat terbaru/recent memory. Kemampuan daya ingat ditentukan antara lain bagaimana kita menyimpanm bagaimana, otak memanggil kembalim fakto atensi, konsentrasi.&lt;br /&gt;3. Koordinasi merupakan salah satu fungsi oleh otak kecil, dengan latihan ini secara tidak langsung kita, menstimulasi otak kecil.&lt;br /&gt;4. Stereognosis, merupakan kemampuan mengenal bentuk benda melalui perabaan. Dan kemampuan ini tiap orang berbeda&lt;br /&gt;5. Fungsi keseimbangan, dipertahankan dengan 3 komponen : yaitu indera penglihatan dan organ keseimbangan baik secara statis maupun dinamism yang keduannya terletak di dalam telingan dan diteruskan ke syaraf kepala vestbulocochlearis&lt;br /&gt;6. Kecerdasan musikan, musik dianggap bahan asupan bagi otak kita bila tidak di penuhi maka aspek bermusik otak kita tidak akan berkembang. Musik dapat mempengaruhi mood,  sehingga menjadi tenang, perasaan menjadi damai.&lt;br /&gt;7. Keseimbangan otak kiri dan kanan, aspek musik terletak di otak kanan, aspek kata-kata di otak kiri,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C.Macam-macam kecerdasan &lt;br /&gt;1. Kecerdasan Verbal merupakan salah satu bagian dari multi kecerdasan yang disebutkan oleh Gardner, orang yang memiliki kecerdasan verbal yang tinggi tidak saja mampu mengolah kata-kata dengan efektif tapi  juga mampu menginterprestasikan sesuatu yang tersurat dengan baik.&lt;br /&gt;2. Kecerdasan Intrapersonal, memahami diri sendiri , mengenali kelebihan dan kekurangan yang ada pada diri sendiri, dia tidak akan mau melakukan sesuatu diluar batas kemapuannya. Kesuksesan juga ditentukan oleh bagaimana kita mengenal diri sendiri;&lt;br /&gt;3. Kecerdasan Interpersonal, merupakan suatu kemampuan untuk membina hubungan dengan orang lain, kesuksesan berawal dari langkah tersebut.&lt;br /&gt;4. Kecerdasan naturalis, kecerdasan ini memberikan kemampuan kita mengenali segala macam benda yang mati dan hidup. Guna mencapai tujuan dan kesuksesan kita. Contohnya yang sederhana , film Mc Giver , seorang yang dapat menggunakan alat sekitar yang sederhana untuk memcari jalan menyelamatkan diri.&lt;br /&gt;5. Kecerdasan Spasial , kemampuan menentukan arah dan posisi merupakan bakat yang diusung oleh orang-orang dengan kecerdasan spasial yang baik. Bila tidak di latih, kita siap-siap nyasar saat membawa kendaraan dan tidak dapat mengambil keputusan berdasarkan logika.&lt;br /&gt;6. Kecerdasan Ekstensial, bahwa kecerdasan ini bahwa ia memberikan kita kemampuan untuk selalu menghargai apa yang ada dan apa yang menimpa kita agar dapat kita olah menjadi sesuatu yang bermanfaat.&lt;br /&gt;7. Kecerdasan logis Matematis, kecerdasan ini paling sering diukur dalam tes IQ, bila kecerdasan ini tinggi, dia akan sanggup menggunakan akal dan logika dalam memecahkan masalah. Walaupun demikian kita tidak boleh memberi kesimpulan seseorang bodoh hanya karena faktor IQ saja.&lt;br /&gt;8. kecerdasan Kinestetik, kecerdasan ini terdiri dari olah tubuh, olah raga, bila kita ingin sehar maka dengan olah raga dan pola hidup yang seimbang maka kita dapat lebih sehat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAB IV&lt;br /&gt;HAL-HAL YANG MEMACU DAN MENGHAMBAT KESEHATAN OTAK&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saran-saran Jean Casper untuk cerdas dengan makanan seperti yang di sari oleh Jalaludding Rahmat dalam bukunya berjudul Belajar Cerdas , belajar berbasis otak.dibawah ini. Hanya 9 yang dimasukan oleh penulis, kiat ke 10 menjadi tambahan yang di ganti oleh penulis.&lt;br /&gt;1.Makan multivitamin, &lt;br /&gt;Penelitian membuktikan bahwa vitamin dan mineral yang secukupnya dapat memelihara otak , meningkatkan kemampuan intelektual, tidak hanya bayi, orang tua juga perlu vitamin dan mineral, menunjang otak yang menua, penelitian membuktikan orang tua yang makan vitamin bertahun-tahun punya fungsi kognitif yang lebih baik. &lt;br /&gt;Vitamin B sangat penting merawat otak yang menua dan mencegah dimensia , depresi., Vitamin B12 adalah makanan otak , terlibat dalam pembuatan sintesis protein, yang membentuk selubung pelindung yang mengelilingi neuron dan memungkinkan neuron mencatat serta menarik kembali ingatan. Michael Freedman , kepala bagian geriatri di New york University Medical Centre meyakini bahwa 7 – 15 % dari seluruh jumlah manula menderita kekurangan B12 karena kandungan asam lambung berkurang  dengan sejalan usia sehingga pencernaan vitamin B 12 lebih sulit dilakukan.(Kennet Giuffree, Theresa, 1999: 67 )&lt;br /&gt;2.Makan vitamin anti oksidan&lt;br /&gt; makan pil multivitamin aja enggak cukup  tampa Vit E dan C yang , asam alfa lipotik, dan koenzim Q 10, beberapa penelitian membuktikan orang yang hanya minum multivitamin saja tampa vitamin E akan mengalami penurunan fungsi kognitif. Dan tidak satupun orang tua yang makan vitamin E dan C menderita alzeimer.. kalau perlu anda mengambil anti oksidan sekaligus kata Dr. Lester Packer dari Universitas California , karena anti oksidan tidak bekerja sendirian, kekuatan antioksudan menjadi lebih kuat bila digunakan bersama-sama.&lt;br /&gt;3.Makanlah makanan yang mengadung anti oksidan dengan kadar yang tinggi&lt;br /&gt;Berarti buah dan sayuran yang dipenuhi anti oksidan, penelitian membuktikan binatang yang diberikan makanan anti oksidan tinggu lebih lambat kerusakan otaknya. Lebih tinggi kemampuan mentalnya. Lebih mampu mengembalikan memorinya dalam usia tua. Sangat menabjubkan bahwa sayuran dapat meremajakan otak, umumnya buah-buahan kaya dengan anti oksidan, jika camilan kita ganti dari keripik ke apel , prem , kismis  maka kemampuan intelektual dan kebahagian emosional dapat ditingkatkan.&lt;br /&gt;4.Minum Teh&lt;br /&gt;Dr. John Weisburger , peneliti  di American Health Foundation, bahwa minum teh adalah cara termudah dan tercepat memasukan anti oksidan kedalam tubuh dan otak, dengan minum teh dalam waktu singkat masuklan 1200 ORAC antioksidan, 1/3 dari jumlah yang disarankan untuk kebutuhan harian.&lt;br /&gt;5. Hindari Lemak yang buruk&lt;br /&gt;Lemak yang buruk seperti yang ada pada makanan siap saji, seperti burger , lemak tersebut akan menurut penelitian akan merusak konfigurasi membram sel saraf, melumpuhkan pertumbuhan synaps dan mengguncangkan biokimia dari neurotransmiter, pembawa pesan dalam otak. Sama bahayanya terhadap sel adalah minyak goreng yang terlalu jenuh yang mengandung OMEGA 6 , disinyalir omega 6 dapat menimbulkan rangkaian peradarangan kronis didalam jaringan otak yang pada akhirnya menimbulkan kerusakan otak dan serangan otak dan penyakit alzheimer. Memakan asam lemak yang terdapat dalam makanan yang diolah seperti margarine, donat, kentang cepat saji dapat merusak pembuluh darah ke dalam otak.&lt;br /&gt;6. Ambilah minyak ikan yang mengandung OMEGA 3 &lt;br /&gt;Dengan memakan ikan dengan suplemennya, lemak yang dibutuhkan ini menjadi suplemen otak, membangn struktur otak, dan membantu metabolisme otak, menumbuhkan dendrit dan sinaps, membuat hati senang dan tenang. kegagalan mendapatkan  omega 3, berakibat rendahnya IQ pada taraf selanjutnya. Sejarah membuktikan untuk menghancurkan bangsa Indonesia Belanda mempropaganda bahwa ikan tidak baik untuk di konsumsi , bisa menyebab kan cacingan, mata belekan, anak korengan , ASI akan bau amis. dan lain-lain.&lt;br /&gt;Salah satu minyak ikan yang mengandung DHA,  terbukti meningkatkan kekuatan otak, memori, mencegah dan mengobati Alzheimer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Hati-hati dengan gula dan karbohidrat&lt;br /&gt;Makan terlalu banyak gula dan karbohidrat tidak bagus untuk badan dan otak karena kelebihan gula dapat menimbulkan resistensi insulin, bisa menyebabkan kenaikan gula darah , bila terus menerus meningkat di darah, pembuluh darah mudah rusak, bila terjadi di pembuluh darah otak menyebabkan kerusakan permanen pada sel otak, yang menimbulkan malfungsi otak.&lt;br /&gt;8. Batasi Kalori dan turunkan berat badan,&lt;br /&gt; kelebihan berat badan menimbulkan resistensi insulin , tekanan darah tinggi dan diabetes melitus, kerusakan memori, mengurangi kerusakan otak dari perusakan radikal bebas dengan mengurangi kalori.&lt;br /&gt;9. Hindari stress, dan berolah raga&lt;br /&gt;Stress mental , biasanya akan membajiri otak dengan, adrenalin, dan kortisol yang menimbulkan stress,ini dapat menimbulkan kerusakan neuron otak. Olah raga membuktikan meningkatkan aliran darah keotak , membebaskan darah dari penggumpalan, memperbesar memori dan kemampuan belajar. Olah raga meningkatkan kadar serotonin dasar dalam otak, ini menurunkan depresi dan memperbaiki pola tidur, juga menurunkan kortisol yang biasanya jumlah nya berlebihan pada saat depresi dan stress.&lt;br /&gt;10.Hindari rokok&lt;br /&gt; Rokok adalah radikal bebas yang mengandung jutaan racun yang lama-lama akan menghancurkan system metabolisme tubuh, menyebabkan kanker, dan mempermudah terjadinya arteriklerosis pada pembuluh darah, yang lama-lama dapat merusak organ yang diperdarahinya, bila mengenai otak akan menyebabkan stroke, bila ke jantung menyebabkan jantung koroner, dan lain. Lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KESIMPULAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemeriksaan intelegensi biasanya digunakan untuk mendeteksi anak yang rendah kecerdasannya untuk ditentukan pendidikan khusus yang sesuai dengannya, awalnya test IQ didesain untuk membandingkan kecerdasannya dibandingkan umurnya, bila kecerdasannya melebihi umurnya maka anak ini disebut smarter (lebih cerdas) dari pada yang normal, dan akan diberi skor yang tinggi, anak yang kepandaian nya dibawah umurnya maka dia akan mendapat nilai skor yang rendah IQ,&lt;br /&gt;Fungsi Otak kanan dan kiri &lt;br /&gt;Walaupun keliatannya simetris secara struktur, tapi keduanya mempunyai fugsi yang berbeda, bila Otak kiri bertanggung jawab terhadap proses berfikir logis, berdasar realitas, mampu melakukan penafsiran secara abstrak, dan simbolis, cara berfikirnya sesuai untuk tugas tugas verbal, menulis, membaca, menempatkan detail, fakta. Sedangkan cara berfkir otak kanan lebih bersifat acak, tidak teratus,intuitif, holistik, bersifat non verbal, kearah perasaan dan emosi, kesadaran yang berkenaan dengan perasaan (merasakan kehadiran suatu benda atau orang), pengenalan bentuk, pola, musik, kepekaan warna, kreativitas, visualisasi. &lt;br /&gt;Kedua belahan otak penting artinya , orang yang memanfaatkan kedua belah otak ini cenderung seimbang dalam setiap aspek kehidupannya, Belajar dapat dengan mudah bagi mereka karena mereka mempunyai pilihan untuk menggunakan bagian otak yang diperlukan dalam setiap pekerjaan yang mereka hadapi. Emosi yang positif akan mendorong kearah kekuatan otak kearah yang lebih berhasil&lt;br /&gt;    H  I  = Umur Mental         X  100               H.I = hasil bagi intelegensin/IQ&lt;br /&gt;                         Umur kalender&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;SANGAT SUPERIOR  &gt; 130&lt;br /&gt;SUPERIOR  110 - 130&lt;br /&gt;NORMAL    86 - 109&lt;br /&gt;Keadaan bodoh/bebal  68 - 85&lt;br /&gt;Debilitas (keadaan tolol) 52 – 85                 &lt;br /&gt;Imbesilitas (keadaan dungu) 36 – 51&lt;br /&gt;20 - 35&lt;br /&gt;Idiosi (pandir) &lt; 20&lt;br /&gt;    &lt;br /&gt;TIM POWER BRAIN INDONESIA mengeluarkan buku bagaimana kita dapat melatih otak kita mininal 10 menit dalam sehari selama 30 hari dengan metode Frits”Brain,(2005), antara lain dibab ini akan disebutkan beberapa latihan, yang dilakukan tiap hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Latihan mengolah otak&lt;br /&gt;Hari 1.Latihan asosiasi persamaan&lt;br /&gt;Hari 2.Latihan Asosiasi perbedaan, &lt;br /&gt;Hari 3.Daya Ingat&lt;br /&gt;Hari 4.Kecerdasan musikal, &lt;br /&gt;Hari  5.Keseimbangan otak kiri dan kanan, &lt;br /&gt;Hari 6.Koordinasi dan Kecerdasan Kinestetik&lt;br /&gt;Hari 7.Kecerdasan Inter dan Intra personal&lt;br /&gt;Hari 8.Asosiasi persamaan’&lt;br /&gt;Hari 9 dan seterusnya berulang seperti diatas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10 sehat untuk mencerdaskan otak&lt;br /&gt;1.Makan multivitamin, &lt;br /&gt;2.Makan vitamin anti oksidan&lt;br /&gt;3.Makanlah makanan yang mengadung anti oksidan dengan kadar yang tinggi&lt;br /&gt;.4.Minum Teh&lt;br /&gt;5. Hindari Lemak yang buruk&lt;br /&gt;6. Ambilah minyak ikan yang mengandung OMEGA 3 &lt;br /&gt;7. Hati-hati dengan gula dan karbohidrat&lt;br /&gt;8. Batasi Kalori dan turunkan berat badan,&lt;br /&gt;9. Hindari stress, dan berolah raga&lt;br /&gt;10.Hindari rokok&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Brain with Alzheimer’s Disease&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;This computer graphic compares the brain of a patient with Alzheimer’s disease, left, with a normal, healthy brain, right. A degenerative disease, Alzheimer’s disease causes brain tissue to shrink and leads to a gradual, irreversible loss of memory and language ability.&lt;br /&gt;Photo Researchers, Inc./Alfred Pasieka/Science Photo Library&lt;br /&gt;Microsoft ® Encarta ® 2006. © 1993-2005 Microsoft Corporation. All rights reserved.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DAFTAR PUSTAKA&lt;br /&gt;Microsoft ® Encarta ® 2006. © 1993-2005 Microsoft Corporation. All rights reserved.&lt;br /&gt;Adi W. Gunawan, apakah IQ anak bisa ditingkatkan, Gramedia 2007&lt;br /&gt;Bobbi De Porter dan Mike Hernacki, Quantum Learning.Kaifa, 2005&lt;br /&gt;TIM POWER BRAIN INDONESIA, Latihan Otak.Nuansa, 2005&lt;br /&gt;Taufik Pasiak, Manajemen kecerdasan, mizan, 2006&lt;br /&gt;W.F Maramis, Ilmu kedokteran Jiwa, Air Langga Press, 1980&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3829887201707294304-1266774965077965394?l=drlizakedokteran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/1266774965077965394'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/1266774965077965394'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drlizakedokteran.blogspot.com/2009/05/iq-intelligence-quotient-dan-manajemen.html' title='I.Q (INTELLIGENCE QUOTIENT) DAN MANAJEMEN  MENCERDASKAN OTAK APAKAH KITA BISA MENINGKATKAN IQ KITA? JAWABNYA BISA'/><author><name>dr.  Hj.  Liza 4121969</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04865769703659526517</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/Sg-63miWKjI/AAAAAAAAA7I/TaDsOAHogF0/S220/liza+rafi+4ever.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/SmGTdrOU3FI/AAAAAAAABBQ/dyo_wkUUccM/s72-c/sZ8Z-ammyLeyP8Vern5VEQ.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3829887201707294304.post-9207248648271312577</id><published>2009-05-16T19:20:00.000-07:00</published><updated>2009-07-18T02:28:39.338-07:00</updated><title type='text'>genetika dalam kajian kedokteran dan islam</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/SmGVGbHRi3I/AAAAAAAABBY/xLv1gcft6RY/s1600-h/G8bT0sGEVGnd_an0rDhXVg.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 227px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/SmGVGbHRi3I/AAAAAAAABBY/xLv1gcft6RY/s320/G8bT0sGEVGnd_an0rDhXVg.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5359728969137621874" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;PENDAHULUAN&lt;br /&gt;by dr Hj Liza (196912042002122004)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Genetika adalah ilmu tentang keturunan yang mempelajari berbagai prolematika manusia seperti kesehatannya, cacat lahirnya jasmani maupun mental, pewarisan ciri-ciri dan kelainan bawaan, bahkan sampai merekayasanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa ayat al-Qur’an dan al-Hadits yang menjadi landasan utama bagi para psikolog Islam telah memberikan informasi tentang telah dimulainya kehidupan manusia sejak janin berada dalam kandungan ibunya. Mujib dan Muzakir 2001 berpendapat bahwa sejumlah ayat dan hadits secara tidak langsung telah disebutkan bahwa selama periode prenatal individu tidak hanya mengalami perkembangan fisik melainkan sekaligus mengalami perkembangan psikologi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;QS 22: 5. Hai manusia, jika kamu dalam keraguan tentang kebangkitan (dari kubur), maka (ketahuilah) sesungguhnya Kami telah menjadikan kamu dari tanah, kemudian dari setetes mani, kemudian dari segumpal darah, kemudian dari segumpal daging yang sempurna kejadiannya dan yang tidak sempurna, agar Kami jelaskan kepada kamu dan Kami tetapkan dalam rahim, apa yang Kami kehendaki sampai waktu yang sudah ditentukan, kemudian Kami keluarkan kamu sebagai bayi, kemudian (dengan berangsur- angsur) kamu sampailah kepada kedewasaan, dan di antara kamu ada yang diwafatkan dan (adapula) di antara kamu yang dipanjangkan umurnya sampai pikun, supaya dia tidak mengetahui lagi sesuatupun yang dahulunya telah diketahuinya. Dan kamu lihat bumi ini kering, kemudian apabila telah Kami turunkan air di atasnya, hiduplah bumi itu dan suburlah dan menumbuhkan berbagai macam tumbuh-tumbuhan yang indah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dewasa ini ahli psikologi perkembangan meyakini bahwa kehidupan manusia berawal dari pertemuan sel sperma laki-laki dan sel telur wanita. Pada saat itu sel sperma bergabung dengan sel telur (Ovum) dan menghasilkan suatu bentuk yang telah terbuahi (zigot) yang dalam psikologi Islam disebut Nutfah, yaitu air mani (sperma) yang keluar dari sulbi (tulang belakang) laki-laki lalu bersarang dirahim perempuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sperma dan sel telur dibuat oleh perkembangan disebut sel benih (germ cell), sel ini mengandung 46 kromosom yang dibentuk menjadi 23 pasang, dalam setiap pasang kromosom terdiri dari 1 kromosom pihak ayah dan 1 kromosom pihak ibu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelainan pada kromosom dapat terjadi karena memang bawaan, tapi ada juga yang terjadi karena nondisjuntion waktu ibu membentuk sel telur, sehingga hilangnya sebuah kromoson kelamin selama mitosis setelah zigot XX atau XY terbentuk. Seperti syndrome turner.atau malah terjadi trisomi atau penambahan kromoson waktu oogenesis , nondisjuction XX, sehingga kromosom bertambah jadi 47 XXY contohnya pada syndrome Klinefelter&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faktor umur ketika melahirkan juga harus selalu di perhatikan, misalnya pada Kasus Sindroma Down trisomi 21, biasanya lahir sebagai anak terakhir keluarga besar, atau dari usia ibu yang lanjut, non disjunction terjadi pada meiosis I menghasilkan ovum yang mengandung 2 buah autosom nomor 21 dan bila ovum ini dibuahi oleh sperma normal yang membawa nomor 21 maka terbentuklan zigot trisomi 21. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua orang ingin punya keturunan yang baik, sempurna jasmani rohani, sehingga bila seorang anak lahir , pertama mereka akan bertanya perempuan atau laki-laki, setelah itu cacat atau tidak. Ada beberapa penyakit yang memang diwariskan seperti Thalasemia, polidaktili, kemampuan mengecap (nontaster), Anonychia (kelainan kuku pada beberapa jari yang tidak ada atau tidak baik tumbuhnya, Retinal aplasia (kelainan pada retina, buta), Katarak (gen dominant K), cystic fibrosis (kelainan metabolisme sehingga terjadi penurunan fungsi pancreas, infeksi pernafasan kronis, paru-paru.albinisme, kretinisme.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin kita juga harus bersyukur bila kita tidak mempunyai kelainan kromosom , baik yang kelebihan seperti trisomi, misalnya pada kelainan sindroma klinefelter, laki-laki tapi punya tanda-tanda seperti perempuan, seperti pertumbuhan payudara, pertumbuhan rambut yang kurang, lengan kaki ekstrim panjang , suara tingi seperti wanita , tapi testisnya kecil. Atau kelainan kekurangan  kromosom seperti pada sindroma turner (XO), perempuan dengan tubuh pendek (120 cm dewasa), leher pendek, pangkalnya seperti bersayap, dada lebar, payudara dan rambut kelamin tidak tumbuh. Kulit pada lehernya sangat kendur hingga mudah di tarik kesamping.&lt;br /&gt;Pembawa sifat genetika disebut kromosom, berada dalam nucleus berbentuk batang atau bengkok terdiri dari kromatin &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mempelajari kromosom manusia telah digunakan bermacam-macam jaringan yang paling umum kulit, sumsum tulang atau darah perifer.&lt;br /&gt;Rekayasa genetika/pencangkokan gen (DNA rekombinan) merupakan kemajuan yang paling muktahir abab ini. Merupakan strategi untuk memindahkan bagian kecil dari informasi genetic (AND) dari satu organisme ke organisme lain. Tahun 1980, seorang wanita 37 tahun , pasien diabetes wanita pertama yang disuntik insuln wanita yang dibuat bakteri . Dengan tehnik rekayasa , para peneliti berhasil memaksa bakteri untuk membentuk insulin mirip insulin manusia. Sehingga insulin yang dulu berasal dari sapi dan babi sekarang diganti dengan tehnik ini. Yang lebih murah dan lebih baik kwalitasnya dari pada insulin dari binatang. Karena untuk memenuhi insulin 750 pasien dibutuhkan 23.000 binatang yang diambil pangkreasnya untuk keperluan insulin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAB II&lt;br /&gt;AWAL KEHIDUPAN MANUSIA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. AWAL KEHIDUPAN&lt;br /&gt;“Sesunguhnya Kami telah menciptakan manusia dari setetes mani yang bercampur, Kami hendak mengujinya (dengan perintah dan larangan), karena itu Kami jadikan ia mendengar dan melihat” (Q.S. Al-Insan: 2). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkembangan setiap individu dimulai dengan fertilisasi, yaitu saat oosit sekunder yang mengandung ovum dibuahi oleh sperma.  Sebelum sperma dapat memasuki oosit sekunder, pertama-tama sperma harus menembus berlapis-lapis sel granulose yang melekat di sisi luar oosit sekunder yang disebut korona radiata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian sperma juga harus menembus lapisan sesudah korona radiata yang berupa glikoprotein yaitu zona pelusida.  Sperma dapat menembus oosit sekunder karena baik sperma maupun oosit sekunder menghasilkan enzim dan senyawa tertentu sehingga terjadi aktivitas yang saling mendukung.  Pada sperma bagian akrosom mengeluarkan (1) hialuronidase, enzim yang dapat melarutkan senyawa hilarunoid yang terdapat pada lapisan korona radiata, (2) akrosin, protease yang dapat menghancurkan glikoprotein pada zona pelusida dan (3) antifertilizin, antigen terhadap oosit sekunder sehingga sperma dapat melekat pada oosit sekunder.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain sperma, oosit sekunder juga mengeluarkan senyawa tertentu.  Senyawa tersebut adalah fertilizin, yang tersusun atas glikoprotein yang berfungsi (1) mengaktifkan sperma agar bergerak lebih cepat, (2) menarik sperma secara kemostaksis positif, dan (3) mengumpulkan sperma di sekeliling oosit sekunder.&lt;br /&gt;Pada saat sperma menembus oosit sekunder, sel-sel granulosit di bagian korteks oosit sekunder mengeluarkan senyawa tertentu yang menyebabkan zona pelusida tidak dapat ditembus oleh sperma lainnya. &lt;br /&gt;Segera setelah sperma memasuki nukleus pada kepala sperma akan membesar.  Sebaliknya ekor sperma akan berdegenerasi .  Kemudian inti sperma yang mengandung 23 kromosom dengan ovum yang mengandung 23 kromosom akan bersatu menghasilkan zigot dengan 23 pasang kromosom atau 46 kromosom.&lt;br /&gt;Allah berfirman “Kami telah menciptakan kamu, maka mengapa kamu tidak membenarkan hari berbangkit? Maka terangkanlah kepada–Ku tentang nutfah yang kamu pancarkan. Kamukah yang menciptakannya atau Kamikah yang menciptakannya? (QS. Al – Waaqi’ah, 56:57–59)”&lt;br /&gt;B. PERKEMBANGAN PRANATAL&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Zigot selanjutnya akan ditanam pada endometrium uterus.  Dalam perjalanannya ke uterus, zigot membelah secara mitosis secara berkali-kali.  Hasil pembelahan tersebut berupa sekelompok sel yang sama besarnya dengan bentuk seperti arbei yang disebut tahap morulla.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Morulla akan terus membelah sampai terbentuk blastosit.  Tahap ini disebut blastula dengan rongga di dalamnya yang disebut blastocoel.  Sel-sel dalam blastosit akan berkembang menjadi bakal embrio atau embrioblas.  Pada embrioblas terdapat lapisan jaringan dasar yang terdiri dari lapisan luar (ectoderm) dan lapisan dalam (endoderm).  Permukaan ectoderm melekuk ke dalam sehingga membentuk lapisan tengah (mesoderm).  Selanjutnya ketig lapisan tersebut akan berkembang menjadi berbagai organ (organogenesis) pada minggu keempat sampai kedelapan.  Ectoderm akan membentuk system saraf, mata, kulit, rambut, kuku dan hidung.  Mesoderm akan membentuk tulang otot, jantung, pembuluh darah, ginjal, limpa dan kelenjar kelamin.  Endoderm akan membentuk organ-organ pencernaan dan pernafasan.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara massa sel dalam yang menjadi embrio, lapisan sel yang di luar akan membentuk dua membran janin yaitu karion dan amnion.  Keduanya bersama membran ketiga yang berasal dari dinding uterus ibu, membentuk kantung yang berisi cairan amnion yang berfungsi sebagai buffer untuk melindungi embrio dari tekanan hebat yang dialami ibu.  Selain itu juga memberi temperatur merata dan bertugas menghindari perlekatan antara embrio dan amnion.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara bersamaan kantung-kantung janin yang lain dibentuk, yang terpenting menjadi tali pusat (umbilicus) yang memanjang dari embrio ke bagian dinding uterus dimana uterus dan karion tersambung.  Daerah ini disebut plasenta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tali pusat merupakan tali kehidupan embrio.  Di dalamnya terdapat dua pembuluh darah yang membawa darah dari embrio ke plasenta dan sebuah pembuluh balik yang membawa darah dari plasenta ke bayi.  Walau demikian hubungan antara aliran darah bayi dan ibunya tidak terjadi secara langsung.  Keduanya mengalir kearah plasenta dan system ini selalu dipisahkan oleh dinding sel dalam plasenta.  Zat yang dapat melalui plasenta antara lain makanan dari darah ibu seperti gula, lemak dan protein.  Bahan sisa dari bayi terutama zat asam arang juga dapat melalui plasenta.  Beberapa vitamin, obat-obatan, vaksin dan bibit penyakit juga dapat melalui plasenta.  Dengan demikian kesehatan ibu dapat berpengaruh bagi kesehatan janin. Hubungan langsung antara susunan saraf ibu dan embrio tidak ada.  Tetapi emosi ibu dapat mempengaruhi secara tidak langsung fungsi fisiologis anak.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada minggu keempat, panjang embrio sekitar 1/5inch.  Embrio tersebut telah mempunyai bentuk mulut, bagian dalam perut (tractus gastrointestinal) dan hati.  Jantung telah terbentuk sempurna, dan kepala serta bagian otak mulai tampak jelas.  Pada masa ini embrio masih merupakan organisme primitif, ia tidak mempunyai lengan atau kaki, dan cirri-ciri tubuh lainnya yang sempurna, hanya terdapat bentuk-bentuk dasar dari system tubuh yang penting.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada usia 8 sampai 9 minggu, gambaran yang terjadi sudah berubah.  Panjang embrio sekitar 1 inchi.  Wajah, mulut, mata dan telinga sudah tampak.  Lengan, kaki, telapak tangan bahkan jari-jari kaki dan tangan telah timbul.  Pada tahap ini alat kelamin mulai terbantuk.  Perkembangan otot dan kerangka juga dimulai, tetapi aktivitas neuromotorik belum ada.  Organ-organ dalam seperti usus, hati, pancreas, paru-paru, ginjal mulai terbentuk dan berfungsi.  Hati misalnya mulai membentuk sel darah merah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Periode embrio ditandai dengan perkembangan yang cepat dari susunan saraf.  Pada periode ini kepala lebih besar dibandingkan bagian badan yang lain.  Ini menunjukkan 8 minggu pertama merupakan periode sensitive untuk integritas susunan saraf.  Gangguan mekanis dan kimiawi pada tahap ini dapat menyebabkan kerusakan permanent dari susunan saraf disbanding jika kerusakan terjadi pada waktu selnjutnya.   &lt;br /&gt;Akhir bulan kedua sampai masa lahir disebut periode janin.  Selama periode ini berbagai macam system tubuh yang belum terbentuk sempurna berkembang penuh dan mulai berfungsi.  Sampai usia 8,5 minggu janin relative bersikap pasif, yaitu melayang dengan tenang di dalam cairan amnion.  Pada masa ini ia mampu bereaksi terhadap rangsangan sentuh.  Badan janin melipat dan kepalanya merentang.  Sejak saat ini fungsi motor semakin bertambah dan lebih kompleks.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendekati akhir minggu kedelapan,system reproduksi mulai berkembang.  Gonad (ovarium dan testes) mula-mula tampak sebagai sepasang gumpalan jaringan pada kedua jenis kelamin.  Hormone yang dihasilkan testes pria dibutuhkan untuk merangsang perkembangan system reproduksi pria.  Bila testes dihilangkan atau gagal menjalankan fungsinya dengan baik, maka bayi yang lahir memiliki system primer reproduksi wanita.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada akhir 12 minggu, panjang janin sekitar 3 inchi dan beratnya 0,75 ons.  Ia mulai berbentuk seperti manusia walaupun kepalanya lebih besar.  Otot mulai berkembang dan  pergerakan spontan dari lengan dan kaki dapat dilihat.  Kelopak mata dan kuku mulai terbentuk dan jenis kelamin janin dapat dibedakan dengan mudah.  Susunan saraf masih kurang sempurna.  Selama 4 minggu selanjutnya perkembangan motorik lebih kompleks. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ringkasan tahap-tahap dalam perkembangan prenatal  :&lt;br /&gt;Minggu ke-1 Ovum yang dibuahi akan turun melalui tuba fallopii menuju ke uterus&lt;br /&gt;Minggu ke-2 Embrio melekatkan diri pada dinding uterus dan berkembang dengan cepat&lt;br /&gt;Minggu ke-3 Embrio mulai berbentuk : bagian kepala dan ekor dapat dibedakan.  Jantung sederhana mulai berdenyut&lt;br /&gt;Minggu ke-4 Permulaan pembentukan daerah mulut, saluran pencernaan dan hati.  Jantung berkembang dengan pesat, daerah kepala dan otak mulai dapat dibedakan.&lt;br /&gt;Minggu ke-6 Tangan dan kaki mulai terbentuk, namun lengan masih terlalu pendek dan tumpul untuk saling bertemu.&lt;br /&gt;Minggu ke-8 Panjang embrio sekitar 1 inchi.  Wajah, mulut, mata, dan telinga mulai mempunyai bentuk yang jelas.  Pertumbuhan otot dan tulang dimulai.&lt;br /&gt;Minggu ke-12 Panjang janin sekitar 3 inchi.  Ia mulai berbentuk sebagai seorang manusia, walaupun perbandingan kepala masih terlalu besar.  Wajah mempunyai profil seperti bayi.  Kelopak mata dan kuku mulai terbentuk, dan jenis kelamin dapat dibedakan dengan mudah.  Susunan saraf masih sangat sederhana.&lt;br /&gt;Minggu ke-16 Panjang janin sekitar 4,5 inchi.  Ibu dapat merasakan pergerakan janin ekstremitas, kepala dan organ-organ dalam tubuh berkembang dengan pesat.  Perbandingan bagian-bagian tubuh mulai lebih menyerupai bayi.&lt;br /&gt;5 bulan  Kehamilan hamper sempurna.  Panjang janin sekitar 6 inchi dan mampu mendengar dan bergerak lebih bebas.  Tangan dan kaki mulai lengkap.&lt;br /&gt;6 bulan Panjang janin sekitar 10 inchi.  Mata sudah terbentuk lengkap dan bintik-bintik pengecap timbul pada lidah.  Janin mampu bernafas dan menangis lemah, seandainya kelahiran berlangsung premature.&lt;br /&gt;7 bulan sampai masa kelahiran Janin lebih siap untuk secara mandiri di luar rahim.  Tegangan otot bertambah, gerakan menjadi sering dan pernafasan menjadi jelas, kunyahan, hisapan, dan tangisan lapar menjadi lebih kuat.  Reaksi penglihatan dan pendengaran terbentuk dengan sempurna.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatupun, dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, agar kamu bersyukur. (QS. An-Nahl, 16:78)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. GEN DAN DNA&lt;br /&gt;Gen merupakan substansi hereditas yang mempunyai fungsi : 1)  mengatur perkembangan dan metabolisme individu serta 2) menyampaikan informasi genetic kepada generasi berikutnya.  Model DNA pertama ditemukan Watson dan Crick (1953), yaitu berupa struktur double helix. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Gen terdiri dari bahan kimia yang memiliki struktur sangat rumit, yang dikenal dengan DNA (deroxyribonukleic acid) yang akan memberikan arah pada pembentukan zat kimia lainnya, yaitu protein, salah satu dari protein ini adalah protein structural yang ada dalam darah, otot, jaringan tubuh, alat tubuh, dan struktur badan lainnya. Bentuk kedua dari protein ini adalah Enzim (Enzyme) yang bertugas mengendalikan reaksi kimia fisika di dalam tubuh (pengadaan dan penyiapan tenaga, peleburan makanan, dan waktu yang diperlukan untuk perkembangan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Gen dari ciri dan fungsi yang tertentu terletak pada tempat yang tertentu yang dinamakan loci(locus) pada kromosom tertentu pula. Sewaktu sperma dan ovum bergabung zigot akan menerima satu gen dari masing-masing lokus kromosom dari masing-masing orang tua. Bila gen-gen yang diterima oleh zigot pada lokus tertentu ternyata ada perintah yang saling berlawanan, kemungkinannya ialah salah satunya akan menguasai sepenuhnya atau hanya sebagian atau kedua unsure yang saling berlawanan itu akan membentuk satu hasil yang tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. MEKANISME TRANSMISI FAKTOR KETURUNAN&lt;br /&gt;Oganisme orang dewasa mempunya dua macam sel yaitu sel tubuh dan sel kelamin.  Setiap sel akan mengalami pembelahan.  Pembelahan pada sel tubuh dan sel kelamin berbeda.  Sel kelamin membelah dengan pembelahan meiosis sehingga hasil dari proses ini akan diperoleh sel yang intinya hanya mengandung 23 kromosom. Sehingga setiap sel sperma dan sel telur hanya berisi separuh jumlah  orang tua, dapat kita lihat mengapa anak-anak dari orang tua yang sama tidak selalu memiliki sifat-sifat yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. PENGARUH HEREDITAS&lt;br /&gt;Diriwayatkan dari Abu Hurairah RA., ia berkata :  Seorang&lt;br /&gt;Laki-laki dari Bani Fazarah pernah dating mengunjungi Nabi SAW. Laki-laki itu berkata “Isteriku melahirkan seorang anak yang berkulit hitam.” Lalu Nabi SAW bertanya :”Apakah engkau memiliki unta?” Laki-laki itu menjawab : “punya”.  Nabi SAW bertanya lagi : “Apa warna unta itu?” Ia menjawab : “merah”.  Nabi SAW kemudian bertanya lagi : Apakah unta tersebut makan dedaunan?” Laki-laki itu menjawab :  “Benar.”  Nabi bertanya lagi :  “mengapa engkau memberinya makan dedaunan?” Ia menjawab :”karena aku berharap unta itu melahirkan keturunan.” Nabi SAW lalu berkata : “Semoga unta itu melahirkan keturunan”.&lt;br /&gt;Hsdits ini mengisyaratkan dengan jelas pengaruh hereditas terhadap warna yang terlihat pada beberapa kulit manusia.  Hal ini merupakan pengaruh hereditas dari moyangnya, jika sifat tersebut tidak nampak pada kedua orang tuanya.  &lt;br /&gt;Rasulullah SAW menyinggung pengaruh hereditas dalam sebuah haditsnya yang artinya “Apabila nutfah (sperma) itu menetap dalam rahim, maka Allah WST menghadirkan antara sperma dan Nabi Adam AS pada setiap nasab (keturunan).”&lt;br /&gt;Dalam hadits yang lain Rasulullah SAW mengisyaratkan pengaruh hereditas terhadap perilaku manusia.  Beliau bersabda :  “Pilihkan untuk nutfah (sperma) kalian, nikahilah orang yang sepadan dan nikahnlah nereka.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E.Skema terjadinya anak perempuan dan laki-laki normal , masing-masing peluang 50 %&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kromoson manusia dibedakan dalam 2 tipe, yaitu Autosom, kromosom yang tiada hubungan dengan penetuan jenis kelamin. Dari 46 kromoson didalam inti sel tubuh manusia , maka 44 buah atau 22 pasang merupakan autosom, kedua seks kromosom ialah sepasang kromosom yang menentukan jenis kelamin. Seks kromoson dibedakan atas 2 macam yaitu Kromosom X dan Kromosom Y.&lt;br /&gt;Jenis kelamin bergantung pada jenis spermatozoa yang menyatu dengan ovum. Sel telur atau ovum wanita yang matang mengandung kromoson X, sedangkan spermatozoa pria mengandung sebuah kromosom X dan dan sebuah kromosom Y. Bila telur wanita yang mengandung kromosom X bersatu dengan sperma mengandung kromosom Y maka menjadi kombinasi XY, sehingga menghasilkan jenis kelamin laki-laki, sebaliknya bila kromosom X berkombinasi dengan kromosom X maka hasilnya XX, sehingga jenis kelaminnya wanita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAB III&lt;br /&gt;KELAINAN  DAN SIFAT BAWAAN KARENA  KROMOSOM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PEWARISAN SIFAT AUTOSOMAL PADA MANUSIA&lt;br /&gt;1. Polidaktili (jari lebih)&lt;br /&gt;Polidaktili adalah suatu kelainan yang diwariskan oleh gen autosomal dominan P, sehingga orang mempunyai tambahan jari pada satu atau dua tangan dan atau pada kakinya. Yang umum dijumpai ialah terdapatnya jari tambahan pada satu atau kedua tangan. Tempatnya jari tambahan itu berbeda-beda, ada yang terdapat di dekat ibu jari dan ada pula yang terdapat di dekat jari kelingking.&lt;br /&gt;Orang normal adalah homozigotik resesip pp. Pada individu heterozigotik Pp derajat ekspresi gen dominan itu dapat berbeda-beda, sehingga lokasi tambahan jari dapat bervariasi. Bila seorang laki-laki polidaktili heterozigotik menikah dengan orang perempuan normal, maka dalam keturunan kemungkinan timbulnya polidaktili ialah 50%. &lt;br /&gt; Ayah Polidaktili (heterozigot) Pp       X     Ibu normal Homozigot (pp)&lt;br /&gt;            Maka anak-anaknya, Polidaktili  (heterozogot Pp) 50 %, Normal (homozigot pp)&lt;br /&gt;       50 %&lt;br /&gt;2. Kemampuan mengecap phenilthiocarbamida (PTC)&lt;br /&gt;Phenilthiocarbamida (disingkat PTC) atau phenylthiouracil merupakan suatu zat kimia dengan rumus:&lt;br /&gt;Bagi semua orang zat ini terasa pahit, sehingga mereka disebut pengecap (“taster”). Orang lainnya tidak merasakan apa-apa, sehingga mereka ini disebut buta kecap (“nontaster”).&lt;br /&gt;Dalam tahun 1932 Fox untuk pertama kali menemukan bahwa 71% dari orang-orang yang dites dengan PTC mengatakan bahwa zat itu terasa pahit, sedangkan sisanya tidak merasakan apa-apa. Dalam tahun 1949 Harris dan Kalmus, kemudian disusul oleh Saldanha dan Becak dalam tahun 1959 melaporkan bahwa 70% dari orang kulit putih Amerika dan Eropa adalah taster, sedangkan sisanya 30% adalah nontaster.&lt;br /&gt;phenilthiocarbamida mudah larut dalam air dan untuk penelitian biasanya disediakan beberapa larutan dari berbagai konsentarsi. Beberapa penelitian menunjukkan wanita itu lebih sensitif terhadap PTC daripada pria.&lt;br /&gt;3. Thalasemia&lt;br /&gt;Ialah kelainan darah bawaan (keturunan) yang menyebabkan sel darah merah (eritrosit) pecah (hemolisa). Penyakit ini banyak terdapat di negara-negara di sekitar Laut Tengah.&lt;br /&gt;Thalasemia merupakan kelainan genetik yang ditandai dengan berkurangnya atau tidak ada sama sekali sintesa rantai hemoglobin, sehingga hanya mempunyai kemampuan sedikit untuk mengikat oksigen. &lt;br /&gt;Thalasemia dibedakan atas:&lt;br /&gt;a. Thalasemia α, sering dijumpai pada penduduk Asia, terutama disebabkan adanya delesi (tidak adanya) gen α.&lt;br /&gt;Pada individu normal terdapat 4 gen α pada sepasang kromosom, yaitu 2 gen pada kromosom paternal (berasal dari ayah). Delesi dapat terjadi pada 1 gen, 2 gen, 3 gen atau 4 gen. Banyaknya delesi gen α menentukan derajat keparahan keadaan pasien, yaitu:&lt;br /&gt; Pada delesi 1 gen α (disebut α thalasemia 2) hanya berpengaruh sedikit terhadap kelainan fungsi darah.&lt;br /&gt; Pada delesi 2 gen α (disebut α thalasemia 1) berakibat anemia ringan.&lt;br /&gt; Pada delesi 3 gen α (disebut “HbH” disease”) berakibat anemia berat.&lt;br /&gt; Pada delesi 4 gen α berakibat fatal pada bayi. &lt;br /&gt;b. Thalasemia β&lt;br /&gt;Thalasemia β yang heterozigotik mengakibatkan anemia ringan dan biasanya tidak memerlukan pengobatan. Dalam keadaan homozigotik terjadi anemia yang berat dan memerlukan tranfusi darah. Pada thalasemia β° yang homozigotik sama sekali tidak ditemukan adanya HbA, sedang pada thalasemia β+ yang homozigotik, HbA ditemukan dalam jumlah sedikit sekali.&lt;br /&gt;c. Thalasemia δβ, atau disebut juga  Thalasemia F terjadi penekanan produksi rantai  δ pada thalasemia β. Dalam keadaan heterozigotik ditemukan HbA dalam jumlah sedikit dan banyak HbF. Pada keadaan homozigotik hanya ditemukan HbF saja dan penderita mengalami anemia yang agak berat.&lt;br /&gt;Thalasemia yang secara umum dan untuk mudahnya diketahui ditentukan oleh gen dominan autosomal Th. Orang normal mempunyai genotip thth. Bayi homozigotik domonan ThTh (thalasemia mayor) menderita anemia berat, sehingga berakibat fatal. Individu heterozigotik Thth menderita thalasemia minor, anemia tidak berat, sehingga masih dapat bertahan hidup.&lt;br /&gt;Bila suami-istri masing-masing menderita thalasemia minor, maka ada kemungkinan 25% dari jumlah anak mereka akan meninggal dunia karena menderita anemia berat, yaitu Thalasemia mayor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                 Perempuan Thth                           X                                laki-laki    Thth&lt;br /&gt;                   Thalasemia minor                                                      Thalassemia minor&lt;br /&gt;             &lt;br /&gt;LAKI-LAKI                               Th                                             th&lt;br /&gt;Perempuan                  Th ThTh Talasemia mayor Thth Thalasemia minor&lt;br /&gt;                                     th  Th th   Thalasemia minor  Thth normal&lt;br /&gt;Diagram perkawinan dari suatu keluarga penderita Thalasemia minor, kemungkinan 25 % dari jumlah anaknya meninggal waktu bayi karena menderita Thallasemia Mayor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Dentinogenesis imperfecta (gigi opalesen)&lt;br /&gt;Ialah suatu kelainan pada gigi manusia. Dentin berwarna putih seperti air susu (opalesen). Penyebabnya gen dominan D, sedangkan alelnya resesip d bila homozigotik menyebabkan gigi normal. Gen ini diwariskan seperti pada polidaktili.&lt;br /&gt;Apabila dibuat foto Rontgen Gigi pasien Dentinogenesis imperfecta opalesen (putih seperti air susu), email normal, tetapi ruang-ruang pulpa dan saluran-saluran akar pad kebanyakan gigi terhapus dengan dentin abnormal. Terdapat penambahan perbatasan pada hubungan antara mahkota dan akar-akar gigi molar.&lt;br /&gt;5. Anonychia&lt;br /&gt;Suatu kelainan bahwa kuku dari beberapa jari tangan dan atau kaki tidak ada atau tidak baik tumbuhnya. Penyebabnya adalah gen dominan An pada autosom.  &lt;br /&gt;6. Retinal aplasia&lt;br /&gt;Suatu kelainan pada yang mengakibatkan orang lahir dalam keadaan buta. Penyebabnya gen dominan Ra.&lt;br /&gt;7. Katarak, suatu penyakit mata yang menyebabkan orang menjadi buta. Penyebabnya gen dominan K.&lt;br /&gt;8. Lekuk pipit, lekuk di dagu, tumbuhnya rambut yang tebal di tangan, lengan dan dada, serta berkemampuan untuk membengkokkan ibu jari dengan sudut yang tajam merupakan sifat-sifat keturunan yang ditentukan oleh gen dominan.&lt;br /&gt;9. Daun telinga yang bebas (artinya tidak tumbuh melekat) dan bentuk meruncing dari pangkal tumbuhnya rambut di dahi (dalam bahasa inggris disebut ”Widow’s Peak”) juga ditentukan ol rambut hitam eh gen dominan pada autosom.&lt;br /&gt;10. Warna, warna rambut disebabkan oleh adanya pigmen melanin. Jika pigmen melanin terdapat dalam jumlah banyak sekali, maka rambut berwarna hitam sampai coklat tua. Melanin yang jumlahnya sedikit menyebabkan rambut berwarna putih atau yang dalam bahasa inggris disebut ”blond hair”.&lt;br /&gt;Rambut hitam dan coklat tua ditentukan oleh gen dominan B, sehingga orang yang memilikinya mempunyai genotip BB. Orang berambut putih (”blond”) mempunyai genotip bb, sedangkan orang albino mempunyai genotip aa. Pembentukan pigmen merah pada rambut diperlukan adanya dua pasang gen, yaitu pasangan gen B dengan b dan R dengan r. Diduga bahwa berbagai variasi yang dijumpai pada rambut merah itu ditentukan oleh berbagai genotip sebagai berikut:  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DAFTAR PUSTAKA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dr. M, Ustman Najati, Psikologi dalam Perspektif hadist, Pustaka Al-Husna Baru, 2004&lt;br /&gt;Suryo, Genetika Manusia, Gajah Mada University Press,  2003&lt;br /&gt;Paul Hendri Mussen, Dkk, Perkembangan dan Kepribadian anak, ed 6, Erlangga, 1988&lt;br /&gt;M. Izzanuddin Taufiq,Dalil Al-Quran dan embriologi,Tiga Serangkai, Solo. 2006&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3829887201707294304-9207248648271312577?l=drlizakedokteran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/9207248648271312577'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/9207248648271312577'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drlizakedokteran.blogspot.com/2009/05/genetika-dalam-kajian-kedokteran-dan.html' title='genetika dalam kajian kedokteran dan islam'/><author><name>dr.  Hj.  Liza 4121969</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04865769703659526517</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/Sg-63miWKjI/AAAAAAAAA7I/TaDsOAHogF0/S220/liza+rafi+4ever.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/SmGVGbHRi3I/AAAAAAAABBY/xLv1gcft6RY/s72-c/G8bT0sGEVGnd_an0rDhXVg.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3829887201707294304.post-4788972940158817462</id><published>2009-04-09T21:23:00.001-07:00</published><updated>2009-07-18T02:40:31.037-07:00</updated><title type='text'>istilah-istilah psychiatry</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/SmGYbSBr8GI/AAAAAAAABBg/VUZwObu77_w/s1600-h/NyjzlBlRpZb8l95o2aQsfQ.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/SmGYbSBr8GI/AAAAAAAABBg/VUZwObu77_w/s320/NyjzlBlRpZb8l95o2aQsfQ.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5359732626010402914" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a title="View Sadock, Benjamin James, GLOSSARY (dr liza) on Scribd" href="http://www.scribd.com/doc/14118897/Sadock-Benjamin-James-GLOSSARY-dr-liza" style="margin: 12px auto 6px auto; font-family: Helvetica,Arial,Sans-serif; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 14px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; -x-system-font: none; display: block; text-decoration: underline;"&gt;Sadock, Benjamin James, GLOSSARY (dr liza)&lt;/a&gt; &lt;object codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=9,0,0,0" id="doc_970418826535872" name="doc_970418826535872" classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" align="middle" height="500" width="100%" &gt;  &lt;param name="movie" value="http://d.scribd.com/ScribdViewer.swf?document_id=14118897&amp;access_key=key-2dnaeg4hl7zn6xl81yy6&amp;page=1&amp;version=1&amp;viewMode="&gt;   &lt;param name="quality" value="high"&gt;   &lt;param name="play" value="true"&gt;  &lt;param name="loop" value="true"&gt;   &lt;param name="scale" value="showall"&gt;  &lt;param name="wmode" value="opaque"&gt;   &lt;param name="devicefont" value="false"&gt;  &lt;param name="bgcolor" value="#ffffff"&gt;   &lt;param name="menu" value="true"&gt;  &lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;   &lt;param name="allowScriptAccess" value="always"&gt;   &lt;param name="salign" value=""&gt;        &lt;embed src="http://d.scribd.com/ScribdViewer.swf?document_id=14118897&amp;access_key=key-2dnaeg4hl7zn6xl81yy6&amp;page=1&amp;version=1&amp;viewMode=" quality="high" pluginspage="http://www.macromedia.com/go/getflashplayer" play="true" loop="true" scale="showall" wmode="opaque" devicefont="false" bgcolor="#ffffff" name="doc_970418826535872_object" menu="true" allowfullscreen="true" allowscriptaccess="always" salign="" type="application/x-shockwave-flash" align="middle"  height="500" width="100%"&gt;&lt;/embed&gt;   &lt;/object&gt; &lt;div style="margin: 6px auto 3px auto; font-family: Helvetica,Arial,Sans-serif; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 12px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; -x-system-font: none; display: block;"&gt;    &lt;a href="http://www.scribd.com/upload" style="text-decoration: underline;"&gt;Publish at Scribd&lt;/a&gt; or &lt;a href="http://www.scribd.com/browse" style="text-decoration: underline;"&gt;explore&lt;/a&gt; others:            &lt;a href="http://www.scribd.com/browse/School-Work/" style="text-decoration: underline;"&gt;School Work&lt;/a&gt;              &lt;a href="http://www.scribd.com/browse/Books/Religion-Spirituality" style="text-decoration: underline;"&gt;Religion &amp; Spiritual&lt;/a&gt;                  &lt;a href="http://www.scribd.com/tag/bible" style="text-decoration: underline;"&gt;bible&lt;/a&gt;              &lt;a href="http://www.scribd.com/tag/investment" style="text-decoration: underline;"&gt;investment&lt;/a&gt;       &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3829887201707294304-4788972940158817462?l=drlizakedokteran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/4788972940158817462'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/4788972940158817462'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drlizakedokteran.blogspot.com/2009/04/istila-istilah-psychiatry.html' title='istilah-istilah psychiatry'/><author><name>dr.  Hj.  Liza 4121969</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04865769703659526517</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/Sg-63miWKjI/AAAAAAAAA7I/TaDsOAHogF0/S220/liza+rafi+4ever.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/SmGYbSBr8GI/AAAAAAAABBg/VUZwObu77_w/s72-c/NyjzlBlRpZb8l95o2aQsfQ.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3829887201707294304.post-8871620124176776933</id><published>2009-04-09T21:20:00.001-07:00</published><updated>2009-04-09T21:20:53.776-07:00</updated><title type='text'>hidup dan al-quran</title><content type='html'>&lt;a title="View BAGAIMANA MEMAKNAI KEHIDUPAN on Scribd" href="http://www.scribd.com/doc/14118889/BAGAIMANA-MEMAKNAI-KEHIDUPAN" style="margin: 12px auto 6px auto; font-family: Helvetica,Arial,Sans-serif; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 14px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; -x-system-font: none; display: block; text-decoration: underline;"&gt;BAGAIMANA MEMAKNAI KEHIDUPAN&lt;/a&gt; &lt;object codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=9,0,0,0" id="doc_240485359496217" name="doc_240485359496217" classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" align="middle" height="500" width="100%" &gt;  &lt;param name="movie" value="http://d.scribd.com/ScribdViewer.swf?document_id=14118889&amp;access_key=key-2isgdnp6qh230jtzm79d&amp;page=1&amp;version=1&amp;viewMode="&gt;   &lt;param name="quality" value="high"&gt;   &lt;param name="play" value="true"&gt;  &lt;param name="loop" value="true"&gt;   &lt;param name="scale" value="showall"&gt;  &lt;param name="wmode" value="opaque"&gt;   &lt;param name="devicefont" value="false"&gt;  &lt;param name="bgcolor" value="#ffffff"&gt;   &lt;param name="menu" value="true"&gt;  &lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;   &lt;param name="allowScriptAccess" value="always"&gt;   &lt;param name="salign" value=""&gt;        &lt;embed src="http://d.scribd.com/ScribdViewer.swf?document_id=14118889&amp;access_key=key-2isgdnp6qh230jtzm79d&amp;page=1&amp;version=1&amp;viewMode=" quality="high" pluginspage="http://www.macromedia.com/go/getflashplayer" play="true" loop="true" scale="showall" wmode="opaque" devicefont="false" bgcolor="#ffffff" name="doc_240485359496217_object" menu="true" allowfullscreen="true" allowscriptaccess="always" salign="" type="application/x-shockwave-flash" align="middle"  height="500" width="100%"&gt;&lt;/embed&gt;   &lt;/object&gt; &lt;div style="margin: 6px auto 3px auto; font-family: Helvetica,Arial,Sans-serif; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 12px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; -x-system-font: none; display: block;"&gt;    &lt;a href="http://www.scribd.com/upload" style="text-decoration: underline;"&gt;Publish at Scribd&lt;/a&gt; or &lt;a href="http://www.scribd.com/browse" style="text-decoration: underline;"&gt;explore&lt;/a&gt; others:            &lt;a href="http://www.scribd.com/browse/Books/Religion-Spirituality" style="text-decoration: underline;"&gt;Religion &amp; Spiritual&lt;/a&gt;                  &lt;a href="http://www.scribd.com/tag/muhammad" style="text-decoration: underline;"&gt;muhammad&lt;/a&gt;              &lt;a href="http://www.scribd.com/tag/kehidupan" style="text-decoration: underline;"&gt;kehidupan&lt;/a&gt;       &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3829887201707294304-8871620124176776933?l=drlizakedokteran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/8871620124176776933'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/8871620124176776933'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drlizakedokteran.blogspot.com/2009/04/hidup-dan-al-quran.html' title='hidup dan al-quran'/><author><name>dr.  Hj.  Liza 4121969</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04865769703659526517</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/Sg-63miWKjI/AAAAAAAAA7I/TaDsOAHogF0/S220/liza+rafi+4ever.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3829887201707294304.post-6211064317819160478</id><published>2009-04-09T21:16:00.000-07:00</published><updated>2009-04-09T21:18:20.160-07:00</updated><title type='text'>skizofrenia dan penyakit jiwa lainnya</title><content type='html'>&lt;a title="View SKIZOFRENIA DAN PENYAKIT JIWA LAINNYA on Scribd" href="http://www.scribd.com/doc/14118909/SKIZOFRENIA-DAN-PENYAKIT-JIWA-LAINNYA" style="margin: 12px auto 6px auto; font-family: Helvetica,Arial,Sans-serif; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 14px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; -x-system-font: none; display: block; text-decoration: underline;"&gt;SKIZOFRENIA DAN PENYAKIT JIWA LAINNYA&lt;/a&gt; &lt;object codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=9,0,0,0" id="doc_61067649788701" name="doc_61067649788701" classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" align="middle" height="500" width="100%" &gt;  &lt;param name="movie" value="http://d.scribd.com/ScribdViewer.swf?document_id=14118909&amp;access_key=key-1520a5094k2kz47tpbun&amp;page=1&amp;version=1&amp;viewMode="&gt;   &lt;param name="quality" value="high"&gt;   &lt;param name="play" value="true"&gt;  &lt;param name="loop" value="true"&gt;   &lt;param name="scale" value="showall"&gt;  &lt;param name="wmode" value="opaque"&gt;   &lt;param name="devicefont" value="false"&gt;  &lt;param name="bgcolor" value="#ffffff"&gt;   &lt;param name="menu" value="true"&gt;  &lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;   &lt;param name="allowScriptAccess" value="always"&gt;   &lt;param name="salign" value=""&gt;        &lt;embed src="http://d.scribd.com/ScribdViewer.swf?document_id=14118909&amp;access_key=key-1520a5094k2kz47tpbun&amp;page=1&amp;version=1&amp;viewMode=" quality="high" pluginspage="http://www.macromedia.com/go/getflashplayer" play="true" loop="true" scale="showall" wmode="opaque" devicefont="false" bgcolor="#ffffff" name="doc_61067649788701_object" menu="true" allowfullscreen="true" allowscriptaccess="always" salign="" type="application/x-shockwave-flash" align="middle"  height="500" width="100%"&gt;&lt;/embed&gt;   &lt;/object&gt; &lt;div style="margin: 6px auto 3px auto; font-family: Helvetica,Arial,Sans-serif; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 12px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; -x-system-font: none; display: block;"&gt;    &lt;a href="http://www.scribd.com/upload" style="text-decoration: underline;"&gt;Publish at Scribd&lt;/a&gt; or &lt;a href="http://www.scribd.com/browse" style="text-decoration: underline;"&gt;explore&lt;/a&gt; others:            &lt;a href="http://www.scribd.com/browse/School-Work/" style="text-decoration: underline;"&gt;School Work&lt;/a&gt;                  &lt;a href="http://www.scribd.com/tag/Uncategorizable-Uncategorizable" style="text-decoration: underline;"&gt;Uncategorizable-Unca&lt;/a&gt;              &lt;a href="http://www.scribd.com/tag/Religion-Islam" style="text-decoration: underline;"&gt;Religion-Islam&lt;/a&gt;       &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3829887201707294304-6211064317819160478?l=drlizakedokteran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/6211064317819160478'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/6211064317819160478'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drlizakedokteran.blogspot.com/2009/04/skizofrenia-dan-penyakit-jiwa-lainnya.html' title='skizofrenia dan penyakit jiwa lainnya'/><author><name>dr.  Hj.  Liza 4121969</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04865769703659526517</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/Sg-63miWKjI/AAAAAAAAA7I/TaDsOAHogF0/S220/liza+rafi+4ever.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3829887201707294304.post-2987105764762059227</id><published>2009-02-05T22:16:00.000-08:00</published><updated>2009-02-05T22:19:40.256-08:00</updated><title type='text'>my thesis</title><content type='html'>&lt;a title="View my thesis, hubungan antara motivasi ibadah, kekebalan stress dan pencegahan gangguan psikosomatik. (study kasus di puskesmas astapada kab, cirebon, dr hj  liza Mpdi on Scribd" href="http://www.scribd.com/doc/6224738/my-thesis-hubungan-antara-motivasi-ibadah-kekebalan-stress-dan-pencegahan-gangguan-psikosomatik-study-kasus-di-puskesmas-astapada-kab-cirebon-dr" style="margin: 12px auto 6px auto; font-family: Helvetica,Arial,Sans-serif; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 14px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; -x-system-font: none; display: block; text-decoration: underline;"&gt;my thesis, hubungan antara motivasi ibadah, kekebalan stress dan pencegahan gangguan psikosomatik. (study k...&lt;/a&gt; &lt;object codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=9,0,0,0" id="doc_306119574801497" name="doc_306119574801497" classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" align="middle" height="500" width="100%"&gt;  &lt;param name="movie" value="http://d.scribd.com/ScribdViewer.swf?document_id=6224738&amp;access_key=key-20z8h53boy7lq8gr8hd7&amp;page=1&amp;version=1&amp;viewMode=list"&gt;   &lt;param name="quality" value="high"&gt;   &lt;param name="play" value="true"&gt;  &lt;param name="loop" value="true"&gt;   &lt;param name="scale" value="showall"&gt;  &lt;param name="wmode" value="opaque"&gt;   &lt;param name="devicefont" value="false"&gt;  &lt;param name="bgcolor" value="#ffffff"&gt;   &lt;param name="menu" value="true"&gt;  &lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;   &lt;param name="allowScriptAccess" value="always"&gt;   &lt;param name="salign" value=""&gt;            &lt;param name="mode" value="list"&gt;       &lt;embed src="http://d.scribd.com/ScribdViewer.swf?document_id=6224738&amp;access_key=key-20z8h53boy7lq8gr8hd7&amp;page=1&amp;version=1&amp;viewMode=list" quality="high" pluginspage="http://www.macromedia.com/go/getflashplayer" play="true" loop="true" scale="showall" wmode="opaque" devicefont="false" bgcolor="#ffffff" name="doc_306119574801497_object" menu="true" allowfullscreen="true" allowscriptaccess="always" salign="" type="application/x-shockwave-flash" align="middle" mode="list" height="500" width="100%"&gt;&lt;/embed&gt; &lt;/object&gt; &lt;div style="margin: 6px auto 3px auto; font-family: Helvetica,Arial,Sans-serif; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 12px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; -x-system-font: none; display: block;"&gt;    &lt;a href="http://www.scribd.com/upload" style="text-decoration: underline;"&gt;Publish at Scribd&lt;/a&gt; or &lt;a href="http://www.scribd.com/browse" style="text-decoration: underline;"&gt;explore&lt;/a&gt; others:            &lt;a href="http://www.scribd.com/browse/eBooks/?style=text-decoration%3A+underline%3B"&gt;eBooks&lt;/a&gt;                  &lt;a href="http://www.scribd.com/tag/research" style="text-decoration: underline;"&gt;research&lt;/a&gt;              &lt;a href="http://www.scribd.com/tag/MBA" style="text-decoration: underline;"&gt;MBA&lt;/a&gt;       &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3829887201707294304-2987105764762059227?l=drlizakedokteran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/2987105764762059227'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/2987105764762059227'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drlizakedokteran.blogspot.com/2009/02/my-thesis.html' title='my thesis'/><author><name>dr.  Hj.  Liza 4121969</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04865769703659526517</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/Sg-63miWKjI/AAAAAAAAA7I/TaDsOAHogF0/S220/liza+rafi+4ever.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3829887201707294304.post-6059422864031124478</id><published>2008-10-11T10:06:00.000-07:00</published><updated>2008-11-17T02:57:32.930-08:00</updated><title type='text'>ABSTRACT THE CORRELATION BETWEEN RELIGIOUS MOTIVATION AND IMUNITY OF STRESS TO PREVENT PSYCOSOMATIC PROBLEMS (STUDY CASE AT PUSKESMAS ASTAPADA CIREBON</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/SSFN8q81ACI/AAAAAAAAA1I/xeeJPMGHwzU/s1600-h/Allah+knows+the+best+for+us.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/SSFN8q81ACI/AAAAAAAAA1I/xeeJPMGHwzU/s320/Allah+knows+the+best+for+us.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5269578743717101602" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; font-weight: bold;"&gt;ABSTRACT&lt;br /&gt;THE CORRELATION BETWEEN RELIGIOUS MOTIVATION AND IMUNITY OF STRESS TO PREVENT PSYCOSOMATIC PROBLEMS (STUDY CASE AT PUSKESMAS ASTAPADA CIREBON INDONESIA)&lt;br /&gt;thesis dr Hj Liza (140.366.660) Kabupaten Cirebon&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;      &lt;br /&gt;The Paradigm of healty living is the one of supporting effort to improve the quality of Human being , This thesis is expected to give constribution in psychology education of Islam, not just in education field but also for the society in general.&lt;br /&gt;Motivation religious are the motif for devote  Allah to reach the goal of life. Which is  prove by good mind and good  attitude to get  Allah ridho “ Say Verily , my salat (prayer), my sacrifice, my living, and my dying are for Allah, the lord of the alamin (mankind, jinn and all that exists) Al-An’am 162.&lt;br /&gt;Imunity of stress is the scale to measure the quality of life , this scale adapted from The scale of Smith and Miller. The better imunity of stress will increase the prevention from all kind diseases.&lt;br /&gt;Psycosomatic problem is Mentally induced: describes a physical illness that is caused by mental factors such as stress, or the effects related to such illnesses.&lt;br /&gt;This  research is empiric quantitative approach  in survey method , with sampling purposive include 200 respondence  as a patients at Puskesmas Astapada during December 2007. Using interview and questioners with likert scale.&lt;br /&gt;The result of the research show that there are high positive significant correlation between motivation religious to prevention psychosomatic problems  equal 76,3 % , middle positive significant correlation between immunity of stress with prevention of psychosomatic problem equal 34.7% and strong positive correlation 77,8 % simultaneous between motivation religious and immunity of stress to prevention the cause of psychosomatic problems.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3829887201707294304-6059422864031124478?l=drlizakedokteran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/6059422864031124478'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/6059422864031124478'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drlizakedokteran.blogspot.com/2008/10/abstract-correlation-between-religious.html' title='ABSTRACT THE CORRELATION BETWEEN RELIGIOUS MOTIVATION AND IMUNITY OF STRESS TO PREVENT PSYCOSOMATIC PROBLEMS (STUDY CASE AT PUSKESMAS ASTAPADA CIREBON'/><author><name>dr.  Hj.  Liza 4121969</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04865769703659526517</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/Sg-63miWKjI/AAAAAAAAA7I/TaDsOAHogF0/S220/liza+rafi+4ever.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/SSFN8q81ACI/AAAAAAAAA1I/xeeJPMGHwzU/s72-c/Allah+knows+the+best+for+us.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3829887201707294304.post-4105433026096035098</id><published>2008-10-11T10:00:00.000-07:00</published><updated>2008-11-17T02:55:23.474-08:00</updated><title type='text'>HUBUNGAN  MOTIVASI BERIBADAH DAN KEKEBALAN STRESS DENGAN PENCEGAHAN  GANGGUAN PSIKOSOMATIK (Studi Kasus pada Puskesmas Astapada Kabupaten Cirebon)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/SSFNemMUtTI/AAAAAAAAA1A/RNyoWwhz-6U/s1600-h/12112008%28008%29.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/SSFNemMUtTI/AAAAAAAAA1A/RNyoWwhz-6U/s320/12112008%28008%29.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5269578227043841330" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; font-weight: bold;"&gt;HUBUNGAN  MOTIVASI BERIBADAH DAN KEKEBALAN STRESS DENGAN PENCEGAHAN  GANGGUAN PSIKOSOMATIK&lt;br /&gt;(Studi Kasus pada Puskesmas Astapada Kabupaten Cirebon 2008)&lt;br /&gt;thesis dr hj Liza(140.366.660) kabupaten Cirebon&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;ABSTRAK&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mewujudkan Paradigma sehat sebagai salah satu usaha mandiri meningkatkan sumber daya manusia Indonesia yang berpendidikan dan berkualitas, diharapkan tesis ini dapat memberikan sumbangan pemikiran dalam khazanah Psikologi Pendidikan Islam dan Kesehatan Masyarakat&lt;br /&gt;Motivasi Ibadah adalah dorongan seseorang untuk berbakti kepada Allah untuk mencapai tujuan hidupnya, yang ditunjukan dengan hati dan prilaku yang baik  yaitu untuk mendapat ridho Allah:’Sesungguhnya Shalat, ibadah, hidup dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam ” (al-An’amm:162).&lt;br /&gt;Kekebalan Stress adalah tingkat kekebalan  stress seseorang yang diukur dengan sebuah skala yaitu skala Smith dan Miller pada penelitian ini penulis memodifikasi skala ini dalam bentuk yang lebih sederhana , bila kekebalan terhadap stress baik ,berarti seseorang telah mempunyai pola  hidup  yang baik, maka kekebalannya terhadap  stressnya pun menjadi meningkat, sehingga seseorangpun tercegah dari gangguan fisik dan mental akibat stresor psikososial.&lt;br /&gt;Gangguan psikosomatik  adalah gangguan atau penyakit dengan gejala-gejala yang menyerupai penyakit fisis dan diyakini adanya hubungan yang erat antara suatu peristiwa psikososial tertentu dengan timbulnya gejala-gejala tersebut&lt;br /&gt;Hasil penelitian ini bertujuan menjadi hubungan sejauh mana motivasi ibadah, dan kekebalan stress dapat mencegah seseorang dari gangguan psikosomatik.Dengan pendekatan kuantitatif empirik dengan metode survey, purposive sampling, terhadap 200 responden yang datang ke Puskesmas Astapada. Menggunakan kuesioner berskala likert melalui wawancara, kuesioner.  Kemudian Dicari hubungan korelasi antara variabel-variabel yang ada. Variabel independen satu (X1 ) adalah motivasi ibadah, variabel independen dua (X2), kekebalan stress, dan variabel dependen (Y) adalah pencegahan Psikosomatik.&lt;br /&gt;Hasil penelitian menunjukan terdapatnya hubungan yang positif kuat dan signifikan antara motivasi ibadah dengan pencegahan gangguan psikosomarik sebesar 0,763 atau 76,3 % .Terdapatnya hubungan positif sedang antara kekebalan stress dengan pencegahan gangguan psikosomatik sebesar 0,347 atau 34,7 %. Terdapat hubungan positif yang kuat 0,778 atau 77,8 %  secara bersama-sama antara motivasi ibadah, kekebalan stress terhadap pencegahan gangguan psikosomatik. Sehingga motivasi ibadah yang tinggi dan peningkatan kekebalan stress yang dilakukan secara simultan akan meningkatkan pencegahan gangguan psikosomatik secara  kuat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3829887201707294304-4105433026096035098?l=drlizakedokteran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/4105433026096035098'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/4105433026096035098'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drlizakedokteran.blogspot.com/2008/10/hubungan-motivasi-beribadah-dan.html' title='HUBUNGAN  MOTIVASI BERIBADAH DAN KEKEBALAN STRESS DENGAN PENCEGAHAN  GANGGUAN PSIKOSOMATIK (Studi Kasus pada Puskesmas Astapada Kabupaten Cirebon)'/><author><name>dr.  Hj.  Liza 4121969</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04865769703659526517</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/Sg-63miWKjI/AAAAAAAAA7I/TaDsOAHogF0/S220/liza+rafi+4ever.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/SSFNemMUtTI/AAAAAAAAA1A/RNyoWwhz-6U/s72-c/12112008%28008%29.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3829887201707294304.post-8706329331155556842</id><published>2008-09-25T23:05:00.000-07:00</published><updated>2008-09-25T23:06:12.818-07:00</updated><title type='text'>Kegelisahan</title><content type='html'>&lt;object codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=9,0,0,0" id="doc_107229795347989" name="doc_107229795347989" classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" align="middle" height="500" width="100%"&gt;        &lt;param name="movie" value="http://documents.scribd.com/ScribdViewer.swf?document_id=6223604&amp;amp;access_key=key-1sajrcrqb23z1b6j2o7m&amp;amp;page=&amp;amp;version=1&amp;amp;auto_size=true&amp;amp;viewMode="&gt;         &lt;param name="quality" value="high"&gt;         &lt;param name="play" value="true"&gt;        &lt;param name="loop" value="true"&gt;         &lt;param name="scale" value="showall"&gt;        &lt;param name="wmode" value="opaque"&gt;         &lt;param name="devicefont" value="false"&gt;        &lt;param name="bgcolor" value="#ffffff"&gt;         &lt;param name="menu" value="true"&gt;        &lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;         &lt;param name="allowScriptAccess" value="always"&gt;         &lt;param name="salign" value=""&gt;            &lt;embed src="http://documents.scribd.com/ScribdViewer.swf?document_id=6223604&amp;amp;access_key=key-1sajrcrqb23z1b6j2o7m&amp;amp;page=&amp;amp;version=1&amp;amp;auto_size=true&amp;amp;viewMode=" quality="high" pluginspage="http://www.macromedia.com/go/getflashplayer" play="true" loop="true" scale="showall" wmode="opaque" devicefont="false" bgcolor="#ffffff" name="doc_107229795347989_object" menu="true" allowfullscreen="true" allowscriptaccess="always" salign="" type="application/x-shockwave-flash" align="middle" height="500" width="100%"&gt;&lt;/embed&gt;    &lt;/object&gt;&lt;div style="font-size:10px;text-align:center;width:100%"&gt;&lt;a href="http://www.scribd.com/doc/6223604/Kegelisahan-Dan-ya-Menurut-Islam-Dan-Kesehatan"&gt;Kegelisahan Dan ya Menurut Islam Dan Kesehatan&lt;/a&gt; - &lt;a href="http://www.scribd.com/upload"&gt;Upload a Document to Scribd&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3829887201707294304-8706329331155556842?l=drlizakedokteran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/8706329331155556842'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/8706329331155556842'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drlizakedokteran.blogspot.com/2008/09/kegelisahan.html' title='Kegelisahan'/><author><name>dr.  Hj.  Liza 4121969</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04865769703659526517</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/Sg-63miWKjI/AAAAAAAAA7I/TaDsOAHogF0/S220/liza+rafi+4ever.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3829887201707294304.post-5813423191271619119</id><published>2008-09-25T23:04:00.001-07:00</published><updated>2008-09-25T23:04:34.071-07:00</updated><title type='text'>Herbal medicine</title><content type='html'>&lt;object codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=9,0,0,0" id="doc_505632650525473" name="doc_505632650525473" classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" align="middle" height="500" width="100%"&gt;        &lt;param name="movie" value="http://documents.scribd.com/ScribdViewer.swf?document_id=6226754&amp;amp;access_key=key-1azld1cdklxehriwc1fy&amp;amp;page=&amp;amp;version=1&amp;amp;auto_size=true&amp;amp;viewMode="&gt;         &lt;param name="quality" value="high"&gt;         &lt;param name="play" value="true"&gt;        &lt;param name="loop" value="true"&gt;         &lt;param name="scale" value="showall"&gt;        &lt;param name="wmode" value="opaque"&gt;         &lt;param name="devicefont" value="false"&gt;        &lt;param name="bgcolor" value="#ffffff"&gt;         &lt;param name="menu" value="true"&gt;        &lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;         &lt;param name="allowScriptAccess" value="always"&gt;         &lt;param name="salign" value=""&gt;            &lt;embed src="http://documents.scribd.com/ScribdViewer.swf?document_id=6226754&amp;amp;access_key=key-1azld1cdklxehriwc1fy&amp;amp;page=&amp;amp;version=1&amp;amp;auto_size=true&amp;amp;viewMode=" quality="high" pluginspage="http://www.macromedia.com/go/getflashplayer" play="true" loop="true" scale="showall" wmode="opaque" devicefont="false" bgcolor="#ffffff" name="doc_505632650525473_object" menu="true" allowfullscreen="true" allowscriptaccess="always" salign="" type="application/x-shockwave-flash" align="middle" height="500" width="100%"&gt;&lt;/embed&gt;    &lt;/object&gt;&lt;div style="font-size:10px;text-align:center;width:100%"&gt;&lt;a href="http://www.scribd.com/doc/6226754/Herbal-Dr-Liza"&gt;Herbal Dr Liza&lt;/a&gt; - &lt;a href="http://www.scribd.com/upload"&gt;Upload a Document to Scribd&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3829887201707294304-5813423191271619119?l=drlizakedokteran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/5813423191271619119'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/5813423191271619119'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drlizakedokteran.blogspot.com/2008/09/herbal-medicine.html' title='Herbal medicine'/><author><name>dr.  Hj.  Liza 4121969</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04865769703659526517</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/Sg-63miWKjI/AAAAAAAAA7I/TaDsOAHogF0/S220/liza+rafi+4ever.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3829887201707294304.post-8440034178959507516</id><published>2008-09-25T23:01:00.000-07:00</published><updated>2008-09-25T23:02:08.732-07:00</updated><title type='text'>Menu</title><content type='html'>&lt;object codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=9,0,0,0" id="doc_238890558339522" name="doc_238890558339522" classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" align="middle" height="500" width="100%"&gt;        &lt;param name="movie" value="http://documents.scribd.com/ScribdViewer.swf?document_id=6223550&amp;amp;access_key=key-26uqlhxdn9dtilr9bw6n&amp;amp;page=&amp;amp;version=1&amp;amp;auto_size=true&amp;amp;viewMode="&gt;         &lt;param name="quality" value="high"&gt;         &lt;param name="play" value="true"&gt;        &lt;param name="loop" value="true"&gt;         &lt;param name="scale" value="showall"&gt;        &lt;param name="wmode" value="opaque"&gt;         &lt;param name="devicefont" value="false"&gt;        &lt;param name="bgcolor" value="#ffffff"&gt;         &lt;param name="menu" value="true"&gt;        &lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;         &lt;param name="allowScriptAccess" value="always"&gt;         &lt;param name="salign" value=""&gt;            &lt;embed src="http://documents.scribd.com/ScribdViewer.swf?document_id=6223550&amp;amp;access_key=key-26uqlhxdn9dtilr9bw6n&amp;amp;page=&amp;amp;version=1&amp;amp;auto_size=true&amp;amp;viewMode=" quality="high" pluginspage="http://www.macromedia.com/go/getflashplayer" play="true" loop="true" scale="showall" wmode="opaque" devicefont="false" bgcolor="#ffffff" name="doc_238890558339522_object" menu="true" allowfullscreen="true" allowscriptaccess="always" salign="" type="application/x-shockwave-flash" align="middle" height="500" width="100%"&gt;&lt;/embed&gt;    &lt;/object&gt;&lt;div style="font-size:10px;text-align:center;width:100%"&gt;&lt;a href="http://www.scribd.com/doc/6223550/JUS-Kesehatan-Dan-Penyakit"&gt;JUS Kesehatan Dan Penyakit&lt;/a&gt; - &lt;a href="http://www.scribd.com/upload"&gt;Upload a Document to Scribd&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3829887201707294304-8440034178959507516?l=drlizakedokteran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/8440034178959507516'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/8440034178959507516'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drlizakedokteran.blogspot.com/2008/09/menu.html' title='Menu'/><author><name>dr.  Hj.  Liza 4121969</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04865769703659526517</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/Sg-63miWKjI/AAAAAAAAA7I/TaDsOAHogF0/S220/liza+rafi+4ever.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3829887201707294304.post-5758574212470688999</id><published>2008-07-12T13:21:00.000-07:00</published><updated>2008-07-12T13:22:25.961-07:00</updated><title type='text'>love and ispiration video</title><content type='html'>Be yourself and you will be success, love and love with all your heart&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object width="425" height="344"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/VkCFeNeqyHk&amp;hl=en&amp;fs=1"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/VkCFeNeqyHk&amp;hl=en&amp;fs=1" type="application/x-shockwave-flash" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object width="425" height="344"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/P0-9Xsf2Efo&amp;hl=en&amp;fs=1"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/P0-9Xsf2Efo&amp;hl=en&amp;fs=1" type="application/x-shockwave-flash" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object width="425" height="344"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/MsTyXvxjEY4"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="wmode" value="transparent"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/MsTyXvxjEY4" type="application/x-shockwave-flash" wmode="transparent" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object width="425" height="344"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/6jp0s1BxtN4&amp;hl=en&amp;fs=1"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/6jp0s1BxtN4&amp;hl=en&amp;fs=1" type="application/x-shockwave-flash" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object width="425" height="344"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/2cnRXmMn2Ag&amp;hl=en&amp;fs=1"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/2cnRXmMn2Ag&amp;hl=en&amp;fs=1" type="application/x-shockwave-flash" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3829887201707294304-5758574212470688999?l=drlizakedokteran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/5758574212470688999'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/5758574212470688999'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drlizakedokteran.blogspot.com/2008/07/love-and-ispiration-video.html' title='love and ispiration video'/><author><name>dr.  Hj.  Liza 4121969</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04865769703659526517</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/Sg-63miWKjI/AAAAAAAAA7I/TaDsOAHogF0/S220/liza+rafi+4ever.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3829887201707294304.post-8447075526574166740</id><published>2008-01-01T03:10:00.000-08:00</published><updated>2008-01-01T23:45:23.198-08:00</updated><title type='text'>DARAH TINGGI, HIPERTENSI......</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/R3ogFmX6JxI/AAAAAAAAAR8/F6TBH0pqkdE/s1600-h/F12-001.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/R3ogFmX6JxI/AAAAAAAAAR8/F6TBH0pqkdE/s320/F12-001.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5150464404423845650" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;HIPERTENSI&lt;br /&gt; adalah keadaan tekanan darah yang sama atau melebihi 140 mmhg sistolik dan/sama atau melebihi 90 mmHg diastolik pada seseorang yang tidak sedang minum obat hipertensi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KATEGORI normal &lt;120/ &lt;80 mmhg&lt;br /&gt;KATEGORI prehipertensi 120-139  / 80-89 mmhg&lt;br /&gt;KATEGORI HIPERTENSI STADIUM 1.  140-159/90-99 mmhg&lt;br /&gt;KATEGORI HIPERTENSI STADIUM 2.  &gt;_160/&gt; _100 &lt;br /&gt;menurut Joint National Committe VII&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ETIOLOGI&lt;br /&gt;1.Esensial (95%):10 -15% pada orang dewasa kulit putih,20-30 % pada orang dewasa kulit hitam:onset 25 – 55 tahun : riwayat dalam keluarga&lt;br /&gt;2.Renal (40 %) renovasikular (2%) :setenosis arteri renalis dari aterokloresis atau displasia fibromoskular     parenkimal(2%) :insufisiensi fungsi ginjal-retensi NA&lt;br /&gt;3.Endokrin (0,5%) , feokromositoma (0,2 %), hiperaldosteronisme primer (0,1%), sindrom cusing (0,2%)&lt;br /&gt;4.Koartasio aorta(0,2%)&lt;br /&gt;5.Penggunaan esterogen (5% pada wanita dengan pil kontrasepsi oral karena meningkatnya substansi substrat renin di dalam hepar)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LANGKAH PENANGANAN STANDAR&lt;br /&gt;Tujuan:&lt;br /&gt;1. Mengidentifikasi penyebab hipertensi &lt;br /&gt;2. Menilai kerusakan organ target&lt;br /&gt;3. Mengidentifikasi faktor faktor resiko kardiovasikular atau penyakit yang lain akan memodifikasi terapi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ANAMNESA&lt;br /&gt;Tanda dan gejala PJK, gagal jantung kongestif,TIA/CVA, PVD, DM, insufiensi ginjal:riwayat hipertensi dalam keluarga diet asupan Na, merokok, alkohol, presepan,dan pemberian obat-obat OTC, kontrasepsi pil&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PEMERIKSAAN FISIK&lt;br /&gt;1. ≥2 pengukukuran tekanan darah secara trpisah &gt;2 menit: perifikasi pada kontra latralnya,funduskopi,jantung,(LVH,mumur,)vasikuler perifer,abdomen (masa atau burit),neurologik&lt;br /&gt;2. Uji laboratorium:elektrolit BUN,kreatinin,darah perifer lengkap,urinalisis,profil lipid,EKG,(cari LVH)foto rontgen toraks&lt;br /&gt;3. Pertimbangan pada pasien yang berusia &lt; 20 tahun atau &gt;50 tahun,onset mendadak,hipertensi yang memburuk,berat atau menetap,atau mengarah ke gangguan pada jantung dan paru &lt;br /&gt;4. Penyakit renovasikular     petunjuk klinis :lebih tua, riwayat penyakit aterosekloresis,burit arteri renalis,g agal ginjal dengan akut ACEI,↓K yang sepontan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah penanganan penyebab –penyebab sekunder&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Pertimbangan pada pasien yang berusia &lt; 20 tahun atau &gt;50 tahun, onset mendadak,  hipertensi yang memburuk, berat atau menetap, atau mengarah ke gangguan pada jantung dan paru &lt;br /&gt;2.Penyakit renovasikular petunjuk klinis :lebih tua,riwayat penyakit aterosklerosis, burit arteri renalis, gagal ginjal dengan akut ACEI, ↓K yang spontan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Stenosis arteri renalis(RAS)unilateral (70%)- normovolemik dan kreatinin normal;RAS bilateral (30%)- hipervolemik, kreatinin meningkat &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PEMERIKSAAN DIAGNOSTIK&lt;br /&gt;Seken renal kaptopril:sensitifitas 90%,spesifilitas 90%,RAS bilateral mungkin tak terdeteksi  USG dupleks :sangat bergantung pada ketrampilan operator &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MRA:sensitifitas 90%,sepesifisitas 90% dari penilaian beratnya stenosis bisa berlebihan renin vena renalis  + captopril (terpengaruh /tak terpengaruh &gt;1,5/1) sensitifitas &gt;80%, spesifitas60%&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Angiografi standar paling baik&lt;br /&gt;1.Penyakit parenkin ginjal : BUN,kreatinin,bersihkan kreatinin &lt;br /&gt;2.Etiologi endokrin –lihat gangguan adrenal&lt;br /&gt;3.Kortasio aorta&lt;br /&gt;Petunjuk klinis :denyut ekstermitas inferior menurun, murmur sistolik posterior,perlambatan radioformal,LVH,takik tulang iga pada foto rontgen toraks&lt;br /&gt;Pemeriksaan diagnostik :ekokardiogram,aortogram&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penatalaksanaan&lt;br /&gt;1.Bergantung pada derajat hipertensi dan adanya faktor resiko lain terhadap kardiovasikular,ginjal dan penyakit neurolgik&lt;br /&gt;2.Modifikasi pola hidup:penurunan berat badan untuk mecapai badan ideal,olahraga 20 menit sehari,tidak merokok,atau minum alkohol,asupan natrium ≤ 3g/hari↓&lt;br /&gt;3.Pilihan obat:pilihan obat amat banyak dan bervariasi,berikut ini adalah anjuran :&lt;br /&gt;         Hipertensi tanpa komplikasi :diuretik atau penyekat-ß&lt;br /&gt;                 + diabetes melitus:ACEl&lt;br /&gt;                 +  PJK: penyekat ß&lt;br /&gt;                 +  gagal jantung :ACEl, diuretik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Penyebab sekunder&lt;br /&gt;Renovasikular:angioplasti ±stenting, bedah&lt;br /&gt;Perenkim ginjal :pembatasan garam dan cairan,±diuretik &lt;br /&gt;Etiologi endokrin-lihat”gangguan adrenal”&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komplikasi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Neurolgik:TIA/CVA,ruptur aneurisma&lt;br /&gt;2.Retinopati:I =penyempitan arteriolar,II =pembentukan cooper wiring,AV ancking,III =perdarahan dan eksudat IV :papil edema &lt;br /&gt;3.Jantung: PJKLVH,gagal jantung kongestif &lt;br /&gt;4.Vaskular :diseksi aorta,aneurisme aorta&lt;br /&gt;5.Ginjal: proteinuria,gagal ginjal &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KRISIS HIPERTENSI&lt;br /&gt;Definisi&lt;br /&gt;adalah keadaan hipertensi yang memerlukan penurunan tekanan darah segera karena akan mempengaruhi keadaan pasien selanjutnya. Tinggi tekanan darah bervariasi, yang terpenting adalah cepat naiknya tekanan darah&lt;br /&gt;terbagi atas 2: Hipertensi emergency dan hipertensi urgensi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hipertensi emergensi : situasi dimana diperlukan penurunan tekanan darah yang segera dengan obat hipertensi parenteral karena adanaya kerusakan organ target akut dan progresif&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hipertensi urgensy adalaj situasi dimana terdapat peningkatan tekanan darah yang bermakna tanpa adanya gejala yang berat atau kerusakan organ target progresif dan tekanan darah perlu diturunkan beberapa jam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HIPERTENSI URGENSI&lt;br /&gt;Tekanan darah sistolik &gt;210 mmHg atau tekanan diastolik &gt;120 mmHg dengan kerusakan minimal atau tanpa kerusakan target &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENATALAKSANAAN&lt;br /&gt;Hipertensi emergensi :menurun MAP sebanyak 25% dalam hitungan menit hingga 2 jam menggunakan obat-obatan intra vena &lt;br /&gt;Hipertensi urgensi :menurun tekanan darah dalam hitungan jam menggunakan obat obatan oral&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;obat-obat yang dipakai pada hipertensi urgency&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kaptopril&lt;/span&gt; 6,25 mg- 50 mg peroral atau sublingual bila tidak dapat menelan &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Klonidin &lt;/span&gt;dengan dosis awsl peroral 0,15 mg selanjutya 0,15 mg tiap jam dapat diberikan sampai dosis total 0,9 mg&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;labetalol&lt;/span&gt; 100-200 mg peroral 0,5-2 jam&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;furosemid&lt;/span&gt; 20-40 mg peroral&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Obat-obat yang dipakai pada Hipertensi emergency &lt;br /&gt;Diuretik &lt;br /&gt;Furosemid 20-40 mg dapat diulang hanay diberikan bila terdapat retensi cairan&lt;br /&gt;Vasodilator&lt;br /&gt;Nitrogliserin infus 5-100 mgc/mnt dengan dosis awal 5 mcg/mnt dapat ditingkatkan 5 mcg/mnt tiap 4-5 menit &lt;br /&gt;Diltiazem bolus 10 mg IV (0,25mg/kgbb) dilanjutkan infus 5-10 mg/jam&lt;br /&gt;Klonidin , 6 ampul dalam 250 ml cairan inful dosis diberikan titrasi&lt;br /&gt;Nitrofrusid , infus 0,25 mg-10 mcg/kgbb/menit (maksimal 10 menit)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3829887201707294304-8447075526574166740?l=drlizakedokteran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/8447075526574166740'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/8447075526574166740'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drlizakedokteran.blogspot.com/2008/01/darah-tinggi-hipertensi.html' title='DARAH TINGGI, HIPERTENSI......'/><author><name>dr.  Hj.  Liza 4121969</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04865769703659526517</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/Sg-63miWKjI/AAAAAAAAA7I/TaDsOAHogF0/S220/liza+rafi+4ever.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/R3ogFmX6JxI/AAAAAAAAAR8/F6TBH0pqkdE/s72-c/F12-001.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3829887201707294304.post-1944611895592599112</id><published>2008-01-01T03:07:00.000-08:00</published><updated>2008-01-01T23:47:50.076-08:00</updated><title type='text'>TIDAK BISA BUANG AIR BESAR KARENA USUS TIDAK GERAK. ILEUS PARALITIK....?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/R3ofgWX6JwI/AAAAAAAAAR0/sJ5umZ8JNOs/s1600-h/fruitttttt.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/R3ofgWX6JwI/AAAAAAAAAR0/sJ5umZ8JNOs/s320/fruitttttt.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5150463764473718530" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;ILEUS PARALITIK&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;PENGERTIAN&lt;br /&gt;Ileus paralitik adalah keadaan abdomen akut berupa kembung distensi usus karena usus tidak dapat bergerak (mengalami dismolititas). pasien tidak dapat buang air besar.&lt;br /&gt;DIAGNOSIS&lt;br /&gt;Perut kembung (distensi), bising usus menurun dan menghilang&lt;br /&gt;Muntah, bisa disertai diare, tak bisa buang air besar &lt;br /&gt;Dapat disertai demam&lt;br /&gt;Keadaan umum pasien sakit ringan sampai berat, bisa disertai penurunan. kesadaran, syok&lt;br /&gt;Pada colok dubur: rektum tidak kolaps.tidak ada kontraksi&lt;br /&gt;Adanya penyakit yang meningkatkan risiko: batu empedu. trauma, tindakan bedah di abdomen, DM, hipokalemia. obat spasmolitik. pankreatitis akut. pneumonia, dan semua jenis infeksi tubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemeriksaan fisik : Keadaan umum pasien sakit ringan sampai berat, bisa disertai penurunan kesadaran, demam, tanda dehidrasi, syok. Pada pemeriksaan abdomen didapatkan distensi. bising usus yang menurun sampai hilang.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;DIAGNOSIS BANDING&lt;br /&gt;Ileus obstruktif&lt;br /&gt;PEMERIKSAAN PENUNJANG&lt;br /&gt;DPL, amilase-lipase, gula darah, kalium serum, dan analisis gas darah. Foto abdo¬men 3 posisi&lt;br /&gt;TERAPI&lt;br /&gt;Non farmakologis:&lt;br /&gt;Puasa dan nutrisi parenteral total sampai bising usus positif atau dapat buang angin melalui dubur&lt;br /&gt;Pasang selang lambung dan dekompresi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasang kateter urin&lt;br /&gt;Farmakologis:&lt;br /&gt;Infus cairan, rata-rata 2,5-3 liter/hari disertai elektrolit&lt;br /&gt;Natrium dan kalium sesuai kebutuhan / 24 jam&lt;br /&gt;Nutrisi parenteral yang adekuat sesuai kebutuhan kalori basal ditambah kebLtuhan lain&lt;br /&gt;Terapi etiologi&lt;br /&gt;Syok hipovolemik, septikemia sampai dengan sepsis, malnutrisi&lt;br /&gt;PROGNOSIS&lt;br /&gt;Dubia ad bonam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;HEMATOSKEZIA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;PENGERTIAN&lt;br /&gt;Hematoskezia  adalah buang air  besar  berupa  darah  segar  berwarna merah yang berasal dari saluran cerna bagian bawah&lt;br /&gt;DIAGNOSIS&lt;br /&gt;- Buang air besar berupa darah merah segar sampai merah tua &lt;br /&gt;- Demam bila penyebabnya infeksi usus&lt;br /&gt;- Nyeri perut di alas umbilikus seperti kejang kolik, atau perut &lt;br /&gt;   kanan bawah yang hilang timbul dapat akut atau  kronik, dapat &lt;br /&gt;   ditemukan massa &lt;br /&gt;- Dapat disertai diare sampai dehidrasi, dapat terjadi syok &lt;br /&gt;    hipovolemik &lt;br /&gt;- Bising usus menurun atau menghilang &lt;br /&gt;- Berat badan dapat menurun&lt;br /&gt;- Ada riwayat kontak dengan pasien lain, memakan makanan yang tidak biasanya, mendapat terapi antibiotik, penyakit kardiovaskular. dapat disertai gejala ekstraintestinal seperti kelainan kulit, sendi dan radang mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DIAGNOSIS BANDING&lt;br /&gt;Melena. hemoroid, infeksi usus, penyakit usus inflamatonik,&lt;br /&gt;Divertikulosis kolon dan/atau usus halus. angiodiplasia. lumor kolon dan/atau usus halus, kolitis iskemik. kolilis radiasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PEMERIKSAAN PENUNJANG&lt;br /&gt;Laboralorium:&lt;br /&gt;DPL tiap 6 jam. analisis gas darah, elektrolit&lt;br /&gt;Pcmeriksaan hemostatis lengkap&lt;br /&gt;Pemeriksaan etiologi : Kultur Widal-Gall, serologi amuba. serologi IDT amuba, kultur Salmonella-Shigella feses-unn. pemeriksaan mikroskopik parasil di feses.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kolonoskopi. ileoskopi.jejunoskupi dan biopsi. Pada demam tifoid kolonoskopi sebaiknya dilakukan bila demam sudah menghilang dan keadaan umum membaik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Foto abdomen 3 posisi:&lt;br /&gt;Colon in loop kontras ganda&lt;br /&gt;USG abdomen&lt;br /&gt;CT Scan abdomen / foto usus halus&lt;br /&gt;Foto dada&lt;br /&gt;EKG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TERAPI&lt;br /&gt;Non farmakologis: puasa, perbaikan hemodinamik jika hemodinamik stabil dapat nutrisi enteral&lt;br /&gt;Farmakologis :&lt;br /&gt;Transfusi darah PRC/WB sampai dengan Hb &gt; 10 gr%&lt;br /&gt;Infus cairan.&lt;br /&gt;Pengobatan infeksi sesuai penyebab&lt;br /&gt;Bila ada kelainan hemostasis diobati sesuai penyebabnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KOMPLIKASI&lt;br /&gt;Syok hipovolemik, gagal ginjal akut anemia karena perdarahan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PROGNOSIS&lt;br /&gt;Dubia ad bonam&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3829887201707294304-1944611895592599112?l=drlizakedokteran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/1944611895592599112'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/1944611895592599112'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drlizakedokteran.blogspot.com/2008/01/tidak-bisa-buang-air-besak-karena-usus.html' title='TIDAK BISA BUANG AIR BESAR KARENA USUS TIDAK GERAK. ILEUS PARALITIK....?'/><author><name>dr.  Hj.  Liza 4121969</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04865769703659526517</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/Sg-63miWKjI/AAAAAAAAA7I/TaDsOAHogF0/S220/liza+rafi+4ever.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/R3ofgWX6JwI/AAAAAAAAAR0/sJ5umZ8JNOs/s72-c/fruitttttt.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3829887201707294304.post-1328270789415196191</id><published>2008-01-01T03:05:00.000-08:00</published><updated>2008-01-01T03:07:16.687-08:00</updated><title type='text'>KENAPA DIARE TIDAK SEMBUH-SEMBUH JUGA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/R3oe1WX6JvI/AAAAAAAAARs/HbrG1iyIh2Q/s1600-h/lizlovejuice.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/R3oe1WX6JvI/AAAAAAAAARs/HbrG1iyIh2Q/s320/lizlovejuice.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5150463025739343602" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;DIARE KRONIK&lt;br /&gt;PENGERTIAN&lt;br /&gt;Diare kronik adalah Diare yang berlangsung lebih dari 15 hari sejak awal diare&lt;br /&gt;DIAGNOSIS&lt;br /&gt;Diare dengan lama lebih dari 15 hari&lt;br /&gt;DIAGNOSIS BANDING&lt;br /&gt;Keiainan pankreas. keiainan usus halus dan usus besar, keiainan PEM dan tirotoksikosis. kelaman hati, sindrom kolon iritabel tipe diare&lt;br /&gt;PEMERIKSAAN PENUNJANG&lt;br /&gt;Pemeriksaan tinja&lt;br /&gt;Pemeriksaan darah : DPL, kadar feritin. Sl-IBC. kadar vitamin B12 darah, kadar asam folat darah, albumin serum, eosinofll darah, serologi amuba (IDT), widal. pemeriksaan imunodefisiensi (CD4, CDS), feses lengkap dan darah samar.&lt;br /&gt;Pemeriksaan anatomi usus : Barium enema, colon in loop (didahului BNO). Kolonoskopi, ileoskopi, dan biopsi, barium follow through atau enteroclysis, ERCP, USG abdomen, CT Scan abdomen&lt;br /&gt;Fungsi usus dan pankreas : tes fungsi ileum dan yeyunum, tes fungsi pankreas, tes Schilling. CE A dan Ca 19-9&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TERAPl&lt;br /&gt;Non farmakologis. diet lunak tidak merangsang. tinggi kalori. tinggi protein, bila tidak tahan laktosa diberikan rendah laktosa. bila maldigesti lemak dibenkan rendah lemak. Bila penyakit Crohn dan kolitis ulserosa diberikan rendah serat pada keadaan akut. Pertahankan minum yang baik, bila perlu infus untuk mencegah dehidrasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Farmakologis:&lt;br /&gt;1. Bila sesak napas dapat diberikan oksigen, infus untuk memberikan  cairan dan elektrolit. &lt;br /&gt;2. Antibiotika bila terdapat infeksi.&lt;br /&gt;3. Bila penyebab amuba/parasit/giardia dapat diberikan metronidazol.&lt;br /&gt;4. Bila alergi makanan/obat/susu, diobati dengan menghentikan makanan/ obat penyebab alergi tersebut.&lt;br /&gt;5. Keganasan/polip diobati dengan pengangkatan kanker/polip&lt;br /&gt;TB usus diobati dengan OAT&lt;br /&gt;6. Diare karena kelainan endokrin, diobati dengan kelainan endokrinnya &lt;br /&gt;7. Malabsorsi diatasi dengan pembenan enzim Kolitis diatasi sesuai jenis kolitis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KOMPLIKASI&lt;br /&gt;Dehidrasi sampai syok hipovolemik. sepsis, gangguan elektrolit, dan asam basa/&lt;br /&gt;gas darah. gagal ginjal akut, kematian&lt;br /&gt;PROGNOSIS&lt;br /&gt;Dubia ad bonam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PANKREATITIS AKUT&lt;br /&gt;PENGERTIAN&lt;br /&gt;Pankreatitis akut adalah reaksi peradangan pankreas yang akut&lt;br /&gt;DIAGNOSIS&lt;br /&gt;Keadaan umum pasien seperli dispepsia sedang sampai berat, gelisah kadang diserti gangguan kesadaran&lt;br /&gt;Demam, ikterus, gangguan hemodinamik, syok dan takikardia, bising usus menurun (ileus paralitik)&lt;br /&gt;Penyakil penyerta yang meningkatkan resiko : balu empedu. trauma, tindakan bedah di abdomen, diabetes melitus. hipertiroidisme, alkoholisme, ulkus peptikum, leptospirosis. demam berdarah dengue&lt;br /&gt;DIAGNOSIS BANDING&lt;br /&gt;Perforasi ulkus peptikum, kolangitis akut, kolesistitis akut, apendisistis akut, nefrolitisasis kanan akut, infark miokard akut inferior.&lt;br /&gt;PEMERIKSAAN PENUNJANG&lt;br /&gt;DPL, amilase serum, lipase serum, gula darah, kalsium serum, LDH serum, fungsi ginjal, SFOT/SGPT, analisis gas darah, elektrolit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TERAPI&lt;br /&gt;Non farmakologis : Puasa dan pemasangan infus untuk nutrisi parentral total sampai amilase dan lipase serum normal  dan pada selang nasogastrik cairan lambung &lt; 300 cc, dan pasien tak merasakan nyeri ulu hati.&lt;br /&gt;Farmakolois:&lt;br /&gt;Analgesik dan sedatif, mfus cairan, pasang selang lambung&lt;br /&gt;Antibiotika bila ada infeksi&lt;br /&gt;Penghambat sekresi enzim pankreas&lt;br /&gt;Prosedur bedah pada infeksi berat berupa drainase cairan&lt;br /&gt;KOMPLIKASI&lt;br /&gt;Pseudokista pankreas, abses pankreas. r^radangan hemoragik, nekrosis organ sekitar, pembentukan fistel, ulkus duodenum, ikterus obstruksi, asites, sepsis&lt;br /&gt;PROGNOSIS&lt;br /&gt;Dubia ad bonam (tergantung berat ringannya pankreatitis akut, gunakan kriteria RANSON)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3829887201707294304-1328270789415196191?l=drlizakedokteran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/1328270789415196191'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/1328270789415196191'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drlizakedokteran.blogspot.com/2008/01/kenapa-diare-tidak-sembuh-sembuh-juga.html' title='KENAPA DIARE TIDAK SEMBUH-SEMBUH JUGA'/><author><name>dr.  Hj.  Liza 4121969</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04865769703659526517</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/Sg-63miWKjI/AAAAAAAAA7I/TaDsOAHogF0/S220/liza+rafi+4ever.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/R3oe1WX6JvI/AAAAAAAAARs/HbrG1iyIh2Q/s72-c/lizlovejuice.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3829887201707294304.post-8105234594018577975</id><published>2008-01-01T02:59:00.000-08:00</published><updated>2008-01-01T03:03:42.824-08:00</updated><title type='text'>KANKER DI LAMBUNG, REKTUM DAN PERDARAHAN KETIKA BAB...</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/R3odl2X6JuI/AAAAAAAAARk/W7kUlfvI-x0/s1600-h/107618552_63559c5d2f_o.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/R3odl2X6JuI/AAAAAAAAARk/W7kUlfvI-x0/s320/107618552_63559c5d2f_o.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5150461659939743458" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;KARSINOMA REKTI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENGERTIAN&lt;br /&gt;Karsinoma rekti merupakan keganasan pada rektum&lt;br /&gt;DIAGNOSIS&lt;br /&gt;Perubahan pola defekasi, berat badan turun tanpa sebab, seringkali pada pemeriksaan colok dubur didapatkan massa&lt;br /&gt;DIAGNOSIS BANDING&lt;br /&gt;Hemoroid, polip&lt;br /&gt;PEMERISAAN PENUNJANG&lt;br /&gt;Pemeriksaan DPL. feses lengkap. endoskopi saluran cerna bagian bawah dan biopsi&lt;br /&gt;TERAPI&lt;br /&gt;Berdasarkan staging, kemoterapi atau bedah&lt;br /&gt;KOMPL1KASI&lt;br /&gt;Obstruksi saluran cerna bagian bawah, perdarahan&lt;br /&gt;PROGNOSIS&lt;br /&gt;Dubia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KARSINOMA GASTER&lt;br /&gt;PENGERTIAN&lt;br /&gt;fCarsinoma gaster merupakan keganasan pada lambung&lt;br /&gt;DIAGNOSIS&lt;br /&gt;Anamnesis dapat dltemukan adanya sindrom dispepsia, rasa tidak enak pada perut bagian atas yang bersifat difus, cepat kenyang, sampai nyeri yang hebat dan terus-menems. Anoreksia yang disertai dengan mual sering dikeluhkan namun tidak selalu. Keluhan sulit menelan dapat pula terjadi. Berat badan turun tanpa penyebab. Pemeriksaan fisik : pada awal penyakit, biasa tidak didapatkan kelainan apapun. Pada keadaan lanjut didapatkan adanya pembesaran pada pemeriksaan abdomen.&lt;br /&gt;DIAGNOSIS BANDING&lt;br /&gt;Karsinoma esofagus, esofagitis&lt;br /&gt;PEMERIKSAAN PENUNJANG&lt;br /&gt;DPL, endoskopi saluran cerna bagian acts dan biopsi, USG abdomen- CT scan abdomen&lt;br /&gt;TERAPI&lt;br /&gt;Berdasarkan staging, bedah atau kemoterapi&lt;br /&gt;KOMPLIKASI&lt;br /&gt;Obstruksi saluran cerna bagian atas&lt;br /&gt;PROGNOSIS&lt;br /&gt;Dubia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HEMATEMESIS MELENA&lt;br /&gt;PENGERTIAN&lt;br /&gt;Hematemesis adalah muntah darah benvarna hitam ter yang berasal dari saluran cerna bagian atas. Melena adalah buang air besar (BAB) berwama hitam ter yang berasal dari saluran cerna bagian atas. Yang dimaksud dengan saluran cerna bagian atas adalah saluran cerna di atas (proksimal) ligamentum Treitz, mulai dari jejunum proksimal, duodenum, gaster dan esofagus.&lt;br /&gt;DIAGNOSIS&lt;br /&gt;Muntah dan BAB darah warna hitam dengan sindrom dispepsia, bila ada riwayat makan obat GAINS, jamu pegal linu, alkohol yang menimbulkan erosl/ulkus peptikum. riwayat sakit kuning/hepatitis. Keadaan umum pasien sakit ringan sampai berat, dapat disertai pangguan kesadaran (prekoma. koma hepatikum), dapat terjadi syok hipovolemik&lt;br /&gt;DIAGNOSIS BANDING&lt;br /&gt;Hemoptoe, hematoskezia&lt;br /&gt;PEMERIKSAAN PENUNJANG&lt;br /&gt;DPL. hemostasis lengkap atau masa pcrdarahan. masa pembekuan, masa protrombin, elektrolit (Na, K., Cl), pemeriksaan Fungsi hati (cholinesterase. Albumin/globulin. SGOT/SGPT. pertanda hepatitis B dan C), endoskopi SCBA diagnostik atau foto rontgen OMD, USG hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TERAPI&lt;br /&gt;Nonfarmakologis : tirah baring, puasa, diet hati/lambung, pasang NGT untuk dekompresi. pantau perdarahan Farmakologis:&lt;br /&gt;Transfusi darah PRC (sesuai perdarahan yang terjadi dan Hb). Pada kasus  varises transfusi sampai dengan Hb 10gr%, pada kasus non varises transfusi sampai dengan Hb 12gr%.&lt;br /&gt;Sementara menunggu darah dapat diberikan pengganti plasma (misalnya dekstran-hemacel) atau NaCl 0,9% atau RL&lt;br /&gt;Untuk penyebab non varises :&lt;br /&gt;1.   Injeksi antagonis reseptor 112 atau penghambat pompa proton&lt;br /&gt;2.   Sitoprotektor: Sukralfat 3-4 x 1 gram atau Teprenon 3 x 1 tab&lt;br /&gt;3.   Antasida&lt;br /&gt;4.  Injeksi vitamin K. untuk pasien dengan penyakit hati kionis atau sirosis hati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk penyebab varises :&lt;br /&gt;1. Somatostatin bolus 250 ug + drip 250 ug/jam intravena atau okreotide (sandostatin) 0,1 rng/2 jam. Pemberian diberikan sampai perdarahan berhenti atau bila mampu diteruskan 3 hari setelah skleroterapi/ligasi varises esofagus.&lt;br /&gt;2. Propanolol, dimulai dosis 2 x 10 mg dosis dapat ditingkatkan hingga tekanan diastolik turun 20mmHg atau denyut nadi turun 20% (setelah keadaan stabil        hematemesis melena (-)&lt;br /&gt;3.Isosorbid dinitrat/mononitrai 2 x 1 tablet/hari hingga keadaan umum stabil&lt;br /&gt;4.  Metokilrpramid 3x10 mg/hari&lt;br /&gt;  * Bila ada gangguan hemostasis obati sesuai keinginan&lt;br /&gt;  * Pada pasien dengan pecah varises/penvakit hati kronik/sirosis hati diberikan :&lt;br /&gt;                      1. Laktuiosa 4x 1 sendok makan&lt;br /&gt;                      2. Neomisin 4 x 500 mg&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Obat ini diberikan sampai tinja normal.&lt;br /&gt;Prosedur bedah dilakukan sebagai tindakan emergensi atau efektif. Bedah emergensi di indikasikan bila pasien masukdaiam keadaan gawat I-II&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila ada gangguan hemostasis obati sesuai keinginan&lt;br /&gt;Pada pasien dengan pecah varises/penvakit hati kronik/sirosis hati diberikan :&lt;br /&gt;1.   Laktuiosa 4x 1 sendok makan&lt;br /&gt;2.   Neomisin 4 x 500 mg&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Obat ini diberikan sampai tinja normal.&lt;br /&gt;Prosedur bedah dilakukan sebagai tindakan emergensi atau efektif. Bedah emergensi di indikasikan bila pasien masukdaiam keadaan gawat I-II&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KOMPLIKASI&lt;br /&gt;Syok hipovolemik, aspirasi pneumonia, gagal ginjal akut. sindrom hepatorenal koma hepatikum, anemia karena perdarahan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PROGNOSIS&lt;br /&gt;Dubia&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3829887201707294304-8105234594018577975?l=drlizakedokteran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/8105234594018577975'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/8105234594018577975'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drlizakedokteran.blogspot.com/2008/01/kanker-di-di-lambung-rektum-dan.html' title='KANKER DI LAMBUNG, REKTUM DAN PERDARAHAN KETIKA BAB...'/><author><name>dr.  Hj.  Liza 4121969</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04865769703659526517</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/Sg-63miWKjI/AAAAAAAAA7I/TaDsOAHogF0/S220/liza+rafi+4ever.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/R3odl2X6JuI/AAAAAAAAARk/W7kUlfvI-x0/s72-c/107618552_63559c5d2f_o.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3829887201707294304.post-6312950442139816493</id><published>2008-01-01T02:57:00.000-08:00</published><updated>2008-01-01T02:59:24.847-08:00</updated><title type='text'>SUSAH BUANG AIR BESAR, KONSTIPASI.....KENAPA YA?</title><content type='html'>KONSTIPASI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENGERTIAN&lt;br /&gt; Konstipasi merupakan suatu keluhan, bukan panyakit. Konstipasi sulit didefinisikan secara tegas karena sebagai suatu keluhan terdapat vairasi yang berlainan antara individu. Konstipasi sering diartikan sebagi kurangnya frekuensi buang iar besar (BAB), biasanya kurang dari 3 kali per minggu dengan feses yang kecil – kecil dan keras, serta kadangkala disertai kesulitan sampai rasa sakit saat BAB.&lt;br /&gt; Batasan dari konstipasi klinis yang sesungguhnya adalah ditemukannya sejumlah besar feses memenuhi ampula rektum pada colok dubur, dan atau timbunan feses pada kolon, rektum, atau keduanya yang tampak pada foto polos perut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DIAGNOSIS&lt;br /&gt; Konstipasi menurut Holson, meliputi paling sedikit 2 dari keluhan dibawah ini dan terjadi dalam waktu 3 bulan: &lt;br /&gt;a. Konsistensi feses yang keras&lt;br /&gt;b. Mengejan dengan keras saat BAB &lt;br /&gt;c. Rasa tidak tuntas saat BAB, meliputi 25% dari keseluruhan BAB&lt;br /&gt;d. Frekuensi BAB 2 kali seminggu atau kurang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konsistensi menurut Internasional Workshop on Constipation dapat dilihat pada tabel berikut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Definisi Konstipasi Menurut International Workshop on constipation&lt;br /&gt;Tipe 1.&lt;br /&gt;Konstipasi fungsional (akibat waktu perjalanan yang lambat dari feses): Dua atau lebih dari keluhan ini ada paling sedikit dalam 12   &lt;br /&gt;          bulan: &lt;br /&gt; mengejan keras 25% dari BAB&lt;br /&gt; feses yang keras 25% dari BAB&lt;br /&gt; rasa tidak tuntas 25% dari BAB&lt;br /&gt; BAB kurang dari 2 kali per minggu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tipe 2. &lt;br /&gt;Penundaan pada muara rektum (terdapat disfungsi ano-rektal)&lt;br /&gt;hambatan pada anus lebih dari 25% BAB&lt;br /&gt;waktu untuk BAB lebih lama&lt;br /&gt;perlu bantuan jari – jari untuk mengeluarkan feses &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PEMERIKSAAN PENUNJANG:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Darah perifer lengkap&lt;br /&gt;2.Glukosa dan elektrolit (terutama kalium dan kalsium) darah&lt;br /&gt;3.Fungsi tiroid&lt;br /&gt;4.CA&lt;br /&gt;5.Anuskopi (dianjurkan dilakukan secara rutin pada semua pasien dengan konstipasi untuk menemukan adalah fisura,ulkus, hemoroid, dan keganasan)&lt;br /&gt;6.Foto polos perut harus dikerjakan pada pasien konsitipasi, terutam yang terjadinya akut untuk menditeksi adanya implaksi feses yang dapat menyebabkan sumbatan dan perforasi kolon. Bila diperkirakan ada sumbatan kolon, dapat dilanjutkan dengan barium enema untuk memastikan tempat dan sifat sumbatan.&lt;br /&gt;7.Pemeriksaan yang intensif dikerjakan secara selektif setelah 3 – 6 bulan pengobatan konstopasi kurang berhasil dan dilakukan hanya pada pusat – pusat pengelolaan konstipasi tertentu.&lt;br /&gt;a.Ujian yang dikerjakan dapat bersifat anatomis (enema, proktosigmoidoskopi, kolonskopi) atau fisiologi (waktu singgah di kolon, sinedefekografi, manometri, dan elektromiografi). Proktosigmoidoskopi biasanya dikerjakan pada konstipasi yang baru terjadi sebagai prosedur penapisan adanya keganasan kolon-rektum. Bila ada penurunan berat badan, anemia, keluarnya darah dari rektum atau adanya riwayat dengan kanker kolon perlu dikerjakan kolonoskopi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b.Waktu persinggahan suatu bahan radio-opak di kolon dapat diikuti dengan melakukan pemeriksaan radiologis setelah menelan bahan tersebut. Bila timbunan zat ini terutama ditemukan di rektum menunjukan kegagalan fungsi ekspulsi, sedangkan bila di kolon menunjukan kelemahan yang menyeluruh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c.Sinedefecgrafi adalah pemeriksaan radiologios daerah anorektal untuk menilai evakuasi feses secara tuntas, mengidentifikasi kelainan anorektal dan mengevaluasi kontraksi serta relaksasi otot rektum. Uji ini memakai semacam pasta yang konsistensinya mirip feses, dimasukan ke dalam rektum. Kemudian pendirita duduk pada toilet yang diletakkan dalam pesawat sinar X. penderita diminta mengenjan untuk mengeluarkan pasta tersebut. Dinilai kelainan anorektal saat proses berlangsung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Uji manometri dikerjakan untuk mengukur tekanan pada rektum dan saluran anus saat istirahat dan pada berbagai rangsangan untuk menilai fungsi anorektal.&lt;br /&gt;• Pemeriksaan elektromiografi dapat mengukur misalnya tekanan sfingter dan fungsi saraf pudendus, adkah atrofi saraf yangdibuktiikan dengan respons sfingter yang terhambat. Pada kebanyakan kasus tidak didapatkan kelainan anatomis maupun fungsional, sehingga penyebab dari konstipasi diseut sebagai non-spesifik.&lt;br /&gt;TERAPI&lt;br /&gt;1.Aktivitas dan olahraga teratur&lt;br /&gt;2.Asupan cairan dan serat (25 – 30 gram/hari) yang cukup&lt;br /&gt;3.Latihan usus besar; penderita dianjurkan mengadakan waktu secara teratur tiap hari untuk memanfaatkan gerakan usus besarnya. Dianjurkan waktu ini adalah 5 – 10 menit setelah makan, sehingga dapat memanfaatkan refleks gastro-kolon untuk BAB. Diharapkan kebiasaan ini dapat menyebabkan penderita tanggap terhadap tanda – tanda dan rangsangan untuk BAB, dan tidak menahan atau menunda dorongan untuk BAB ini.&lt;br /&gt;4.Jika modifikasi perilaku kurang berhasil, ditambahkan terapi farmakologi, dan biasanya dipakai obat – obatan golongan pencahar.&lt;br /&gt; Ada 4 tipe golongan obat pencahar:&lt;br /&gt;a. Memperbesar dan melunakan massa fesef anatara lain:&lt;br /&gt; - cereal&lt;br /&gt; - methy selulose&lt;br /&gt; - psilium&lt;br /&gt;a. Melunakan dan melincinkan feses, obat ini  bekerja dengan menurunkan tegangan permukaan feses, sehingga mempermudah penyerapan air.contohnya antara lain:&lt;br /&gt; - Minyak kastor&lt;br /&gt; - golongan docusate&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;a. Golongan osmotik yang tidak diserap, sehingga cukup aman untuk digunakan, misalnya pada penderita gagal ginjal, antara lain:&lt;br /&gt;  - sorbitol&lt;br /&gt;  - lactulose&lt;br /&gt;  - glycerin&lt;br /&gt;a. Merangsang peristaltik, sehingga meningkatkan motilitas usus besar. Golongan ini yang banyak dipakai. Perlu diperhatikan bahwa pencahar golongan ini bila dipakai untuk jangka panjang, dapat merusak pleksus mesenterikus dan berakibat dismotilitas kolon. Contohnya&lt;br /&gt;  - bisakodil&lt;br /&gt;  - fenolptalein&lt;br /&gt;5.dijumpai konstipasi kronis yang berat dan tidak dapat diatasi dengan cara – cara tersebut diatas, mungkin dibutuhkan tindakan pembedahan. Pada umumnya, bila tidak dijumpai sumbatan karena massa atau adanya volvulus, tidak dilakukan tindakan pembedahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KOMPLIKASI&lt;br /&gt; Sindrom delirium akut, aritmia, userasi sterkoraseus, perforasi usus, retensio urin, hidronefrosis bilateral, gagal ginjal, inkontinensia urin, inkontinensia alvi, dan volvulus daerah sigmoid akibat implaksi feses, serta prolaps rektum&lt;br /&gt;PROGNOSIS&lt;br /&gt; Dubia ad bonam&lt;br /&gt;WEWENANG&lt;br /&gt; Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Konsultasi Geriatri, dan Konsultan Gastro Entrelogi&lt;br /&gt;UNIT YANG MENANGANI&lt;br /&gt; Divisi / Departemen Ilmu Penyakit Dalam&lt;br /&gt;UNIT YANG TERKAIT&lt;br /&gt; Departemen Rehabilitasi Medik, bidang Keperawatan, Instalasi Gizi, Instalasi Farmasi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3829887201707294304-6312950442139816493?l=drlizakedokteran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/6312950442139816493'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/6312950442139816493'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drlizakedokteran.blogspot.com/2008/01/susah-buang-air-besar-konstipasikenapa.html' title='SUSAH BUANG AIR BESAR, KONSTIPASI.....KENAPA YA?'/><author><name>dr.  Hj.  Liza 4121969</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04865769703659526517</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/Sg-63miWKjI/AAAAAAAAA7I/TaDsOAHogF0/S220/liza+rafi+4ever.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3829887201707294304.post-4876907923609132655</id><published>2008-01-01T02:52:00.000-08:00</published><updated>2008-01-01T02:55:48.800-08:00</updated><title type='text'>DEHIDRASI, KEHILANGAN BANYAK CAIRAN, HATI-HATI .....LOH?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/R3ob42X6JtI/AAAAAAAAARc/kbILCMsO4NA/s1600-h/flowerlove3.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/R3ob42X6JtI/AAAAAAAAARc/kbILCMsO4NA/s320/flowerlove3.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5150459787334002386" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;DEHIDRASI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENGERTIAN&lt;br /&gt;Dehidrasi adalah berkurangnya cairan tubuh total, dapat berupa hilangnya air lebih banyak dari natrium (dehidrasi hipertonik), atau hilangnya air dan natrium dalam jumlah yang sama (dehidrasi isotonik), atau hilangnya natrium yang lebih banyak dari pada air (dehidrasi hipotonik).&lt;br /&gt;Dehidrasi hipertonik ditandai dengan tingginya kadar natrium serum (lebih dari 145 mmol/liter) dan peningkatan osmolalitas efektif serum (lebih dari 285 mosmol/liter). Dehidrasi isotonik ditandai dengan normalnya kadar natrium serum (135-145 mmol/liter) dan osmolalitas efektif serum (270-285 mosmol/liter). Dehidrasi hipotonik ditandai dengan rendahnya kadar natrium serum (kurang dari 135 mmol/liter) dan osmolalitas efektif serum (kurang dari 270 mosmol/liter.&lt;br /&gt;Penting diketahui perubahan fisiologi pada usia lanjut. Secara umum, terjadi penurunan kemampuan homeostatik seiring dengan bertambahnya usia. Secara khusus, terjadi penurunan respons rasa haus terhadap kondisi hipovolemik dan hiperosmolaritas. Disamping itu juga terjadi penurunan laju filtrasi glomerulus, kemampuan fungsi konsentrasi ginjal, renin, aldosteron, dan penurunan respons ginjal terhadap vasopresin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DIAGNOSIS&lt;br /&gt;Gejala dan tanda klinis dehidrasi pada usia lanjut tak jelas, bahkan bisa tidak ada sama sekali. Gejala klasik dehidrasi seperti rasa haus, lidah kering, penurunan turgordan mata cekung sering tidak jelas. Gejala klinis paling spesifik yang dapat dievaluasi adalah penurunan berat badan akut lebih dari 3%. Tanda klinnis obyektif lainya yang dapat membantu mengindentifikasi kondisi dehidrasi adalah hipotensi ortostatik. Berdasarkan studi di Divisi Geriatri Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI-RSCM, bila ditemukan aksila lembab/basah, suhu tubuh meningkat dari suhu basal, diuresis berkurang, berat jenis (bj) urin lebih dari atau sama dengan 1,019 (tanpa adanya glukosuria dan proteinuria), serta rasio blood urea nitrogen/kreatinin lebih dari atau sama dengan 16,9 (tanpaadanya perdarahan aktif saluran cerna) maka kemungkinan terdapat dehidrasi pada usia lanjut adalah 81%. Kriteria ini dapat dipakai dengan syarat: tidak menggunakan obat – obat sitostatik, tidak ada perdarahan saluran cerna, dan tidak ada kondisi overload (gagal jantung kongensif, sirosis hepatis dengan hipertensi portal, penyakit ginjal kronik stadium terminal, sindrom nefrotik).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Defisit cairan (litar) = cairan badan total (CBT) yang diinginkan – CBT saat ini&lt;br /&gt;CBT yang diinginkan = kadar na serum X CBT saat ini&lt;br /&gt;                                          140&lt;br /&gt;CBT saat ini (pria) = 50% X berat badan (kg)&lt;br /&gt;CBT saat ini (perempuan) = 45% berat badan (kg)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jenis cairan kristaloid yang digunakan untuk rehidrasi tergantung dari jenis dehidrasinya. Pada dehidrasi isotonik dapat diberikan cairan Na Cl 0,9% atau dekstrosa 5 % dengan kecepatan 25 – 30 % dari defisit cairan total per hari. Pada dehidrasi hipertonik cairan NaCl 0,45%. Dehidrasi  hipotonik ditatalaksana dengan mengatasi penyebab yang mendasari, penambahan diet natrium, dan bila perlu pemberian cairan hipertonik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KOMPLIKASI&lt;br /&gt; Gagal ginjal, sindrom delirium akut&lt;br /&gt;PROGNOSIS&lt;br /&gt; Dubia ad bonam&lt;br /&gt;WEWENANG&lt;br /&gt; Dokter Spesialis Penyakit Dalam dan Konsultan Geriatri&lt;br /&gt;UNIT YANG MENANGANI&lt;br /&gt; Devisi Geriatri Departemen Ilmu Penyakit Dalam&lt;br /&gt;UNIT TERKAIT&lt;br /&gt; Divisi di Departemen Ilmu Penyakit Dalam yang terkait dengan keterlibatan etiologi dehidrasi, Bidang Keperawatan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3829887201707294304-4876907923609132655?l=drlizakedokteran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/4876907923609132655'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/4876907923609132655'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drlizakedokteran.blogspot.com/2008/01/dehidrasi-kehilangan-banyak-cairan-hati.html' title='DEHIDRASI, KEHILANGAN BANYAK CAIRAN, HATI-HATI .....LOH?'/><author><name>dr.  Hj.  Liza 4121969</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04865769703659526517</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/Sg-63miWKjI/AAAAAAAAA7I/TaDsOAHogF0/S220/liza+rafi+4ever.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/R3ob42X6JtI/AAAAAAAAARc/kbILCMsO4NA/s72-c/flowerlove3.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3829887201707294304.post-3679190322825075593</id><published>2008-01-01T02:49:00.000-08:00</published><updated>2008-01-01T02:52:05.309-08:00</updated><title type='text'>ULKUS PEPTIKUM, ,,,KEMBUNG, MUAL. SERING NYERI ULU HATI</title><content type='html'>ULKUS PEPTIKUM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENGERTIAN&lt;br /&gt;Ulkus peptikum adalah salah satu penyakit saluran pencernaan atas yang kronis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DIAGNOSIS&lt;br /&gt;1.Faktor risiko : umur. Penggunaan obat-obatan aspirin atau  OAlNS. kuman Helicobacter pylori&lt;br /&gt;2.Anamnesis : terdapat nyeri epigastrium. dispepsia, nausea, vomitus. anoreksia dan kcmbung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DIAGNOSIS BANDING&lt;br /&gt;Ulkus gasier. ulkus duodenum, dispepsia non ulkus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PEMERIKSAAN PENUNJANG&lt;br /&gt;Barium dobel kontras&lt;br /&gt;Endoskopi saluran cerna bagian atas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TERAPI&lt;br /&gt;Tanpa komplikasi&lt;br /&gt;a.Suportif : nutrisi&lt;br /&gt;b.Memperbaiki / menghindari faktor risiko&lt;br /&gt;c.Pemberian obat-obatan : antasida, antagonis reseplor M2. proton pump inhibitor, pemberian obat-obatan untuk mengikat asam empedu. prokinetik. pemberian obat untuk eradikasi kuman Helicobacter  pylori, &lt;br /&gt;d.pemberian obat-obatan untuk meningkatakan faktor defensif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan komplikasi&lt;br /&gt;Pada tukak peptik yang bcrdarah dilakukan penatalaksanaan umum atau suportif sesuai dengan penatalaksanaan hematemesis  melena secara umum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pcnatalaksanaan / tindakan khusus:&lt;br /&gt;Tindakan / terapi hemostatik perendoskopik dengan adrenalin dan etoksisklerol atau obat fibrinogen trombin atau tindakan hemostatik dengan heat probe atau terapi laser atau terapi koagulasi listrik atau bipolar probe.&lt;br /&gt;Pemberian obat somatostatin jangka pendek.&lt;br /&gt;Terapi embolisasi arteri melalui arteriografi.&lt;br /&gt;Terapi bedah alau operasi, bila setelah semua pengobatan tersebut dilaksanakan letap masuk dalam keadaan gawat I s.d. 2 maka pasicn masuk dalam indikasi operasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KOMPLIKASI&lt;br /&gt;Perdarahan ulkus, perforasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PROGNOSIS&lt;br /&gt;Dubia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DISPEPSIA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENGERTIAN&lt;br /&gt;Dispepsia merupakan kumpulan gejala atau sindrom yang terdiri atas nyeri ulu haTI mual. kembung, muntah, rasa penuh atau cepat kenyang dan sendawa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DIAGNOSIS&lt;br /&gt;Anamnesis terdapatnya kumpulan gejata tersebut di atas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DIAGNOSIS BANDING&lt;br /&gt;Penyakit retluks gastroesofageal in-iiable Bowel Svndronte&lt;br /&gt;Karsinoma saluran cema bagian atas&lt;br /&gt;Kelainan pankreas dan kelainan hati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PEMERIKSAAN PENUNJANG&lt;br /&gt;Endoskopi saluran cerna bagian atas dan biopsi, pemeriksaan terhadap adanya infeksi Helicobacier pylori, pemeriksaan fungsi hati, amilase dan lipase, fosfatase alkali dan gamma GT, USG Abdomen&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TERAPI&lt;br /&gt;Suportif: nutrisi&lt;br /&gt;Pengobatan empirik selama 4 minggu&lt;br /&gt;KOMPL1KASI&lt;br /&gt;Tergantung etiologi dispepsia&lt;br /&gt;WEWENANG&lt;br /&gt;RS pendidikan : Dokter Spesialis Penyakit Dalam dan Dokter Umum&lt;br /&gt;RS non pendidikan : Dokter Spesialis Penyakil Dalam&lt;br /&gt;UNIT YANG MENANGANI&lt;br /&gt;RS pendidikan : Departemen Ilmu Penyakit Dalam - Divisi Gastroenterologi&lt;br /&gt;RS non pendidikan : Bagian Ilmu Penyakil Dalam&lt;br /&gt;UNIT TERKAIT&lt;br /&gt;RS pendidikan : Divisi Psikosomatik ( RS tertentu &lt;br /&gt;RS non pendidikan : -&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3829887201707294304-3679190322825075593?l=drlizakedokteran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/3679190322825075593'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/3679190322825075593'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drlizakedokteran.blogspot.com/2008/01/ulkus-peptikum-kembung-mual-sering.html' title='ULKUS PEPTIKUM, ,,,KEMBUNG, MUAL. SERING NYERI ULU HATI'/><author><name>dr.  Hj.  Liza 4121969</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04865769703659526517</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/Sg-63miWKjI/AAAAAAAAA7I/TaDsOAHogF0/S220/liza+rafi+4ever.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3829887201707294304.post-8215439377369233591</id><published>2008-01-01T02:45:00.000-08:00</published><updated>2008-01-01T02:48:43.773-08:00</updated><title type='text'>GAGAL JANTUNG....MUDAH LELAH, BARU AJA JALAN DIRI UDAH SESAK....?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/R3oafmX6JrI/AAAAAAAAARM/vQcfUIiixBk/s1600-h/lovework2.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/R3oafmX6JrI/AAAAAAAAARM/vQcfUIiixBk/s320/lovework2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5150458254030677682" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;GAGAL JANTUNG KONGESTIF&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gagal jantung kongestif dimaksud adalah suatu sindroma klinik yang disebabkan oleh berkurangnya volume pemompaan jantung untuk keperluan relatif tubuh, disertai hilangnya curah jantung dalam mempertahankan aliran balik vena.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ETIOLOGI&lt;br /&gt;1.Kelainan otot jantung&lt;br /&gt;2.Ateriosklerosis koroner&lt;br /&gt;3.Hipertensi sistemik atau pulmonal&lt;br /&gt;4.Peradangan atau degeneratif&lt;br /&gt;5.Faktor sistemik : tirotoksikosis, hipokisa, anemia, asidosis dan ketidakseimbangan elektrolit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PATOFISIOLOGI&lt;br /&gt;1.Bila curah jantung berkurang sistem saraf simpatis akan mempercepat frekuensi jantung untuk mempertahankan curah jantung. Bila gagal maka volume sekuncup akan beradaptasi untuk mempertahankan curah jantung.&lt;br /&gt;2.Pada gagal jantung terjadi kerusakan dan kekakuan serabut otot jantung sehingga curah jantung normal tidak dapat dipertahankan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KLASIFIKASI&lt;br /&gt;1.GAGAL JANTUNG KIRI &lt;br /&gt;2.GAGAL JANTUNG KANAN &lt;br /&gt;    &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;GAGAL JANTUNG KIRI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Gagal jantung kiri disebabkan oleh penyakit jantung&lt;br /&gt;    koroner, penyakit katup aorta dan mitral serta hipertensi&lt;br /&gt;2.Gagal jantung kiri berdampak pada :&lt;br /&gt; - Paru&lt;br /&gt; - Ginjal &lt;br /&gt; - Otak &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;GAGAL JANTUNG KANAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Penyebab gagal jantung kanan harus juga termasuk semua yang dapat menyebabkan gagal jantung kiri, seharusnya stenosis mitral yang menyebabkan peningkatan tekanan dalam sirkulasi paru.&lt;br /&gt;2.Gagal jantung kanan dapat berdampak pada :&lt;br /&gt; - Hati&lt;br /&gt; - Ginjal&lt;br /&gt; - Jaringan subkutis&lt;br /&gt; - Otak&lt;br /&gt; - Sistem Aliran aorta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MANIFESTASI KLINIS&lt;br /&gt;Gejala yang muncul sesuai dengan gejala jantung kiri diikuti gagal jantung kanan dapat terjadinya di dada karana peningkatan kebutuhan oksigen. Pada pemeriksaan fisik ditemukan tanda – tanda gejala gagal jantung kongestif biasanya terdapat bunyi derap dan bising akibat regurgitasi mitral&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gagal Jantung Kiri&lt;br /&gt;a. Dispneu&lt;br /&gt;b. Orthopneu&lt;br /&gt;c. Paroksimal Nokturnal Dyspneu&lt;br /&gt;d. Batuk&lt;br /&gt;e. Mudah lelah&lt;br /&gt;f. Gelisah dan cemas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gagal Jantung Kanan&lt;br /&gt;a. Pitting edema&lt;br /&gt;b. Hepatomegali&lt;br /&gt;c. Anoreksia&lt;br /&gt;d.  Nokturia&lt;br /&gt;e.  Kelemahan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PEMERIKSAAN DIANOSTIK&lt;br /&gt;1Pada EKG ditemukan hipertropi ventrikel kiri, kelainan gelombang ST dan T&lt;br /&gt;2.Dari foto torax terdapat pembesaran jantung dan bendungan paru. &lt;br /&gt;3.Pada ekhokardiografi terlihat pembesaran dan disfungsi ventrikel kiri, kelainan bergerak katup mitral saat diastolik. &lt;br /&gt;4.Pengukuran tekanan vena sentral (CVP)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENATALAKSANAAN&lt;br /&gt;Tidak ada pengobatan spesifik. Bila diketahui etiologinya diberikan terapi sesuai penyebab. Namun jika idiopatik, dilakukan terapi sesuai gagal jantung kongestif. Yang terbaik adalah transplantasi jantung,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DIAGNOSA KEPERAWATAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Intoleransi aktifitas yang berhubungan dengan insufisiensi oksigen untuk aktifitas kehidupan sehari – hari.&lt;br /&gt;2.Ansietas yang berhubungan dengan sulit bernafas.&lt;br /&gt;3.Resiko tinggi terhadap kelebihan volume cairan.&lt;br /&gt;4.Gangguan pola tidur yang berhubungan dengan dispnea nokturnal dan ketidak mampuan posisi tidur yang biasanya.&lt;br /&gt;5.Perubahan nutrisi.&lt;br /&gt;6.Resiko tinggi interaktif penata laksanaan regiment teurapeutik yang berhubungan dengan kurang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INTERVENSI&lt;br /&gt;1.Pantau tanda dan gejala hipoksia.&lt;br /&gt;2.Pantau gejala dan edema paru akut.&lt;br /&gt;3.Waspadai pemberian cairan intravena ( IV ). Pastikan untuk pemberian cairan tambahan misal antibiotik&lt;br /&gt;4.Bantu klien dengan tindakan untuk menyimpan kekuatan seperti istirahat sebelum dan sesudah aktivitas&lt;br /&gt;5.Jelaskan kebutuhan untuk memenuhi diet rendah natrium dan pembatasan cairan sesuai program, konsul dengan ahli nutrisi sesuai dengan kebutuhan&lt;br /&gt;6.Ajarkan klien dan keluarga tentang kondisi dan penyebabnya&lt;br /&gt;7.Jelaskan kerja obat yang diprogramkan secara khas mencakup preparat, digitalis, vasodilator dan diuretik.&lt;br /&gt;8.Ajarkan klien menghitung frekuensi nadinya.&lt;br /&gt;9.Jelaskan kebutuhan untuk meningkatkan aktivitas secara bertahap dan istirahat bila terjadi dispnea dan kelemahan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3829887201707294304-8215439377369233591?l=drlizakedokteran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/8215439377369233591'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/8215439377369233591'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drlizakedokteran.blogspot.com/2008/01/gagal-jantungmudah-lelah-baru-aja-jalan.html' title='GAGAL JANTUNG....MUDAH LELAH, BARU AJA JALAN DIRI UDAH SESAK....?'/><author><name>dr.  Hj.  Liza 4121969</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04865769703659526517</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/Sg-63miWKjI/AAAAAAAAA7I/TaDsOAHogF0/S220/liza+rafi+4ever.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/R3oafmX6JrI/AAAAAAAAARM/vQcfUIiixBk/s72-c/lovework2.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3829887201707294304.post-6815690508771464135</id><published>2008-01-01T02:42:00.000-08:00</published><updated>2008-01-01T02:45:06.722-08:00</updated><title type='text'>PNEUMONIA ...NYERI DADA , SESAK, BATUK,,,,ENGGAK SEMBUH SEMBUH,...?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/R3oZpWX6JqI/AAAAAAAAARE/aUAOQvd7hYc/s1600-h/F6.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/R3oZpWX6JqI/AAAAAAAAARE/aUAOQvd7hYc/s320/F6.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5150457322022774434" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;PNEUMONIA ATIPIK&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENGERTIAN&lt;br /&gt;Pneumonia atipik adalah pneumonia yang disebabkan infeksi bakterial,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DIAGNOSIS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada pneumonia yang di sebabkan oleh mikroba atipik,gejala sistem pernafasan dapat tidak khas,sedangkan gejala sistemik seperti sakit kepala,nyeri otot/sendi dapat menonjol.&lt;br /&gt;a.Batuk tanpa sputum,kecuali bila penyakit memberat/infeksin sekunder &lt;br /&gt;b.Demam ringan,dapat dengan cepat meningkat hingga menggigil&lt;br /&gt;c.Malaise,kelemahan saluran anggota tubuh&lt;br /&gt;d.Sakit kepala,nyeri otot(sering)&lt;br /&gt;e.Nyeri dada(jarang),sesak nafas(bila berat)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TERAPI&lt;br /&gt;Antibiotik :pemilihan antibiotika dengan spektrum sesempit mungkin:&lt;br /&gt;1.Makrolid:&lt;br /&gt;a.Eritromisin&lt;br /&gt;     b.Claritomisin 2 x 500 mg&lt;br /&gt;         c.azitromicin 1 x 500 mg&lt;br /&gt;         d.Roksitromisin 2 x 500 mg&lt;br /&gt;2.Doksisiklin&lt;br /&gt;3.Respiratory&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tata laksana umum pneumonia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rawat jalan&lt;br /&gt;1.Dianjurkan untuk tidak merokok,beristirahat,dan minum banyak air&lt;br /&gt;2.Nyeri pleuritik/demam diredakan dengan parasetamoL&lt;br /&gt;Antibiotik :pemilihan antibiotika dengan spektrum sesempit mungkin:&lt;br /&gt;a.Makrolid:&lt;br /&gt;-Eritromisin&lt;br /&gt;-Claritomisin 2 x 500 mg&lt;br /&gt;-azitromicin 1 x 500 mg&lt;br /&gt;-Roksitromisin 2 x 500 mg&lt;br /&gt;b.Doksisiklin&lt;br /&gt;c.Respiratory&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tata laksana umum pneumonia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a.Nutrisi tambahan pada penyakit yang berkepanjangan&lt;br /&gt;b.Kontrol setelah 48 jam atau lebih awal bila diperlukan&lt;br /&gt;c.Bila tidak membaik dalam 48 jam:dipertimbangkan untuk dirawwt dirumah sakit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keputusan merawat pasien di RS ditentukan oleh&lt;br /&gt;a.Faktor prognostik lain&lt;br /&gt;b.Kondisi dan dukungan orang dirumah&lt;br /&gt;c.Kepatuhan,keinginan pasien&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rawat inap di RS&lt;br /&gt;a.Oksigen,bila perlu dengan pemantauan saturasi oksigen dan konsentrasi oksigen inspirasi&lt;br /&gt;b.Terapi oksigen pada pasien dengan penyakit dasar PPOK dengan komplikasi gagal nafas dituntun dengan pengukuran AGD berkala&lt;br /&gt;c.Cairan:bila perlu dengan cairan interavena&lt;br /&gt;d.Nutrisi&lt;br /&gt;f.Ekspektoran/mukolitik&lt;br /&gt;g.Foto toraks diulang pada pasien yang tidak menunjukan perbaikan yang memuaskan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KOMPLIKASI&lt;br /&gt;Efusi pleura, epiema, abses paru, atelektasis, gagal nafas, kor pulmonal, pneumotoraks, septikemia.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3829887201707294304-6815690508771464135?l=drlizakedokteran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/6815690508771464135'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/6815690508771464135'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drlizakedokteran.blogspot.com/2008/01/pneumonia-nyeri-dada-sesak-batukenggak.html' title='PNEUMONIA ...NYERI DADA , SESAK, BATUK,,,,ENGGAK SEMBUH SEMBUH,...?'/><author><name>dr.  Hj.  Liza 4121969</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04865769703659526517</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/Sg-63miWKjI/AAAAAAAAA7I/TaDsOAHogF0/S220/liza+rafi+4ever.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/R3oZpWX6JqI/AAAAAAAAARE/aUAOQvd7hYc/s72-c/F6.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3829887201707294304.post-8143156846383983193</id><published>2008-01-01T02:41:00.000-08:00</published><updated>2008-01-01T02:42:05.182-08:00</updated><title type='text'>PNEUMOTORAK, UDARA DALAM RONGGA PLEURA PARU....KOK BISA</title><content type='html'>PNEUMOTORAKS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ialah akumulasi udara di rongga pleura disertai kolaps paru. pneumotoraks sepontan:terjadi tanpa trauma atau penyebabnya jelas:&lt;br /&gt;A.pneumotoraks spontan primer:pada orang sehat&lt;br /&gt;B.Pneumotoraks spontan sekunder:pada penderita PPOK&lt;br /&gt;C.Pneumotoraks traumatik adalah pneumotoraks yang didahului trauma&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DIAGNOSIS&lt;br /&gt;Gejala:nyeri dada,akut,terlokalisir,batuk,hemoptisis&lt;br /&gt;Pemeriksaan fisik:&lt;br /&gt;a.Sisi terkenal(ipsilateral)&lt;br /&gt;b.Statis:lebih menonjol&lt;br /&gt;c.Perkusi:hipersonor&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanda pneumotoraks tension&lt;br /&gt;             a.Keadaan umum sakit berat&lt;br /&gt;b.Denyut jantung&gt;140 x/m&lt;br /&gt;c.Hipotensi&lt;br /&gt;d.Takipneu,pernapasan berat&lt;br /&gt;e.Sianosis&lt;br /&gt;f.Diaforesis&lt;br /&gt;g.Deviasi trakea ke sisi kontralateral&lt;br /&gt;h.Distensi vena leher&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DIAGNOSIS BANDING&lt;br /&gt;Penyakit paru,efusi pleura dan kangker paru&lt;br /&gt;TERAPI&lt;br /&gt;a.Pneumotoraks unilateral kecil(&lt;20%)dan asimtomik&lt;br /&gt;b.Aspirasi:anestesi lokal disel iga 2 anterior&lt;br /&gt;c.Jika pneumotoraks rekurens&lt;br /&gt;1.Pleurodesis kimiawi dengan zat iritan terhadap pleura&lt;br /&gt;2.Konsul bagian bedah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INDIKASI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a.Kebocoran udara memanjang,&lt;br /&gt;b.Reekspansi paru tidak sempurna&lt;br /&gt;c.Resiko pekerjaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indikasi relatif:&lt;br /&gt;a.Pneumotoraks tension&lt;br /&gt;b.Bilateral pneumotoraks&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KOMPLIKASI&lt;br /&gt;Gagal nafas,penebalan pleura edema paru reekspansi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3829887201707294304-8143156846383983193?l=drlizakedokteran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/8143156846383983193'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/8143156846383983193'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drlizakedokteran.blogspot.com/2008/01/pneumotorak-udara-dalam-rongga-pleura.html' title='PNEUMOTORAK, UDARA DALAM RONGGA PLEURA PARU....KOK BISA'/><author><name>dr.  Hj.  Liza 4121969</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04865769703659526517</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/Sg-63miWKjI/AAAAAAAAA7I/TaDsOAHogF0/S220/liza+rafi+4ever.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3829887201707294304.post-6730437696786505245</id><published>2008-01-01T02:39:00.001-08:00</published><updated>2008-01-01T02:41:01.705-08:00</updated><title type='text'>CAIRAN DI PARU?  EFUSI PLEURA ....</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/R3oYrmX6JpI/AAAAAAAAAQ8/YohITxB9hTE/s1600-h/Allah.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/R3oYrmX6JpI/AAAAAAAAAQ8/YohITxB9hTE/s320/Allah.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5150456261165852306" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;EFUSI PLEURA&lt;br /&gt;PENGERTIAN&lt;br /&gt;Efusi pleura adalah adanya cairan di rongga pleura&gt;15, akibat ketidak seimbangan gaya starling&lt;br /&gt;Tipe efusi pleura&lt;br /&gt;1. Efusi transudatif:cairan pleura bersifat transudat (kandungan konsentrasi protein atau molekul besar lain rendah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyebabnya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A.Gagal jantung kongestif&lt;br /&gt;B.Sindrom nefrotik&lt;br /&gt;C.Sirosis hati&lt;br /&gt;D.Sindrom meigs&lt;br /&gt;E.Dialisis peritoneal&lt;br /&gt;F.Hindronefrosis&lt;br /&gt;G.Efusi pleura maligna/paramaligna&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Efusi eksudat:cairan pleura bersifat eksudat (konsentrasi protein lebih tinggi dari transudat)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyebabnya&lt;br /&gt;a. Penyakit abdomen:penyakit pankreas&lt;br /&gt;b. Penyakit kolagen &lt;br /&gt;c. Trauma&lt;br /&gt;d. perikardium&lt;br /&gt;e. Tuberkulosis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hemotoraks: cairan pleura mengandung darah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Efusi pleura maligngnan: dapat ditemukan sel-sel ganas yang terbawa pada cairan pleura&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Efusi paramaligna:efusi yang disebabkan keganasan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DIAGNOSIS&lt;br /&gt;Anamnesia:&lt;br /&gt;Nyeri,sesak,demam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TERAPI&lt;br /&gt;Efusi karena gagal jantung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Diuretik&lt;br /&gt;2.Torakosentesis diagnostik bila:&lt;br /&gt;a.Efusi unilateral&lt;br /&gt;b.Efusi menetap dengan trapi diuretik&lt;br /&gt;c.Efusi bilateral,ketinggian cairan berbeda bermakna&lt;br /&gt;d.Efusi+febris&lt;br /&gt;e.Efusi+nyeri dada pleuritik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Efusi pleura karena pleuritis tuberkulosis&lt;br /&gt;Obat anti tuberkulosis(minimal 9 bulan)+ kortikosteroid dosis 0,75-1mg/kg BB/ Hari selama 2-3 minggu, setelah ada respons diturunkan bertahap+ torakosentesis terapeutik, bila sesak atau efusi&gt;tinggi dari sel iga, &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Efusi pleura keganasan&lt;br /&gt;Drainase dengan kandidat&lt;br /&gt;yang baik untuk pleurodisis ialah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terapi kangker paru&lt;br /&gt;a.Kemoterapi sistemik pada limfoma,kanker mammae dan karsinoma paru small cell&lt;br /&gt;b.Radioterpi pada limfoma&lt;br /&gt;Pasien dengan lama harapn hidup pendek atau keadaan buruk:torakosentesis terapeutik periodic&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KOMPLIKASI&lt;br /&gt;Efusi pleura berulang, epiema, gagal nafas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a.Angka harapan hidup:minimal beberapa bulan&lt;br /&gt;b.Terjadi rekurens yang cepat&lt;br /&gt;c.Pasien tidak debilitasi&lt;br /&gt;d.Cairan pleura dengan PH&gt;7,3&lt;br /&gt;e.Alternatif pasien yang tidak dapat dilakukan plurodesis ialah pleuroperitoneal shunt&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3829887201707294304-6730437696786505245?l=drlizakedokteran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/6730437696786505245'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/6730437696786505245'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drlizakedokteran.blogspot.com/2008/01/cairan-di-paru-efusi-pleura.html' title='CAIRAN DI PARU?  EFUSI PLEURA ....'/><author><name>dr.  Hj.  Liza 4121969</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04865769703659526517</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/Sg-63miWKjI/AAAAAAAAA7I/TaDsOAHogF0/S220/liza+rafi+4ever.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/R3oYrmX6JpI/AAAAAAAAAQ8/YohITxB9hTE/s72-c/Allah.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3829887201707294304.post-9123110586993987656</id><published>2008-01-01T02:36:00.000-08:00</published><updated>2008-01-01T02:38:58.359-08:00</updated><title type='text'>ANGINA PECTORIS, NYERI DADA KARENA JANTUNG......?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/R3oYMmX6JoI/AAAAAAAAAQ0/CPfvwtCrGFE/s1600-h/i+love+y.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/R3oYMmX6JoI/AAAAAAAAAQ0/CPfvwtCrGFE/s320/i+love+y.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5150455728589907586" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;ANGINA PECTORIS&lt;br /&gt;Suatu sindroma klinis yang ditandai dengan episode nyeri atau perasaan tertekan di depan dada akibat kurangnya aliran darah koroner.&lt;br /&gt;Klasifikasi:&lt;br /&gt;1. Stabil&lt;br /&gt;2. Tidak stabil&lt;br /&gt;3. Varian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;etiologi&lt;br /&gt;Angina Pektoris berkaitan dengan penyakit jantung koroner aterosklerotik, dan merupakan kelanjutan dari stenosis aorta berat, insufisiensi atau hipertropi kardiomiopati tanpa disertai obstruksi, peningkatan kebutuhan metabolik (hipertiroidisme), takhikardi paroksimal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faktor-faktor lain penyebab Angina Pectoris:&lt;br /&gt;1.Latihan fisik&lt;br /&gt;meningkatkan kebutuhan oksigen jantung.&lt;br /&gt;2.Udara dingin&lt;br /&gt;mengakibatkan kontriksi, peningkatan tekanan darah serta peningkatan kebutuhan oksigen jantung.&lt;br /&gt;3.Makanan berat&lt;br /&gt;meningkatkan aliran darah ke daerah mesentrikus sehingga mengurangi ketersediaan darah untuk jantung.&lt;br /&gt;4.Stres atau emosi&lt;br /&gt;menyebabkan pelepasan adrenalin sehingga kontraktilitas jantung meningkat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manifestasi klinik&lt;br /&gt;1. Perasaan seperti diikat atau ditekan yang bermula dari tengah dada yang secara bertahap menyebar ke rahang bawah, dipermukaan dalam tangan kiri dan permukaan ulnar jari manis dan jari kelingking.&lt;br /&gt;2. Ciri khas : dilihat dari letaknya, kualitas sakit hubungan timbulnya sakit dengan aktifitas dan lamanya serangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Patofisiologi&lt;br /&gt;1. Ditandai oleh serangan rasa nyeri paroksimal yang bersifat &lt;br /&gt;    sementara, biasanya subternal atau prekardial yang ditimbulkan &lt;br /&gt;    oleh kerja berat dan menghilang bila istirahat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.  Rasa nyeri tidak langsung berhubungan dengan kerusakan &lt;br /&gt;     anatomi, maka angina pektoris merupakan gejala klinik yang&lt;br /&gt;    dimulai hypoxia myocardium oleh aterosklerosis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komplikasi&lt;br /&gt;1. Unstable angina&lt;br /&gt;2. Infarkmiokard&lt;br /&gt;3. Aritmia&lt;br /&gt;4. Sudden death&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diagnosis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Dengan EKG, didapatkan depresi segmen ST lebih dari satu mm pada waktu melakukan latihan / aktifitas dan biasanya disertai sakit dada mirip seperti serangan angina. &lt;br /&gt;2.Lama serangan 1 – 5 menit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penatalaksanaan:&lt;br /&gt;Pengobatan terhadap serangan akut, berupa nitrogliserin &lt;br /&gt;sublingual –1 tablet yang merupakan alat pilihan yang bekerja sekitar 1 – 2 menit dan dapat diulang dengan interval 3 – 5 menit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pencegahan : &lt;br /&gt;      1. Long Acting nitrate, yaitu ISDN 3 X 10 &lt;br /&gt;          - 40 mg oral.&lt;br /&gt;      2. Beta bloker : propanolol, metoprolol, nadolol, &lt;br /&gt;          atenolol, dan pindolol.&lt;br /&gt;3. Kalsium antagonis : verapamil, diltiazem.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tindakan Invasif&lt;br /&gt;1.Percutanens transluminal coronary angioplasty (PTCA)&lt;br /&gt; merupakan upaya memperbaiki sirkulasi koroner dgn cara memecah plak atau ateroma dgn cara memasukan kateter dgn ujung berbentuk balon.&lt;br /&gt;2.Coronary artery bypass graft (CABG)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asuhan keperawatan&lt;br /&gt;1.Pengkajian&lt;br /&gt;   data obyektif :    - nyeri pada dada&lt;br /&gt;                              - Kolesterol serum tinggi&lt;br /&gt;                              - terlalu banyak merokok&lt;br /&gt;2.Data Subyektif : - sesak nafas&lt;br /&gt;                              - kelelahan&lt;br /&gt;                              - tidak nafsu makan&lt;br /&gt;                              - mual&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diagnosa keperawatan&lt;br /&gt;1.Ansietas yang berhubungan dengan nyeri dada sekunder akibat efek iskemia jantung&lt;br /&gt;2.Ketakutan yang berhubungan dengan status baru dan masa datang tidak diketahui&lt;br /&gt;3.Gangguan pola tidur yang berhubungan dengan tindakan dan lingkungan&lt;br /&gt;4.Resiko terhadap konstipasi yang berhubungan dengan tirah baring, perubahan gaya hidup dan pengobatan&lt;br /&gt;5.Intoleren aktivitas yang berhubungan dengan dekondisi sekunder akibat ketakutan akan kekambuhan angina&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Intervensi&lt;br /&gt;1.Berikan posisi semifowler&lt;br /&gt;2.Berikan oksigen konsentrasi tinggi (6-10 ltr/menit)&lt;br /&gt;3.Kolaborasi pemberian nitrogliserin, bete bloker dan kalsium anatagonis)&lt;br /&gt;4.Monitor tekanan darah, nadi dan pernapasan&lt;br /&gt;5.Lakukan EKG&lt;br /&gt;6.Observasi bunyi jantung&lt;br /&gt;7.Observasi adanya mual, muntah, dan konstipasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hemoptisis&lt;br /&gt;Pengertian&lt;br /&gt;Adalah ekspetorasi darah dari saluran napas.Darah bervariasi dari dahak. Dahak disertai bercak/lapisan darah hingga batuk berisi darah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DIAGNOSA&lt;br /&gt;1.Anamnesis&lt;br /&gt;a. Batuk, darah berwarna merah segar,bercampur busa,&lt;br /&gt;b. Batuk sebelumnya, dahak (jumlah, bau, penampilan)  demam, &lt;br /&gt;    sesak, nyeri dada, penurunan BB.&lt;br /&gt;c. Kelainan perdarahan,penggunaan obat anti koagulan&lt;br /&gt;d. Kebiasaan:merokok&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PEMERIKSAAN FISIK&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Orofaring,nasofaring:tidak ada sumber perdarahan&lt;br /&gt;b. Paru :ronk basa/kering&lt;br /&gt;c. Jantung:tanda-tanda hipertensi pulmonl,gagal jantung&lt;br /&gt;          Beronkoskopi:menentukan lokasi sumber perdarahan dan  &lt;br /&gt;          diagnosis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diagnosis banding&lt;br /&gt;1.Sumber trakeobronkial:&lt;br /&gt;a.Neoplasma&lt;br /&gt;b.Bronkitis(akut dan kronik)&lt;br /&gt;c.Brokiektasis&lt;br /&gt;d.Trauma&lt;br /&gt;e.Benda asing&lt;br /&gt;2.Sumber parenkim paru:&lt;br /&gt;a.Tuberkulosis paru&lt;br /&gt;b.Pneumonia&lt;br /&gt;c.Abses paru&lt;br /&gt;d.Sumber vaskuler&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TERAPI&lt;br /&gt;Hemoptisis masif:&lt;br /&gt;Tujuan terapi adalah memepertahankan jalan nafas,proteksi paru yang sehat,menghentikan pendarahan.&lt;br /&gt;a.Istirahat baring,kepala direndahkan tubuh miring kesisi sakit&lt;br /&gt;b.Oksigen&lt;br /&gt;c.Infus,bila perlu transfusi darah&lt;br /&gt;d.Bronkoskopi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KOMPLIKASI&lt;br /&gt;Asfiksia, atelektasis, anemia&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3829887201707294304-9123110586993987656?l=drlizakedokteran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/9123110586993987656'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/9123110586993987656'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drlizakedokteran.blogspot.com/2008/01/angina-pectoris-nyeri-dada-karena.html' title='ANGINA PECTORIS, NYERI DADA KARENA JANTUNG......?'/><author><name>dr.  Hj.  Liza 4121969</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04865769703659526517</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/Sg-63miWKjI/AAAAAAAAA7I/TaDsOAHogF0/S220/liza+rafi+4ever.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/R3oYMmX6JoI/AAAAAAAAAQ0/CPfvwtCrGFE/s72-c/i+love+y.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3829887201707294304.post-4062232768804384506</id><published>2008-01-01T02:24:00.000-08:00</published><updated>2008-01-01T02:29:00.177-08:00</updated><title type='text'>CIRCULATION MANAGEMENT</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/R3oVj2X6JnI/AAAAAAAAAQs/nu09L_FfcEU/s1600-h/F97.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/R3oVj2X6JnI/AAAAAAAAAQs/nu09L_FfcEU/s320/F97.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5150452829486982770" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;CIRCULATION MANAGEMENT &lt;br /&gt;(PENGELOLAAN SIRKULASI)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuan : Mengembalikan fungsi sirkulasi darah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diagnosa : • denyut nadi karotis (-) ® (5 - 10 detik)&lt;br /&gt;   • diagnosa syok :&lt;br /&gt;     - nadi radialis  - lemah&lt;br /&gt;    - tidak teraba&lt;br /&gt;    - cepat&lt;br /&gt;     - pucat&lt;br /&gt;     - kulit dingin - basah&lt;br /&gt;     - capilary refill time &gt; 2 detik&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Macam-macam syok :&lt;br /&gt;• Hipovolemik&lt;br /&gt;• Kardiogenik&lt;br /&gt;• Distributik&lt;br /&gt;• Obstruktif&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Tidak semua hipotensi adalah syok&lt;br /&gt; Pada hipertensi dengan curah jantung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gagal / kelainan jantung&lt;br /&gt;Anak-anak :&lt;br /&gt;Hipotensi   bukan indikator yang baik u/ syok dan hipoperfusi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan :&lt;br /&gt;1.Menilai respon pada pemberian cairan ®  syok hipovolemik® respon minimal ® cari perdarahan aktif® hentikan&lt;br /&gt;2.Pasang CVP ® tergantung situasi&lt;br /&gt;3.Transfusi ® - Whole blood, PRC&lt;br /&gt;  - Hangatkan dulu&lt;br /&gt;  - Tidak perlu diberi Ca glukonas&lt;br /&gt;4. Cairan elektrolit  ®1 cc darah diganti  2 - 3 cc elektrolit &lt;br /&gt;5.Respons baik ®  - klinis - produksi urin &gt; 0,5 cc/kg BB &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengelolaan umum&lt;br /&gt;1. Syok hipovolemik karena perdarahan&lt;br /&gt;Prinsip: Penggantian volume yang hilang dan perbaikan oksigenasi jaringan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sistim Kardiovaskuler :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•   Jantung: sebagai alat pompa&lt;br /&gt;•   Pembuluh darah: -  kompartemen tempat darah    mengalir&lt;br /&gt;  - merupakan sistim yang      tertutup&lt;br /&gt;•   Darah: zat untuk pengangkutan oksigen dalam bentuk: - terlarut&lt;br /&gt;  - berikatan dengan Hb&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyebab henti jantung ®  -primer-sekunder&lt;br /&gt;Henti jantung primer:&lt;br /&gt;- fibrilasi ventrikel &amp; asistol o/k:&lt;br /&gt;•   Iskemik myokard&lt;br /&gt;•   Heart block&lt;br /&gt;•   Obat - obatan&lt;br /&gt;•   Electric shock&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyebab henti jantung sekunder :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Rapid secondary cardiac arrest&lt;br /&gt;•   Asphyxia ok :-airway obstruction, apnea&lt;br /&gt;•   Kehilangan darah cepat&lt;br /&gt;•   Alveolar anoksia o/k :-edema paru akut-menghirup gas yang  tidak     mengandung oksigen   &lt;br /&gt;   Slow secondary cardiac arrest&lt;br /&gt;•   Severe hypoxemia o/k :&lt;br /&gt;•   Edema paru&lt;br /&gt;•   Konsolidasi paru ® shock lung&lt;br /&gt;•   Oligemic atau distributive shock&lt;br /&gt;•   Cardiogenic shock&lt;br /&gt;•   Acute brain insults (medullary failure &amp; severe  intractable hypotension &amp; apnea)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Identifikasi henti jantung :&lt;br /&gt;gambaran klinis berupa :&lt;br /&gt;   gambaran henti sirkulasi a/l :&lt;br /&gt;   hilang kesadaran&lt;br /&gt;   apnea atau gasping&lt;br /&gt;   sianosis atau pucat&lt;br /&gt;   tidak ada pulse (karotis atau femoralis)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Bila pulse : - radialis teraba  ® tek sistolik &gt; 80 mmHg&lt;br /&gt; - femoralis teraba ® tek sistolik &gt; 70 mmHg&lt;br /&gt; - karotis teraba  ® tek sistolik &gt; 60 mmHg&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Dilatasi pupil ® terjadi ³ 1 menit setelah henti sirkulasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Perabaan art karotis pada anak-anak ® dapat menekan &lt;br /&gt;    airway ® laryngospasm&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuan external chest compression :&lt;br /&gt;  sistemik &lt;br /&gt;untuk mengadakan sirkulasi&lt;br /&gt;  paru&lt;br /&gt;“artificial circulation” ® dapat dihasilkan  dengan teknik   intermitten chest  compression&lt;br /&gt;(aliran darah ® yang lambat dapat diperbaiki dengan ratio kompresi &amp; relaksasi  50 : 50)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknik external intermitten chest compression:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•  Secara intermitten menekan sternum ke arah bawah&lt;br /&gt;•  Menekan jantung antara sternum dan tulang belakang&lt;br /&gt;   menimbulkan: “heart pump mechanism”&lt;br /&gt;•  Hal ini menimbulkan perubahan tekanan intratorakal &lt;br /&gt; (chest pump mech):&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu toraks ditekan, terjadi oksigenisasi darah di paru - paru&lt;br /&gt;  dan pemompaan darah ke sirkulasi sistemik, tek intra torakal &lt;br /&gt; tinggi ® mendorong darah keluar dari jantung,paru dan &lt;br /&gt; pembuluh darah besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Waktu tek terhadap intra torakal dilepaskan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Jantung dan paru melebar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Darah masuk ke pemb darah intra torakal (thoracic diastole)&lt;br /&gt;• Pilihan vena untuk akses i.v. :&lt;br /&gt;–  v. antekubital&lt;br /&gt;–  jugularis externa&lt;br /&gt;–  v. femoralis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• pilihan terakhir à - rapid venous cut – down,- v. saphenous&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3829887201707294304-4062232768804384506?l=drlizakedokteran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/4062232768804384506'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/4062232768804384506'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drlizakedokteran.blogspot.com/2008/01/circulation-management.html' title='CIRCULATION MANAGEMENT'/><author><name>dr.  Hj.  Liza 4121969</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04865769703659526517</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/Sg-63miWKjI/AAAAAAAAA7I/TaDsOAHogF0/S220/liza+rafi+4ever.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/R3oVj2X6JnI/AAAAAAAAAQs/nu09L_FfcEU/s72-c/F97.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3829887201707294304.post-2841422540011644153</id><published>2007-12-30T09:28:00.000-08:00</published><updated>2008-01-01T23:54:20.581-08:00</updated><title type='text'>BATU SALURAN KEMIH</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/R3oF2GX6JJI/AAAAAAAAANA/5pQ7G-bc0aE/s1600-h/new+year+card.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/R3oF2GX6JJI/AAAAAAAAANA/5pQ7G-bc0aE/s320/new+year+card.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5150435550833550482" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;BATU SALURAN KEMIH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;adalah batu di traktur urinarius mencakup ginjal, ureter , vesika urinaria &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PATOGENESIS DAN KLASIFIKASI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembentukan batu saluran batu kemih memerlukan keadaan supersaturasi dalam pembentukan batu. Inhibor pembentukan batu dijumpai dalam air kemih normal. Batu kalsium oksalat dengan inhibor sitrat dan glikoprotein. Beberapa promotor (rekatan) dapat memacu pembentukan batu sepeti asam urat, memacu batu kalsium oksalat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;therapi "&lt;br /&gt;non farmakologis&lt;br /&gt;1. Batu kalsium : kurangi asupan garam dan protein hewani&lt;br /&gt;2. Batu urat diet rendah asam urat&lt;br /&gt;3. Minum yang banyak (2,5 lt perhari) bila fungsi ginjal baik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;farmakologis&lt;br /&gt;1. Anti spasmodik bila ada kolik&lt;br /&gt;2. ANti mikroba bila ada infeksi&lt;br /&gt;3. Batu kalsium - kalium sitrat&lt;br /&gt;4. Batu asam urat dengan alopurinol&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENYEBAB PEMBENTUKAN BATU SALURAN KEMIH&lt;br /&gt;Batu kalsium (kalsium oksalat dan /atau kalsium fosfat)&lt;br /&gt;• Hiperkalisiuria&lt;br /&gt;hiperkalsiuria idiopatik (meliputi hiperkalsiuria disebabkan masukan tinggi natrium, kalsium dan protein)&lt;br /&gt;Hiperparatiroidisme primer&lt;br /&gt;Sarkodosis&lt;br /&gt;Kelebihan vitamin D atau kelebihan kalsium&lt;br /&gt;Asidosis tubulus ginjal tipe I&lt;br /&gt;• Hiperoksaluria &lt;br /&gt;Hiperoksaluria enterik&lt;br /&gt;Hiperoksida idiomatik (hiperoksaluria dengan masukan tinggi oksalat, protein.&lt;br /&gt;Hiperoksaluria herediter (tipe I &amp; II)&lt;br /&gt;• Hiperurikosuria&lt;br /&gt;Akibat masukan diet purin berlebih&lt;br /&gt;• Hipositraturia&lt;br /&gt;Idopatik&lt;br /&gt;Asidosis&lt;br /&gt;Tubulus ginjal tipe I (lengkap atau tidak lengkap)&lt;br /&gt;Minum asetazolamid&lt;br /&gt;Diare, latihan jasmani dan masukan protein tinggi &lt;br /&gt;•Ginjal spongiosa medular&lt;br /&gt;Volume air kemih sedikit&lt;br /&gt;Batu kalsium idiomatik (tidak dijumpai pedisposisi metabolik)&lt;br /&gt;• Batu asam urat&lt;br /&gt;PH air kemih rendah&lt;br /&gt;Hiperurikosuria (primer dan sekunder)&lt;br /&gt;• Batu struvit&lt;br /&gt;Infeksi saluran kemih dengan organisme yang memproduksi urease&lt;br /&gt;• Batu sistin&lt;br /&gt;Sistinuriah herediter&lt;br /&gt;Batu lain seperti matriks, xantin 2.8 dihidroksadenin, amonium urat, triamteren, silikat&lt;br /&gt;FAKTOR RISIKO PENYEBAB BATU&lt;br /&gt;1. Hiperkalsiuria&lt;br /&gt;kelainan ini dapat menyebabkan hematuria tanpa ditemukan pembentukan batu. kejadian hematuria diduga disebabkan kerusakan jaringan lokal yang dipengaruhi oleh ekskresi kalsium dalam air kemih dengan atau tanpa faktor risiko lainnya, ditemukan pada setengah dari pembentukan batu kalsium idiopatik.&lt;br /&gt;2. Hiposituria&lt;br /&gt;suatu penurunan ekskresi inhibitor perbentukan kristal dalam air kemih, khususnya sitrat merupakan suatu mekanisme lain untuk timbulnya batu ginjal.&lt;br /&gt;3. Hiperurikosuria &lt;br /&gt;Hiperurikosuria merupakan suatu peningkatan asam urat air kemih yang dapat memacu pembentukan batu kalsium.&lt;br /&gt;4. penurunan jumlah air kemih&lt;br /&gt;keadaan ini biasanya disebabkan masukkan cairan sedikit. selanjutnya dapat menimbulkan pembentukan batu dengan peningkatan reaktan dan penguranganaliran air kemih.&lt;br /&gt;5. jenis cairan yang diminum&lt;br /&gt;minuman soft drink lebih dari 1 liter per minggu menyebabkan pengasaman dengan asam fosfor dapat meningkatkan risiko penyakit batu. kejadian ini tidak jelas, tetapi sedikit beban asam dapat meningkatkan ekskresi kalsium dan ekskresi asam urat dalam air kemih serta mengurangi kadar sitrat air kemih. jus apel dan jus anggur juga dihubungkan dengan peningkatan risiko pembentukan batu, sedangkan kopi, teh, bir, dan anggur diduga dapat mengurangi risiko kejadian batu ginjal.&lt;br /&gt;6. hiperoksaluria&lt;br /&gt;merupakan kenaikan ekskresi oksalat di atas normal. ekskresi oksalat air kemih normal di bawah 45 mg/hari (0,5 mmol/hari)&lt;br /&gt;7. Ginjal spongiosa medula&lt;br /&gt;pembentukan batu kalsium meningkat pada kelainan ginjal spongiosa medula, terutama&lt;br /&gt;8. batu kalsium fosfat dan tubulus ginjal tipe 1.&lt;br /&gt;faktor risiko batu kalsium fosfat pada umumnya berhubungan dengan faktor risiko yang sama seperti batu kalsium oksalat. keadaan ini pada beberapa kasus diakibatkan ketidakmampuan menurunkan nilai pH air kemih sampai normal.&lt;br /&gt;9. faktor diet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pengobatan ditujukan :&lt;br /&gt;1. mengatasi simtom. Batu saluran kemih dapat menimbulkan keadaan darurat bila batu turun dalam kolektivus dan dapat menyebabkan kelainan sebagai kolik ginjal atau infeksi di dalam sumbatan saluran kemih. nyeri akibat batu saluran kemih dapat dijelaskan lewat dua mekanisme; &lt;br /&gt;(1) dilatasi sistem sumbatan dengan peregangan reseptor sakit dan &lt;br /&gt;(2) iritasi lokal dinding ureter atau dinding pelvis ginjal disertai edema dan penglepasan mediator sakit.&lt;br /&gt;2. Pengambilan batu&lt;br /&gt;- gelombang kejutan litotripsi ekstra korporeal&lt;br /&gt;- perkutaneus nefrolitomi/cara lain&lt;br /&gt;- pembedahan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3829887201707294304-2841422540011644153?l=drlizakedokteran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/2841422540011644153'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/2841422540011644153'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drlizakedokteran.blogspot.com/2007/12/batu-saluran-kemih.html' title='BATU SALURAN KEMIH'/><author><name>dr.  Hj.  Liza 4121969</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04865769703659526517</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/Sg-63miWKjI/AAAAAAAAA7I/TaDsOAHogF0/S220/liza+rafi+4ever.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/R3oF2GX6JJI/AAAAAAAAANA/5pQ7G-bc0aE/s72-c/new+year+card.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3829887201707294304.post-8103885894044578648</id><published>2007-12-30T09:25:00.000-08:00</published><updated>2008-01-01T01:21:59.324-08:00</updated><title type='text'>SINDROM KOLON IRITABEL</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/R3oGKWX6JKI/AAAAAAAAANI/0RGceD_bRJw/s1600-h/hadist1.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/R3oGKWX6JKI/AAAAAAAAANI/0RGceD_bRJw/s320/hadist1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5150435898725901474" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;SINDROM KOLONI IRITABEL&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;PENDAHULUAN &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sindrom koloni iritabel (SKI) merupakan kumpulan gejala yang patofisiolooginya cukup rumit dan terjadi akibat interaksi antara factor saluran pencernaan, factor psikis, dan factor lumen yang merangsang kolon. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;GAMBARAN KLINIS &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Definisi &lt;br /&gt;Sindrom koloni ieritabel ialah sekumpulan gejala klinis yang khas ditandai adanya rasa nyeri / rasa tidak enak di perut disertai gangguan pola buang air besar (diare dan atau konstipasi) tanpa ditemukan adanya kelainan organic maupun biokemis pada saluran cerna. &lt;br /&gt;Epidemiologi &lt;br /&gt;Di pedesaan kejadian SKI lebih sedikit disbanding perkotaan. SKI lebih banyak ditemukan pada wanita dari pada pria dengan perbandingan 2,5:1. Pada orang kulit putih kejadiannya lima kali lipat disbanding kulit hitam dan paling banyak terdapat pada orang usia 45-64 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Gejala Klinis &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Rasa nyeri di perut biasanya pada salah satu sisi perut yaitu fosa iliaka kiri atau kanan tetapi dapat pula dirasakan di bagian lain, kadang-kadang sampai punggung. Dan biasanya akan hilang apabila sudah buang air besar atau buang angina (flatus).&lt;br /&gt;Gangguan pola buang air besar dapat pula berupa diare, konstipasi atau keduanya secara bergantian. &lt;br /&gt;Berdasarkan gangguan pola buang air besar, pasien SKI dibedakan menjadi: &lt;br /&gt;1. Pasien dengan predominan diare (BAB dengan feses lembek/ encer dengan frekuensi lebih dari 3 kali sehari)&lt;br /&gt;2. pasien dengan predominan konstipasi (susah buang air besar dan buang air besar keras dengan frekuensi kurang dari 3 kali seminggu)&lt;br /&gt;Gejala lainnya: perut bunyi (borborygmi), sering buang angin (flatulence), bersendawa (bleching) dan mual. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Manning terdapat 4 gejala yang sering ditemukan pada pasien SKI: &lt;br /&gt;1. perut kembung yang tampak dengan jelas &lt;br /&gt;2. rasa nyeri di perut hilang setelah buang air besar &lt;br /&gt;3. buang air besar lebih sering saat timbulnya rasa sakit &lt;br /&gt;4. feses lembek pada saat timbulnya rasa sakit &lt;br /&gt; Gejala lain yang biasa ditemukan pada SKI dibandingkan dengan kelainan organic ialah:&lt;br /&gt;1. perasaan kembung &lt;br /&gt;2. buang air besar berlendir &lt;br /&gt;3. perasaan tidak lampias pada saat buang air besar &lt;br /&gt; Dari hasil penelitian Fielding tanda-tanda fisis yang sering ditemukan pada SKI ialah : kolon teraba dengan jelas (86%), nyeri tekan di daerah kolon (78%), suara ‘debuk’ pada pemeriksaan fosa iliaka kanan (36%), rasa sakit pada colok dubur (52%), adanya lendir pada colok dubur (70%), rectum kosong (64%), dan feses yang keras dalam rectum (68%). &lt;br /&gt;Faktor Psikologis &lt;br /&gt;Factor psikis bukan merupakan penyebab tapi dapat mengubah perjalanan dan gejala-gejala SKI. Hasil penelitian beberapa ahli misalnya Drossman (1982) menemukan bahwa 84% pasien-pasien SKI dipenngaruhi oleh stress psikis dibandingkan dengan hanya 68% saja pada orang normal. Stress psikis ini juga memperburuk dan menambah rasa sakit di perut pada 69% kasus dibandingkan 48% pada kontrol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PATOFISIOLOGI &lt;br /&gt;1. Dismotilitas saluran cerna &lt;br /&gt;Gerakan kolon yang abnormal mengakibatkan pengeluaran feses dan gas terhambat, dan bukan mendorongnya ke bagian distal. Akibatnya menimbulkan rasa sakit, konstipasi, dan distensi abdomen. &lt;br /&gt;2. Persepsi visceral yang abnormal &lt;br /&gt;Sensitivitas anorektal bertambah mengakibatkan aktivitas refleks motorik rectum berlebihan. Akibatnya rasa nyeri sebelum BAB dan perasaan tidak lampias saat BAB. &lt;br /&gt;3. Stres psikososial &lt;br /&gt;Reaksi psikologis menimbulkan gangguan tonus otot polos mengakibatkan kontraksi peristaltic terganggu. &lt;br /&gt;4. Factor dalam lumen yang merangsang kolon&lt;br /&gt;Factor dalam lumen  yang merangsang kolon adalah komponen-komponen dalam makanan (eksogen) atau factor kimiawi (endogen). Factor endogen diantaranya adalah kolesistokinin (CCK), gangguan asam empedu, asam lemak rantai pendek, dan asam lemak rantai menengah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENGOBATAN &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengobatan SKI ringan &lt;br /&gt;Aktivitas pasien belum terganggu. Pengobatan kelompok ini cukup dengan edukasi/ penerangan tentang perjalanan penyakitnya (psikoterapi). Hindari makanan dan stress yang mencetuskan gejalanya. Bila ada keluhan kembung berikan psillium 15-20 g/hari atau diberikan metilselulosa 3g/hari. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengobatan SKI sedang &lt;br /&gt;Kegiatan pasien sehari-hari terganggu. Factor psikologis lebih menonjol dibandingkan SKI ringan. &lt;br /&gt;Pengobatan ini perlu ditambah medikamentosa (simtomatik) dalam jangka pendek seperti: antipasmodik untuk keluhan nyeri: dicyclomin, mebeverin, hidroklorid, trimebutin. &lt;br /&gt;Untuk keluhan diare loperamid 2-4 mg 4kali sehari atau dapat diberikan kolestiramin 4kali 4gram sehari. &lt;br /&gt;ntuk konstipasi yang dominant pengobatan jangka panjang ialah diet tinggi serat. Obat-obat yang diberikan dalam waktu singkat seperti laksatif, cisaprid (untuk konstipasi ringan). &lt;br /&gt;Membiasakan buang air besar teratur setiap hari &lt;br /&gt;Terapi relaksasi dan hypnosis &lt;br /&gt;Psikoterapi bila perlu &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengobatan SKI berat &lt;br /&gt;Gejala-gejala yang timbul tidak berhubungan dengan makanan, aktivitas atau perubahan fisis yang lain. Kelainan psikis seperti anksietas dan depresi lebih sering dijumpai. Kegiatan sehari-hari pasien jelas terganggu. &lt;br /&gt;Psikoterapi harus lebih terarah dan hubungan antara dokter-pasien harus terjalin lebih baik lagi. &lt;br /&gt;Untuk menghilangkan rasa nyeri yang hebat dianjurkan pemberian anfagonis 5 hidroksi triptamin (5HT3).&lt;br /&gt;Pada kelompok pasien ini dianjurkan pemberian obat psikotropik untuk jangka waktu pendek, seperti antidepresan dan anksiolitik atau kombinasi antidepresan dan anksiolitik.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3829887201707294304-8103885894044578648?l=drlizakedokteran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/8103885894044578648'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/8103885894044578648'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drlizakedokteran.blogspot.com/2007/12/sindrom-kolon-iritabel.html' title='SINDROM KOLON IRITABEL'/><author><name>dr.  Hj.  Liza 4121969</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04865769703659526517</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/Sg-63miWKjI/AAAAAAAAA7I/TaDsOAHogF0/S220/liza+rafi+4ever.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/R3oGKWX6JKI/AAAAAAAAANI/0RGceD_bRJw/s72-c/hadist1.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3829887201707294304.post-8205560617912988750</id><published>2007-12-30T09:23:00.000-08:00</published><updated>2008-01-01T01:23:26.947-08:00</updated><title type='text'>PSIKOSOMATIS SALURAN PERNAFASAN</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/R3oGfmX6JLI/AAAAAAAAANQ/9QbMklH4RaA/s1600-h/hadis+2.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/R3oGfmX6JLI/AAAAAAAAANQ/9QbMklH4RaA/s320/hadis+2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5150436263798121650" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;PSIKOMATIS SALURAN PERNAPASAN&lt;br /&gt;                                                                                         &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;KELAINAN DIFUSI &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sebab-sebab berkurangnya kapasitas difusi&lt;br /&gt;1. Blok kapiler-alveolus:&lt;br /&gt; - Edema paru&lt;br /&gt; - Fibrosis paru&lt;br /&gt; - Lesi infiltrtaif misalnya sarkoidosis&lt;br /&gt;2. Berkkurangnya daerah  tempat berdifusi&lt;br /&gt; - Emfisema&lt;br /&gt; - Emboli paru multipel&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daya penyesuaian paru&lt;br /&gt;Merupakan ukuran terhadap elastisitas paru. Daya penyesuaian paru menjadi berkurang bila paru-paru menjadi kaku abnormal karena kongesti vena paru atau terdapatnya lesi infiltratif atau fibrotik pada paru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ANALISA GAS DARAH&lt;br /&gt;Nilai-nilanya mesti disesuaikan dengan nilai normal yang diharapkan pada masing-masing subjek misalnya pada bayi, orang tua, wanita hamil.&lt;br /&gt;Hipoksia, adalah defisiensi oksigen pada suatu tempat tertentu.&lt;br /&gt;Hipoksemia adalah defisiensi oksigen dalam darah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebab-sebab hipoksemia&lt;br /&gt;1. Kelainan paru-jantung&lt;br /&gt; - Hipoventilasi&lt;br /&gt; - Rasio ventilasi/perfusi abnormal&lt;br /&gt; - Gangguan difusi&lt;br /&gt; - Shunt vena ke arteri&lt;br /&gt;2. Berkurangnya pO2 dalam darah udara yang diinspirasikan misalnya pada tempat yang tinggi.&lt;br /&gt;3. Berkurangnya hemoglobin aktif misalnya pada keracunan gas arang batu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dispnea adalah kesadran seseorang akan perlunya pertambahan usasaha untk bernafas.&lt;br /&gt;Hipoventilasi adalah berkurangnya ventilasi paru menyebabkan hiperkapnia.&lt;br /&gt;Pernapasan kussamaul (lapar akan udara): Terjadi pada asidosis (uremia, diabetes militus) karena rangsangan terhadap pusat pernapasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;DEFISIENSI-EFISIENSI PADA PENYAKIT PARU YANG SERING DIJUMPAI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bronkhitis kronis simpleks&lt;br /&gt;Pertambahan volume sekresi bronkial yang bersifat seperti lendir secara kronis atau berulang dan cukup unutk menyebabkan ekspektorasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bronkitis kronis obstriktif&lt;br /&gt;Bronkitis yang disertai penyempitan ang luas dan menetap dari saluran napasintra-pulmonar, paling tidak pada saat ekspirasi, yang menyebabkan bertambahnya hambatan terhadap alian udara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asma &lt;br /&gt;Ditandai oleh berbagai tingkat dispnea, sering mendadak, disebabkan oleh penyempitan yang luas dari bronkiolus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Emfisema&lt;br /&gt; Ditandai oleh membesarnya rongga udara distal dari bronkiolus terminal, dengan destruksi dinding alveoli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SALESMA AKUT (THE COMMON COLD = ACUTE CORYZA)&lt;br /&gt;Infeksi virus akut oleh salah satu dari 30 rhinovirus yang berbeda maupun leh banyak tipe dari adenovirus. Karena itu imunitas sulit diperoleh karena besarnya varian organisme.&lt;br /&gt;Selain dari itu, virus-virus juga berubah status antigenitasnya sewaktu menular kepada penjamu (host) lain. Ditandai oleh:&lt;br /&gt;Pembengkakan mukosa hidung dan nasofarings&lt;br /&gt;Demam&lt;br /&gt;Sakit kepala&lt;br /&gt;Bersin-bersin&lt;br /&gt;Pengeluaran ingus dan hiddung tersumabat&lt;br /&gt;Batuk&lt;br /&gt;Malaise&lt;br /&gt;Mata merah dan berair&lt;br /&gt;Infeksi bakteri sekunder terjadi setelah beberapa hari, merubah sekret yang tadinya bening menjadi muko-purulen.&lt;br /&gt;Komplikasi yang sering terjadi adalah laringitis, trakeobronkitis dan otitis media.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengobatan&lt;br /&gt;Tirah baring, minum-minuman hangat, antiseptik-analgesik (misalnya aspirin), dapat meringankan. Antihistamin denagn pseodoefedrin (misalnya Aktifed) ntuk meringankan sekresi hidng kadang-kadang berguna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SINUSITIS AKUT&lt;br /&gt;Sering merupakan kelanjutan dari selesma. Disebabkan karena infeksi lapisan mukosa dari sinus paranasal. Sekresi muko-purulen yang kental memenuhi rongga-rongga itu yang memang tidak memiliki saluran yang baik.&lt;br /&gt; Timbul rasa nyeri pada sinus yang terkena dan demam yang tidak begitu tinggi. Pada sinusitis maklsilaris, gigi molar maksilaris mungik mensderitaa periodontitis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengobatan&lt;br /&gt;Antibiotik, untuk membrantas infeksi sekundr. Antipiretik-analgesik, sedotan hidung yang mengandung obat, dan tetes hidung yang mengandung efedrin untuk mengkerutkan selaput lendir yang bengakak dan untuk mempermudah pembuangan lendir dari sinus. Kadang-kadang diperlukan tindakan bedah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SINUSITIS KRONIS&lt;br /&gt;Biasanya didahului  oleh sinusitis akut. Terrdapat pengeluaran lendir yang muko-purulen terus menerus ke dalam hidung atau nasofarings (post-nasal drip) dan sering disertai sakit kepala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengobatan&lt;br /&gt;Antibiotik efedrin tetes hidng dan mugkin, tindakan operatif untuk mempermudah pengeluaran sekret dari sinus-sinus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DEMAM SERBUK SARI (Hay Fever = Rinitis Alergik)&lt;br /&gt;Respon peradangan yang bersifat alergik pada mukosa hidng. Biasanya yang menjadi antigen adalah serbuk-serbuk sari rumput, bunga-bungaan atau dari pohin-pohonan. Jadi kejadian penyakit akan lebih tinggi pada musim semi dan pada awal musim panas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengobatan &lt;br /&gt;Antihistamin per oral atau sodium cromoglycate yang dihisap. Program desensitisasi denagn suntikan-suntikan intra-dermal dari ekstrak serbuk sari kadang-kadang bermanfaat pada kasus-kasus tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TONSILITIS&lt;br /&gt;Infeksi pada tonsil (kumpulan jaringan limfoid yang dilapisi epitel dalam tenggorokan). Terdapat demam yang bervariasi, sakit tenggorokan dengan rasa nyeri pada waktu menelan, mungkin sakit kepala dan muntah, terutama pada anak-anak.&lt;br /&gt; Tonsil membesar dengan eksudat seperi krim dan kelenjar getas\h bening leher anterior membesarf. Sering disbabkanoleh virus. Penyebab infeksi bakteri yang penting adlah oleh streptokok beta-hemolitik grup A dari Lancefield, yang juga dapat menyebabkan skarlatina (scarlet fever), glomerulonefritis akut dan demam rematik.&lt;br /&gt; Diagnosis dibuat dengan biakan dan tes kepekaan anti biotik dari bakteri yang diperoleh dari sediaan apus tenggorokan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengobatan&lt;br /&gt;Untuk infeksi oleh sterptokok beta-hemolitik, suntikan intra muskular penisilin digunakann untuk sredikasi organisme dan untuk mencegah komplikasi-komplikasi seperti nefritis dan demam rematik. Tirah baring, obat kumur-kumur, dan antipiretik analgesik dapat meringankan rasa sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SAKIT TENGGOROKAN (Sore Throat)&lt;br /&gt;Ini adalah gejal umum dari infeksi saluran napas bagian atas.&lt;br /&gt;Penyakit-penyakit khusus yang penting adalah:&lt;br /&gt;1. tonsilitis virus atau streptokok&lt;br /&gt;2. Demam kelnjar&lt;br /&gt;(Glandular fever = Mononukleosis infektil)&lt;br /&gt;Penyakit virus ini ditandai oleh demam yang tidak terlalu tinggi, malaise, sakit tenggorokan dan limfadenopati yang nyata. Terdapat sel-sel darah putih yang abnormal yang khas pada sediaan apus darah.&lt;br /&gt; Fase akut berlangsung selama 2-3 minggu tetapi mungkin masa penyembuhannya agak lama. Pembesaran hati dengan ikterus dapat terjadi, demikian pula pembesaran limpa dan ruam kulit. Penyakit ini dapat memberikan reaksi serologi WR positip palsu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Diskrasia darah&lt;br /&gt;Terdapat gangguan fungsi atau kekurangan jumlah sel-sel darah putih yang menyebabkan terjadinya infeksi dimana-mana. Tenggorokan sering menjadi sasaran pertama seperi misalnya pada lekemia akut, anemia aplastik, dan agranulositosis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Angina Vincent&lt;br /&gt;Suatu bentuk yang jarang dari faringitis ulserartif yang disebabkan oleh Borellia vincent dan Bacillus fusiformis yang terdapat diintifikasi dari sedian apus tenggorokan yang diwarnai. &lt;br /&gt;Tetapi yang efektif adlah dengan metronidazole per oral. Bila terjadi obstruksi jalan napas, perlu perawatan segera dirumah sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Difteria&lt;br /&gt;Tenggorokan dan tonsil terinfeksi oleh Corynebacterium diptheriae, yang dapat diidentifikasi dari sediaan apus tenggorok yang diwarnai. Terdapat selaput kelabu yang lengket, menutupi tonsil (membran difterik).&lt;br /&gt; Jika menngenai laring, dapat terjadi kematian akibat tercekik. Penyakit yang serius ini sekarang jarang terlihat di inggris oleh karena adanya program imunisasi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LARINGITIS&lt;br /&gt;Laringitis akut sering menyertai infeksi saluran napas bagian atas termasuk selsma. Batuk kering yang terasa nyeri dengan suara parau dan hilangnya suara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laringitis kronik:&lt;br /&gt;Infeksi kronik pada laring misalnya oleh tuberkulosis atau sifilis jarang terjadi. Penyebab suara yang serak adalah karisnoma laring atau kelumpuhan pita suara. Untuk menegakan diagnosism, diperlukan pemriksaan dengan laringoskop.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengobatan&lt;br /&gt;Mengistirahtkan pita suara dan dengan pemberian obat antinyeri biasanya telah mencukupi. Pada infeksi bakteri, antibiotik yang tepat harus diberikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;OBSTRUKSI LARING&lt;br /&gt;Lebih sering pada anak-anak karean laringnya sempit.&lt;br /&gt;1. Inhalasi benda asing misalnya gigi, permen,.&lt;br /&gt;2. Spasme laring—karena adanya iritasi dari misalnya gas yang bersifat merangsang. Beberapa obat cenderung dapat menyebabkan spasme laring misalnya eter atau golongan barbiturat yang disuntikan intra vena.&lt;br /&gt;3. edema—baik ole3h peradangan atau alergi (angio edema).&lt;br /&gt;4. Difteria&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengobatan&lt;br /&gt;Mengeluarkan benda asing. Tindakan segera mungkin dibutuhkan untuk melancarkan jalan napas di sebelah bawah tempat terjadinya obstruksi (trakeostomi). Untuk spasme laring, berikan oksigen dan jika mungkin menghilangkan penyebabnya.&lt;br /&gt; Pada peradangan, hilangkan edeam dengan steroid dan terapi antibiotik jika perlu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENYAKIT-PENYAKIT PADA BRONKUS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BATUK&lt;br /&gt;Gejala yang umum terapat pada penyakit bronkus dan trakea. Sifat-sifat dan kwalitas dahak yang dihasilkan, berguna untuk menegakan diagnosis.&lt;br /&gt;Batuk kering&lt;br /&gt;Mungkin karean gelisah atau kebanyakan m,erokok. Juga terdapat pada radang paru atau tuberkulosis dini, bronkitis akut karena virus, misalnya influenza atau salesma.&lt;br /&gt;Batuk produktif&lt;br /&gt;Mungkin menunjukan adanya infeksi. Terdapat campuran berbagai lendir dan nanah. Hal ini merupakan tanda bronkitis kronik atau fase akhir dari bronkitis akut. Bronkiektasis sering menghasilkan sputum muko-purulen yang berbau. &lt;br /&gt;Pada semua keadaan radang ini, pembuluh-pembuluh darah dapat menjadi rusak dan pada dahak akan ada bercak-bercak darah,(hemoptisis)&lt;br /&gt;. Penyakit jantung pada sebelah kiri (misalnya stenisis mitral dan gagal jantung) sering pula menyebabkan batuk. Edema paru disebabkan oleh karena gagal jantung kiri, dihubungkan dengan banyak sputum berbusa dan berwarna merah jambu oleh adanya darah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bronkitis akut&lt;br /&gt;Merupakan penyakit yang umum dan dapat menyerang segala umur. Sering setelah influenza, selesma, campak atau batuk rejan. Batuk mula-mula kering dan tidak produktif.lama kelamaan batuk menjadi produktif disertai dengan sputum muko-purulen berwarna kuning.&lt;br /&gt; Obstruksi bronkus yang terjadi menyebabkan suara napas seperti bunyi siulan. Ronki kering atau basah dapat terdengar denagn stetoskop. Pada orang tua atau lemah, dapat berkembanng menjadi bronkopneumonia. Hal ini dapat menyebabkan hipertensi pulmonal dan selanjutnya kegagalan jantung kanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengobatan &lt;br /&gt;Tirah baring, obat yang mengandung kodein untuk mengatasi batuk-batuk dan antibiotik seperti trimetoprim—sulfametoksazol untuk membrantas infeksi bakteri sekunder. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bronkitis Kronik&lt;br /&gt;Disebabkan oleh merokok, polusi udara, dan hawa yang dingin serta lembab. Biasanya yang terkena adalah orang pada usia pertengahan atau orang-orang tua. Terdapat gejala batuk, dan cepat lelah dengan dispne (sesak napas). Sering terjadi eksaserbasi akut.&lt;br /&gt; Dahak mungkin bersifat mukoid pada tahap kronik tetapi pada fase akut disertai nanah. Jelas terdapat 'wheezing' yang disebabakan oleh obstruksi bronkus dan spasme bronkus (asma). Ronki kering dan ronki basah terdengar dengan stetoskop.&lt;br /&gt; Bronkopneumonia dan penyakit jantung-paru merupakan komplikasi-komplikasi yang paling sering terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengobatan&lt;br /&gt;Ekspektoan ntuk menghilangkan sekret yang kentalo, disertai dengan bronkodilator (misalnya aminofilin) per oral atau melalui inhalasi untuk menghilangkan spasme bronkus. Sputum yang purulen merupakan indikasi untuk pemberian antibiotik (misalanya ampisilin atau amoksisilin).&lt;br /&gt; Fisioterapi untuk mempermudah pengeluaran sekret dapat membantu. Penyakit kronik dan sepsis pada rongga mulut harus dihilangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asma&lt;br /&gt;Asma ditandai oleh serangan-serangan sesak napas (dispne) hebat yang disertai 'wheezing'. Spasme dari bronkus menyebabkan ekspirasi menyebabkan ekspirasi sukar tetapi inspirasi realtif tidak berpengaruh. Jadi paru-paru penuh denagn udara, dan menyebabkan dada berbentuk seperti tong (barel-shaped).&lt;br /&gt; Usaha sekuat-kuatnya yang dilakukaan pasien untuk mengosongkan paru-paru, membuat pasien menjadi lelah. Serangan-serangan timbul secara mendadak dan dapat berlangsung selama 1jam atau lebih. Diantaa waktu serangan pasien mungkin merasa sehat, tetapi bila penyakitnya tealh lama mungkin terjadi infeksi atau emfisema. &lt;br /&gt;Penyakit ini sering telah mulai sejak masa anak-anak. Faktor-faktor yang mungkin amat mempengaruhi:&lt;br /&gt;1. Infeksi cabang-cabang bronkus&lt;br /&gt;2. Alergi terhadap debu, serbuk sari atau bulu binatang dapat merupakan faktor pencetus pada orang-orang yang peka. Suntikan desensitisasi mungkin ada gunanya.&lt;br /&gt;3. Faktor psikologik seperti ansietas atau sters.&lt;br /&gt;Serangan-serangan yang hebat dan berlangsung lama (satatus asmatikus) dapat menyebabkan sianosis. Mungkin terjadi penurunan kesadaran bahkan kematian. Serangan-serangan akut semacam itu diobati denagn steroid atua bronkodilator intra vena, seperti aminofilin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;EMPISEMA&lt;br /&gt;Disini paru-paru kehilangan elastisitasnya akiabt infeksi yang berulang dan terjadinya jaringan fibrotik dari epitel paru yang mengalami kerusakan. Dinding alveoli memcah dan membentuk rongga udara yang lebar. &lt;br /&gt;Sering kali dihubungkan dengan bronkitis kronis dan asma.akibat dari fibrosis dan hilangnya epitel alveoli, maka masuknya oksigen dari paru-paru kepembuluh darah paru, terganggu. Jadi terdapat pengurangan kapasitas paru dari pasien disertai dengan sesak napas. Bronkopneumonia sering terjadi pada paru-paru yang rusak seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengbatan&lt;br /&gt;Fisioterapi untuk memperbaiki ventilasi paru-paru dan mengeluarkan benda-benda mukoid. Infeksi saluran napas akut memerlukan pengobatan denagn antibiotik.  Emfisema sering menjadi progresif dan rentan terhadap pengobatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyebab emfisema&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setempat&lt;br /&gt;1. Kongenital&lt;br /&gt;2. sebagai kompensasi akibat adanya paru, jaringan parut atau reseksi paru&lt;br /&gt;3. oklusi bronkus sebagian:&lt;br /&gt;       - benda asing&lt;br /&gt;       - neolasma&lt;br /&gt;       - limfadenopati peribronkial&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;menyeluruh&lt;br /&gt;1. idiopatik ('primer')&lt;br /&gt;2. sekunder dari bronkitis kronik---- asma kronik atau pneomokoniosis&lt;br /&gt;3. senil (fisiologis)&lt;br /&gt;4. jarang-jarang bersifat fanilial (kadang-kadang disebabkan oleh defisiensi anti-tripsin). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SUMBATAN PADA BRONKUS&lt;br /&gt;Dapat terjadi melalui salah satu dari 3 kemungkinan (seperti pada saluran obstruksi pada oragan berongga):&lt;br /&gt;1. Sumbatan pada lumen&lt;br /&gt;Dapat karena terhirupnya benda asing misalnya gigi, permen, atua darah. Makanan atau muntahan dapat terhirup oleh pasien yang tidak sadar. Benda asing seperti gigi biasanya tersangkut pada bronkus sebelah kanan karena bronkus kanan lebih vertiakl posisinya dibanding dengan yang kiri.&lt;br /&gt;2. Pembengkakan dinding bronkus&lt;br /&gt;Penyebab paling sering adalah kerisnoma bronkus&lt;br /&gt;3. Lesi desak ruang (space accupying lesion) diluar bronkus misalnya pembesaran kelanjar getah bening atau aneurisma aorta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komplikasi sumabtan pada bronkus&lt;br /&gt;1. kolaps sebagian paru&lt;br /&gt;Udara pada bagian distal dari obstruksi diabsorpsi ke dalam darah, dan bagian paru itu tidak terisi udara kembali pada waktu bernapas. Jiak bagian tersebut cukup besar, maka akan terjadi dispne dan sianosis. Jika kecil, mingkin tanpa gejala.&lt;br /&gt;2. Infeksi mungkin timbul pada bagian paru yang tidak mendapat ventilasi&lt;br /&gt;3. Pembentuakan abses dapat terjadi setelah terjadinya infeksi, karena tidak  memungkinkan drainase.&lt;br /&gt;4. Bronkietasis terjadi sebagai akibat campuran dari obstruksi dengan infeksi yang menyebabkan bronkus kecil yang menjadi lemah, berdilatasi membentuk tonjolan seperi kantung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengobatan&lt;br /&gt;Menghilangkan obstruksi dengan pembedahan. Terapi dengan antibiotik diberikan dan apabila ada abses diperlukan drainase dengan tindakan bedah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BRONKIEKTASIS&lt;br /&gt;Dilatasi bronkus, biasnya disertai dengan pernanahan bronkus yang terjadi berulang-ulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Patogenesis&lt;br /&gt;Tarikan yang kuat kearah luar terhadap bronkus dan melemahnya dinding bronkus karena peradangan, merupakan sebab yang terpenting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyebab&lt;br /&gt;1. Infeksi&lt;br /&gt;-Bronkiolitis pada bayi&lt;br /&gt;-Campak atau batuk rejan pada anak-anak&lt;br /&gt;-Setelah kolaps bronko-pneumonik pada orang dewasa&lt;br /&gt;-Sering terjadi pada TB post-primer, tetapi di apeks, karena itu infeksi sekunder jarang terjadi.&lt;br /&gt;2.  Stenosis atau okulasi bronkus&lt;br /&gt;-Adenoma atau karisnoma&lt;br /&gt;-Benda asing atua serangan asma&lt;br /&gt;-Limfadenopati&lt;br /&gt;3.  Aspergilosis&lt;br /&gt;4.  Mukovisidosis&lt;br /&gt;5.  Bawaan&lt;br /&gt;6.  Banyak kasus yang idiopatik &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambaran klinik&lt;br /&gt;1. Gejala kalsik—batuk dengan banyak sputum yang purulen, terutama pada perubahan posisi.&lt;br /&gt;2. Tanda kalisk—krepitasi kasar setempat yang menetap.&lt;br /&gt;3. Mungkin asimotomatik&lt;br /&gt;4. Malaise, demam intermiten, halitosis&lt;br /&gt;5. Kehilangna berat badan atua k egagalan pertumbuhan.&lt;br /&gt;6. Dispne, sianosis atua 'clubbing'&lt;br /&gt;7. Batuk darah (bronkiektasis kering')&lt;br /&gt;8. Tanda-tanda kolaps atau fibrosis&lt;br /&gt;9. Sering terjdi bersamaan dengan sinusitis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komplikasi&lt;br /&gt;1. Radang par-paru yang terjadi berulang-ulang sete;ah infeksi saluran napas bagian atas.&lt;br /&gt;2. Radang selaput paru (pleuritis) kering yang timbul berulang&lt;br /&gt;3. Batuk darah berat&lt;br /&gt;4. Abses paru, empiema atua abses otak&lt;br /&gt;5. Kor pulmonale&lt;br /&gt;6. Amiloidosis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RADANG PARU-PARU (PNEUMONIA)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Klasifikasi anatomik&lt;br /&gt;1. Lobar (lobus)&lt;br /&gt;Disebabkan oleh organisme virulen seperti pneumokokus epidemik (misalnya tipe 3) stafilokokus aureus atau friedlander (klebsiela)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Segmental (pneumonia aspirasi benigna)&lt;br /&gt;Disebabkan oleh organisme bervirulensi rendah. Sering terjadi setelah infeksi saluran napas bagian atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Lobullar ('bronkopneumonia' jika nilateral)&lt;br /&gt;Terjadi pada bayi-bayi dan orang-orang tua atau penderita yang lemah. Disebakan oeh Haemophilus influenzae, 'carrier' pneumokok, sterptokok, TBC.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Klasifikasi  etiologik&lt;br /&gt;1. infeksi&lt;br /&gt;2. alergi&lt;br /&gt;3. zat kimia&lt;br /&gt;4. agen fisik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam mencari penyebab radang paru-paru, harus diingat kemungkinan akan:&lt;br /&gt;1. Adanya penyakit paru-paru sebelumnya misalnya karsinoma bronkus, bronkiekatsis&lt;br /&gt;2. Radang paru karena inhalasi&lt;br /&gt;3. Adanya penyakit sistemik yang merupakan predisposisi seperti diabetes, sirosis atau agranulositosis&lt;br /&gt;4. Benda asing yang tak tampak pada sinar tembus (isalnya kacang)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanda-tanda obstruksi disfus saluran napas dan distensi paru&lt;br /&gt;1. Inspeksi&lt;br /&gt;-Bertambahnya diameter AP dada&lt;br /&gt;-Pencekungan fosa supra-kalvikular selama inspirasi&lt;br /&gt;-Vena jugularis terisi selama ekspirasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Palpasi&lt;br /&gt;-Terpakainya otot-otot tambahan (selama bernapas)&lt;br /&gt;-Waktu inspirasi trakea menurun&lt;br /&gt;-Gerakan paradoks dari tepi tulang iga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Perkusi&lt;br /&gt;Keredupan jantung dan hati berkuang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Auskultasi&lt;br /&gt;Berkurangnya suara napas dan waktu ekspirasi paksa melebihi 4 detik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TUBERKULOSIS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bakteriologi&lt;br /&gt;Disebabkan olehorganisme berbentuk batang, Mycobacterium tuberkulisis. Bakteri itu dapat idup untuk jangka waktu yang lama dalam keadaan kering karena memiliki sarung sperti lilin. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Patologi&lt;br /&gt;Kontak pertama ddengan kuman ini menyebabkan reaksi radang—folikel tuberkular. Ini terdiri dari kuman sel-sel retikulo-endotelial yang diinfiltrasi dengan sel-sel raksasa dan dikelilingi oleh limfosit. &lt;br /&gt;Nekrosis (perkijuan) terjadi pada pusat folikel. Penyatuan daari folikel-folikel seperti benjolan kecil, yang merupakan gambaran khas tuberkel, dari mana nam apenyakit ini di ambil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TUBERKULOSIS PRIMER&lt;br /&gt;Ini adalah reaksi yang terlihat pada seseorang yang sebelumnya tidak pernah kontak dengan kuman itu. Di paru-paru, bentuk lesi primer terdapat tepat dibawah pleura. Penyebaran limfatik membuat kelenjar getah bening regional terkena dan menyebabkan perkijuan. &lt;br /&gt;Lesi asal tetap tidak tampak. Lesi primer yang diusus, akan menyebabkan hal yang sama pada kelenjar getah bening regionalnya, yang akan mengalami perkijuan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambaran klinik&lt;br /&gt;Seringkali tidak berarti walau mungkin terjadi gejala seperti 'flu' atau menurunnya berat badan. Juga, TBC primer tidak tampak pada foto sinar tembus abdomen kecuali jika telah terjadi perkapuran. Efusi pleura mungkin telah terjadi, dan pada anak-anak sering terdapat pembesaran yang cukup menyolok dari kelenjar getah bening mediastium yang dapat menyebabkan obstruksi bronkus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nasib dari lesi primer&lt;br /&gt;1. Sembuh, melalui proses fibrosis dan perkapuran. Di paru fokus Ghon ini (suatu parutdalam lapangan paru, tepat di bawah pleura) dapat dilihat pada foto sinar tembus. Ini adalah paling sering terjadi.&lt;br /&gt;2. Terjadi bronkopneumonia tuberkulosa, jika suatu folikel memecah masuk ke dalam suatu bronkus, dan menyebabkan infeksi pada bagian lain dari paru. Timbul demam, keluar banyak keringat dan batuk. Sebelum ada onat antituberkulosis yang efektif, keadaan ini biasnya fatal. Dahaknya menyevbarluaskan penyakit.&lt;br /&gt;3. Terjadi tuberkulosis miliar yang disebabkan oleh isi sebuah folikel masuk kedalam pembuluh darah. Dengan demikian kuman menyebar keseluruh tubuh. Timbul turbekel-turbekel kecil yang multipel, menyerupai biji jawawut. Jika mengenai otak, terjadilah miningitis tuberkulosis. Dahulu tuberkulosis miliar juga fatal.&lt;br /&gt;4. Menjadi tuberkulosis soliter yang juga karena penyebarluasan oleh darah, tetapi hanya sedikit kuman yang terlibat. Terjadi lesi soliter yang jauh letaknya dan pembedahn merupakan satu-satunya pengobatan. Misalnya tuberkulosis tulang atua tuberkulosis ginjal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TUBERKULOSIS PASCA PRIMER&lt;br /&gt;Setelah pernah terinfeksi sekali, kontak berikutnya dengan tuberkulosis, menyebabkan reaksi yang berbeda yang disebabkan karena reaksi alergi maupaun reaksi imun. Alergi terhadap protein yang terdapat didalam sarungkukan, berkembang kira-kira 6 minggu setelah infeksi primer.&lt;br /&gt; Infeksi dikemudian hari dengan tuberkulosis atau pada pecahnya suatu lesi primer yang telah menyembuh (misalnya  setelah suatu pengobatan jangka lama dengan  steroid) akan menghasilkan suatu lesi yang berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambaran klinik&lt;br /&gt;Bertambahnya frekuensi denyet nadi, kehilangan berat badan dan demam (sering pasien berkringat pada malam hari). Kemudaian timbul batuk-batuk dan sesak napas. Foto sinar tembus dada memperlihatkan bayangan pada apeks paru yang disebabkan adanya kavitasi. Jika kavitasi merusak pembuluh darah, maka timbulah batuk darah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nasib dari lesi pasca primer&lt;br /&gt;1. Dapat sembuh.&lt;br /&gt;2. Dapat menyebar secara lokal dengan menimbulkan kavitasi dan pengkijuan&lt;br /&gt;3. Jarang-jaang dapat merusak pembuluh darah dan menyebabkan tuberkulosis miliar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengobatan&lt;br /&gt;Ada kemoterapi ang efektif, tetapi yang menjadi masalah adalah bila pasien merasa gagal minum obat. Obat-obat yang berguna adalah PAS (para-amino-salicylic acid), isoniazid (isonoacotinic acid hydrazide), rifampicin, etambutol dan ethionamide.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebab-sebab kolapsnya paru&lt;br /&gt;1. Kolaps absorpsi (disebabkan obstruksi bronkial komplit)&lt;br /&gt;-Intraluminal, misalnya karena benda asing, mukus atau bekuan darah&lt;br /&gt;-Mural, misalnya karisnoma bronkial atau adenoma&lt;br /&gt;-Ekstamural, misalnya karena limfadenopati peribronkial atau aneurisma aorta&lt;br /&gt;2.  Pneumatoraks atau efusi pleura.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebab-sebab efusi pleura&lt;br /&gt;A. Transudat (cairan yang mengandung protein kurang dari 2g/100ml):&lt;br /&gt;1. gagal jantung&lt;br /&gt;2. sindroma nefrotik&lt;br /&gt;3. kegagalan fungsi hati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     B   Eksudat (kadar protein lebih dari 2g/100ml):&lt;br /&gt;1. Radang paru-paru&lt;br /&gt;2. Kegansan (karisnoma bronkial, karisnoma sekunder atau Hodgkin)&lt;br /&gt;3. Tuberkulosis&lt;br /&gt;4. Infrak paru-paru&lt;br /&gt;5. Penyakit kolagen-vaskular (terutama SLE)&lt;br /&gt;6. Abses subdiafragma&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebab-sebab pneumotoraks&lt;br /&gt;1. Trauma&lt;br /&gt;2. Iatrogenik misalnya karena torakosentesis atau pembedahan&lt;br /&gt;3. Spontan (bulla subpleura, Emifisema, Asma, Tuberkulosis, Abses paru-paru, Pneumokoniosis)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebab-sebab edema paru akut&lt;br /&gt;1. Gagal jantung kiri:&lt;br /&gt;Artial, misalnya karena stenosis katup mitral. Ventrikular, misalnya karena hipertensi atau infrak miokardium.&lt;br /&gt;2. Cairan intra vena yang berlebih (overload)&lt;br /&gt;3. Inhalasi gas yang bersifat iritan misalnya klorin&lt;br /&gt;4. Radang paru-paru karena virus atua bakteri yang ganas &lt;br /&gt;5. Emboli lemak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebab-sebab  yang paling banyak dari batuk darah&lt;br /&gt;Singkirkan kemungkinan hemp[otisis (perdarahan hidng dan sebagainya)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernapasan&lt;br /&gt;1. Karisnoma bronkus&lt;br /&gt;2. Tuiberkulosis paru&lt;br /&gt;3. Bronkitis&lt;br /&gt;4. Bronkitiektasis&lt;br /&gt;5. Abses paru-paru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kardiovaskular&lt;br /&gt;1. Infark paru-paru&lt;br /&gt;2. Stenosis katup mitral&lt;br /&gt;3. Kegagalan ventrikel kiri akut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang lebih jarang&lt;br /&gt;1. Radang paru-paru, terutama karena pneumokok&lt;br /&gt;2. Penyakit kolagen-vaskular, terutama poliarrteritis nodosa&lt;br /&gt;3. Hemosiderosis paru idiopatik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FIBROSIS PARU-PARU&lt;br /&gt;Disebabkan oleh infeksi kronik yang telah berlangsung lama atau karena inhalasi debu-debu tertentu. Infeksi kronik menyebabkan fibrosis, yang apabilacukup luas, dapat menggantikan sebagian besar jaringan paru normal. Seringkali berhubungan dengan bronkiektasis.&lt;br /&gt;Akibatnya, fibrosis itu menyebabkan paru-paru, mediastinum, bahkan dinding dada dapat mengalami distorsi. Inhalasi debu dapat menyebabkan peradangan kronik dan fibrosis. Debu terpenting adalah silika, yang menyebabkan silikosis. Tukang batu dan mereka yang menggunakan gerinda, paling sering terkena, juga penambang batu bara terutama yang mengandung antrasit. &lt;br /&gt;Pekerjaan absestos mempunyai resiko tambahan terhadap sejenis karisnoma (mesotelioma).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambaran klinik&lt;br /&gt;Sesak napas dan sianosis yang makin lama makin  bertambah hebat. Ada kecenderungan untuk sering terkena infeksi saluran napas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengobatan&lt;br /&gt;Pengobatan terhadap keadaan yang telah tejadi, sulit. Yang penting adalah tindakan  pencegahan. Apabila diperlukan beri antibiotik untuk mengatasi infeksi sekunder. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TUMOR-TUMOR PARU GANAS&lt;br /&gt;1. Primer&lt;br /&gt;Karisinoma bronkus&lt;br /&gt;Salah satu bentuk kanker yang paling sering. Lebih sering mengenai laki-laki walaupun insiden pada wanita kini makin bertambah. Insiden terbanyak adalah pada kelompok umur 50-60 tahun. Lebih sering lagi pada perokok.&lt;br /&gt; Perubahanmaligna pada sel-sel epitel bronkus menimbulkan tumor yang berdiferensiasi rendah. Bronkus biasnya tersumabt dan bagian paru distal dari tempat obstruksi menjadi kolaps.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambaran klinis&lt;br /&gt;Bentuk yang menetap dan sesak napas yang makin bertambah. Bila terjadi ada sebagian paru yang kolaps, mungkin dapat menyebabkan infeksi, dan timbul rasa nyeri yang berasal dari pleura (menusuk) disertai radang dari paru kolaps. Keadaan ini tidak akan pernah sembuhsempurna kembali.&lt;br /&gt; Bentuk darah adalah gejala yang penting yang disebabkan oleh terjadinya perdarahan dari permukaan tumor yang luka. Metastasis sekunder mungkin merupakan tanda pertama yang dijumpai, dan mengenai tulang-tulang (termasuk mandibula), hati, kelenjar getah bening, otak atau dimana saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengobatan&lt;br /&gt;Adalah dengan jalan pembedahan, kemoterapi dan radioterapi, tetapi umumnya prognosisnya buruk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Tumor-tumor paru maligna sekunder&lt;br /&gt;Mungkin berasal dari jaringan epitel (karisnoma) atau jaringan ikat (sarkoma). Keadaan ini tidak jarang terdapat diparu dan biasnya lokasi primernya adalah di buah dada, ginjal, kelenjar tiroid, ataudi paru sendiri. Sarkoma, terutama dari tulang, paling sering bermetastasis ke paru-paru. &lt;br /&gt;Metastasis-metastasis itu membentuk deposit-seposit yang dengan sinar tembus terlihat berbentuk seperti 'cannonball'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengobatan&lt;br /&gt;Pembedahan yang bersifat paliatif. Juga denagn kemoterapi dan radioterapi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SINDROM VENA KAVA SUPERIOR&lt;br /&gt;Suatu tumor yang besar di mediastinum yang dapat menekan vena cava superior. Bendungan yang terjadi, dapat dilihat sebagai pelebaran vena  di leher, sianosis dan edema pada separuh bagian atas tubuh.&lt;br /&gt; Vena-vena supervisial pada dinding dada melebar dan dapat terlihat jelas, karena mereka membentuk sirkulasi kolateral untuk mengatasi obstruksi pada vena cava. Masa desak ruang lainnya dalam dada dapat pula menyebabkan obstruksi vena kava, seperti misalnya pada pembesaran kelnjar getah bening pada penyakit Hodgkin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terapi oksigen&lt;br /&gt;Pada hipoksia menahun  yang disebabkan oleh hipoventilasi (misalnya bronkitis kronik, asma), pCO2 arteri meningkat dan bila mengobati dalam keadaan ini dengan oksigen dengan konsentrasi tinggi, dapat menyebabkan pusat pernapasan kehilangan kepekaan terhadap keadaan anoksia, dan akan menyebabkan narkosis dengan CO2. &lt;br /&gt;Oleh karena itu haruslah digunakan oksigen yang berkadar rendah dengan 'mask'misalnya Venti-mask atau Edinburgh mask, disertai dengan analisis gas darah yang dilakukan berkali-kali (secara seri).&lt;br /&gt; Pada hipoksia karena gangguan pertukaran gas (misalnya pada radang paru-paru atau edema  paru), diperlukan topeng (mask) dengan oksigen berkadar tinggi seperti misalnya Polymask.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3829887201707294304-8205560617912988750?l=drlizakedokteran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/8205560617912988750'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/8205560617912988750'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drlizakedokteran.blogspot.com/2007/12/psikosomatis-saluran-pernafasan.html' title='PSIKOSOMATIS SALURAN PERNAFASAN'/><author><name>dr.  Hj.  Liza 4121969</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04865769703659526517</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/Sg-63miWKjI/AAAAAAAAA7I/TaDsOAHogF0/S220/liza+rafi+4ever.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/R3oGfmX6JLI/AAAAAAAAANQ/9QbMklH4RaA/s72-c/hadis+2.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3829887201707294304.post-2904169076420240460</id><published>2007-12-30T09:19:00.000-08:00</published><updated>2008-01-01T01:25:58.477-08:00</updated><title type='text'>GERIATRI</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/R3oHFWX6JNI/AAAAAAAAANg/Mc4DfQzgqLI/s1600-h/hadist4.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/R3oHFWX6JNI/AAAAAAAAANg/Mc4DfQzgqLI/s320/hadist4.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5150436912338183378" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;GERIATRI DAN GERIONTOLOGI DI INDONESIA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENDAHULUAN&lt;br /&gt;Kata geriatrics utuk pertama kali diberikan oleh seorang dokter Amerika, Ignaz Leo Vaschers pada tahun 1909. geriatric (geriatrics= geriatric medicine) berasal dari kata – kata geros (usia lanjut) dan iateria (=mengobati). Geriatri merupakan cabang gerotologi.&lt;br /&gt;Gerontology ini dibagi menjadi  : &lt;br /&gt;A. Biology of aging&lt;br /&gt;B. Social gerontology dan&lt;br /&gt;C. Geriatric medicine, yang mengupas problem – problem klinis orang – orang usia lanjut. :&lt;br /&gt;Definisi Geriatri medicine yang banyak dipakai adalah sebagai berikut : Geriatrics is the branch of general (internal) medicine concerned with the clinical, preverentive, remedial and social aspects of illiness in the elderly.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DEMOGRAFI&lt;br /&gt;Menurut laporan data penduduk internasional yang dikeluarkan oleh Bureau of the Census USA (1993) dilaporkan bahwa Indonesia pada tahun 1990 sampai 2025 akan mempunyai kenaikan jumlah usia lanjut sebesar 414%, suatu angka paling tinggi diseluruh dunia. Sebagai perbandingan. Kenya 347%, brasil 255%, India 242%, cina 220%, jepang 129%, jerman 66%, dan swedia 33%. Pertambahan penduduk usila di Indonesia dan brasil diproyeksikan naik masing – masing melebihi 20 juta orang, sedangkan kenaikan kira – kira setengah jumlah tersebut terjadi masing – masing di Meksiko, Nigeria dan Pakistan. Indonesia diharapkan beranjak dari urutan ke-5 atau ke-6 pada tahun 2020 sebagai Negara yang banyak populasi usilanya (WHO, 1989). Bahkan dengan terpecahnya USSR, indnesia akan menduduki urutan ke-4 atau ke-5&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KESEHATAN GOLONGAN USIA LANJUT&lt;br /&gt;Golongan usia lanjut menggunakan dana perawatan kesehatan lebih banyak dibandingkan dengan orang – orang muda, sehingga mengakibatakan kenaikan biaya pelayanan kesehatan, baik berupa perawatan kesehatan di rumah sakit ataupun  perawatan mereka dip anti – panti rawat usia lanjut bagi yang mengidap penyakit kronik. Kesehatan dana status fungsional seorang usia lanjut ditentukan oleh resultante factor – factor fisis, psikologis dan social-ekonomis orang tersebut. Penting kiranya dicatat pula saebanyak 13 I yang dikemukakan oleh Solomon dkk (UCLA conference, 1988) yaitu kemunduruan dan kelemahan yang biasanya diderita oleh kaum usila, seperti yang terlihat pada table 1 yang ditulis menurut aslinya dalam bahasa inggris.&lt;br /&gt;Tabel 1. kemunduran dan kelemahan yang diderta usila (13 i)&lt;br /&gt;1 immobility&lt;br /&gt;2 instability (falls)&lt;br /&gt;3 intellectual impaiment (dementia)&lt;br /&gt;4 isolation (depression)&lt;br /&gt;5 incontinence&lt;br /&gt;6 impotence&lt;br /&gt;7 immuno-defeciency&lt;br /&gt;8 infection&lt;br /&gt;9 inanion (malnutrition)&lt;br /&gt;10 impaction (constipation)&lt;br /&gt;11 latrogenesis&lt;br /&gt;12 insomnia&lt;br /&gt;13 impairment of:&lt;br /&gt; • vision&lt;br /&gt; • hearing&lt;br /&gt; • taste&lt;br /&gt; • smell&lt;br /&gt; • communication&lt;br /&gt; • convalescence&lt;br /&gt; • skin integrity&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DATA PENYAKIT PADA USIA LANJUT DI INDONESIA&lt;br /&gt;Pola penyakit pada orang berusia ≥55 tahun :&lt;br /&gt;Penyakit Per 100 pasien&lt;br /&gt;- Penyakit kardiovaskular&lt;br /&gt;- Penyakit muskuloskeletal&lt;br /&gt;- Tb paru&lt;br /&gt;- Bronkitis, asma&lt;br /&gt;- Infeksi saluran napas akut&lt;br /&gt;- Gigi, mulut dan saluran cerna&lt;br /&gt;- Penyakit syaraf&lt;br /&gt;- Infeksi kulit&lt;br /&gt;- Malaria&lt;br /&gt;- Infeksi lain 15,7&lt;br /&gt;14,5&lt;br /&gt;13,6&lt;br /&gt;12.1&lt;br /&gt;10,2&lt;br /&gt;10,2&lt;br /&gt;5,9&lt;br /&gt;5,2&lt;br /&gt;3,3&lt;br /&gt;2,4&lt;br /&gt;Dari penelitian bersama WHO-SEAR, laporan Indonesia menyatakan mengenai macam penyakit dan kesehatan orang lanjut usia (60 tahun keatas) sebanyak 1203 orang yang dipilih secara random didesa dan kota. Hasil evaluasi activity of daily living (ADL) fisik menunjukan bahwa lebih dari 95 % responden dapat dan mampu menolong diri sendiri. Hal ini tak terbedakan antara pria dan wanita, tetapi bertambahnya usia berpengaruh nyata terhadap kemampuan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;GERIATRI DAN GERIONTOLOGI PENCEGAHAN&lt;br /&gt;Geriontologi adalah ilmu yang mempelajari proses menua yang lahir dari kesadarn manusia atas adanya fenomen kelahiran, kemunduran dan kematian. Upaya pencegahan primer ditunjukan pada timbulnya risiko untuk mendrita sakit, misalnya dengan jalan imunisasi; pencegahan sekunder berupa upaya deteksi dini yang diikuti dengan terapi yang sesuai misalnya pada, hipertensi; pencegahan tersier dimaksudkan untuk memperlambat jalan penyakit agar dapat mengurangi hendaya (disability) yang timbul, memerlukan uji penyaringan (screening test) dan uji pengkajian (assesment test) untuk identifikasi masalah.uji penyaringan adalah suatu prosedur uji pemeriksaan untuk identifikasi secara cepat resico – resico ke arah kondisi kronik dari yang ringan sampai kepada yang berat. Sebagai contoh, pemeriksaan mamografi untuk mengtahui apakah diperlukan tindakan biopsi. Pengkajian adalah pemeriksaan yang lebih menyeluruh dan terinci untuk penyusnan diagnosis, rencana pengobatan yang rasional dan saran – saran lain yanng diperluakan baik dibidang psikologi, sosial, ekonomi, maupun lingkungan serta perawatan lanjutan.&lt;br /&gt;Kondisi kronik Upaya Pencegahan&lt;br /&gt;Hipertensi &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyakit jantung koroner dan strok&lt;br /&gt;Kanker&lt;br /&gt;Penyakit paru – paru obstruktif kronik&lt;br /&gt;Diabetes melitus tipe-2&lt;br /&gt;Osteoporosis&lt;br /&gt;Osteoartritis&lt;br /&gt;Kolelitiasis  Kurangi konsumsi garam dan kurangi kelebihan berat badan&lt;br /&gt;Pengobatan hipertensi&lt;br /&gt;Hentikan merokok&lt;br /&gt;Kurangi kelebihan berat badan&lt;br /&gt;Kurangi kosumsi lemak jenuh/kolesterol&lt;br /&gt;Latihan aerobic&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hentikan merokok&lt;br /&gt;Kurangi konsumen lemak&lt;br /&gt;Kurangi konsumen makanan pengawet garam/asap&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hentikan merokok&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Turunkan kelebihan barat badan&lt;br /&gt;Kurangi konsumen lemak jenuh/kolesterol&lt;br /&gt;Ikuti diet DM dengan teratur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Olah raga teratur&lt;br /&gt;Hentikan merokok&lt;br /&gt;Hindari konsumsi alcohol berlebihan&lt;br /&gt;Makanan tinggi kalsium&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Turunkan kelebihan berat badan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Turunkan kelebihan berat badan&lt;br /&gt;Kurangi konsumen lemak jenuh/kolesterol&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;1. Imunisasi&lt;br /&gt;Imunisasi merupakan pencegahan primer dan sangat penting dalam menurunkan angka morbiditas usia lanjut. Bebrapa penyakit yang perlu vaksinasi antara lain tetanus dengan menggunakan toksoid tetanus, influenza bagi mereka yang mempunyai kondisi kesehatan risikp tinggi seperti pasien penyakit paru kronik, penyakit jantung, ginjal, dan penyakit – penyakit metabolik1&lt;br /&gt;2. Pencegahan Beberapa Penyakit&lt;br /&gt; a. Hipertensi&lt;br /&gt;Pengobatan hipertensi yang terdapat pada usia lanjut dapat menurunkan komplikasi hipertensi secara nyata, misalnya strok. Bahkan penurunan tekanan darah sampai 160/90 mmHg sudah dapat menurunkan angka kematian sampai dengan 27%.&lt;br /&gt;b. Kanker payudara&lt;br /&gt;Deteksi ini adanya kanker payudara dapat dilakukan dengan cara yang lazim dipergunakan yaitu mulai dengan perabaan sendri, pemeriksaan oleh tenga medis, ataupun melalui mamografi.&lt;br /&gt;c. Kanker leher rahim&lt;br /&gt;Diperkirakan sekitar 40% kematian akibat kanker keher rahim diderita oleh usia lanjut. Tingginya angka tersebut kemungkinan disebabkan oleh kebiasaan melakukan Pap Smear secara berkala pada usia yang lebih muda belum atau tidak pernah dikerjakan.&lt;br /&gt;d. kanker kolon&lt;br /&gt;deteksi dini kanker jenis ini termasuk tidak mahal yaitu dengan pemeriksaan adanya darah pada tinja. Anjuran pencegahan dapat melalui diet dengan konsumsi rendah lemak, banyak serat, buah – buahan cukup, ada menghindari rokok.&lt;br /&gt;3. Kelemahan Organik&lt;br /&gt;Untuk mengetahui adanya kelemahan organic (impairment) dilakukan pemeriksaan petugas medis dan secara subyektif menurut pengalaman yang bersangkutan sendiri. Kelemahan pendengaran dapat menyebabkan pasien berperilaku mirip demensia atau depresi. Kelemahan umum pada usia lanjut yang tidak spesifik pada satu organ lazim disebabkan oleh kondisi malnutrisi yang berlarut – larut, kemungkinan karena penyakit kronik, keganasan atau perawatan yang tidak memadai. Kebalikan dari kurang energi kronik adalah obesitas atau kegemukan yang dapat mengundang factor risiko yang nyata seperti hipertensi, diabetes mellitus tipe 2, kolelitiasis,dll.&lt;br /&gt;4. Faktor – factor risiko karena Pengaruh Lingkungan Sosial&lt;br /&gt; e. Merokok&lt;br /&gt;Telah banyak diteliti akibat yang merugikan kesehatan karena merokok, tercatat bebrapa kondisi seperti penyakit kanker paru kronik, penyakit jantung koroner, kanker paru berhubungan dengan kegiatan merokok.&lt;br /&gt;f. Alkohol&lt;br /&gt;Ketergantungan pada minuman beralkohol di kalangan usia lanjut disebut kurang dari 5% dari pada  kelompok usia muda.kampanye untuk menhindari minuman tersebut perlu ditigkatkan karena adanya problem fisis dan psikiatrik yang ditimbulkan seperti antara lain malnutrisi, sirosis hati, kardiomiopati, gastritis atrofikatrikan dan dana untuk yang berat dapat menurunkan kemampuan kognitif.&lt;br /&gt;g. Jatuh (Falls)&lt;br /&gt;Penyebab jatuh sangat kompleks mulai dari gangguan system visual, auditif-vestibular, saraf, kardiovaskular, metabolic, musculoskeletal, gangguan psikologis, efek samping obat dan lain – lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PROSES MENUA, TEORI DAN IMPLIKASI KLINISNYA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENDAHULUAN&lt;br /&gt;Proses menua adalah sebuah proses yang mengubah orang dewasa sehat menjadi rapuh disertai dengan menurunya cadangan hampir semua sistem fisiologis dan disertai pula dengan meningkatnya kerentanan terhadap penyakit dan kematian. Proses menua normalnya merupakan suatu proses yang ringan (benign), ditandai dengan turunya fungsi secara bertahap tetapi tidak ada penyakit sama sekali sehingga kesehatan tetap terjaga baik. Sebaliknya proses menua patologis ditandai dengan kemunduran fungsi organ sejalan engan umur tetapi bukan akibat umur tua, melainkan akibat penyakit yang muncul pada umur tua. Tiga hal fundamental yang berkaitan dengan kesamaan dalam pola proses menua pada hampir semua spesies mamalia. Kedua, laju (rate) proses menua ditentukan oleh gen yang bervariasi antarspesies. Ketiga, laju proses menua tersebut dapat diperlambat oleh restriksi kalori, paling tidak pada hewan tikus. Banyak hal dimasa lalu yang diduga merupakan akibat proses menua ternyata berhubungan dengan  proses penyakit yang faktor – faktor risikonya sebenarnya dapat dimodifikasi seperti diet, merokok, alkohol, dan pajanan lingkungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TEORI PROSES MENUA&lt;br /&gt;Dari berbagai teori yang dikemukakan untuk menjelaskan proses menua, sebagian besar dapat dikelompokan ke dalam 2 kelompok, yakni, teori genetik dan teori akumulasi kerusakan. Teori genetika mengasumsikan bahwa rentang hidup (life span) dan laju proses menua dikontrol oleh informasi di dalam meolekul DNA di dalam gen. Teori akumulasi kerusakan menyatakan bahwa laju proses menua ditentukan oleh kerusakan dalam molekul DNA, RNA, dan sintesis protein spesifik, enzim, dan juga mutasi somatik akibat terpajan terhadap berbagai pengaruh yang merusak seperti radiasi ion. Toeri proses menua dapat pula dikelompokan berdasarkan tingkat organisasi biologi didalam suatu organisme. Teori organ didasarkan pada fakta bahwa perubahan fungsi organ sejalan dengan usia tua. Ide dasar teori ini adalah sebuah organ tunggal bertanggung jawab terhadap proses menua organisme secara keseluruhan. Diusulkan bahwa sistem imun atau saraf sentral mungkin memainkan peran penting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PROSES MENUA BIOLOGIS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PRoses Menua&lt;br /&gt;Organisme&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PERUBAHAN BERBAGAI ORGAN AKIBAT PROSES MENUA NORMAL&lt;br /&gt;Perubahan yang berhubungan dengan proses menua normal sebagian besar merupakan akibat kehilangan atau penurunan secara bertahap. Kehilangan tersebut sebenarnya sudah dimulai sejak awal usia muda, tetapi padfa sebagian besar system organ, kehilangan tersebut baru bermakna secara fungsional setelah terjadi kehilangan yang besar. Perubahan fungsi kardiovaskular juga berkaitan dengan meningkatnya usia. Respons terhadap latihan jasmani berubah bersamaan dengan usia, meliputi denyut jantung yang menurun, volume ventrikel kiri akhir sistolik menigkat, dan berkurangnya ejection fraction ventrikel kiri. Presbiesofagus adalah berkurangnya motilitas esophagus akibat proses menua yang menyebabkan menurunya peristaltic usus. Namun, gangguan motilitas yang berat hanya terdapat pada pross yang patologis. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IMPLIKASI KLINIS PROSES MENUA&lt;br /&gt;Berbagai perubahan fisiologis terkait usia tentu memberikan implikasi klinis yang penting untuk dipahami. Adanya variasi antara individu merupakan gambaran penting proses menua yang perlu mendapat perhatian secara menua yang perlu mendapat perhatian secara seksana. Akibatnya, pendekatan algoritma, teknik triase, dan strategi pemeriksaan diagnostic tidak mungkin ditentukan hanya berdasarkan usia semata. Implikasi kedua proses menua adalah bahwa system biologi sangat sedikit dipengaruhi oleh usia semata, melainkan lebih sering dipengaruhi oleh gaya hidup seperti meokok, aktivitas fisis, asupan nutrisi, dan kondisi ekonomi. Melalui pengkajian yang holistic akan dapat ditetapkan berbagai factor predisposisi dan factor pencetus, serta hendaya yang dapat merupakan masalah utama atau pemberatan yang harus segera diselesaikan karena dapat menimbulkan berbagai komplikasi serius dan fatal pada pasien usia lanjut. Dalam pengelolaan pasien geriatric, perlu diingat bahwa kemampuan individu usila untuk befungsi tergantung pada kombinasi karakteristik usila ( misalnya motivasi, toleransi terhadap nyeri ) dan tempat di mana usila diharapkan berfungsi. Tidak kalah pentingnya adalah berbagai upaya pencegahan seperti gaya hidup yang baik dan benar, nutrisi yang baik dan seimbang, tidak merokok, lingkungan yang sehat, yang seyogyanya sudah dimulai sendiri mungkin sebelum seseorang memasuki usia lanjut, bahkan sejak kanan – kanan agar proses menua dapat berlangsung dengan normal. Bila kondisi tersebut dimungkinkan dapat diharapkan seseorang dapat menjalani masa tuanya dengan kualitas hidup yang lebih baik.&lt;br /&gt;( Ilmu Penyakit Dalam UI )&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3829887201707294304-2904169076420240460?l=drlizakedokteran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/2904169076420240460'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/2904169076420240460'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drlizakedokteran.blogspot.com/2007/12/geriatri.html' title='GERIATRI'/><author><name>dr.  Hj.  Liza 4121969</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04865769703659526517</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/Sg-63miWKjI/AAAAAAAAA7I/TaDsOAHogF0/S220/liza+rafi+4ever.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/R3oHFWX6JNI/AAAAAAAAANg/Mc4DfQzgqLI/s72-c/hadist4.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3829887201707294304.post-7012118205347927897</id><published>2007-12-30T09:12:00.000-08:00</published><updated>2008-01-01T01:24:41.714-08:00</updated><title type='text'>PSIKOSOMATIK</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/R3oGy2X6JMI/AAAAAAAAANY/a02rEhmyi4g/s1600-h/hadist+3.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/R3oGy2X6JMI/AAAAAAAAANY/a02rEhmyi4g/s320/hadist+3.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5150436594510603458" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Mengenal An\sietas dan Depresi &lt;br /&gt;Sindrom ansietas dan depresi merupakan penyakit yang termasuk gangguan psikosomatik dengan catatan depresi psikotik tidak termasuk di dalamnya. &lt;br /&gt;Kasus-kasus psikosomatik di bagian ilmu penyakit dalam dapat dibedakan menjadi beberapa kelompok yaitu: &lt;br /&gt;1. tanpa dijumpai kelainan organic (kasus psikosomatik murni), misalnya anksietas dan depresi karena konflik psikologis yang tidak terselesaikan. &lt;br /&gt;2. terdapat kelainan organic disebabkan karena gangguan psikosomatiknya sudah berlangsunng lama, misalnya dyspepsia non ulkus menjadi ulkus peptikum. &lt;br /&gt;3. kelainan organic terdapat bersama-sama dengan gangguan psikosomatiknya dan tidak saling berhubungan (koinsidensi), dalam hal ini keluhan-keluhan pasien berlainan dengan kelainan yang ditemukan. &lt;br /&gt;4. kelainan organic yang ada baru disadarkan orang lain atau dokternya, misalnya kelainan jantung bawaan, tuberculosis. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DEPRESI&lt;br /&gt;Diagnosis anksietas dan depresi dipakai criteria yang merujuk kepada DSM IIIR dan DSM IV (Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders Revised Third Edition).&lt;br /&gt;Gejala yang merupakan trias depresi:&lt;br /&gt;1. tidak bisa menikmati hidup, &lt;br /&gt;2. tidak ada perhatian pada lingkungan, dan &lt;br /&gt;3. lelah sepanjang hari. &lt;br /&gt;J. Sutter (1990) memperkenalkan konsep “antisipasi” untuk mengenal dan menetukan adanya depresi berdasarkan kenyataan bahwa pasien mendapat kesulitan dalam mengerti dan mengatur makna waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komponen antisipasi antara lain:&lt;br /&gt;a. Loss of communication: ketidakmampuan untuk berkomunikasi&lt;br /&gt;Pasien merasa hampa, tidak mampu bertukar pikiran atau gagasan, kehilangan minat. &lt;br /&gt;b. Solitude: menyendiri&lt;br /&gt;Tidak mampu mengantisipasi secara positif kehadiran orang lain &lt;br /&gt;c. Feeling of impotence: rasa tidak mampu &lt;br /&gt;Pasien menunjukkan tidak dapat bertindak, merendahkan dirinya, tidak mempunyai kegiatan yang bermakna.  &lt;br /&gt;d. Was-was dan merasa terancam  &lt;br /&gt;Tidak dapat mengantisipasi peristiwa sehari-hari.&lt;br /&gt;Komponen lain yang terdapat pada depresi ialah trias kognitif yang terganggua yaitu:&lt;br /&gt;1. menilai dirinya tidak berguna (I’m worthless).&lt;br /&gt;2. perasaan permusuhan pada lingkungan (the environment is hostile).&lt;br /&gt;3. masa depan suram (nothing good can happen). &lt;br /&gt;Sindrom anksietas menurut DSM IIIR dibedakan menjadi beberapa macam, yaitu:&lt;br /&gt;1. Anksietas GAD (Generalized Anxiety Disorder).&lt;br /&gt;2. Anksietas panik (Pannic Disorder).&lt;br /&gt;3. Anksietas OCD (Obsessive Compulsive Disorder).&lt;br /&gt;4. Fobia. &lt;br /&gt;5. PTSD (Post Traumatic Stress Disorder) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ANSIETAS&lt;br /&gt;Secara umum sindrom ansietas mempunyai cirri-ciri: cemas, kuatir, dan tidak bisa santai atau tegang yang berlangsung lebih dari 3 bulan disertai gejala-gejala fisis dan psikis akibat adanya ketidakseimbangan system saraf autonom.&lt;br /&gt;Gejala awal sindrom ansietas &lt;br /&gt;Gejala psikis:  -     penampilan (appearance) berubah: sulit konsentrasi &lt;br /&gt;- mood berubah: mudah marah, cepat tersinggung  &lt;br /&gt;- restless: gelisah, tak bisa diam&lt;br /&gt;- timbul rasa takut &lt;br /&gt; Gejala somatic: -     sakit kepala&lt;br /&gt;- gangguan tidur, sulit masuk tidur &lt;br /&gt;- impotensi &lt;br /&gt;- keluhan berbagai system, misalnya system kardiovaskular, gastrointestinal dan sebagainya. &lt;br /&gt;Pengobatan &lt;br /&gt;Pemeriksaan fisis yang lengkap dan teliti &lt;br /&gt;Pemberian obat-obatan sesuai dengan kelainan medis penyakit dalam yang ditemukan dan simtomatik sesuai dengan gejala yang ada termasuk pemberian obat-obat psikofarmaka&lt;br /&gt;- Untuk anksietas GAD obat pilihan adalah buspiron &lt;br /&gt;- Untuk anksietas PD: alprazolam &lt;br /&gt;- Untuk pasien depresi dengan retardasi motorik, loyo, sangat tidak bergairah: efek disretardasi seperti amineptin, sertralin, dan moklobemid.&lt;br /&gt;- Untuk pasien depresi yang disertai gangguan tidur: maprotilin dan klomipramin  &lt;br /&gt;Menganjurkan pasien agar melakukan kebiasaan hidup sehat &lt;br /&gt;Melakukan psikoterapi (superficial)&lt;br /&gt;Menekankan kembali komitmen agama dan pengamalannya &lt;br /&gt;Pengobatan pendukung &lt;br /&gt;Bila perlu memberikan psikoterapi kepada lingkungan pasien   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PSIKOFARMAKA DAN PSIKOSOMATIK &lt;br /&gt;S. Budihalim, D. Sukatman, E. Mudjaddid &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terapi penyakit psikosomatik pada dasarnya harus dilakukan dengan beberapa cara. Komponen-komponen yang harus dibedakan, ialah: &lt;br /&gt;1. Terapi somatic &lt;br /&gt;Hanya bersifat somanya saja dan pengobata ini bersifat simtomatik&lt;br /&gt;2. Psikoterapi dan sosioterapi &lt;br /&gt;Pengobatan dengan memperhatikan factor psikisnya atau kepribadian secara keseluruhan. &lt;br /&gt;3. Psikofarmakoterapi &lt;br /&gt;Pengobatan psikosomatik dengan menggunakan obat-obat psikotrop yang bekerja pada sistem saraf sentral. &lt;br /&gt; 3 golongan senyawa psikofarmaka:&lt;br /&gt;1. obat tidur (hipnotik)&lt;br /&gt;2. obat penenang minor&lt;br /&gt;3. obat penenang mayor (neuroleptik)&lt;br /&gt;4. antidepresan &lt;br /&gt; Efek samping yang timbul dari penggunaan obat-obat psikofarmaka: &lt;br /&gt;a. Mudah terjadi ketergantungan psikologis dan fisis, mungkin terjadi ketergantungan obat. &lt;br /&gt;b. Depresi atau kehilangan sifat menahan diri dapat terjadi, yang akhirnya dapat menimbulkan kekacauan piker (confusion). &lt;br /&gt;c. Semua depresan system saraf sentral merupakan kontraindikasi pada payah paru (asma, emfisema, dispnea oleh sebab-sebab lain).&lt;br /&gt;d. Gangguan psikomotorik &lt;br /&gt;e. Lekas marah, kegelisahan dan anksietas serinng terjadi bila obat dihentikan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hipnotik &lt;br /&gt;Sebaiknya diberikan dalam jangka waktu pendek, 2-4 minggu cukup, walaupun sering timbul insomnia pantulan (rebound), bila pengobatan dihentikan. Oleh karena itu obat diberikan hanya beberapa malam saja tiap minggu. &lt;br /&gt;Yang dianjurkan senyawa-senyawa benzodiazepin berkhasiat pendek:&lt;br /&gt;- Nitrozepam (Dumolid, Mogadon)&lt;br /&gt;- Flurazepam (Dalmadorm)&lt;br /&gt;- Triazolam (Halcion)&lt;br /&gt;Pada insomnia dengan kegelisahan (anksietas), senyawa-senyawa fenotiazin akan menolong:&lt;br /&gt;- Tioridazin (melleril)&lt;br /&gt;- Prometazin (Phenergan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Obat Penenang Minor (Minor Tranquillizer) &lt;br /&gt;Diazepam (valium) digunakan untuk anksietas, agitasi, spasme otot, delirium tremens hingga pada epilepsy. Pengobatan dengan benzodiazepin hanya diberikan pada anksietas hebat, dan max. 2 bulan sebelum dicoba dihentikan. Karena berkumulasinya benzodiazepin berkhasiat panjang, hingga khasiat obat berkurang (habituation). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Obat Penenang Mayor (Mayor Tranquillizer, Neuroleptics)&lt;br /&gt;Payah otak (brain failure) menimbulkan gangguan-gangguan kelakuan berupa rasa takut, penderitaan batin, atau menimbulkan kegelisahan, keluyuran, kegaduhan, agresi hingga kekerasan karena halusinasi dan khayalan. Hal ini bisa diatasi dengan menggunakan sedatif walaupun pemberian sedatif tidak dianjurkan karena sering timbul imobilitas. &lt;br /&gt;Yang paling sering digunakan ialah senyawa fenotiazin dan butirofenon: &lt;br /&gt;- Klorpromazin (largactil)&lt;br /&gt;- Tioridazin (melleril)&lt;br /&gt;- Haloperidol (serenace, haldol)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Antidepresan &lt;br /&gt;Gejala-gejala psikosomatik sering ditemukan pada depresi. Sebaliknya depresi sering merupakan komplikasi penyakit fisis. &lt;br /&gt;Yang dinjurkan ialah senyawa-senyawa trisiklik dan tetrasiklik:&lt;br /&gt;- Amitriptilin (Laroxyl)&lt;br /&gt;- Imipramin (Tofranil)&lt;br /&gt;- Mianserin (Tolvon)&lt;br /&gt;- Maprotilin (Ludiomil)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Obat-obat harus dimulai dengan dosis kecil yang kemudian ditingkatkan. &lt;br /&gt; Golongan benzodiazepin umumnya bermanfaat pada gangguan anksietas, namun pada anksietas menyeluruh (Generalized Anxiety Disorder- GAD) obat pilihannya ialah buspiron. Tapi pada awal pengobatan dikombinasikan dengan benzodiazepin. Pada anksietas panik obat pilihannya ialah alprazolam namun ada beberapa penelitian anksietas panik dapat diobati dengan antidepresan golongan SSRI (Selective Serotonin Re-uptake Inhibitor). &lt;br /&gt; Obbesive Compulsive Disorder (OCD) ialah varian gangguan cemas namun obat yang efektif untuk gangguan ini adalah golongan antidepresan misalnya klomipramin maupun golongan SSRI seperti sertralin, paroksetin, fluoksetin, dan sebagainya. Fobia juga varian gangguan cemas dan berespons baik pada pengobatan antidepresan. Misalnya fobia social (social phobia) membaik dengan pemberian moklobemid (golongan RIMA-Reversible Inhibitory Monoamine Oksidase type A). Gangguan campuran anksietas-depresi juga memberikan perbaikan dengan obat-obat antidepresan. &lt;br /&gt;Beberapa obat antidepreasan yang baru seperti telah di sebut di atas antara lain: &lt;br /&gt;- golongan SSRI : sertralin, paroksetin, fluoksetin, fluvoksamin &lt;br /&gt;- Golongan RIMA : moklobemid &lt;br /&gt;- Tianeptine &lt;br /&gt;Penggunaan psikofarmaka hendaknya bersama-sama dengan psikoterapi yang efektif sehingga hasilnya akan lebih baik.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3829887201707294304-7012118205347927897?l=drlizakedokteran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/7012118205347927897'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/7012118205347927897'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drlizakedokteran.blogspot.com/2007/12/psikosomatik.html' title='PSIKOSOMATIK'/><author><name>dr.  Hj.  Liza 4121969</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04865769703659526517</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/Sg-63miWKjI/AAAAAAAAA7I/TaDsOAHogF0/S220/liza+rafi+4ever.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/R3oGy2X6JMI/AAAAAAAAANY/a02rEhmyi4g/s72-c/hadist+3.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3829887201707294304.post-8198075837502363759</id><published>2007-12-30T09:08:00.000-08:00</published><updated>2008-01-01T01:27:19.840-08:00</updated><title type='text'>GAGAL GINJAL AKUT</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/R3oHaWX6JOI/AAAAAAAAANo/RK5rjd6Bp5I/s1600-h/hadist+5.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/R3oHaWX6JOI/AAAAAAAAANo/RK5rjd6Bp5I/s320/hadist+5.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5150437273115436258" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;GAGAL GINJAL AKUT&lt;br /&gt;DEFINISI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; Gagal ginjal akut (GGA) adalah suatu sindrom klinis yang di tandai dengan penurunan mendadak (dalam beberapa jam sampai beberapa hari) laju filtrasi glomerulus (LFG), di sertai akumulasi nitrogen sisa metabolisme (ureum dan kreatinin).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;GAGAL GINJAL AKUT PRARENAL&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; GGA prarenal atau azotemia prarenal atau di sebut juga sebagai GGA fungsional, di sebabkan oleh ferfusi glomerulus yang abnormal sehingga menurunkan LFG.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;ETIOLOGI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Hipovolemia di sebabkan oleh;&lt;br /&gt;• Kehilangan darah /plasma : perdarahan, luka baker.&lt;br /&gt;• Kehilangan cairan melalui gastrointestinal, kulit, ginjal (diuretik, penyakit ginjal lain), pernafasan, pembedahan.&lt;br /&gt;• Redistribusi dari intravaskuler ke ekstravaskuler (hipoalbuminemia, sindrom kompartemen ketiga, pankreatitis, peritonitis, kerusakan otot yang luas, sindrom distres pernafasan).&lt;br /&gt;• Kekurangan asupan cairan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Vasodilatasi sistemik;&lt;br /&gt;• Sepsis&lt;br /&gt;• Sirosis hati&lt;br /&gt;• Anestesi/blokade ganglion&lt;br /&gt;• Reaksi anafilaksis&lt;br /&gt;• Vasodilatasi oleh obat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penurunan curah jantung/kegagalan pompa jantung;&lt;br /&gt;• Renjatan kardiogenik,infark jantung&lt;br /&gt;• Gagal jantung kongestif (disfungsi miokard, katup jantung)&lt;br /&gt;• Tamponade jantung&lt;br /&gt;• Distrimia&lt;br /&gt;• Emboli paru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegagalan autoregulasi&lt;br /&gt;• Vasokontriksi praglomerulus oleh karena sepsis, hiperkalsemia, sindrom hepatorenal, obat-obat seperti inflamasi non steroid (AINS), adrenalin, noradrenalin, siklosporin, dan ampoterisin B.&lt;br /&gt;• Vasodilatasi pascaglomerulus: di sebabkan oleh obat-obat penghambat angiotensin-converting enzyme (ACE), dan antagonis reseptor AT1 angiotensin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;PATOGENESIS&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; Obat golongan AINS dapat menyebabkan GGA pada sebagian orang yang aliran darah ginjal dan LFG di pertahankan atau memerlukan prostaglandin, keadaan ini sering di temukan pada hipovolemia, gagal jantung, sirosis, dan sepsis, serta sebagian pasien sindrom nefrotik.&lt;br /&gt; Penghambat ACE dapat menimbulkan GGA prarenal pada sebagian pasien yang LFG-nya di pertahankan melalui vasokontriksi vasoeferen yang dimediasi oleh angiotensin-II.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;GAGAL GINJAL AKUT RENAL&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; Banyak penyebab gagal ginjal akut renal yang di sebabkan langsung atau di eksaserbasi oleh berkurangnya aliran darah ginjal ke seluruh bagian atau sebagian ginjal. Penyebab kerusakan iskemik ini di sebabkan keadaan prarenal yang tidak teratasi. Penyebab lain adalah penyempitan atau stenosis arteri renalis sehingga mengurangi aliran darah ke seluruh ginjal. &lt;br /&gt; Penyakit lain yang lebih komplek seperti eklamsia, rejeksi alograf, sepsis, sindrom hepatorenal juga merupakan penyakit iskemia ginjal.&lt;br /&gt;Nekrosis Tubular Akut&lt;br /&gt; Kebanyakan pasien dengan NTA tidak di biopsi, dan diagnosis di tegakkan atas dasar gejala dan perjalanan klinis saja. Pada NTA ini ternyata di dapatkan kontribusi perubuhan sel yang subletal seperti kehilangan lapisan brush border, membran plasma, polaritas membran, dan terlepasnya sel dari membran basalis, sehingga menyebabkan perubahan fungsional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nekrosis Tubular Akut Akibat Toksin&lt;br /&gt; Umumnya kerusakan terjadi akibat kerusakan tubulus, akan tetapi dapat juga di sertai dengan gangguan hemodinamik sistemik maupun mekanisme autoregulasi ginjal.&lt;br /&gt;Toksin Endogen: Mioglobulinuria, Hemoglobulinuria, Protein Mieloma&lt;br /&gt; Mioglobulin adalah protein yang mengandung hemo (17kDa), di filtrasi glomerulus. Pada rabdomiolisis tubulus proksimal tak mampu meresorpsi protein ini sehingga mioglobulin menyumbat tubulus yang lebih distal (obstructing tubular casts). Selain itu mioglobulin memprovokasi terjadinya vasokontriksi oleh karena dapat mengikat nitrik oksida dan oleh karena rabdomiolisis luas yang menyebabkan penggumpalan cairan (kompartemen ke-3), sehingga terjadi hipovolemia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hemoglobulinuria&lt;br /&gt;  Hemoglobulin tak setoksik mioglobulin, dan jarang menyebabkan GGA kecuali apabila terjadi hemolisis intravaskular yang luas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Light chains&lt;br /&gt; GGA sering merupakan gejala mieloma, protein ini di filtrasi melalui glomerulus dan pada kosentrasi tertentu mencapai tubulus distal dan di situ akan terbentuk silinder yang menyumbat (cast nephrophaty).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Nefrotoksik Kontras &lt;/span&gt;&lt;br /&gt; Prediktor dari GGA akibat kontras adalah usi lanjut, gangguan fungsi ginjal, diabetes dan miolema. Penurunan fungsi berlangsung selama 3-5 yang di mulai saat terpajan. Zat kontras dapat langsung nmerusak sel tubulus melalui efek hiperosmolar, memprovokasi produksi oksigen radikal bebas, dan juga menstimulasi vasokontriksi intrarenal. Pengelolaan kejadian ini hanya dengan cara pencegahan, 12 jam seelum tindakan di lakukan hidrasi dengan salin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;NEKROSIS KORTIKAL AKUT&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; Pada keadaan ini terjadi nekrosis pada daerah korteks ginjal yang ekstensif dan gagal ginjal tak dapat pulih lagi.&lt;br /&gt;Terjadinya NKA tidak ada hubungannya dengan lama beratnya renjatan akan tetapi lebih berkaitan dengan tipe renjatannya. Prediktor NKA antara lain adalah endotoksinemia, koagulasi intravaskular diseminata (KID). Anak-anak lebih sering kemungkinannya di banding dewasa, seperti pad gastrointestinal berat, atau dengan peritonitis, sepsis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;GAGAL GINJAL AKUT PASCARENAL&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; Keadaan pascarenal adalah suatu keadaa dimana pembentukan urin cukup, namun alirannya dalam saluran kemih terhambat.obstruksi aliran ini akan mengakibatkan kegagalan filtrasi glomerulus dan transfor tubulus sehingga dapat mengakibatkan kerusakan yang permanen, tergantung berat dan lamanya obstruksi. Begatu terjadi hambatan aliran urin, terjadi kenaikan yang segara tekanan hidraulik tubulus proksimal, yang kemmudian di kompensasi dengan vasodilatasi arteriol eferen ginjal yang di mediasi oleh produksi prostaglandin; prostaksiklin dan prostaglandin E2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;DIAGNOSIS GAGAL GINJAL AKUT&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; Diagnosis GGA pada tahap dini hanya dapat di tegakkan apabila ada rasa curiga terhadap adanya GGA.hanya sedikit psien yang dapat menjelaskan adanyakelainan pada jumlan urin, warna keruh atau tidak, dsb.&lt;br /&gt; Untuk mendiagnosis GGA di perlukan pemeriksaan yang berulang-ulang fungsi yaitu kadar ureum, kreatinin atau laju filtrasi glomerulus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;DIAGNOSIS PENYEBAB GGA &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Anamnesis&lt;br /&gt; Pada GGA perlu di perhatikan betul banyaknya asupan cairan (input), kehilangan cairan (output) melalui: urin, muntah, diare, keringat yang berlebih,dll, serta pencatatan berat badan pasien. Perlu di perhatikan kemungkinan kehilangan cairan ke ekstravaskular (redistribusi) seperti pada peritonitis, asetis, ileus paralitik, edema anasarka, trauma luas (kerusakan otot atau crush syndrome). Riwayat penyakit jantung, gangguan hemodinamik, adanya penyakit sirosis hati, hipoalbuminemia, alergi yang mengakibatkan penurunan volume efektif perlu selaludi tanyakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Pemeriksaan Fisis&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; Ada 3 hal penting yang harus di dapatkan pada pemeriksaan fisis pasien dengan GGA.&lt;br /&gt;1. penentuan status volume sirkulasi&lt;br /&gt;2. apakah ada tanda-tanda obstruksi saluran kemih&lt;br /&gt;3. adakah tanda-tanda penyakit sistemik yang mungkin menyebabkan gagal ginjal&lt;br /&gt;Tabel 2. evaluasi klinis intravaskular&lt;br /&gt;Tanda Klinis Deplesi Cairan&lt;br /&gt;1. tekanan vena jugular rendah&lt;br /&gt;2. hipotensi; tekanan darah turun lebih dari 10 mmHg pada perubahan posisi (baring-duduk)&lt;br /&gt;3. vena perifer kolaps dan perifer teraba dingin (hidung, jari-jari tangan, kaki)&lt;br /&gt;Tanda Klinis Kelebihan Cairan &lt;br /&gt;1. tekanan vena jugularis tinggi&lt;br /&gt;2. terdengar suara gallop&lt;br /&gt;3. hipertensi, edema perifer, pembengkakan hati, ronki di paru&lt;br /&gt;  Pada pemeriksaan fisis perlu di lakukan palpasi, perkusidaerah suprasifisis mencari adanya pembesaran kandung kemih, yang kemudian konfirmasi dengan pemasangan kateter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Analisis Urin&lt;br /&gt; Berat jenis urin yang tinggi lebih dari 1.020 menunjukkan prarenal, GN akut awal, sindrom hepatorenal, dan keadaan lain yang menurunkan perfusi ginjal. Berat jenis isosmolal (1.010) terdapat pada NTA,  pascarenal dan penyakit intertisial (tubulointertisial). Pada keadaan ini BJ urin dapat meningkat kalaudalam urin terdapat banyak protein, glukosa, manitol, atau kontras radiologik.&lt;br /&gt; Gambaran yangkhas pada NTA adalah urin yang berwarna kecoklatan dengan silinder mengandung sel tubulus, dan silinder yang besar (coarsely granulat broad casts).&lt;br /&gt; Adanya kristal urat pada GGA menunjukkan adanya nefropati asam urat yang sering di dapat pada sindrom lisis tumor setelah pengobatan leukimia, limfoma. Kristal oksalat terlihat pada GGA akibat etilen glikol yang umumnya di akibatkan percobaan bunuh diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penentuan Indikator Urin&lt;br /&gt; Pada GGA prarenal aliran urin lambat sehingga lebih banyak ureum yang di absorpsihal ini menyebabkan perbandingan ureum/kretinin dalam darah meningkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Pemeriksaan Pencitraan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; Pada GGA pemeriksaan USG menjadi pilihan utama untuk memperlihatkan anatomiginjal, dapat di peroleh informasi mengenai besar ginjal, ada tau tidaknya batu ginjal dan ada atau tidaknya hidronefrosis. Pemeriksaan USG juga dapat menentukan apakah gangguan fungi ginjal ini sudah terjadi lama (GGK), yaitu apabila di temukan gambaran ginjal yang sudah kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Pemeriksaan Biopsi Ginjal dan Serologi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; Indikasi yang memerlukan biopsi adalah apabila penyebab GGA tak jelas atau berlangsung lama, atau terdapat tanda glomerulonefrosis atau nefritis intertisisl.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;PENGELOLAAN GGA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; Prinsip pengelolaannya di mulai dengan mengidentifikasi pasien yang berisiko GGA (sebagai tindak pencegahan), mengatasi penyakit penyebab GGA, mempertahankan hemoestatis; mempertahankan euvolemia, keseimbangan cairandan elektrolit, mencegah komplikasimetabolik seperti hiperkalemia, asidosis, hiperfosfatemia, mengevaluasi status nutrisi, kemudian mencegah infeksi dan selalu mengevaluasi obat –obat yang di pakai. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Pengelolaan medis GGA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; Pada GGA terdapat 2 masalah yang sering di dapatkan yang mengancam jiwa yaitu edema paru dan hiperkalemia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Edema paru&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; Keadaan ini terjadi akibat ginjal tak dapat mensekresi urin, garam dalam jumlah yang cukup. Posisi pasien setengah duduk agar cairan dalam paru dapat didistribusi ke vaskular sistemik, di pasang oksigen, dan di berikan diuretik kuat (furosemid inj.).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Hiperkalemia &lt;/span&gt;&lt;br /&gt; Mula-mula di berikan kalsium intravena (Ca glukonat) 10% sebanyak 10 ml yang dapat di ulangi sampai terjadi perubahan gelombang T. Belum jelas cara kerjanya, kadar kalium tak berubah, kerja obat ini pada jatung berfungsi untuk menstabilkan membran. Pengaruh obat ini hanya sekitar 20-60 menit. &lt;br /&gt; Pemberian infus glukosa dan insulin (50 ml glukosa 50% dengan 10 U insulin kerja cepat) selama 15 menit dapat menurunkan kalium 1-2mEq/L dalam waktu 30-60 menit. Insulin bekerja dengan menstimulasi pompa N-K-ATPase pada otot skelet dan jantung, hati dan lemak, memasukkan kalium kedalam sel. Glukosa di tambahkan guna mencegah hipoglikemia.&lt;br /&gt; Obat golongan agonis beta seperti salbutamol intravena (0,5mg dalam 15 menit) atau inhalasi nebuliser (10 atau 20mg) dapat menurunkan 1mEq/L. Obat ini bekerja dengan mengaktivasi pompa Na-K-ATPase. Pemberian sodium bikarbonat walaupun dapat menurukan kalium tidak begitu di anjurkan oleh karena menambah jumlah natrium, dapat menimbulkan iritasi, menurunkan kadar kalsium sehingga dapat memicu kejang. Tetapi bermanfaatapbila ada asidosis atau hipotensi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Pemberian diuretik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; Pada GGA sering di berikan diuretik golongan loop yang sering bermanfaat pada keadaan tertentu. Pemberian diuretik furosemid mencegah reabsorpsi Na sehingga mengurangi metabolisme sel tubulus, selain itu juga di harapkan aliran urin dapat membersihkan endapan, silinder sehingga menghasilkan obstruksi, selain itu furosemid dapat mengurangi masa oliguri.&lt;br /&gt; Dosis yang di berikan amat bervariasi di mulai dengan dosis konvensional 40 mg intravena, kemudian apabila tidak ada respons kenaikan bertahap dengan dosis tinggi 200 mg setiap jam, selanjutnya infus 10-40 mg/jam. Pada tahap lebih lanjut apabila belum ada respons dapat di berikan furosemid dalam albumin yang di berikan secara intravena selama 30 menit dengan dosis yang sama atau bersama dengan HCT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Nutrisi &lt;/span&gt;&lt;br /&gt; Pada GGA kebutuhan nutrisi di sesuaikan dengan keadaan proses kataboliknya.&lt;br /&gt; GGA menyebabkan abnormalitas metabolisme yag amat kompleks, tidak hanya mengatur air, asam-basa, elektrolit, tetapi juga asam amino/protein, karbohidrat, dan lemak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Dialisis atau Pengobatan Pengganti Ginjal&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; Indikasi yang mutlak untuk dialisis adalah terdapatnya sindrom uremia dan terdapatnya kegawatan yang mengancam jiwa yaitu hipervolemia (edema paru), hiperkalemia, atau asidosis berat yang resisten terhadap pengobatan konservatif.&lt;br /&gt; Pengobatan pengganti ginjal secara kontinyu dengan CAVH (continous arterivenous hemofiltration) yang tidak memerlukan mesin pompa sederhana. CAVH dan CVVH berdasarkan prinsip pengeluaran cairan bersama solutnya melalui membran semipermeabel atau hemofilter oleh karena perbedaan tekanan (convective clearance).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3829887201707294304-8198075837502363759?l=drlizakedokteran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/8198075837502363759'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/8198075837502363759'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drlizakedokteran.blogspot.com/2007/12/gagal-ginjal-akut.html' title='GAGAL GINJAL AKUT'/><author><name>dr.  Hj.  Liza 4121969</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04865769703659526517</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/Sg-63miWKjI/AAAAAAAAA7I/TaDsOAHogF0/S220/liza+rafi+4ever.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/R3oHaWX6JOI/AAAAAAAAANo/RK5rjd6Bp5I/s72-c/hadist+5.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3829887201707294304.post-8231814904297512937</id><published>2007-12-30T09:02:00.000-08:00</published><updated>2008-01-01T01:28:48.852-08:00</updated><title type='text'>GANGGUAN HIPOTALAMUS</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/R3oHxGX6JPI/AAAAAAAAANw/UpcvwYNMMhg/s1600-h/hadist+10.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/R3oHxGX6JPI/AAAAAAAAANw/UpcvwYNMMhg/s320/hadist+10.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5150437663957460210" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;GANGGUAN HIPOTALAMUS •&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;SINDROM HIPOPITUITARI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panhipopituitarisme&lt;br /&gt;• Etiologi :&lt;br /&gt;Primer : pembedahan, radiasi, tumor (primer atau metastasis), infeksi, infiltrasi (sarkoidosis, hemokromatosis, autoimun, iskemia (termasuk sindrom Sheehan), aneurisma karotis, trombosis sinus kavemosus, trauma.&lt;br /&gt;Sekunder (disfungsi hipotalamus atau gangguan pada tangkai hipotalamus) : tumor (termasuk kraniofaringioma), infeksi, infiltrasi, radiasi, pembedahan, trauma.&lt;br /&gt;• Manifestasi klinis :&lt;br /&gt;Kelemahan, mudah merasa fatigue, disfungsi seksual, kerontokan rambut ketiak dan pubis, hipotensi, ± perubahan lapangan pandang dan sakit kepala (apabila disebabkan oleh tumor pituitari non fungsional yang besar).&lt;br /&gt;• Pemeriksaan diagnostik :&lt;br /&gt;Hormon kelenjar target rendag + hormon tropik normal atau rendah&lt;br /&gt;↓ ACTH : insufisiensi adrenal (lihat *Gangguan Adrenal*)&lt;br /&gt;↓ TSH : hipotiroidisme sentralis (lihat *Gangguan tiroid*)&lt;br /&gt;↓ PRL : tidak mampu menyusui&lt;br /&gt;(cat : dengan hipopituitarisme hipotalamik  ↓ faktor penghambat prolaktin (dopamin)  PRL)&lt;br /&gt;↓ GH :  risiko osteoporosis, kardiomiopati; didiagnosis dengan kegagalan GH dengan rangsangan yang sesuai (cont : hipoglikemia)&lt;br /&gt;↓ FSH &amp; LH&lt;br /&gt;• Manifestasi klinis : ↓ libido, impotensi, amenore, oligomenore, infertilitas&lt;br /&gt;• Pemeriksaan fisik : kerontokan rambut ketiak, pubis dan tubuh.&lt;br /&gt;• Pemeriksaan diagnostik : ↓ testosteron atau estradiol&lt;br /&gt;• Penatalaksanaan : pergantian testosteron atau estrogen vs. koreksi penyebab yang mendasarinya.&lt;br /&gt;↓ ADH (penyakit pada hipotalamus atau tangkai hipotalamus) : diabetes insipidus.&lt;br /&gt;• Manifestasi klinis : poliuria berat, hipernatremia ringan (kecuali ↓ akses terhadap H2O  hipernatremia berat)&lt;br /&gt;• Pemeriksaan diagnostik : lihat *Gangguan Homeostatis Natrium*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;SINDROM HIPERPITUITARI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tumor Pituitari&lt;br /&gt;• Patofisiologi :&lt;br /&gt;Adenoma  kelebihan 1 (atau lebih) hormon trofik (apabila tumor bersifat fungsional, namun 30-40 %-nya bukan) dan berpotensi terjadi defisiensi pada hormon-hormon trofik lainnya karena kompresi oleh makroadenoma.&lt;br /&gt;• Manifestasi klinis :&lt;br /&gt;Sindrom karena sekresi hormon yang berlebihan (lihat di bawah)&lt;br /&gt;Konsekuensi anatomik : sakit kepala, perubahan penglihatan, diplopia, neuropati kranialis.&lt;br /&gt;• Pemeriksaan lanjut :&lt;br /&gt;MRI, kadar hormon&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyakit Cushing (ACTH; 10-15 % adenoma; lihat *Gangguan Adrenal*)&lt;br /&gt;Hipertirodisme sentralis ( TSH; sangat jarang, lihat *Gangguan Tiroid)&lt;br /&gt;Hiperprolaktinemia ( PRL; 50 % adenoma)&lt;br /&gt;• Fisiologi : PRL menginduksi laktasi dan menghambat GnRH  ↓ FSH &amp; LH&lt;br /&gt;• Manifestasi klinis : amenore, galaktore, infertilitas, ↓ libido, impotensi.&lt;br /&gt;• Pemeriksaan diagnostik : ↑ PRL (pada kehamilan, hipotiroidisme, antipsikotik, gagal ginjal, dan sirosis);&lt;br /&gt;MRI untuk mengevaluasi tumor.&lt;br /&gt;• Penatalaksanaan : (apabila simtomatik atau makroadenoma)&lt;br /&gt;Medis : bromokriptin (angka keberhasilan 70-100 %), kabergolin (ditoleransi lebih baik).&lt;br /&gt;Bedah : pembedahan transfenoidal (apabila perkembangan tumor cepat atau terapi medis gagal)&lt;br /&gt;Radiasi : apabila baik terapi medis maupun bedah telah gagal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akromegali (↑ GH; 10% adenoma)&lt;br /&gt;• Fisiologi : merangsang sekresi faktor pertumbuhan serupa-insulin 1 (IGF-1)&lt;br /&gt;• Manifestasi klinis : ↑ jaringan lunak, artralgia, pembesaran mandibula, sakit kepala, carpal tunnel syndrome, makroglosia, suara parau, amenore, impotensi, diabetes melitus, kardiomiopati, polip pada kolon.&lt;br /&gt;• Pemeriksaan diagnostik : pemeriksaan kadar GH secara acak tidak berguna karena bersifat pulsatif ↑ somatomedin C (IGF-1); ± ↑ PRL, uji toleransi glukosa oral GH tidak tersupresi.&lt;br /&gt;MRI untuk mengevaluasi tumor.&lt;br /&gt;• Penatalaksanaan : pembedahan, oktreotid (sediaan kerja singkat dan lama), agonis dopamin, radiasi.&lt;br /&gt;• Prognosis : ↑ mortalitas tanpa pengobatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;HIPOTIROIDISME&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Etiologi&lt;br /&gt;• Primer&lt;br /&gt;Goiter : Tiroiditis Hashimoto, fase penyembuhan setelah tiroiditis, defisiensi yodium&lt;br /&gt;Non-goiter : destruksi pembedahan, kondisi setelah pemberian yodium radioaktif atau radiasi eksternal, agenesis, amiodaron&lt;br /&gt;• Sekunder : kegagalan hipotalamus (↓ TRH, TSH yang berubah-ubah, ↓ T4 bebas) atau kegagalan pituitari (↓ TSH, ↓ T4 bebas)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiroiditis Hashimoto&lt;br /&gt;• Destruksi autoimun dengan infiltrasi limfositik yang tidak sempurna&lt;br /&gt;• Biasanya terlihat pada perempuan, usia 20-60 tahun. Mungkin merupakan bagian dari sindrom autoimun poliglandular tipe II (hipotiroidisme, penyakit Addison, diabetes melitus); juga mungkin dihubungkan dengan ↑ insiden sindrom Sjögren, anemia pernisiosa, dan sirosis biliaris primer.&lt;br /&gt;• Antibodi anti-tiroglobulin dan anti-mikrosom &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manifestasi Klinis&lt;br /&gt;• Dini : kelemahan, fatigue, artralgia, mialgia, sakit kepala, depresi, intoleransi dingin, berat badan bertambah, konstipasi, menoragi, kulit kering, rambut kasar yang rapuh, kuku rapuh, carpal tunnel syndrome, hiporefleksi (delayed DTRs, refleks “hung up”), hipertensi diastolik&lt;br /&gt;• Lambat : bicara lambat, parau, hilangnya 1/3 luar alis mata, miksedema (edema non-pitting), edema periorbital, bradikardi, efusi pada pleura, perikardium atau ruang peritoneal&lt;br /&gt;• Koma miksedema : hipotermi, hipotensi, hipoventilasi&lt;br /&gt;Pemeriksaan diagnostik&lt;br /&gt;•  Indeks tiroksin bebas (&amp; FT4); ↑ TSH pada hipotirodisme primer, antibodi antitiroid pada tiroiditis Hashimoto &lt;br /&gt;• Hiponatremia, hipoglikemia, anemia; ↑ kolesterol, uji fungsi hepar, dan CPK&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penatalaksanaan&lt;br /&gt;• Penggantian levotiroksin (1,5-1,7 g/kg/hari), periksa kembali TSH tiap 4-6 minggu sampai pasien eutiroid&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;HIPERTIROIDISME&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Etiologi&lt;br /&gt;• Penyakit Graves&lt;br /&gt;• Tiroiditis : subakut (granulomatosa atau de Quervain, nyeri), kronis (tanpa nyeri), atau pasca melahirkan&lt;br /&gt;Tirotoksikosis sementara (bocornya hormon dari kelenjar)  hipotiroidisme sementara  normal&lt;br /&gt;• Adenoma Toksik (goiter soliter atau multinodular) atau, lebih jarang, karsinoma tiroid fungsional &lt;br /&gt;• Tumor yang mensekresi TSH dari pituitari (sangat jarang)&lt;br /&gt;• Lain-lain : amiodaron, penyakit yang terinduksi yodium (penyakit Jodbasedaw, terlihat adanya jaringan lunak tiroid otonom + asupan yodium), tirotoksikosis factitia, struma ovarii (3 % tumor dermoid ovarium dan teratoma)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Penyakit Graves&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;• Biasanya terlihat pada perempuan, usia 20-40 tahun&lt;br /&gt;• Manifestasi klinis sebagai tambahan seperti pada hipertiroidisme, difus, goiter yang tidak nyeri&lt;br /&gt;Oftalmopati (muncul pada 20-40 % dan lebih dari 90 % jika diperiksa); lambatnya kelopak mata menutup (lid lag), retraksi kelopak mata, proptosis, konjungtivitis, kelemahan otot ekstraokular&lt;br /&gt;Miksedema pretibial (3 %) : dermopati infiltratif&lt;br /&gt;‘bruit’ tiroid&lt;br /&gt;• Antibodi tiroid  : TSI ( pada 80 %), anti-mikrosomal, anti-tiroglobulin, ANA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manifestasi Klinis&lt;br /&gt;• Gelisah, intoleransi panas, penurunan berat badan, ↑ frekuensi gerakan usus, ↑ keringat, palpitasi, ↑ HR, fibrilasi atrium, iregularitas menstruasi, kulit hangat lembab, rambut halus, hiper-refleksi, osteoporosis&lt;br /&gt;• Subklinis ( TSH, FT3 dan FT4 normal) : ↑ risiko fibrilasi atrium dan osteoporosis&lt;br /&gt;• Hipertiroidisme apetetik : terlihat pada usia lanjut yang dapat menunjukkan gejala letargi&lt;br /&gt;• Thyroid strom (terlihat pada stres atau pembedahan tiroid) : delirium, takikardi, demam, hipotensi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laboratorium&lt;br /&gt;• ↑ Indeks tiroksin bebas (&amp; FT4) dan FT3;  TSH (kecuali pada tumor yang mensekresi TSH)&lt;br /&gt;• RAIU&lt;br /&gt;Peningkatan homogen = penyakit Graves&lt;br /&gt;Peningkatan heterogen = goiter multinodular&lt;br /&gt;Nodul panas soliter = adenoma toksik&lt;br /&gt;Tanpa ambilan (uptake) = tiroiditis, tiroksikosis factitia, pembebanan yodium&lt;br /&gt;• Jarang memerlukan pemeriksaan untuk auto-antibodi&lt;br /&gt;• Hiperkalsemia, fosfatase alkalin ↑, anemia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penatalaksanaan&lt;br /&gt;• Penyekat- untuk mengendalikan gejala, terlepas dari etiologinya&lt;br /&gt;• Penyakit Graves&lt;br /&gt;PTU atau metomazol : 50 % kemungkinan rekurensi setelah 1 tahun; agranulositosis jarang namun berat&lt;br /&gt;Radioactive iodine (RAI) : hipotiroidisme yang pada akhirnya berkembang pada &gt; 75 % dari pasien yang diobati&lt;br /&gt;• Adenoma toksik atau goiter multinodular toksik : RAI atau pembedahan (± PTU atau metimazol)&lt;br /&gt;• Tyroid strom : penyekat-, yodium, obat-obatan antitiroid, ipodat, steroid&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;SICK EUTHYROID SYNDROME&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Abnormalitas pada hormon tiroid karena penyakit non-tiroid&lt;br /&gt;• Sakit sedang : inhibisi deiododinasi perifer T3, ↑ rT3&lt;br /&gt;• Sakit berat :  TBG T4, FT4 normal&lt;br /&gt;• Sakit kritis : penghambat T4  pemindahan dan ↑ degradasi T4 ,FT4 tetapi juga  TSH (= hipotiroid hipotalamik)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;● &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;GANGGUAN ADRENAL &lt;/span&gt;●&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Definisi&lt;br /&gt;• Sindrom Cushing = kelebihan kortisol&lt;br /&gt;• Penyakit Cushing = Sindrom Cushing sekunder karena hipersekresi ACTH dari pituitari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Etiologi&lt;br /&gt;• Penyakit Cushing (70-80 %) : adenoma pituitari atau hiperplasia pituitari&lt;br /&gt;• Tumor adrenal (15 %) : adenoma atau karsinoma&lt;br /&gt;• ACTH ektopik (5 %) : karsinoma paru sel small, karsinoid, tumor sel langerhans, karsinoma tiroid medularis, feokromositoma&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manifestasi Klinis&lt;br /&gt;• Intoleransi glukosa atau diabetes melitus&lt;br /&gt;• Obesitas sentral, berpunuk seperti kerbau (buffalo hump), moon facies, pengecilan ekstremitas, kelemahan, mudah fatigue, mudah memar, strie ungu, hiperpigmentasi (jika ↑ ACTH), penyembuhan luka yang buruk, psikosis, infeksi&lt;br /&gt;• Hipertensi&lt;br /&gt;• Osteoporosis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penatalaksanaan &lt;br /&gt;• Reseksi pembedahan adenoma pituitari atau tumor adrenal atau tumor yang menyekresi ACTH ektopik&lt;br /&gt;Apabila pembedahan transfenoidal tidak berhasil, pertimbangkan iradiasi pituitari atau adrenalektomi bilateral&lt;br /&gt;• Terapi pengganti glukokortikoid selama 6-36 bulan setelah pembedahan&lt;br /&gt;• Ketokonazol atau penghambat metirapon terhadap produksi kortisol apabila pembedahan gagal atau dikontraindikasikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;HIPERALDOSTERONISME&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Etiologi&lt;br /&gt;• Primer : ↑ aldosteron karena hiperplasia adrenal, adenoma (sindrom Conn), atau karsinoma&lt;br /&gt;• Sekunder : stimulasi ekstra-adrenal dari aldosteron (cont :  perfusi ginjal, tumor penyekresi renin)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manifestasi Klinis&lt;br /&gt;• Hipertensi diastolik ringan hingga sedang, sakit kepala, kelemahan otot, poliuria, polidipsia&lt;br /&gt;• Tanpa edema perifer karena fenomena ‘meloloskan diri’ dari retensi Na&lt;br /&gt;• Hipokalemia, hipernatremia, alkalosis metabolik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penatalaksanaan &lt;br /&gt;• Adenoma atau karsinoma  pembedahan&lt;br /&gt;• Hiperplasia  spironolakton&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;INSUFISIENSI ADRENAL&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Etiologi&lt;br /&gt;• Primer = penyakit adenokortikal = Penyakit Addison&lt;br /&gt;Autoimun (paling sering pada negara industri)&lt;br /&gt;Terisolasi&lt;br /&gt;Sindrom autoimun poliglandular&lt;br /&gt;PGA I = kandidiasis mukokutaneus kronis + hipoparatiroidisme + penyakit Addison&lt;br /&gt;PGA II = penyakit Addison + penyakit tiroid + IDDM&lt;br /&gt;Infeksi (penyebab paling sering di seluruh dunia); tuberkulosis, CMV, histoplasmosis&lt;br /&gt;Perdarahan, trombosis, dan trauma&lt;br /&gt;Penyakit metastatik (90 % adrenal harus dihancurkan agar terjadi insufisiensi)&lt;br /&gt;Penyakit deposit : hemokromatosis, amiloid, sarkoid&lt;br /&gt;Obat : ketokonazol, rifampin, antikonvulsan&lt;br /&gt;• Sekunder = kegagalan pituitari menyekresi ACTH (sekresi aldosteron intak karena dikendalikan oleh sumbu renin-angiotensin)&lt;br /&gt;Adanya penyebab hipopituitarisme primer atau sekunder (lihat *Gangguan Pituitari*)&lt;br /&gt;Terapi glukokortikoid (terjadi setelah  2 minggu dosis supresif; memerlukan     8-12 minggu untuk memperbaiki fungsi)&lt;br /&gt;Megestrol &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manifestasi Klinis (N Engl J Med 335 : 1206, 1996)&lt;br /&gt;• Primer atau sekunder : kelemahan dan mudah fatigue (99 %), hipotensi ortostatik (90 %), mual (86 %), muntah (75 %), hiponatremia (88 %), hipoglikemia, eosinofilia, limfositosis, ± neutropenia&lt;br /&gt;• Hanya primer (tanda dan gejala tambahan karena kekurangan aldosteron dan ↑ ACTH) : hipotensi, ortostatik yang bermakna (karena deplesi cairan), hiperpigmentasi (terlihat pada lipatan tubuh, daerah yang tertekan, puting susu), hiperkalemia&lt;br /&gt;• Hanya sekunder : manifestasi lain dari hipopituitarisme (lihat bab Pituitari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemeriksaan diagnostik&lt;br /&gt;• Uji stimulasi dosis tinggi (250 g) kortikotropin : normal = sebelum atau 60’ setelah kortisol  18 g/dL&lt;br /&gt;Abnormal pada primer karena kelenjar adrenal terganggu dan tidak mampu memberikan output yang adekuat&lt;br /&gt;Abnormal pada sekunder kronis karena adrenal yang atrofi dan tidak mampu berespons&lt;br /&gt;• Uji stimulasi dosis rendah (1 g) kortikotropin : dapat mendeteksi insufisiensi adrenal sekunder yang ringan&lt;br /&gt;• Uji diagnostik lainnya : hipoglikemia terinduksi insulin; gagal untuk ↑ 11 – deoksikortisol setelah metirapon&lt;br /&gt;• Abnormalitas laboratorium lainnya : hipoglikemia, eosinofilia, limfositosis ± neutropenia&lt;br /&gt;• ACTH : ↑ pada primer, ↓ pada sekunder&lt;br /&gt;• Pencitraan :&lt;br /&gt;CT : adrenal kecil, tak berkalsifikasi pada autoimun, pembesaran pada penyakit metastatik, perdarahan, infeksi atau deposit (walaupun mungkin tampaknya normal)&lt;br /&gt;MRI  : untuk mendeteksi abnormalitas pituitari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penatalaksanaan&lt;br /&gt;• Insufisiensi adrenal akut&lt;br /&gt;Hidrokortison 100 mg IV setiap 8 jam&lt;br /&gt;Resusitasi cairan dengan larutan salin normal&lt;br /&gt;• Kronis&lt;br /&gt;Hidrokortison : biasanya 20-30 mg PO empat kali sehari (2/3 pada pagi hari, 1/3 pada malam hari) atau prednison 5-7,5 mg PO empat kali sehari&lt;br /&gt;Fludrokortison (tidak perlu pada insufisiensi adrenal sekunder) : 50-100 g PO empat kali sehari pada pagi hari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;FEOKROMOSITOMA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manifestasi Klinis (SP)&lt;br /&gt;• Pressure (hipertensi)&lt;br /&gt;• Pain (sakit kepala, nyeri dada)&lt;br /&gt;• Palpitations&lt;br /&gt;• Perspiration&lt;br /&gt;• Pallor&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemeriksaan Diagnostik &lt;br /&gt;• Urine 24 jam untuk memeriksa katekolamin, VMA, metanefrin&lt;br /&gt;( palsu pada penyakit berat, gagal ginjal, labetalol, obat kontrasepsi oral yang mengandung simpatomimetik)&lt;br /&gt;• Uji klonidin (gagal untuk menekan katekolamin)&lt;br /&gt;• CT atau MRI adrenal; MIBG scan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penatalaksanaan&lt;br /&gt;• Penyekat- golongan pertama ± penyekat-  pembedahan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;INSIDENTALOMA ADRENAL&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Epidemiologi&lt;br /&gt;• Pada dua persen pasien yang menjalani CT scan dapat ditemukan massa di adrenal secara kebetulan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diagnosis Banding&lt;br /&gt;• Adenoma korteks adrenal, hiperplasia, atau karsinoma&lt;br /&gt;• Tumor medula adrenal (seperti : feokromositoma, ganglioneuroma, dll)&lt;br /&gt;• Massa adrenal lainnya : kista, abses, granuloma, perdarahan, lipoma, mielolipoma&lt;br /&gt;• Metastasis : dari payudara, paru, ginjal, melanoma&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah kerja (N Engl J Med 323 : 1401, 1990)&lt;br /&gt;• Menyingkirkan sindrom Cushing secara klinis (tidak ada hipertensi atau obesitas memiliki nilai prediksi negatif 99 %) dan/atau dengan uji supresi deksametason (walaupun hanya memiliki nilai prediksi positif kira-kira 3 % pada keadaan insidentaloma adrenal)&lt;br /&gt;• Menyingkirkan feokromositoma dengan pemeriksaan hormon : tidak adanya hipertensi dan gejala klasik memiliki nilai prediksi negatif 99 %, namun morbiditas yang dihubungkan dengan feokromositoma yang tak diobati menyebabkan penyingkiran hormonal melalui pemeriksaan kadar katekolamin di dalam urine harus dilakukan dengan hati-hati (nilai prediksi positif kira-kira 51%) &lt;br /&gt;• Menyingkirkan karsinoma metastatik dan infeksi melalui anamnesis&lt;br /&gt;• Karakteristik CT scan dan MRI akan menunjukkan adenoma vs. karsinoma&lt;br /&gt;• Apabila ukuran &lt; 4 cm, ukuran stabil, pencitraan tidak menunjukkan keganasan  kemungkinan adenoma, sehingga dapat diikuti dengan pemeriksaan scan berkala&lt;br /&gt;• Apabila ukuran &gt; 4 cm, ↑ ukuran, riwayat keganasan, pencitraan menunjukkan keganasan  reseksi setelah menyingkirkan kemungkinan sindrom Cushing dan feokromositoma&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3829887201707294304-8231814904297512937?l=drlizakedokteran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/8231814904297512937'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/8231814904297512937'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drlizakedokteran.blogspot.com/2007/12/gangguan-hipotalamus.html' title='GANGGUAN HIPOTALAMUS'/><author><name>dr.  Hj.  Liza 4121969</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04865769703659526517</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/Sg-63miWKjI/AAAAAAAAA7I/TaDsOAHogF0/S220/liza+rafi+4ever.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/R3oHxGX6JPI/AAAAAAAAANw/UpcvwYNMMhg/s72-c/hadist+10.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3829887201707294304.post-7859866567799000870</id><published>2007-12-30T09:00:00.000-08:00</published><updated>2007-12-30T09:01:28.158-08:00</updated><title type='text'>PENDEKATAN KLINIS PASIEN PENYAKIT GINJAL</title><content type='html'>PENDEKATAN KLINIS PASIEN&lt;br /&gt;DENGAN PENYAKIT GINJAL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENDAHULUAN&lt;br /&gt; Langkah awal pendekatan diagnostik penyakit ginjal di mulai dengan menggolongkan gejala dan tanda atau kelainan pasien ke dalam salah satu atau lebih sindrom tertentu (lihat tabel 1).pada pemeriksaan selanjutnya di usahakan mencari etiologi sindrom tersebut, serta mencari fakta-fakta lain.&lt;br /&gt;Tabel 1. sindrom klinis pada penyakit ginjal&lt;br /&gt;1 sindrom urin asimtomatik&lt;br /&gt;2 sindrom nefrotik&lt;br /&gt;3 sindrom nefrotik akut&lt;br /&gt;4 kelainan glomerulo-vaskular&lt;br /&gt;5 hipertensi&lt;br /&gt;6 gagal ginjal akut&lt;br /&gt;7 gagal ginjal kronik&lt;br /&gt;8 batu ginjal / saluran kemih&lt;br /&gt;9 infeksi saluran kemih&lt;br /&gt;10 kelainan tubula-interestisial&lt;br /&gt;11 kelainan elektrolit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ANAMNESIS&lt;br /&gt;Keluhan Utama dan Riwayat Penyakit Sekarang&lt;br /&gt; Keluhan kencing seperti nyeri pada saat kencing (dysuria), rasa ingin kencing (urgency), sebentar-sebentar kencing (frequency), dan rasa nyeri pada daerah suprasimpilis umumnya timbul karena iritasi mukosa kandung kencing atau uretra, yang sering di akibatkan oleh infeksi kandung kemih. &lt;br /&gt;Edema&lt;br /&gt; Edema dapat terjadi pada gagal ginjal oleh karena ginjal tidak cukup memproduksi urin, seperti pada penurunan fungsi ginjal, pada keadaan kehilangan albumin yang banyak (sindrom nefrotik), retensi garam dan air oleh karena asupan garam yang berlebihan, pemakaian obat diuretik, dan lain-lain. Perlu di ingat bahwa tidak semua penyebab terjadinya edema dapat di ketahui.&lt;br /&gt;Nyeri&lt;br /&gt; Rasa nyeri dapat di timbulkan akibat kelinan sepanjang saluran kencing dari ginjal sampai uretra. &lt;br /&gt; Nyeri yang berasal dari ginjal dapat berupa rasa pegal atau nyeri di belakang (pinggang) atau di depan ginjal (perut), yang di akibatkan peregangan kapsul dan jaringan perinefrik. Hal ini dapat terjadi pada insfeksi akut, obstruksi, batu ginjal, trombosis,vena dan emboli, yang semuanya juga dapat tak bergejala.&lt;br /&gt; Nyri juga dapat berupa kolik uretra, umumnya di sebabkan batu ginjal, tetapi dapat di akibatkan pula oleh bekuan darah, pus, obstruksi parsial, atau nekrosis papila.&lt;br /&gt;Penurunan fungsi ginjal &lt;br /&gt; Pada gagal ginjal akut (GGA) pra renal di dapatkan riwayat kehilangan cairan, penurunan tekanan darah, perdarahan, trauma luas dan lain-lain. Pada GGA obstruktif / pasca renal terdapat riwayat penurunan produksu urin, nyeri kolik, batu ginjal, keganasan urogenital dan lain-lain. Pada GGA renal atau parenkimal di dapat riwayat pemakaian obat,obat yang nefrotoksik, jamu tradisional, atau zat kimia (nefrotoksin), atau penyakit imunologis / glomerulonefritis.&lt;br /&gt; Pada gagal ginjal kronik, sering di temukan polakisuria (sering kencing). Atau oliguria.&lt;br /&gt;Hematuria&lt;br /&gt; Sindrom glomerulo-vaskular (glomerulonefritis atau vaskulitis); urin bewarna merah / darah, jumlah kencing berkurang, dengan (pada SNA) atau tanpa gejala hipertensi (pada GN).urin pada kelainan ini berwarna merah muda sampai coklat tua sedangakan perdarahan pada awal atau akhir kencing menunjukkan kelainan yang berasal dari uretra atau kandung kencing.&lt;br /&gt; Hematuria yang di sertai dengan infeksi tenggorokkan atau kulit kemungkinan di sebabkan glomerulonefritis pasca streptokok, apabila infeksi telah terjadi 2-4 miggu sebelumnya.sedangkan apabila timbulnya pada waktu yang bersamaan hal ini mungkin di sebabkan nefropati IgA.&lt;br /&gt;Penyakit yang Pernah di Derita&lt;br /&gt; Penyakit masa lampau sangat penting di tanyakan, seperti infeksi kulit, alergi, feringitis/tonsilitis, (penyebab glomerulonefritis). Penyakit sistemik seperti gout, lupus, diabetes melitus, hipertesi, untuk mencari penyebab/etiologi penurunan fungsi ginjal, atau gagal ginjal kronik.perlu di tanyakan juga riwayat kehamilan, adanya hipertensi pada kehamilan, abortus (sindrom fosfolipid, LES,gagal ginjal)atau tindakan operasi atau riwayat pemasangan kateter (pada infeksi berulang)&lt;br /&gt;Riwayat Penyakit dalam Keluarga&lt;br /&gt; Riwayat penting dalam keluarga seperti hipertensi, batu ginjal, penyakit ginjal polikistik,  diabetes melitus, gout, keganasan, gagal ginjal, lupus dan lain-lai perlu di perhatikan untuk mencari etiologi penyakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PEMERIKSAAN JASMANI&lt;br /&gt; Pemeriksaan jasmani harus di lakukan secara menyeluruh sesuai dengan cara-cara pemeriksaan di bidang penyakit dalam pada umumnya.&lt;br /&gt; Pemeriksaan tekanan darah di lakukan pada posisi berbaring, duduk, dan berdiri. Selain itu juga di periksa pada kedua lengan dan tungkai (kanan dan kiri).&lt;br /&gt; Kelainan yang tampak di kulit seperti warna pucat (anemia), turgor yang mengurang (tanda dehidrasi), aekskresi keringat (berkurang pada gangguan ginjal kronik dengan gangguan saraf otonom), rash, bintik atau bercak-bercak/bintik perdarahan pada kulit (purpura/petekie), dan lain-lain.&lt;br /&gt; Pada pemeriksaan abdomen pelu di perhatikan adanya benjolan pada daerah abdomen (hidronefrosis, ginjal polikistik, tumor ginjal, atau retensio urin).pada pemeriksaan palpasi ginjal, sebaiknya di klakukan juga sewaktu pasien dalam keadaan berdiri, terutama pada pasien dengan keluhan sakit pinggang atau kolik atau nyeri pada bagian perut. Pemeriksaan ini di lakukan secara bimanual yaitu dengan meletakkan jari-jari tangan di bagian depan perut, pad posisi ginjal, sedangkan jari-jari tangan yang lain di letakkan di belakang badan.dengan menekan jari tangan di belakang badan berulang-ulang akan terasa pada jari-jari tangan yang lain sentuhan atau ballotement massa ginjal.&lt;br /&gt;` Nyeri ketok pada daerah kostovertebra di periksa dengan menekan atau mengetok (tidak perlu kuat) pada daerah sudut yang terbentuk oleh kosta terakhir dan vertebra.&lt;br /&gt; Bruit atau bising sistolik dan diastolik arteri renalis dapat terdengar pada daerah perut bagian depan (epigastrium) atau pada punggung apabila ada penyempitan arteri renalis.&lt;br /&gt; Pada pasien pria, selain pemeriksaan alat kelamin, di lakukan juga pemeriksaan colok dubur untuk menilai pembesaran prostat.&lt;br /&gt; Pemeriksaan neurologis penting pada pasien gagal ginjal kronik antara lain adanya paresis, polineuropati, dan neuropati autonom dengan segala akibatnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3829887201707294304-7859866567799000870?l=drlizakedokteran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/7859866567799000870'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/7859866567799000870'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drlizakedokteran.blogspot.com/2007/12/pendekatan-klinis-pasien-penyakit.html' title='PENDEKATAN KLINIS PASIEN PENYAKIT GINJAL'/><author><name>dr.  Hj.  Liza 4121969</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04865769703659526517</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/Sg-63miWKjI/AAAAAAAAA7I/TaDsOAHogF0/S220/liza+rafi+4ever.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3829887201707294304.post-7820296749259851265</id><published>2007-12-30T08:59:00.000-08:00</published><updated>2008-01-01T01:30:02.753-08:00</updated><title type='text'>DISPEPSIA FUNGSIONAL</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/R3oIDmX6JQI/AAAAAAAAAN4/_M6ZnhA2dHI/s1600-h/flower+drliza+NEW+YEAR.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/R3oIDmX6JQI/AAAAAAAAAN4/_M6ZnhA2dHI/s320/flower+drliza+NEW+YEAR.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5150437981785040130" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;DISPEPSIA FUNGSIONAL &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENDAHULUAN &lt;br /&gt;Dispepsia nonulkus diperkenalkan oleh Thompson (1984) untuk menggambarkan keadaan yang kronik berupa rasa tidak enak pada daerah epigastrium yang sering berhubungan dengan makanan, gejalanya seperti ulkus tapi pada pemeriksaan tidak ditemukan adanya ulkus. &lt;br /&gt;Lagarde dan Spiro (1984) menyebutnya sebagai dyspepsia fungsional untuk keluhan tidak enak pada perut bagian atas yang bersifat intermitten sedangkan pada pemeriksaan tidak didapatkan kelainan organic. &lt;br /&gt;Gejala yang dikeluhkan: rasa penuh pada ulu hati sesudah makan, kembung, sering bersendawa, cepat kenyang, anoreksia, nausea, vomitus, rasa terbakar pada daerah ulu hati, regurgitasi. &lt;br /&gt;Dispepsia fungsional ini umumnya bersifat kronik dan sering kambuh &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Patofisiologi &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Masih diperdebatkan, penyebabnya bersifat multifaktorial. Namun yang tidak dapat disangkal lagi bahwa factor psikis/ emosi memegang peran penting baik untuk timbulnya gangguan maupun pengaruh terhadap perjalanan penyakitnya. &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Peran factor psikososial pa&lt;/span&gt;da dyspepsia fungsional sangat penting karena dapat menyebabkan hal-hal di bawah ini: &lt;br /&gt;1. menimbulkan perubahan fisiologi saluran cerna&lt;br /&gt;2. perubahan penyesuaian terhadap gejala-gejala yang timbul &lt;br /&gt;3. mempengaruhi karakter dan perjalanan penyakit &lt;br /&gt;4. mempengaruhi prognosis &lt;br /&gt; Factor-faktor yang diduga menyebabkan sindrom dyspepsia ialah:&lt;br /&gt;1. peningkatan asam lambung &lt;br /&gt;2. dismotilitas lambung &lt;br /&gt;3. gastritis dan duodenitis kronik (peran Helicobacter pylori)&lt;br /&gt;4. stress psikososial &lt;br /&gt;5. factor lingkungan dan lain-lain (makanan, genetik)  &lt;br /&gt; Rangsangan psikis/ emosi sendiri secara fisiologis dapat mempengaruhi lambung dengan 2 cara, yaitu:&lt;br /&gt;1. Jalur neuron: rangsangan konflik emosi pada korteks serebri mempengaruhi kerja hipotalamus anterior dan selanjutnya ke nucleus vagus, nervus vagus dan selanjutnya ke lambung. &lt;br /&gt;2. Jalur neurohumoral: rangsangan pada korteks serebri → hipotalamus anterior → hipofisis anterior (mengeluarkan kortikotropin) → hormon → merangsang korteks adrenal (menghasilkan hormon adrenal) → merangsang produksi asam lambung     &lt;br /&gt;Faktor psikis dan emosi (seperti pada anksietas dan depresi) dapat mempengaruhi fungsi saluran cerna dan mengakibatkan perubahan sekresi asam lambung, mempengaruhi motilitas dan vaskularisasi mukosa lambung serta menurunkan ambang rangsang nyeri.Pasien dyspepsia umumnya menderita anksietas, depresi dan neurotik lebih jelas dibandingkan orang normal. &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Data-data hasil endoskopi: &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1. Fisher dkk: dari 3367 pasien dengan dyspepsia, 33,6 % hasil endoskopinya normal &lt;br /&gt;2. Djaya Pranata (1988): dari 351 pasien dyspepsia non ulkus, 162 pasien mengalami gastroduodenitis, 199 normal &lt;br /&gt;3. Harsal A (1991): dari 52 pasien dyspepsia non ulkus, 44% endoskopinya normal &lt;br /&gt;Dari data-data di atas jelas bahwa keluhan-keluhan saluran cerna bagian atas tidak selalu berdasarkan adanya kelainan organic, tapi mungkin saja karena factor psikososial (anksietas dan depresi).&lt;br /&gt;Hasil penelitian kejadian anksietas dan depresi pada pasien dyspepsia non ulkus:&lt;br /&gt;- Harsal A (1991) di RSCM: 80,7 % anksietas, 57,7 % anksietas – depresi pada pasien dyspepsia non ulkus.  &lt;br /&gt;- Rychter (1991): 60% anksietas &lt;br /&gt;- Rose (1986): 50% depresi &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;PENGOBATAN &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dilakukan melalui pendekatan psikosomatik yaitu dengan memperhatikan aspek-aspek fisis, psikososial dan lingkungan. &lt;br /&gt;erhadap keluhan-keluhan dyspepsia dapat dihentikan dengan:&lt;br /&gt;- pengobatan simtomatik seperti antasida, obat-obat antagonis H2 seperti simetidin, raditidin, farmotidin &lt;br /&gt;- obat-obat prokinetik seperti cisaprid maupun obat inhibitor pompa proton seperti omeprazol, lansoprazol, dan sebagainya.  &lt;br /&gt;Pengaturan diet, untuk menghindari makanan yang dapat mencetuskan gejala-gejalanya. &lt;br /&gt;Melakukan psikoterapi dengan beberapa edukasi dan saran agar dapat mengatasi atau menurunkan stress dan konflik psikososialnya. Pada keadaan yang jelas terdapat anksietas/ depresi, psikofarmaka perlu diberikan. Contoh obatnya: anksiolitik atau anti depresan yang sesuai.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3829887201707294304-7820296749259851265?l=drlizakedokteran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/7820296749259851265'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/7820296749259851265'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drlizakedokteran.blogspot.com/2007/12/dispepsia-fungsional.html' title='DISPEPSIA FUNGSIONAL'/><author><name>dr.  Hj.  Liza 4121969</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04865769703659526517</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/Sg-63miWKjI/AAAAAAAAA7I/TaDsOAHogF0/S220/liza+rafi+4ever.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/R3oIDmX6JQI/AAAAAAAAAN4/_M6ZnhA2dHI/s72-c/flower+drliza+NEW+YEAR.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3829887201707294304.post-1139059825356396560</id><published>2007-12-30T08:55:00.000-08:00</published><updated>2008-01-01T23:57:56.595-08:00</updated><title type='text'>NEFRITIS LUPUS</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/R3oIWmX6JRI/AAAAAAAAAOA/_P075gG15wQ/s1600-h/hadist8.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/R3oIWmX6JRI/AAAAAAAAAOA/_P075gG15wQ/s320/hadist8.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5150438308202554642" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;NEFRITIS LUPUS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nefritis lupus adalah komplikasi ginjal pada lupus eritomatosus sistemik (LES). Diagnosis klinis nefritis lupus di tegakkan bila pada LES terdapat tanda-tanda proteinuria dalam jumlah lebih atau sama dengan 1 gram/24 jam atau/dengan hematuria (&gt;8 eritrosit/LPB) atau/dengan penurunan fungsi ginjal sampai 30%. Sebanyak 60% pasien LES dewasa akan mengalami komplikasi ginjal yang nyata, walaupun pada fase awal LES, kelainan atau gangguan fungsi ginjal terdapat 25%-50% kasus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PATOGENESIS&lt;br /&gt; Patogenesis timbulnya LES di awali dengan adanya interaksi antara faktor predisposisi genetik dengan faktor lingkungan, faktor hormon seks dan faktor sistem neuroendokrin. Interaksi faktor-fktor ini akan mempengaruhi dan mengakibatkan terjadinya gangguan respons imun yang akhirnya menimbulkan peningkatan aktivitas sel-T dan sel-B. Hasil akhir tergangguanya respon imun ini adalah terjadinya peningkatan autobodi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;GEJALA KLINIS&lt;br /&gt; Lupus eritematosus sistemik adalah penyakit sistemik sehingga pada pasien nefritis lupus dapat di temukan dua manisfestasi ginjal dan manisfestasi luar ginjal. Manisfestasi ginjal dapat berupa proteinuria pada semua pasien, sindrom nefrotik pada 45-65% pasien, hematuria mikroskopik pada 80% pasien, gsngguan tubular 60-80% pasien, hipertensi pada 15-50% pasien, penurunan fungsi ginjal pada 40-80% pasien dan penurunan fungsi ginjal yang cepat pada 30% pasien.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tabel 1. Klasifikasi Nefritis Lupus Menurut WHO 1995&lt;br /&gt;I   glumeruli normal&lt;br /&gt;a. Normal dengan sesuai tekhnik pemeriksaan&lt;br /&gt;b. Normal dengan mikroskop cahaya, akan tetapi di temukan deposit dengan cara imunohistologi dan/atau dengan mikroskop elektron.&lt;br /&gt;II   perubahan pada mesangial&lt;br /&gt;a. Pelebaran mesangial dan atau dengan hiperselular ringan&lt;br /&gt;b. Proliferasi sel mesangial&lt;br /&gt;III  focal segmental glomerulonefritis (dengan perubahan ringa/sedang&lt;br /&gt;      mesangial, dan/atau deposit epimembran segmental)&lt;br /&gt;a. Lesi nefrotik aktif&lt;br /&gt;b. Lesi sklerotik aktif&lt;br /&gt;c. Lesi sklerotik&lt;br /&gt;IV  glomerulonefritis difus (deposit luas mesangial/mesangiokapiler dan&lt;br /&gt;      subendotel)&lt;br /&gt;a. Dengan lesi segmental&lt;br /&gt;b. Dengan lesi nefrotik aktif&lt;br /&gt;c. Dengan lesi sklerotik aktif&lt;br /&gt;d. Dengan lesi sklerotik&lt;br /&gt;V   glomerulonefritis membranosa difus&lt;br /&gt;a. Murni glomerulonefritis membranosa&lt;br /&gt;b. Dengan lesi kelas Iia dan b&lt;br /&gt;VI  glomerulonefritis sklerotik lanjut&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENGOBATAN&lt;br /&gt; Pengobatan pada nefritis lupus kelas 1,2,5, dan 6 lebih banyak di tujukan kepada gejala-gejala luar ginjal seperti sistem hematologi, gejala pada sendi, susunan saraf pusat dan  lain sebagainya dengan memakai steroid, klorokuin, anti inflamasi non-steroid.untuk gangguan sendi dapat di beri salisilat, anti inflamasi non steroid. Untuk gejala kulit dapat di pakai klorokuin 250-500 mg hari atau hidrosiklorokuin 200-400 mg perhari. Bila dengan obat-obat ini tidak berhasil, dapat di berikan steroid dosis rendah 0,2-0,5 mg/kgBB.prednison dosis tinggi pada faktor luar ginjal hanya di berikan pada keadaan , karditis, pleuritis, anemia hemolitik, leukopenia, dan trombositopenia. Pasien dengan antifosfolipid dapat di berikan aspirin 75 mg/hari untuk mencegah trombosit atau warfarin/coumarin bila kadar antibodi antifosfolipid tinggi.&lt;br /&gt; Nefritis lupus kelas III dan IV, pengobatan di berikan secara khusus pada ginjal. Rejimen yang paling banyak di pakai saat ini adalah kombinasi steroid dosis rendah yaitu prednison 0,5 mg/kgBB selama 4 minggu lalu tappering off secara perlahan sampai dosis minimal untuk mengedalikan gejala luar ginjal dan siklosfosfamid 0,75-1 gram/m² luas permukaan badan perinfus setiap bulan selama 6 bulan kemudian di berikan setiap 2 bulan dengan dosis yang sama sampai 6 kali lagi lalu di lanjutkan stiap 3 bulan sampai 6 kali lagi (total pengobatan selama 3 tahun). Sebagian kecil nefritis lupus kelas V akan mengalami sindrom neffrotik yang berat disertai penurunan fungsi ginjal. Kelompok ini membutuhkan pengobatan sama dengan nefritis lupus kelas III atau IV.&lt;br /&gt; Pengobatan lain adalah dengan memakai plasmaferesis, yang secara umum tidak bermanfaat pada nefritis lupus kecuali bil terdapat antikardiolipin dan pada kasus TTP (thrombotic thrombocytopenic purpura).&lt;br /&gt; Siklosforin 5 mg/kgBB perhari dapat di berikan pada nefritis lupus kelas II atau IV.ternyata relaps akan terjadi bila siklosforin di stop.&lt;br /&gt; Mycophenolate mefotil (MMF) dengan dosis 0,5-2 gram/hari dapat di berikan sebagai pengobatan pilihan lain, khususnya bila pengobatan dengan siklosfosfamid gagal.&lt;br /&gt; Fludarabin, cytoreductive kemoterapi, costimulatory molecule inhibition(anti-CD 154 monoclonal antibody, CTLA4-Ig) merupakan pengobatan-pengobatan baru dalam pengembangan.&lt;br /&gt;PROGNOSIS&lt;br /&gt; Nefritis lupus kelas I dan II hampir tidak trjadi penurunan fungsi ginjal yang bermakna sehingga secara nefrologis kelompok ini memiliki prognosis yang baik. Nefritis lupus pad akelas III dan IV, pada hampir seluruh pasien akan menimbulkan penurunana fungsi ginjal. Pada nefritis lupus kelas III dengan keterlibatan glomerulus kurang dari 50% akan memberi prognosis yang lebih baik di bandingkan dengan keterlibatan glomerulus lebih dari 50%, yang prognosisnya menyerupai nefritis lupus kelas IV yaitu buruk. Nefritis lupus kelas V memilaki prognosis yang cukup baik sama dengan nefropati membranosa primer, sebagian kecil akan menimbulkan sindrom nefrotik yang berat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3829887201707294304-1139059825356396560?l=drlizakedokteran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/1139059825356396560'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/1139059825356396560'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drlizakedokteran.blogspot.com/2007/12/nefritis-lupus.html' title='NEFRITIS LUPUS'/><author><name>dr.  Hj.  Liza 4121969</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04865769703659526517</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/Sg-63miWKjI/AAAAAAAAA7I/TaDsOAHogF0/S220/liza+rafi+4ever.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/R3oIWmX6JRI/AAAAAAAAAOA/_P075gG15wQ/s72-c/hadist8.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3829887201707294304.post-8967092655136510670</id><published>2007-12-30T06:04:00.000-08:00</published><updated>2008-01-01T01:32:50.367-08:00</updated><title type='text'>KANKER PROSTAT</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/R3oItmX6JSI/AAAAAAAAAOI/gOco2MUn0oI/s1600-h/Hadist+9.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/R3oItmX6JSI/AAAAAAAAAOI/gOco2MUn0oI/s320/Hadist+9.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5150438703339545890" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;KANKER PROSTAT&lt;br /&gt;Epidemiologi &lt;br /&gt;• Kanker paling sering pada laki-iaki; kanker ini menjadi penyebab kematian tersering kedua pada laki-laki&lt;br /&gt;• Variasi etnis yangluas: jumlah terbosar pada warga kulit hitam Amerika, paling rendahdi Asia&lt;br /&gt;•   Usia: jarang sebelum usia 45 tahun; secara kasar terdapat hubungan linear antara usia dan insiden&lt;br /&gt;• Androgen serum: dapat berperan dalam progresivitas, dari fokus mikroskopik adenokarsinoma menjadi karsinoma yang secara kl inis bermakna, ? T androstenedion —&gt; T risiko karsi noma prostat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Skrining&lt;br /&gt;• Pemeriksaan colok dubur (RT) tiap tahun setelah usia 50 tahun&lt;br /&gt;• Antigen spesifik prostat (PSA): bukan uji penapisan terpilih. &gt; Pada laki-laki yang berusia 50-74 tahun dengan hasil pemeriksaan colok dubur yang abnormal atau dengan sindrom BPH. PSA yang sesuai-usia, PSA bebas, dan kecepatan PSA dapat T penggunaannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Patologi&lt;br /&gt;•  Fokus mikroskopik dari adenokarsinoma berdiferensiasi-baik muncul pada 70% spesimenotopsi dari lelaki tua berusia 80 iahun; kepcntingannya secara klinis ini masih tidak jelas&lt;br /&gt;•  Diagnosis keganasan berdasarkan pada pola karakteristik duktus dan morfologi sel&lt;br /&gt;•  Tingkat patologi lesi ganas mempunyai nilai prognostik. Sistem Gleason paling banyak digunakan (tiap lesi mendapatkan 2 nilai, berdasarkan dua pola karakteristik yang paling sering terlihat pada spesimen biopsi; jumlah keduanya adalah skorGleason, skoryang lebih tinggi menunjukkan prognosis yang lebih buruk)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manifestasi klinis&lt;br /&gt;• Obstruksi mulutbult-buli: hesitansi, pancaran urine yang menurun, retensi,dan nokturia&lt;br /&gt;•  Hematuria, hematospermia&lt;br /&gt;•  Impotensi mendadak&lt;br /&gt;•  Nyeri perineal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diagnosis&lt;br /&gt;• PSA &gt; 4 — &gt; pertimbangkan keganasan; PSA &gt; 10  mungkin keganasan.&lt;br /&gt;•  Biopsi yang dipandu USG transrektal (TRUS)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah Penanganan &lt;br /&gt;•  Bone scan (hanyaapabila PSA &gt; 10)&lt;br /&gt;•  CT scan abdomen-pelvis&lt;br /&gt;•  Eksplorasi pembedahan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3829887201707294304-8967092655136510670?l=drlizakedokteran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/8967092655136510670'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/8967092655136510670'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drlizakedokteran.blogspot.com/2007/12/kanker-prostat.html' title='KANKER PROSTAT'/><author><name>dr.  Hj.  Liza 4121969</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04865769703659526517</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/Sg-63miWKjI/AAAAAAAAA7I/TaDsOAHogF0/S220/liza+rafi+4ever.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/R3oItmX6JSI/AAAAAAAAAOI/gOco2MUn0oI/s72-c/Hadist+9.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3829887201707294304.post-2064483649538085897</id><published>2007-12-30T06:03:00.000-08:00</published><updated>2008-01-01T01:37:03.375-08:00</updated><title type='text'>KANKER PARU</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/R3oJrmX6JTI/AAAAAAAAAOQ/bbMDPAmaP7A/s1600-h/doa+5.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/R3oJrmX6JTI/AAAAAAAAAOQ/bbMDPAmaP7A/s320/doa+5.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5150439768491435314" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;KANKER PARU&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Epidemiologi&lt;br /&gt;•  Penyebab kematian paling sering baik pada laki-laki maupun perempuan di Amerika SerikaT lebih kArena 180.000 kasus baru / tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faktor Resiko &lt;br /&gt;•  Merokok: 85% dari seluruh kanker paru terdapat pada perokok. Karsinoma sel skuamosa dan sel small muncul hampir secara eksklusif pada perokok; adenokarsinoma dapat juga terjadi pada yang bukan perokok. Hubungan efek dengan dosis secara kasar bersifat linear antara jumlah rokok yang diisap dan risiko karsinoma paru&lt;br /&gt;•  Asbestos: apabiia dikombinasikan dengan merokok, secara sinergis akan T risiko karsinoma paru&lt;br /&gt;•  Radon: risiko terhadap populasi umum belum jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Skrining&lt;br /&gt;•  Tidak ada bukti manfaat terhadap skrining dengan rontgen foto toraks atau sitoiogi sputum bahkan pada subgrup yang berisiko tinggi&lt;br /&gt;•  Data terakhir menunjukkan bahwa CTscan toraks mungkin merupakan suatu sarana skrining yangefektif (Lancet 354: 99, 1999)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Patologi&lt;br /&gt;•  Kanker paru sel non-small&lt;br /&gt;  Adeno karsinoma : -35% dari karsinoma paru &lt;br /&gt;Karsinoma sel skuamosa : -30% dari karsinoma paru &lt;br /&gt;Karsinoma sel besar : - 10% dari karsinoma paru&lt;br /&gt;•  Kanker paru sel small : - 25% dari kanker paru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manifestasi Klinis&lt;br /&gt;•   - 1 5% terdeteksi secara kebetulan dari foto rontgen toraks&lt;br /&gt;•  Endobronkial; batuk, hemoptisis, dispnu, mengi, pneumonia pasca-obstruktif. Lebih sering dengan sel skuamosa dan sel small (lokasi sentral) dibandingkan adenokarsinoma atau sel fans? (perifer)&lt;br /&gt;•  Efusi pleura&lt;br /&gt;•  Penyebaran regional: suara parau (nervus laringeal rekuren), disfagia (esofagus) &lt;br /&gt;Sindrom Pancoast: tumor apikal -&gt; sindrom Horner, nyeri bahu, pleksopati brakialis &lt;br /&gt;Sindrom vena kava superior: tumor sentral -&gt; kompresi eksternal pada vena kava superior efusi perikardium&lt;br /&gt;•  Sindrom paraneoplastik &lt;br /&gt;Endokrin&lt;br /&gt;ACTH (sel small) -* sindrom Gushing&lt;br /&gt;PTH-rp (sel skuamosa) -&gt; hiperkalsemia&lt;br /&gt;ADH (sel small) -&gt; SIADH&lt;br /&gt;Kutaneus : jari tabuh, osteoartropati paru hipertrofi (poliartritis simetrik dan periostitis proliferatif pada tulang panjang), akantosis nigrikans, dermatomiositis&lt;br /&gt;Neurologik (biasanya sel small): Eaton-Larnbert, neuropati perifer, ensefalopati limbik keadaan hiperkoagulasi (adenokarsinoma) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lokasi metastasis&lt;br /&gt;• Hepar, adrenal, otak, tulang, kelenjar getah bening&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemeriksaan diagnostic&lt;br /&gt;• Pencitraan : foto rontgen toraks, CTscan toraks (potongan harus meluas hingga hepar dan adrenal)&lt;br /&gt;• Janngan: bronkoskopi (untuk lesi sentral), biopsijarum yang dipandu CT (untuk lesi perifer), mediastinoskopi (metode terbaik untuk evaluasi peritrakeal dan kelenjargetah bening subkarina), pembedahan toraskopik yang dibantu video (VATS, untuk evaluasi pleura dan lesi perifer), torakosentesis, sitoiogi sputum (untuk lesi sentral)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah Penentuan Stadium (kecuali stadium IV saat diagnosis)&lt;br /&gt;•  Foto rontgen toraks, CTscan toraks, mediastinoskopi atau VATS (apabiia ada pembesaran kelenjar getah bening pada CTscan toraks).&lt;br /&gt;•  C.Totnk (? Hanya jika ditemukan gangguan neurologi fokal pada pemeriksaan, hepar, dan adrenal; bone scan.&lt;br /&gt;•  Torakosentesis apabiia terdapat efusi pleura &lt;br /&gt;•  Uji fungsi paru dengan perhitungan rasio ventilasi clan perfusi secara kuantitatif apabiia penatalaksanaan meliputi rtsoksi pombedahan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3829887201707294304-2064483649538085897?l=drlizakedokteran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/2064483649538085897'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/2064483649538085897'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drlizakedokteran.blogspot.com/2007/12/kanker-paru.html' title='KANKER PARU'/><author><name>dr.  Hj.  Liza 4121969</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04865769703659526517</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/Sg-63miWKjI/AAAAAAAAA7I/TaDsOAHogF0/S220/liza+rafi+4ever.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/R3oJrmX6JTI/AAAAAAAAAOQ/bbMDPAmaP7A/s72-c/doa+5.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3829887201707294304.post-4317409779471663441</id><published>2007-12-30T06:02:00.000-08:00</published><updated>2007-12-30T06:03:49.867-08:00</updated><title type='text'>KANKER KOLOREKTAL</title><content type='html'>KANKER KOLOREKTAL&lt;br /&gt;Epidemologi&lt;br /&gt;•  Penyebab kematian akibat kankertersering ketiga di Amerika Serikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faktor Resiko&lt;br /&gt;•  Polip adenomatosa: progresivitas menjadi karsinoma &lt; 1 %, T risiko perubahan menjadi polipbesar (&gt; 2,5 cm), vilosa, bertangkai&lt;br /&gt;•  Penyakit peradangan usus&lt;br /&gt;•  Genetik (5-20% dari kanker kolorektal adalah herediter)&lt;br /&gt;sindrom poliposis: poliposis familial, sindrom Gardner, sindrom Turcot&lt;br /&gt;kanker kolorektal non-poliposis herediter (H NPCC, Hereditary Non-po/ypos/s Co/orecta/ Cancer): Lync I (hanya kolon), Lynch II (kolon, ovarium, payudara, endometrium)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Skrining (setelah usia 50 tahun)&lt;br /&gt;• Uji darah samar feses (N£ng;/Mec/328:1365,1993 dan Lancet348:1467dan 1472,1996)&lt;br /&gt;• Endoskopik periodik: ? sigmoidoskopi flcksibol tiap 3-5 tahun vs. kolonoskopi (N Engll Me(l 326:653, 1992)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Patologi&lt;br /&gt;•  Polip adenomatosa -* ganas&lt;br /&gt;•  2/3 kolon distal (sigmoid hingga rektum), 1/3 kolon proksimal dan Iransversum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manifestasi klinis&lt;br /&gt;•  Kolon desendens: perubahan pola defekasi, obstruksi, nyeri kolik pada abdomen, hematokezia&lt;br /&gt;•  Kolon asendens: anemia defisiensi zat besi, nyeri abdomen yang tumpul dan tidak jelas (biasanya tidak disertai dengan obstruksi karena diameter lumen yang lebar dan feses yangencer) » Bakteremia Strep, faovis&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Diagnosis&lt;br /&gt;•  Pemeriksaan colok dubur&lt;br /&gt;•  Kolonoskopi&lt;br /&gt;•  CTscan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah penentuan stadium (kecuali stadium IV saat diagnosis)&lt;br /&gt;•  CT scan abdomen dan pelvis&lt;br /&gt;•  Uji fungsi hepar, foto rontgen toraks&lt;br /&gt;•  Informasi terbaik untuk penentuan stadium diporoleh saat operasi&lt;br /&gt;•  CEA: petanda tumor yang meningkat pada kanker kolon (dan keganasan lain termasuk payudara, paru, dan pankreas) yang sebaiknya dipergunakan hanya pada pas/en dengan riwayat karsinoma kolon untuk mencari rekurensi atau untuk mengikuti respons terhadap pengobatan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3829887201707294304-4317409779471663441?l=drlizakedokteran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/4317409779471663441'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/4317409779471663441'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drlizakedokteran.blogspot.com/2007/12/kanker-kolorektal.html' title='KANKER KOLOREKTAL'/><author><name>dr.  Hj.  Liza 4121969</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04865769703659526517</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/Sg-63miWKjI/AAAAAAAAA7I/TaDsOAHogF0/S220/liza+rafi+4ever.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3829887201707294304.post-4611883922171032708</id><published>2007-12-30T06:00:00.000-08:00</published><updated>2008-01-01T01:46:16.448-08:00</updated><title type='text'>KANKER PAYUDARA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/R3oL2mX6JXI/AAAAAAAAAOw/SLXMjNy9xJs/s1600-h/hadist+7.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/R3oL2mX6JXI/AAAAAAAAAOw/SLXMjNy9xJs/s320/hadist+7.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5150442156493251954" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KANKER PAYUDARA&lt;br /&gt;Epidemiologi &lt;br /&gt;•  Keganasan yang paling seringterjadi pada perempuan; merupakan penyebab kematian akibat kanker, nomor dua tersering pada perempuan&lt;br /&gt;•  Risiko seumur hidup - 1 dalam 9&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faktor Risiko&lt;br /&gt;•  75% perempuan dengan kanker payudara diketahui faktor risikonya&lt;br /&gt;•  Genetik&lt;br /&gt;saudara kandung menderita karsinoma mama (risiko tergantung pada usia dan status menopause saudara yang terkena) mutasi yangdiketahui (mencakup 5-10% dari kasus yang ada): BRCA-1 (60-80% risiko kanker payudara seumur hidup, T risiko kanker ovarium), BRCA-2 (dihubungkan dengan karsinoma mama pada laki-laki), Li-Fraumeni (kehilangan p53, T risiko sarkoma osteogenik dan lainnya), mutasi UNPCC « T estrogen: menars dini, menopauseterlambat, paritas yang terlambat atau nuliparitas, terapi hormonal jangka panjang (N Engll Med 332:1589,1995 dan Lancet 350:1047,1997); t/dafc ada bukti risiko penggunaan pil kontrasepsi oral&lt;br /&gt;•   Perubahan hiperplastik pada biopsi; tidak ada t risiko terhadap perubahan fibrokistik&lt;br /&gt;•  Pajanan radiasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Skrining&lt;br /&gt;•  Pemeriksaan payudara sendiri: tidak terbukti bermanfaat terhadap mortalitas, narnun dianjurkan tiap bulan (I minggu setelah menstruasi)&lt;br /&gt;•  Pemeriksaan payudara oleh dokter: sama, belum terbukti bermanfaat terhadap mortalitas, namun dianjurkan sekali dalam setahun&lt;br /&gt;•  Mamografi: menunjnkan mortalitas 25% dengan mamografi tiap tahun setelah usia 5O tahun (JAMA 273: 149,1995)&lt;br /&gt;beberapa ahli menganjurkan skrining setelah usia 40 tahun, namun rnasih kontroversial (Ann Intern Med 127:955,1997)&lt;br /&gt;apabila riwayat keluarga + -&gt; mulai mamografi 5 tahun sebelum diagnosis yang paling awal &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Patologi&lt;br /&gt;•  Karsinoma in situ - tanpa invasi stroma di sekitarnya &lt;br /&gt;Karsinoma duktal in situ (DCIS, Ducta/ Carcinoma In Situ):&lt;br /&gt;biasanya muncul sebagai mikrokalsifikasi pada mamogram atau discharge yang keluarclari putingsusu&lt;br /&gt;30% —&gt; keganasan dalam 10 tahun&lt;br /&gt;penatalaksanaan: mastektomi atau eksisi lokal yang luas + radiasi; angka kesembuhan lebih kurang 98%&lt;br /&gt;Karsinoma lobular in situ (LCIS, Lobular Carcinoma In Situ):&lt;br /&gt;biasanya dijumpai secara kebetulan pada saat biopsi payudara tanpa bukti adanya massa pada mamografi&lt;br /&gt;LCIS merupakan suatu petanda T risiko karsinoma pada payudara ( - 1 % per tahun) penatalaksanaan: mastektomi bilateral profilaksis dengan pengawasan yang saksama&lt;br /&gt;•  Kanker payudara invasif- adenokarsinoma&lt;br /&gt;menginfiltrasi duktus (75%): benjolan keras, perasaan seperti memegang pasir di atasnya&lt;br /&gt;menginfiltrasi lobulus (10%): batas penebalan tidak tegas, sering multi-spntris&lt;br /&gt;tubular, musinosa dan medularis (10%): prognosis lebih baik&lt;br /&gt;peradangan (3%): edema kulit dan eritema akibat invasi tumor ke limfatik dermis (peaud'orange); prognosis buruk penyakit Paget (1 %): eksema pada puting + keluamya darah; karsinoma duktus yang meluas ke epidermis puling susu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manifestasi klinis&lt;br /&gt;• Massa payudara: keras, terfiksasi, tidak nyeri&lt;br /&gt;• Retraksi puling susu&lt;br /&gt;• Eritema atau edema kulit&lt;br /&gt;• Metastasis: tulang, hepar, paru-paru, otak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diagnosis banding massa payudara&lt;br /&gt;•  Perubahan fibrokistik: terjadi pada ~ 50% perempuan premenopause; nyeri siklik sesuai dengan siklus menstruasi&lt;br /&gt;•  Fibroadenoma: sangat sering pada perempuan mucla; kecil, bulat, tidak nyeri, sangat mudah bergerak; tidak dipengaruhi oleh menstruasi&lt;br /&gt;•  Sistosarkoma filoides&lt;br /&gt;•  Karsinoma invasif&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemeriksaan diatinoslik&lt;br /&gt;•  Pemeriksaan fisik: dilakukan pada posisi duduk dan supinasi; inspeksi bentuk yang tidak simetris, retraksi kulit, edema atau eritema payudara; palpasi payudara dengan pola yangsistematis (ingat jaringan payudara meluas hingga aksila); lakukan tekanan ringan pada puting susu untuk mengetahui ada tidaknya disc/large; periksa aksila dan regio supraklavikula untuk mencari adanya adenopali&lt;br /&gt;•  Mamografi: karakteristik yang mencurigakan ke arah keganasan meliputi adanya mikrokalsifikjsi. lesi stelata, dan lesi yang membesar&lt;br /&gt;•  USG: untuk membedakan lesi solid dengan kistik&lt;br /&gt;•  Jaringan; aspirasi jarum halus (FNA, Fine-needle Aspiration), biospi jarum core, atau biopsi eksisional&lt;br /&gt;•  Penanganan massa payudara yang dapat dipalpasi perempuan premenopause —&gt; periksa selama 2-4 minggu untuk mengetahui apakah massa yang teraba itu dipengaruhi oleh menstruasi massa yang tidak berubah atau perempuan yang lebih tua —&gt; mamografi (deteksi lesi lain) —&gt; FNA atau biopsi jarum core (apabila tidak ada cairan atau massa terambil saat dilakukan FNA —} biopsi eksisional) jelas karsinomatosa    —&gt; biopsi eksisional&lt;br /&gt;•  Penanganan mamogram yang mencurigakan pada pemeriksan fisik yang normal: biopsi yang dipandu secara stereotaktis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah penentuan stadium&lt;br /&gt;•  Anatomis: Biopsi eksisional + diseksikelenjargetahbeningaksila status kelenjar getah bening paling penting sebagai faktor prognosis foto rontgen toraks dan uji fungsi hati untuk menilai metastasis (apabila stadium III lakukan pula CT scan abdomen dan kepala, bone scan)&lt;br /&gt;•  Histologi dan sitologi: jenis tumor, derajat histologi dan inti&lt;br /&gt;•  Biologi: status reseptor hormon, amplifikasi HER-2/neu, dll&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tipe penatalaksanaan&lt;br /&gt;•  Terapi lokal&lt;br /&gt;lumpektomi + radiasi = mastektomi, kecuali terhadap tumor besar, mengenai lokasi multipel atau mengenai areolar (N Engll Med 332: 907,1995; 333:1444,1995; dan 333:1456,1995) pada pasien yang kelenjar getah beningnya teraba, tambahan radiasi terhadap pembedahan 4 rekurensi lokoregional clan T daya tahan hidup (N Engll Med 337: 949,1997)&lt;br /&gt;•  Terapi adjuvan (pilihan regimen masih kontroversial) kemoterapi (seperti: siklofosfamid + adriamisin ± paklitaksel): bermanfaat lebihbesar pada pasien yang kelenjar getah beningnya teraba (dan &gt; premenopause) iancet 339:1,1992 dan N Engll Med 332: 901,1995) Terapi hormon (seperti: tamoksifen): bermanfaat pada pasien ER ©dan ? manfaatnya lebih besar pada pascamenopause daripada pasien premenopause (N CngllMed 320: 479,1989; Lancet 339: 71,1992 dan 351:1451,1998)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rencana Penatalaksanaan &lt;br /&gt;•  Penyakit lokal berisiko rendah (tumor &lt; 1 cm, kelenjargetah bening tidak teraba): lumpektomi + radiasi (? + tamoksifen apabila ER©dan pascameno pause)&lt;br /&gt;•  Penyakit iokal (stadium l&amp;ll): lumpektomi + radiasi + tcrapi adjuvan premenopause-&gt; kemoterapi ( + tamoksifen apabila ER©) pascamenopause: ER—&gt; kemoterapi; ER©-&gt; tamoksifen (± kemoterapi jika nodus positif)&lt;br /&gt;•  Penyakit lanjut (stadium III): kemoterapi neoadjuvan -&gt; pembedahan + radiasi ? kemoterapi pascaoperasi (+ tamoksifen apabila ER©)&lt;br /&gt;•  Metastasis (Stadium IV): kemoterapi atau tamoksifen; ± pembedahan; ± radiasi; ? BMT autolog&lt;br /&gt;• Bifosfanat: J. komplikasi skeletal (N EngUMec/335:1785,1996dan 339: 357,1998)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Preventif&lt;br /&gt;• Tamoksifen (JNCI 90: 1371, 1998; lancet 352: 93 dan 98, 1998) dan J? raloksifen (JAMA 281 • 2189,1999)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3829887201707294304-4611883922171032708?l=drlizakedokteran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/4611883922171032708'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/4611883922171032708'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drlizakedokteran.blogspot.com/2007/12/kanker-payudara.html' title='KANKER PAYUDARA'/><author><name>dr.  Hj.  Liza 4121969</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04865769703659526517</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/Sg-63miWKjI/AAAAAAAAA7I/TaDsOAHogF0/S220/liza+rafi+4ever.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/R3oL2mX6JXI/AAAAAAAAAOw/SLXMjNy9xJs/s72-c/hadist+7.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3829887201707294304.post-1256138561067360522</id><published>2007-12-30T05:59:00.001-08:00</published><updated>2008-01-01T01:38:40.270-08:00</updated><title type='text'>LIMFOMA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/R3oKEmX6JUI/AAAAAAAAAOY/ftF9GA_NJhQ/s1600-h/hadist+7.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/R3oKEmX6JUI/AAAAAAAAAOY/ftF9GA_NJhQ/s320/hadist+7.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5150440197988164930" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;LIMFOMA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyakit Hodgkin &lt;br /&gt;Definisi&lt;br /&gt;•  Keganasan pada sel limfoid ditandai dengan munculnya sel Reed-Sternberg di kelenjar getah bening&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Epidemiologi&lt;br /&gt;•  — 7500 kasus/tahun dengan distribusi umur bimodus (usia 15-35 tahun atau usia &gt; 50 tahun) dan predominan pada laki-laki&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Patologi&lt;br /&gt;•  Sel Reed-Sternberg - sel besar dengan nukleus berlobus dua atau multipel dengan nuklelous yang menyerupai penonjolan inklusi biasanya terdapat &lt; 10% sel pada kelenjar getah bening yang terkena&lt;br /&gt;• Penyakit terlokalisir, dengan penyebaran yang berurutan dan sesuai anatomis, pada kelenjar getah bening yang berdekatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manifestas! klinis&lt;br /&gt;•  Limfadenopati superfisialis tanpa nyeri (biasanya servikal) ± limfadenoRati mediastinal&lt;br /&gt;•  Gejala konstitusional ("B"): demam (apabila periodik, disebut "Pel-Ebstein"), berkeringat, penurunan berat badan&lt;br /&gt;• Pruritus&lt;br /&gt;Langkah Penentuan stadium&lt;br /&gt;•  Dipastikan dengan biopsi eksisi kelenjar getah bening (perlu juga dilihat di sekitamya sehingga FNA tidak cukup).&lt;br /&gt;•  Anamnesis (tcrutam.i untuk iiiciii;&lt;'t.ihui timbulnya gc)jl,i "B") clan pemeriksajn fisik&lt;br /&gt;• Evaluasi laboratorium: pompriksaan darah pcriler lengkap, uji fungsi hati, BUN, Cr, urinalisis, LEC&lt;br /&gt;• Rontgen foto toraks, CTscan toraks, abdomen, dan pelvis (namun tidak dapat dipercaya untuk menclctcksi terkenanya limpa alau hcpar)&lt;br /&gt;• Biopsi sumsumtulang&lt;br /&gt;• Laparotomi dengan splenektomi untuk menentukan stadium &lt;IIA ajwbila sedjngdipertimbangkan untuk terapi radiasi saja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penatalaksanaan&lt;br /&gt;• Stadium I dan IIA: radiasi&lt;br /&gt;• Stadium MB: radiasi atau radiasi + kemoterapi atau kemoterapi&lt;br /&gt;• Stadium III dan IV: kemoterapi (seperti: "ABVD" - doksorubisin [Adriamisin], bleomisin, vinblastin.dan dakarbazin)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prognosis&lt;br /&gt;• Penyakit yang terbatas memiliki angka kesembuhan -80%; penyakit lanjut memiliki angka kesembuhan 50-70%&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LlMFOMA   NON-HODGKIN&lt;br /&gt;Definisi&lt;br /&gt;•  Penyakil koganasan sel limfoid tanpa kemunculan sel Rced-Stemberg&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Epidemiologi&lt;br /&gt;•  - 50.000 kasus/tahun dengan terjadinya T akhir-akhir ini akibat epidemi HIV; usia biasanya &gt; 50 tahun dan predominan pada laki-laki&lt;br /&gt;•  Infeksi: EBV yang dihubungkan dengan limfoma Burkitt dan SSP; H. pylori dihubungkan dengan limfoma gaster&lt;br /&gt;•  T frekuensi pada sindrom Sjogren clan gangguan autoimun lainnya, serta pada transplantasi organ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Patologi&lt;br /&gt;•  90% sel B, 10% sel T&lt;br /&gt;•  Terlibatnya kelenjar getah bening dan struktur lain di luar kelenjar getah bening dengan cara penyebaran I bagian yang tidak berdekatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manifestasi Klinis&lt;br /&gt;•  Limfadenopati difus tanpa rasa nyeri&lt;br /&gt;Apabila usia &lt; 40 tahun dan muncul dengan pembesaran kelenjar getah bening &gt;2 cm—» 80% kemungkinan jinak &lt;br /&gt;apabila usia &gt;40 tahundan muncul dengan pembesaran kelenjar getah bening &gt;2 cm—&gt; 80% kemungkinan ganas&lt;br /&gt;• Gejala "B" (kurang sering dibandingkan HD); rasa nyeri abdomen karena terasa penuh (abdominal pain of fullness); nyeri tulang.&lt;br /&gt;Sistem dan Langkah Penentuan Stadium&lt;br /&gt;•  Sistem Ann Arbor yangdipergunakan pada penyakit Hodgkin (lihat di atas) dapat dipergunakan untuk NHL, namun penentuan stadium kurang penting dibandingkan dcrajatnya pada kebanyakan pasien (- 90%) yang mengalami stadium lanjut&lt;br /&gt;•  Langkah penentuan stadium meliputi biopsi kelenjar getah bening dengan eksisi (juga jaringan sekitar, sehingga FNA/arangmencukupi) dengan imunofenotipe dan sitogenetikfototoraks, CT scan toraks, abdomen, dan pelvis, dan biopsi sumsum tulang; ± gallium scan, CTscan kepala, dan punksi lumbal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penatalaksanaan (N Engll Med 328: 1023,1993)&lt;br /&gt;•  Secara umum, kemoterapi + radiasi&lt;br /&gt;derajat rendah: agen pengalkilasi, fludarabin, atau kladribin&lt;br /&gt;derajat sedang: kombinasi kemoterapi (seperti: "CHOP" - siklofosfamid, doksorubisin&lt;br /&gt;[hidroksidaunorubisin], vinkristin [Onkovorin], dan prednison; N Engll Med 328:1002,1993)&lt;br /&gt;derajat tinggi: kemoterapi dosis tinggi + profilaksis SSP (seperti: metotreksat intratekal)&lt;br /&gt;•  Transplantasi sumsum tulang autolog pada pasien yang mengalami relaps&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prognosis&lt;br /&gt;•  Derajat rendah: pertumbuhan tumor lamban sehingga respons 4- terhadap kemoterapi, namun rata-rata daya tahan hidup memanjang&lt;br /&gt;•  Derajat tinggi: pertumbuhan tumor lebih cepat, sehingga kemungkinan penyembuhan T, namun secara keseluruhan prognosisnya lebih buruk.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3829887201707294304-1256138561067360522?l=drlizakedokteran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/1256138561067360522'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/1256138561067360522'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drlizakedokteran.blogspot.com/2007/12/limfoma.html' title='LIMFOMA'/><author><name>dr.  Hj.  Liza 4121969</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04865769703659526517</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/Sg-63miWKjI/AAAAAAAAA7I/TaDsOAHogF0/S220/liza+rafi+4ever.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/R3oKEmX6JUI/AAAAAAAAAOY/ftF9GA_NJhQ/s72-c/hadist+7.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3829887201707294304.post-5528319807445859655</id><published>2007-12-30T05:57:00.000-08:00</published><updated>2007-12-30T05:58:04.027-08:00</updated><title type='text'>lekemia</title><content type='html'>LEUKEMIA LIMFOSITIK  AKUT&lt;br /&gt;Definisi&lt;br /&gt;•  Sel progenitor hematopoietik limfoid maiignayangkehilangan kemampuan berdiferensiasi&lt;br /&gt;Epidemiologi&lt;br /&gt;•  20% leukemiaakut pada orangdewasa; nilai median usia pada saat muncul adalah 12 tahun&lt;br /&gt;MAnifestasi klinis&lt;br /&gt;•  Fatigue (anemia), infeksi (neutropenia), perdarahan (trombositopenia)&lt;br /&gt;•  Nyeri tulang&lt;br /&gt;•  Meningitis leukemik&lt;br /&gt;•  Menjadi mediastinum anterior (terutama pada ALL sel T)&lt;br /&gt;•  Temuan fisik: hepalosplenomegali, limfadenopati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemeriksaan Diagnostik&lt;br /&gt;•  Apuasan darah tepi : panistopenia + sel bias yang beredar(terlihat pada &gt;95%).&lt;br /&gt;•  Sumsum tulang: hiperselular dengnn &gt; 30% sel bias&lt;br /&gt;•  Metodeklasifikasi&lt;br /&gt;morfologi: tanpa granula&lt;br /&gt;imunohistokimia: transferasedeoksinukleotidilterminal(TdD©(sensitivitas95%), ± commonALLAg&lt;br /&gt;(CALLA)&lt;br /&gt;imunofenotip; sitogenetik . &lt;br /&gt;•  Perubahan (gangguan) clektrolit: T asam urat, T LDH, T K, T PO, dan 1 Ca akibat perubahan sel yang cepat (lisistumor)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penatalaksanaan&lt;br /&gt;•  Perawatan darurat dan suportif: sama seperti pada AMI&lt;br /&gt;• Kemoterapi induksi (seperti: siklofosfamid, daunorubisin, vinkristin, prednison, ± asparagmase) CR dicapai pada &gt; 90% anak-anak, 50-70% orang dewasa&lt;br /&gt;•  ProfilaksisSSP;radiasi + metotreksat intratekal&lt;br /&gt;• Kemoterapi pascaremisi (seperti: 6-merkaptopurin, metotreksat)&lt;br /&gt;•  Apabila kambuh/relaps -&gt; kemoterapi vs.transplantasi sumsum tulang alogenik atau autolog&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prognosis&lt;br /&gt;• Pasien yang diperkirakan memiliki prognosis baik: berusia lebih muda, terdapat massa di mediastinum, hitung leukosit &lt; 30.000/mm1, subtipe L1, imunotipe sel T, tidak adanya kromosom Philadelphia dan sitogenetik normal&lt;br /&gt;•  Pasien yangmemiliki faktor prognosis baik -&gt; angka kesembuhan 50-70%; pasien yang memilik. Faktor prognosis buruk -&gt; angka kesembuhan 10-30% &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LEUKEMIA MIELOGENIK KRONIS&lt;br /&gt;Definisi&lt;br /&gt;• Sindrom mieloproliferatif dengan produksi berlebihan sel-sel mieloid yang dapat berdiferensiasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Epidemiologi&lt;br /&gt;• Nilai median usia pada saat muncul adalah 50-60 tahun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manifestasi klinis &lt;br /&gt;• Fase kronis: sering asimtomatik namun akan mengalami demam, keringat pada malam hari, fatigue, splenomegali. &lt;br /&gt;• Faseakselerasi: mungkin asimtomatik namun T leukositosis perifer dan hiperselularitas pada sumsum tulang&lt;br /&gt;• Fase blastik- =leukemia akut: gejala konstitusional yang hebat, infeksi, perdarahan, dan leukostasis (terlihat pada hitung leukosit &gt; 200.000/mnV) -^ nyeri kepala, pandangan kabur, TIA/CVA, dispnu, hipoksia&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Pemeriksaan diagnostik&lt;br /&gt;•  Apusan darah tepi: leukositosis (sering -150.000/mm3), pergeseran ke kin dengan derajat maturasi yang bervariasi, &lt;5% sel biasyangberedar; T hitungtrombositdan T basofil&lt;br /&gt;•  Sumsum tulang: hiperselular dengan &lt; 5% sel bias&lt;br /&gt;•  Kromosom Philadelphia - t(9,22) pada 95% dengan mikroskop dan -100% dengan PCR&lt;br /&gt;•  Alkali fosfatase leukosit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penatalaksanaan&lt;br /&gt;•  Terapimedikamentosa: hidroksiurea, alfa interferon ± sitarabin (N Engl I Med 330: 820, 1994 dan 337: 223, 1997)&lt;br /&gt;• Transplantasi sumsum tulang alogenikan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prognosis &lt;br /&gt;•  Daya tahan hidup rata-rata 3-4 tahun; angka kesembuhan 60% dengan transplantasi sumsum tulang&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3829887201707294304-5528319807445859655?l=drlizakedokteran.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/5528319807445859655'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3829887201707294304/posts/default/5528319807445859655'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://drlizakedokteran.blogspot.com/2007/12/lekemia.html' title='lekemia'/><author><name>dr.  Hj.  Liza 4121969</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04865769703659526517</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/Sg-63miWKjI/AAAAAAAAA7I/TaDsOAHogF0/S220/liza+rafi+4ever.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3829887201707294304.post-547164229907899769</id><published>2007-12-30T05:54:00.000-08:00</published><updated>2008-01-01T02:14:41.336-08:00</updated><title type='text'>MACAM-MACAM ANEMIA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/R3oSgmX6JmI/AAAAAAAAAQk/zNjKP4oKTuQ/s1600-h/liz+love3.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_eNvwM8tzZjk/R3oSgmX6JmI/AAAAAAAAAQk/zNjKP4oKTuQ/s320/liz+love3.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5150449475117524578" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;ANEMIA MIKROSITIK&lt;br /&gt;Definisiensi Besi &lt;br /&gt;• Etiologi : perdarahan kronis (saluran cerna, menstruasidll),  pasokan (malnutrisi, penurunan absorpsi karena cliac sprue, IBD, gastrektomi subtotal), atau  kebutuhan (kehamilan)&lt;br /&gt;• Manifestasi klinis khusus keilosis angularis, glositis atrofi, koilonika, pika.&lt;br /&gt;Sindrom Plummer_vinson = anemia defisiensi besi + selaput esofagus + glositis atrofi.&lt;br /&gt;• Pemeriksaan diagnostik&lt;br /&gt;Fe, TIBC, feritin (&lt;12 sangat mendukung), Fe/TIBC&lt;1/6, sumsum besi, hitung MCV/Eritrosit&gt;13&lt;br /&gt;Progresivitas : besi sumsum tulangferitinFe dan TIBCanemia mikrositosis.&lt;br /&gt;Jika anamnesis belum dapat mengarahkan suatu etiologi tertentu, mulailah merencanakan langkah penanganan terhadap perdarahan saluran cerna. &lt;br /&gt;• Penatalaksanaan : Suplementasi zat besi (6 minggu untuk memperbaiki anemia dan 6 bulan untuk mengembalikan penyimpanan zat besi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Talasemia&lt;br /&gt;• sintesis rantai  atau  globin hemoglobinhemoglobin abnormaldestruksi eritrosit.&lt;br /&gt;• Hipoproliferasi  + eritropoisesis yang tidak efektif + hemolisis.&lt;br /&gt;• Talasemia  : hilangnya kompleks gen -globin pada kromosom 16&lt;br /&gt;- 4 gen  normal; 3 gen a  karier tersembunyi ; 2 gen a talasemia-a minor dan anemia mikrositik ringan &lt;br /&gt;- 1 gen  Penyakit HbH (4), anemia berat, hemolisis, dan splenomegali &lt;br /&gt;- 0 gen  Hb Barts (Y4) dengan hipoksia intrauterin dan hidrops fetalis&lt;br /&gt;• Talasemia-  : mutasi gen -globin pada kromosom 11&lt;br /&gt;- talasemia minor - disfungsi atau
